4 Cerita Lucu Humor Rapat Yang Kocak Banget

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Rapat Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Rapat. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Rapat dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Rapat paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

4 Cerita Lucu Humor Rapat Yang Kocak Banget

1. Cerita Lucu Rapat Dadakan Dengan Warga

Mono: “Mar! Ntar malem lu dateng ke tempat gw yah! Jangan lupa undang juga temen-temen organisasi kita!”

Semar: “Rapat apa, Mon? Perasaan ngedadak banget nih?”

Mono: “Pokoknya lu sama temen-temen datang aja deh! Karena ini amanat yang harus gw laksanain euy!”

Semar: “Okai lah kalo begitu, Bos!”

(Malemnya waktu rapat).

Mono: “Selamat malam, men-temen sekalian, seorganisasi, seperkumpulan! Pada malam ini saya hanya ingin melaksanakan amanat yang diemban kepada saya berkaitan dengan kiriman dari Pimpinan Pusat Organisasi kita berupa satu krat minuman energi untuk kita semua disini!”

Peserta rapat: (Masih belum ngeh dan masih bingung).

Mono: (Melanjutkan pembicaraannya lagi) “Ketika saya membuka salah satu dari 24 botol yang ada dan ingin meminumnya satu, ternyata ada pesan penting dari Pimpinan Pusat yang tertera di dalam botol tersebut kepada kita semua!”

Peserta Rapat: (Serempak) “Oh begitu, Bos!? Apa isi pesannya itu, Bos?”

Mono: “Secara kebetulan saya membaca tulisan rahasia Pimpinan Pusat di dalam botol itu yang isinya TUTUPLAH BOTOL INI DENGAN RAPAT!” (dengan tegas).

Peserta Rapat: (Serempak) “Lalu apa hubungannya dengan rapat kita malam ini, Bos?”

Mono: “Begini Saudara-saudara! Oleh karena saya sangat fatsun dengan ketetapan yang telah digariskan oleh Pimpinan Pusat Organisasi kita, akhirnya saya memutuskan untuk mengadakan rapat sebelum menutup botol ini kembali! Setuja eh, setuju semua ya, Saudara-saudara sekalian?”

Peserta rapat pada malam itu juga mengirimkan surat somasi kepada Mono, dan mengusulkan kepada Pimpinan Pusat Organisasi mereka untuk segera mencari pengganti Mono dengan Ketua yang lebih kredibel, cerdas, dan mumpuni.


2. Cerita Lucu Pembukaan Rapat Ala Pak RW

Mono seorang Ketua RW datang terlambat ke sebuah rapat warga di wilayah bandung selatan, dan berbasa-basi sedikit:

Mono: “Bapak-bapak, dan Ibu-ibu peserta rapat yang budiman! Saya memohon maaf atas keterlambatan saya pada pertemuan penting warga ini, dikarenakan satu dan lain hal!”

Peserta Rapat: (Serempak) “Oh nggak apa-apa, Pak!”

Mono: “Baik, terimakasih! Untuk itu saya akan langsung pada permasalahannya, tidak akan berpanjang lebar, tu de poin saja! Oleh karena jika terlalu PANJANG kasihan ibu-ibunya, dan kalau terlalu LEBAR kasihan bapak-bapaknya!”


3. Cerita Lucu Rapat Guru

Ketika rapat Para Guru berlangsung dengan Kepala Sekolah, tiba-tiba terdengar suara angin yang dibarengi aroma tidak sedap. Guru yang lain pun mengomentari.

Guru Matematika: “Sesuatu yang tidak bisa dikali namun baunya bisa dibagi-bagi.”

Guru Kesenian: “Bunyi nadanya terletak pada kunci K.”

Guru Fisika: “Inilah yang di sebut inner power, tenaga yang di gunakan kecil namun hasilnya luar biasa.”

Guru Biologi: “Inilah ciri makhluk hidup melanjutkan hidupnya.”

Guru Agama: “Ini salah satu penyebab batalnya wudhu dan shalat.”

Guru Geografi: “Posisi keberadaannya mengikuti arah mata angin.”

Guru Sosiolog: “Perilaku menyimpang pada sikap manusia.”

Guru Sejarah: “Salah satu penyebab terjadinya perang mulut.”

Guru Bahasa: “Kalimat bisa di tulis namun aromanya tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata.”

Kepala Sekolah: “Saya yang kentut! Kenapa?! Masalah buat Kalian?”


4. Cerita Lucu Rapat Para Hewan

Pada suatu hari, di hutan amazon terjadilah sebuah rapat antara perwakilan hewan-hewan di seluruh dunia yang membahas pelanggaran HAH (hak asasi hewan).

Badak: “Oke sekarang kita absen peserta yang hadir!”

