7 Cerita Lucu Kompor Yang Lucu Banget

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Kompor – Cerpen lucu atau cerita pendek lucu berikut ini dijamin membuat Anda tertawa. Silahkan disimak, dibaca lalu kemudian tertawa ngakak. Cerita lucu ini merupakan kumpulan cerpen lucu terbaru bertema Kompor yang disarikan dari berbagai sumber yang sudah diuji kelucuannya.

Artikel cerita humor terbaru ini didalamnya terdiri dari cerita2, kisah2, kalimat2 dan kata2 lucu berkaitan dengan Kompor yang disatukan menjadi sebuah kumpulan humor lucu dan cerita lucu yg bikin ngakak terpingkal-pingkal. Semoga Anda menikmati, terhibur dan menangis tertawa setelah membaca cerita lucu singkat, ataupun cerita lucu panjang yang kami sajikan berikut ini.

7 Kumpulan Cerita Lucu Tentang Kompor Yang Lucu Banget

1. Cerita Lucu Biaya Servis Kompor Gas

Seorang wanita 70-tahun penuh semangat harus memanggil tukang servis kompor gas. Setelah memeriksa dengan cepat, pria tersebut menaruh sedikit minyak ke saklar kompor dan menyerahkan tagihan sebesar Rp. 200.000,- untuk ongkos kerja.

Wanita: “Ongkos kerja? Anda hanya butuh 5 menit!”

Tukang Servis: Perusahaan saya memiliki tagihan biaya minimal satu jam pada setiap panggilan rumah.

Wanita: “Yah, aku ingin sisa pekerjaan yang saya bayar,” (sambil menyerahkan parang).

Tukang servis itu menghabiskan 55 menit berikutnya di halaman rumah wanita itu untuk memotong rumput.


2. Cerita Lucu Letak Kompor

Seorang anak muda sedang sakit gigi. Tiba-tiba datanglah teman yang masih tetangga.

Teman: “Saya punya tebakan khusus untuk orang sakit gigi.”

Anak muda: “Apa tebakannya, barang kali aja sakit gigiku sembuh.”

Teman: “Ya, kalau siang ada di dapur, malam ada di tempat tidur.”

Anak muda: “Ah gampang itu, pasti isterimu kan?”

Teman: “Wo, salah besar, dasar bego luh.”

Anak muda: (Agak marah) “Sialan luh pakai ngatain gue bego, lantas apa tuh jawabnya?”

Teman: “Yang bener ‘Kompor’.”

Anak mudah: “Loh kok kompor, luh yang bego, buat apa kompor taruh di tempat tidur?”

Teman: “Terserah gue lah, gue mau taruh mana kek, kompor-kompor gue.”

Anak muda: “Brengsek, gue tampol modar luh!” (Sambil nahan emosi dan sakit giginya).


3. Cerita Lucu Kompor: Istri Saya Aneh

Suami pertama: “Saya heran, istri saya kok tingkah nya aneh-aneh, masa dia bilang ingin beli DVD player, padahal TV aja kita gak punya.”

Suami kedua: “Istri saya lebih aneh lagi, Pak, maksa-maksa minta beli tabung gas, padahal kompor di rumah kami masih kompor minyak.”

Suami ketiga: “Wah, istri saya paling aneh banget, Pak, dia bilang mau tugas keluar kota, dia bawa 10 kondom pak, bayangin, Pak, 10 buah, dia ga mikir apa ya? Mau dipasang dimana itu kondom? dia kan wanita.”


4. Cerita Lucu Kompor: Makanan Ayah

Sepasang pengantin baru, mulai menjalani hidup bersama-sama dengan penuh kebahagiaan. Suatu hari terjadi percakapan antara mereka.

Istri: “Ayah, pagi ini mau sarapan apa?”

Suami: “Mau sarapan Ibu saja deh.” (sambil tersenyum).

(Saat siang hari).

Istri: “Ayah, siang ini mau disiapin menu makanan apa?”

Suami: “Ayah hanya ingin makan Ibu.” (senyum menggoda).

(Dan ketika malam hari sang suami pulang dari kantor, dan tidak mendapati istri yang menjemputnya).

Suami: “Bbuu, kamu dimana? kok gak jemput Ayah?”

Istri: “Bentar Yah, Ibu lagi di dapur.”

