Menghindari Penipuan Investasi Atau Bisnis

Menghindari Penipuan Investasi Atau Bisnis – Kalau Anda rajin membaca di sejumlah koran, berita di internet atau mendengar dari rekan-rekan Anda, mungkin Anda sering melihat ada banyak berita yang membahas tentang bisnis atau investasi bagi hasil. Entah berita positif atau negatif. Berita positif misalnya, banyak di antara berita-berita tersebut yang membahas kesuksesan sebuah bisnis atau perusahaan investasi bagi hasil. Lengkap dengan foto-foto pejabat dari Jakarta yang diundang ke sana. Plus dengan komentar puas dari para nasabahnya. Tapi, banyak juga berita negatif dengan berbagai macam kasusnya. Ada yang karena perusahaan investasi tersebut gagal membayar kewajiban-kewajibannya, ada yang karena bosnya kabur membawa seluruh uang nasabahnya, ada yang karena pembagian hasilnya tidak sesuai dengan yang dijanjikan, tapi ada juga karna perusahaan tersebut banyak dipertanyakan oleh masyarakat.

Menghindari Penipuan Investasi Atau Bisnis

Memang, ada banyak perusahaan tersebut yang betul-betul tulus ingin menerima dana dari masyarakat. Banyak di antara mereka yang sampai sekarang pembayarannya lancar, transparan dalam memberikan laporan keuntungan, dan sebagainya. Namun, banyak juga diantara mereka yang mendirikan perusahaan investasi atau bisnis dengan maksud menipu. Kelancaran pembayarannya hanya pada enam bulan pertama, bulan ketujuhnya mereka kabur. Ada juga yang hanya memberikan janji-janji manis, tapi tidak terlihat hasilnya.

Lalu, apa yang sebaiknya Anda lakukan bila menerima tawaran tersebut? Simak tips di bawah ini yang mungkin berguna untuk Anda dalam menghadapi tawaran investasi bagi hasil yang fantastis atau tawaran bisnis dengan profit selangit agar terhindar dari penipuan yang jelas merugikan Anda.

Dalam menghadapi tawaran investasi dan bisnis, Ada empat tips yang perlu diperhatikan, yaitu cara kerja, risiko, lokasi dan perusahaannya.

1. Pelajari cara kerjanya
Kalau perusahaan yang menawarkan investasi tersebut menjanjikan akan memberikan keuntungan sebesar katakan 30% setahun, maka yang harus Anda lakukan adalah mempelajari bagaimana caranya perusahaan itu bisa menjanjikan keuntungan sebesar itu. Pelajari brosurnya, minta mereka melakukan presentasi kepada Anda dan tanyakan bagaimana mereka bisa memberikan janji keuntungan sebesar 30% itu. Kalau cara yang mereka jelaskan tidak masuk akal, lupakan tawaran itu. Ingatlah bahwa aturan terpenting dalam berinvestasi adalah jangan pernah berinvestasi kalau Anda tidak mengerti cara kerjanya. Tetapi, kalau penjelasan yang diberikan itu memang “masuk”akal, barulah Anda masuk ke tips kedua…

2. Kenali risikonya
Dalam setiap usaha yang menjanjikan keuntungan selalu ada risiko di dalamnya. Kenalilah risiko yang mungkin bisa timbul dalam usaha yang ditawarkan. Semakin besar potensi keuntungan, semakin besar potensi kerugiannya. Sebaliknya, semakin kecil risiko yang ada, akan semakin kecil pula potensi keuntungan bisa didapatkan atau diterima. Jika potensi keuntungan yang ditawarkan sebesar 30% per tahun, Anda memiliki potensi untuk merugi paling tidak 30%. Jika Anda sudah bisa menerima kondisi tersebut, maka pelajari tips ketiga berikut…

3. Lihat lokasinya
Ada dua lokasi yang harus Anda lihat. Pertama adalah lokasi kantornya kedua adalah lokasi usahanya. Sebagai contoh, kalau lokasi kantornya adalah di Jakarta, dan lokasi usahanya di Sukabumi, maka kedua tempat itulah yang harus Anda lihat. Pelajari apakah lokasi tersebut benar-benar ada dan apakah benar ada denyut kehidupan di situ. Bila ya, maka barulah Anda masuk tips keempat…

4. Kenali perusahaannya
Ada dua pihak di perusahaan tersebut yang harus Anda kenal, manajemennya dan pemegang sahamnya. Pelajari siapa orang-orang yang duduk di jajaran manajemen, cari tahu siapa tiga pemegang saham terbesarnya/pemiliknya. Lihat bagaimana reputasi mereka di masyarakat. Lupakan perusahaan yang tidak mau memberitahukan siapa pemegang sahamnya/pemiliknya. Kalau mereka tidak mau jujur kepada Anda, bagaimana mereka juga akan jujur terhadap pengelolaan usahanya?

Keempat tips di atas mungkin tidak bisa menjamin bahwa perusahaan yang Anda masuki tersebut pasti akan untung dan bisa memberikan hasil memadai kepada Anda. Paling tidak itu bisa menjadi referensi dan mengurangi risiko Anda dalam berinvestasi di sana. Mudah-mudahan Anda bisa lebih berhati-hati dalam menghadapi tawaran yang menggiurkan sehingga terhindar dari penipuan investasi atau penipuan bisnis oleh penipu yang semakin lihai dan semakin sulit untuk dibedakaan antara perusahaan yang jujur dan perusahaan penipu. Jangan sampai Anda berinvestasi tanpa mengindahkan keempat hal di atas.

loading...