Banteng: “Saya banteng dari sepanyol hadir!”

Panda: “Saya panda dari china.”

Kuda: “Saya kuda dari amerika.”

(Dan dari 200 peserta yang hadir hanya 199 peserta).

Badak: “Wah kurang satu nih, mana peserta dari indonesia? tanpa dia rapat ini nggak jalan.”

Seluruh Peserta: Orang utan ya dak?”

Badak: “Iya, kemana tuh si orang utan?”

Seluruh Peserta: “Tuh lagi baca humor ini.”

Badak: “Ooooo, pantes.”

6 Cerita Lucu Humor Ekonomi Yang Bikin Ketawa

Kumpulan Cerita Lucu Ekonomi – Cerpen lucu atau cerita pendek lucu berikut ini dijamin membuat Anda tertawa. Silahkan disimak, dibaca lalu kemudian tertawa ngakak. Cerita lucu ini merupakan kumpulan cerpen lucu terbaru tentang mata pelajaran/jurusan Ekonomi yang disarikan dari berbagai sumber yang sudah diuji kelucuannya.

Artikel cerita humor terbaru ini didalamnya terdiri dari cerita-cerita, kisah-kisah, kalimat-kalimat dan kata-kata lucu berkaitan dengan Ekonomi yang disatukan menjadi sebuah kumpulan humor lucu dan cerita lucu yg bikin ngakak terpingkal-pingkal. Semoga Anda menikmati, terhibur dan menangis tertawa setelah membaca cerita lucu singkat, ataupun cerita lucu panjang yang kami sajikan berikut ini.

6 Kumpulan Cerita Lucu Humor Tentang Ekonomi Yang Bikin Ketawa

1. Cerita Lucu Pelajaran Ekonomi

Guru: “Menurut saya, kondisi ekonomi di Indonesia makin membaik anak-anak.”

Murid: “Tidak benar pak!! Saya malah merasakan tekanan ekonomi.”

Guru: “Kenapa Nak?”

Murid: “Sekarang semua mahal pak, pembalut cewek aja jadi Rp 100.000 sekarang.”

Guru: “Kok jadi semahal itu?”

Murid: “Karena sudah termasuk biaya pasang, garansi dan modifikasi pak.”

Guru: (Tertunduk lesu).


2. Cerita Lucu Ekonomi: Dosen Koplak

Hari pertama masuk perkuliahan seakan membosankan. Bagaimana tidak membosankan, masih dalam rangka tahun baruan tapi perkuliahan sudah tancap gas, para dosen telah bersiap menugaskan mahasiswanya. Tapi namanya perkuliahan memang beda dengan sekolah sekolah lainya seperti SD, SMP dan SMA.

Dihari pertama diatandai dengan pulang cepat dan tidak belajar, siswa pasti senangnya minta ampun bukanya malah bersedih.. Di dalam kelas.

Dosen: “Anak-anak, apa kabarnya?”

Mahasiswa: “Pagi pak, sehat pak.”

Dosen; “Bagus!! Ok kalau begitu kita lanjutkan materi kita. Hari ini kita akan membahas teori ekonomi klasik menurut keynes.

Mahasiswa: (protes) “hhhuuuuuuhhhh..”

Dosen: (menjelaskan materi dengan menggunakan slide di power pointnya) Disebut teori ekonomi klasik karena.. bla, bla, bla. (Saat dosen membelakangi mahasiswa, tiba-tiba dari arah belakang terdengar suara: ‘srrrrruuuuppppppppp’)

Dosen: (marah) “Siapa yang minum dikelas saya? kamu kira ini masih acara tahun baru? ayo ngaku siapa?”

Mahasiswa: “Hehehe minum pak??”

Dosen: “Iya minum, siapa, dasar nggak tahu aturan!”

Mahasiswa: “Wkwkwkkwkwkwkkwkwk Pak, itu bukan minum, itu suara si Bagong lagi MENARIK INGUSNYA pak, dia lagi pilek!

Dosen: “Ah, Bagong. Jorok benar kamu!!”


3. Cerita Lucu Ekonomi: Dosen yang Juga Menjadi Pejabat

Di kantin sebuah universitas, Gareng dan Petruk dua orang mahasiswa sedang berbincang-bincang :

Petruk: “Saya heran dosen ekonomi pembangunan, kalau ngajar selalu duduk, tidak pernah mau berdiri.”

Gareng: “Ah, gitu aja diperhatiin sih Ton.”

Petruk: “Ya, Gareng tahu ngak sebabnya.”

Gareng: “Barangkali aja, cape, atau kakinya gak kuat berdiri.”

Petruk: “Bukan itu sebabnya Din, sebab dia juga seorang pejabat.”

