5 Cerita Lucu Paku Yang Gila Abis

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Paku – Cerpen lucu atau cerita pendek lucu berikut ini dijamin membuat Anda tertawa. Silahkan disimak, dibaca lalu kemudian tertawa ngakak. Cerita lucu ini merupakan kumpulan cerpen lucu terbaru bertema Paku yang disarikan dari berbagai sumber yang sudah diuji kelucuannya.

Artikel cerita humor terbaru ini didalamnya terdiri dari cerita2, kisah2, kalimat2 dan kata2 lucu berkaitan dengan Paku yang disatukan menjadi sebuah kumpulan humor lucu dan cerita lucu yg bikin ngakak terpingkal-pingkal. Semoga Anda menikmati, terhibur dan menangis tertawa setelah membaca cerita lucu singkat, ataupun cerita lucu panjang yang kami sajikan berikut ini.

5 Kumpulan Cerita Lucu Tentang Paku Yang Gila Abis

1. Cerita Lucu Beli Paku

Petruk: “Mba, mau beli paku?”

Penjual: “Paku besi apa paku beton?”

Petruk: “Paku beton, mbak.”

Penjual: “Lagi abis mas, adanya paku besi.”

Petruk: “Ya udah, paku besi aja gpp.”

Penjual: “Yang besar, kecil, atau yang sedang?”

Petruk: “Yang sedang aja, mbak.”

Penjual: “Habis, mas.”

Petruk: “Klo gitu, yang kecil aja.”

Penjual: “Yang kecil kita ga jual.”

Petruk: “Ya udah, yang besar aja!” (udah mulai kesal).

Penjual: “Mau berapa kilo?”

Petruk: “Tiga kilo, mbak!” (bete abiss).

Penjual: “Dibungkus ya, mas??”

Petruk: (Emosi) “KAGAK! Makan disini!! #%^&@(*%#&#”


2. Cerita Lucu Paku: Makanan Yang Aneh

Di sebuah warung makan datanglah seorang pembeli yang sudah sangat lapar.

Penjual: “Mau pesan apa mas?”

Pembeli: “Apa saja lah mbak, yang penting enak.”

Tidak lama kemudian si mbak memberikan sepiring nasi, satu paha ayam, dan dua mangkok sayur yang berbeda. si Pembeli tadi pun tanpa pikir panjang langsung melahap makanan yang disajikan itu sampai habis tak tersisa.

Pembeli: “Aaahhhhhh akhirnya kenyang juga, masakan di sini enak mbak.”

Penjual: “Kalo gitu sering-sering saja datang di sini mas hehe.”

Pembeli: “haha,, bisa saja mbaknya. Ngomong-ngomong tadi itu sayur apa saja mbak?”

Penjual: “Owwhh itu tadi sayur paku sama sayur rebung dari bambu.”

Pembeli: “Haaaa? Apa?? sayur paku sama rebung dari bambu?”

Penjual: “Memang kenapa mas?”

Pembeli: “Berarti kalau saya buang air nanti, yang keluar Pagar dong mbak.”

Penjual: “#$%%##@(*&&&^%”


3. Cerita Lucu Kursi: Neraka Indonesia

Salah satu warga Indonesia bernama Mono meninggal dan karena amal perbuatannya kurang baik selama hidupnya ia sering berbohong dan nipu ia dikirim menuju ke neraka. Di sana ia mendapatkan bahwa ternyata neraka itu berbeda-beda bagi tiap negara asal.

Mono: “Kalian diapain di sini?”

Orang Australia: “Pertama-tama, kita didudukan di atas kursi listrik selama satu jam. Lalu didudukan di atas kursi paku selama satu jam lagi. Lalu disiram dengan bensin dan disulut api. Lalu, setan Australia muncul dan memecut kita sepanjang sisa hari.”

Karena kedengarannya tidak menyenangkan, si orang Indonesia menuju keneraka lain. Ia coba melihat-lihat bagaimana keadaan di neraka AS, neraka Jepang, neraka Rusia dan banyak lagi. Ia mendapatkan bahwa kesemua neraka-neraka itu kurang lebih mirip dengan neraka orang Australia.

