6 Cerita Lucu Humor Pepaya Yang Konyol Abis

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Pepaya Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Pepaya. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Pepaya dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Pepaya paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

6 Cerita Lucu Humor Pepaya Yang Konyol Abis

1. Cerita Lucu Bedanya Daun Pepaya Dan Tangan Wanita

Seorang istri yang pandai memasak selalu mendapat pujian dari suaminya. Suatu hari sang istri menyuguhkan sayur dan lalapan dari daun pepaya.

Suami: (Menggoda) “Apakah kamu tahu bedanya daun pepaya dengan tangan wanita?”

Istri: (Karena takut masakannya tidak enak) “Tidak tahu, Mas, Apa sih bedanya?”

Suami: “Daun pepaya itu dapat melembutkan daging, kalau tangan wanita dapat mengeraskan daging.”

 


2. Cerita Lucu Beli Rujak Gak Pake Pepaya

Cewe: “Bang beli rujak.”

Abang: “Berapa neng?”

Cewe: “7 bungkus bang.”

Abang: “Pedes semua gak?”

Cewe: “Hmmmm yang 2 gak bang.”

Abang: “Yang 4 pedes yaa?”

Cewe: “Ya bang. Yang 2 cabenya 3 aja bang, yang 2 cabenya 10, yang 1 cabenya 8 yang satunya malah 12, yang gak pedes 1 bungkus gak pake nanas, yang satunya pake , yang pake nanas garemnya dikit aja, yang pedes semua pake nanas ya bang, cuma yang satu gak pake jambu, yang 3 pake, yang satunya gak pake pepaya, yang laen pake, yang satunya gak pake bangkuang, yang gak pake jambu garemnya boleh dilebihin tapi terasinya dikit aja, yang 3 nya boleh banyak. Yang gak pake jambu jangan asin-asin juga, yang gak pake pepaya tambahin bengkuang aja, yang cabe 3 tadi juga boleh ditambahin bangkuang tapi jangan pake kedondong juga ya bang, yang dua pedes tadi yang gak pake pepaya pakein kedondongnye banyakan.”

Abang: “Bisa di ulang neng?”

Cewe: (Meninggal).


3. Kisah Lucu Pepaya: Payudara Wanita Berdasarkan Umur

Payudara wanita ada 3 jenis

1. Wanita umur 20an, ibarat buah melon, bulat, padat dan menggantung.

2. Wanita 30an sampai 40an, ibarat buah pepaya. Besar tapi lembek, alias kendur.

3. Wanita 50an alias nenek-nenek, ibarat bawang, kalo diliat bikin kita cowok-cowok menangis.


4. Cerita Lucu Membeli Pepaya

Di sebuah kios di kali malang, seorang penjual berkata pada calon pembeli, yang dari tadi nanya terus.

Penjual: “Saya jual 3 macam pepaya.”

Pembeli: “Emang apa aja?”

Penjual: “Paya bangkok, paya kuning, ama PAYA LO, dari tadi nanya doank gak beli2!”

 


5. Cerita Lucu Pepaya: Piro Siji

Suatu hari si Mandailing ini berjualan pepaya, tengah hari datang seorang pembeli, kebetulan seorang Jawa pembantu rumah tangga yang baru datang di Jakarta, bahasa Indonesia-nya belum lancar. Sesuai instruksi majikan, si Jawa mencoba merasakan apakah pepaya yang dijual sudah masak atau belum.

Mandailing: (Dengan halus memperingati) “zangan keras-keras mas, supaya tidak penyok.” (dengan logat Mandailing tentunya yang mirip dengan logat Batak).

Jawa: (Setelah yakin bahwa pepaya yang mau dibeli sudah matang) “Piro siji?”

Mandailing: (Heran dan tidak mengerti) “Tidak keras mas. lunak kok, coba lagi.” (pir-dari piro-dalam bahasa Mandailing artinya keras).

Jawa: “Ya, piro siji?” (mulai keheranan).

Mandailing: “Tidak keras mas, coba lagi.” (menjelaskan lagi dengan nada mulai meninggi).

Jawa: “Lah iya, piro?” (tambah heran).
Salah paham terus berlanjut, si Mandailing makin marah dan si Jawa makin heran.
Mandailing: “Sudah kubilang lunak, keras (pir) kau bilang. Lihat ini.” (menonjok pepayanya sampai hancur) “Dasar zawa. sekarang kau mau apa?”

Jawa: (Lari terbirit-birit).


6. Cerita Lucu Nasi Dan Pepaya

Pada suatu hari sebelumdi sajikan si tuan rumah si nasi dan si pepaya disimpan berdekatan sehingga mereka dapat berbicara.

Nasi: “Pepaya saya bingung ni?”

Pepaya: “La bingung kenapa?”

Nasi: “Yaialah saya waktu di makan saya selalu keluar lewat sebuah lubang yang gelap terus anehnya kenapa sewaktu saya masuk warna saya kan putih kenapa ketika saya keluar warna saya berubah menjadi warna kuning?”

Pepaya: “Lah nasi saya lebih bingung saya ketika di makan warna saya warna kuning tapi ketika saya keluar saya warna saya hitam?”

(Tak lama kemudian si Tuan datang sambil bercerita kepada pembantunya).

Tuan: “Duuuuuucccccccccchhh saya belom bab nih sebulan?”

Pepaya: “??!!”

Nasi: “??!!”