Gareng: “Loh, apa hubungannya?!”

Petruk: “Ya kalau dia berdiri, takut kursinya diduduki orang lain.”

Gareng: “??!!..”


4. Cerita Lucu Guru Ekonomi

Ateng adalah seorang pesuruh di sebuah SMA swasta yang cukup terkenal. Suatu siang, Ateng melihat kerumunan puluhan murid dan beberapa guru di teras ruangan kelas pelajaran Fisika. Dari suara ributnya, mungkin ada kejadian luar biasa di situ. Ateng semula acuh tak acuh, namun akhirnya ia datang mendekat juga karena salah satu guru yang juga wakil kepala sekolah memanggilnya.

Setelah diusut, ternyata ada seorang siswa yang sehabis pelajaran olah raga menendang bola yang seharusnya dia bawa ke gudang. Sialnya bola tadi mengenai kaca jendela nako sampai hancur berantakan.

Dasar sekolah swasta yang sudah terbiasa berdemokrasi, tidak heran kalau guru-guru di situ memberikan komentar atas kejadian tadi. Lagi pula ini berhubungan dengan kurikulum baru yang berbasis kompetensi (KBK) di mana para siswa diharapkan tidak hanya tahu teori tapi juga harus tahu keadaan nyata dalam situasi apapun. Berikut ini adalah dialog dari beberapa guru yang ada di situ.

Wakil Kepala Sekolah: “Bagaimana pendapat atau komentar bapak-bapak guru tentang kejadian tadi?”

Guru Fisika: “Gerakan bola tadi merupakan contoh dari gerak balistik atau gerak peluru.”

Guru Kimia: “Massa kaca sebelum dan sesudah pecah sama.”

Guru Matematika: “Lintasan bola tadi pasti merupakan kurva melengkung parabola.”

Wakil Kepala Sekolah: “Bagus sekali komentarnya. Bagaimana menurut Pak Mono (Guru Ekonomi)?”

Guru Ekonomi: “Untuk mengganti kaca yang pecah perlu biaya Rp. 100.000 pak.”

Wakil Kepala Sekolah: “Itu tidak masalah, kita bisa minta ke orang tua siswa yang menendang bola tadi. Bagaimana menurut Pak Ateng?”

Ateng kaget setengah mati karena tidak menyangka kalau akan dimintai pendapat atau komentar. Tapi untuk menjaga gengsi, lagi pula dia pernah ikut nguping waktu guru-guru ditatar KBK, Ateng memberikan komentar menurut disiplin ilmunya.

Ateng: “Kalau ditinjau dari disiplin ilmu saya pak, pecahan kaca tadi, eh, anu, menambah pekerjaan saya tapi tidak menaikkan gaji saya pak!”

Wakil Kepala Sekolah: “Pintar juga pak Ateng, ada musibah malah digunakan kesempatan untuk minta naik gaji.”


5. Cerita Lucu Ekonomi: Cara Menghadapi Debt Collector (Penagih Hutang)

Dalam suatu pelajaran ekonomi, seorang guru Ekonomi memberikan jurus-jurus cara menghadapi Debt Collector. Sebagai prakata, Guru bertanya kepada siswanya.

Guru: “Bagaimana seandainya kalian ditagih hutang?”

Siswa 1: “Kami hadapi dan diberi pengertian kalau kami belum punya duit.”

Siswa 2: “Harus pandai berkelit karena belum punya uang.”

Siswa 3: “Kita harus cepat-cepat sembunyi.”

Siswa 4: “Sebisanya kita berdalih secara kasar, agar penagih segera pergi.”

Siswa 5: “Sebelum penagih masuk rumah, cepat-cepat kita umpat agar ketakutan.”

Siswa 6: “Kita pelihara anjing yang galak untuk penunggu gerbang.”

Siswa 7: “Gerbang kita kunci dari luar, agar dikira rumah sedang kosong.”

Siswa 8: “Dipersilahkan masuk rumah, lalu kita Sandra dan diancam agar tidak datang lagi.”

Siswa 9: “Kita cari pinjaman uang, kemudian kita kasihkan Debt Collector.”

Siswa 10: “Kita lunasi hutang-hutang semuanya, beres. hehehe, gitu aja kok repot.”


6. Cerita Lucu Hasil Ulangan Pelajaran Ekonomi

Guru Ekonomi: “Nak, coba bacakan hasil jawaban ulangan kamu!”

Murid: “Soal yang mana, Pak?”

Guru Ekonomi: “Apa hubungannya koperasi dengan pemerintahan?”

Murid: (Membaca kertas ulangannya) “Hubungan mereka terlihat biasa saja, tetapi sepertinya mereka terlibat percintaan..”