Suami: (Mendatangi istrinya di dapur lalu sang suami sangat terkejut ketika melihat si istri duduk diatas kompor) “Ibu lagi ngapain??”

Istri: “Lagi panasin makan malam Ayah.”


5. Cerita Lucu Istilah Kompor

Suatu hari ada seorang ibu akan melepas kepergian putrinya yang kebetulan akan kuliah dan kos di Jakarta.

Ibu: “Nak sekarang kamu sedah dewasa, jadi harus bisa menjaga diri dan kehormatan sebagai seorang wanita

Gadis: “Iya bu!”

Ibu: “Kalau ada lelaki yang pegang dada kamu, tolak dengan cara halus. Katakan saja, Jangan Mas, ini keramik, nanti bisa pecah.”

Gadis: “Iya bu!”

Ibu: “Kalau ada lelaki yang ingin pegang ini (sambil menunjuk selangkangan si Gadis) bilang jangan, ini kompor nanti bisa terbakar”

Gadis: “Iya bu!”

Tiga bulan kemudian Gadis pulang kampung. Malam harinya dia ngobrol dengan sang ibu yang tampak was-was dengan penuh tanya.

Ibu: “Coba ceritakan pengalaman kamu selama di Jakarta.”

Gadis: “Saya sudah jalankan nasehat ibu.”

Ibu: “Bagus, kamu memang anak baik.”

Gadis: “Pernah ada seorang lelaki ingin pegang dada saya, lalu saya bilang jangan, ini keramik, nanti bisa pecah, dan dia tidak jadi pegang.”

Ibu: “Bagus! terus bagaimana Nak?”

Gadis: “Karena tidak jadi pegang dada, dia mau pegang ‘punya’ saya. Terus saya larang, saya bilang jangan, ini kompor nanti bias terbakar.”

Ibu: “Terus Nak!”

Gadis: “Terus dia bilang. Wah kebetulan, saya mau bakar daging. dia keluarin daging yang tersimpan dibalik celana. Terus dimasukkin ke kompor. Katanya biar nggak hangus harus dimasukkin ke mulut. Terus dimasukin ke kompor lagi, terus dimasukkin ke mulut lagi, begitu terus berulang-ulang. Saya disuruh cicipin, karena belum matang juga dia masukkkin lagi ke kompor. Lama deh matangnya sampe keluar minyaknya.

Ibu : “!!??” (pingsan)


6. Cerita Lucu Kompor: Belajar Masak

Ibu: “Nak ikuti perintah ibu ya.”

Anak: “Ya bu.”

Ibu: “Pertama taruh wajan di atas kompor terus nyalakan komp0rnya., setelah itu tuang minyak ke wajan, jangan terlalu banyak.”

Anak: “Ya sudah bu.”

Ibu: “Setelah panas masukan bawang merah yang sudah diiris. Tunggu sampe matang baru masukan bumbu halus.”

Anak: “Ya sudah bu.”

Ibu: “Kalau sudah tunggu sebentar.sampai bumbu matang dan baunya harum. Kalau sudah harum masukan santannya.”

Anak: “Iya sudah bu.”

Ibu: “Aduk aduk sampai santan mendidih.”

Anak: “Sudah mendidih bu..”

Ibu: “Kalo sudah mnddih kasih salam.”

Anak: (Ngedeketin mukanya ke wajan) “ASSALAMUALAIKUUM..”


7. Cerita Lucu Kompor Besar

Ketika suami anggap aja si Petruk melihat istrinya Omas yang suka makan

Petruk: (Marah) ”Maaaaammmmm, Kamu aku lihat akhir-akhir ini suka makan dan tubuh kamu seperti tong. lihat tuh pantat kamu sudah tidak berbentuk seperti sebuah kompor yang besar.“

Omas: (Geram, tapi diam dan dalam hatinya) ”Awas lo pa, lihat pembalasanku nanti.“

Ketika malam tiba dan pasangan suami istri itu sudah di pembaringan, sang suami ternyata hasrat birahinya keluar dan merayu istrinya yang masih jengkel tadi untuk mendapatkan jatah. Namun Omas tidak mau melayani si Petruk karena merasa jengkel atas perkataan suaminya sebelumnya,

Omas: ”Kita harus hemat energi! Jangan karena hanya untuk hangatkan sepotong Sosis Kecil saja pakai kompor besar.”

Apa mau dikata Petruk malam itu kedinginan tanpa adanya kompor besar.