Akhirnya ia tiba di neraka orang Indonesia sendiri, dan melihat antrian sangat-sangat panjang yang terdiri dari orang berbagai-bagai negara (tidak cuma orang Indonesia saja) yang menunggu giliran untuk masuk neraka Indonesia. Dengan tercengang ia bertanya kepada yang ngantri.

Mono: “Apa yang akan dilakukan di sini?”

Penghuni Neraka: “Pertama-tama, kita didudukan diatas kursi listrik selama satu jam. Lalu didudukan di atas kursi paku selama satu jam lagi. Lalu disiram dengan bensin dan disulut api. Lalu setan Indonesia muncul dan memecut kita sepanjang hari.”

Mono: “Tapi itu kan sama persis dengan neraka-neraka yang lain toh. Lalu kenapa dong begitu banyak orang ngantri untuk masuk ke sini?”

Penghuni Neraka: “Di sini service-nya sangat-sangat buruk, kursi listriknya nggak nyala, karena listrik sering mati, kursi pakunya nggak ada, tinggal pakunya aja karena kursinya sering diperebutkan. Bensinnya juga nggak ada tuh, karena harganya melambung tinggi, malah di pertengahan bulan April ini katanya mau naik lagi jd ada kemungkinan gak akan di siram bensin apalagi di bakar.”

Mono: “Tapi kan ada setan indonesia yg akan memecut kalian?”

Penghuni neraka: “Setannya adalah anggota DPR, jadi ia cuma datang, tanda tangan absensi, lalu pulang. Mana sempat memecut kita. Apalagi sama calon penghuni neraka asal Australia, mana berani mereka!”


4. Cerita Lucu Paku: Menjaga Keperawanan

Seorang ibu memberi pesan kepada anak perempuannya…

Ibu: “Nak. Tolong dijaga baik-baik keperawanan kamu, jangan sampai jatuh sebelum kamu menikah!”

Anak: “Baik bu, akan aku jaga dengan baik.”

Suatu hari sang anak lagi jalan-jalan, tetapi sepanjang jalan sang anak selalu nengok ke belakang dan jalan pelan-pelan. Ditengah perjalanan ia bertemu seorang pemuda kampungnya.

Pemuda: “Kenapa jalanmu sambil nengok belakang, ada apa?”

Anak: “Anu mas, aku takut keperawananku jatuh.”

Pemuda: “Oohh, gitu toh! Gimana kalo kamu ikut aku biar kaperawananmu aku paku pakai jarum pentul biar gak jatuh!?

Anak: “Beneran mas? Aku mau!”

Sampe dirumah sang pemuda, mereka melakukan pemakuan pake jarum pentul asli punya sang pemuda.

Anak: “Mas.. Kok sakit sih?”

Pemuda: “Iya, karena jarum pentulnya besar, biar kuat dan enggak jatuh lagi kalau kamu jalan!”

(Seusai peristiwa tersebut, baliklah anak gadis itu kerumahnya. Sampainya dirumah, ia langsung menemui ibunya).

Anak: “Bu, Sekarang aku enggak takut lagi keperawananku jatuh karena tadi udah di paku biar kuat dan enggak bisa jatuh!

Ibu: “Di paku!!”

Anak: “Iya,, pakai jarum pentul punya anak kampung desa sebelah! Jarumnya kuat dan besar, kata anak kampung itu biar kuat dan enggak jatuh lagi.”

Ibu: (Seketika pingsan).


5. Cerita Hantu Lucu Paku: Gombal

Pemuda: “Bokap lo dukun santet ya?”

Gadis: “Lho, kok lo tau sih?”

Pemuda: “Karna lo udah merajam nadiku dengan paku2 cinta dan jarum2 rindu.”

Gadis: “Aaah, bisa aja deh lo. Btw, bokap lo pejabat ya?”

Pemuda: “Hehehe, tau aja lo. kenapa? apa karena gue dah mempolitisi hatimu dengan cinta?

Gadis: “Bukan, tuh bokap lo nongol di berita, jadi tersangka korupsi apbn.”

Pemuda: “Aih, kuntilanak ngesot!!”