Manfaat Sarang Walet Untuk Kesehatan

Manfaat Sarang Walet Untuk Kesehatan – Walet merupakan jenis burung dari suku Apodidae. Habitatnya di hutan hujan dan hutan pegunungan tropika. Burung ini didapati di Brunei, Burma, Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Manfaat Sarang Walet Untuk Kesehatan
Yang paling dicari dan menjadi primadona dari walet adalah sarangnya. Terdapat dua jenis sarang burung walet, yakni sarang burung putih yang seluruhnya terbuat dari air liur burung walet. Juga sarang burung hitam, terbuat dari campuran air liur dan bulu burung. Sarang burung walet putih harganya lebih mahal, bisa mencapai 14 juta rupiah/kg, sedang sarang hitam hanya sekitar 1 atau 2 juta/kg.

Khasiat sarang walet inilah diyakini mampu menjaga kebugaran tubuh dan melancarkan peredaran darah. Selain itu, juga dapat membantu penyembuhan berbagai macam penyakit seperti: asma, demam, batuk, sakit paru-paru, dan stroke.

Hasil penelitian Dr. Kong Yun Cheung dari Universitas Hong Kong, ditemukan glikoprotein dalam sarang Walet. Glikoprotein mampu meningkatkan pembiakan sel-sel pertahanan dalam sistem kekebalan tubuh. Glikoprotein dalam sarang walet mencapai kadar 50 persen. Dr Cheng Ce, spesialis kanker dari Sekolah Kedokteran Tradisional di Propinsi Henan juga menuturkan bahwa liur dalam komposisi sarang walet mengandung kelenjar glandula sub-lingualis yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaat itulah yang kemungkinan banyak diasumsikan membuat orang awet muda.

Sarang walet merupakan sumber asam amino yang lengkap. Tercatat sekitar 17 asam amino esensial, semi-esensial, dan non-esensial yang sedang dikembangkan oleh para peneliti di barat sebagai pelawan stroke dan kanker. Selain itu, ada 6 mineral yang terdapat dalam sarang walet yakni: kalsium, besi, phospor, kalium, dan natrium.

Umumnya, sarang burung walet disajikan dalam bentuk sup. Bahkan di China, makanan mujarab berbahan sarang walet sudah ada sejak abad 14. Sup ini menjadi makanan favorit para raja dan bangsawan, maka tak mengherankan jika kini sarang walet menjadi simbol makanan mewah dan bergengsi.

Mengonsumsi rutin sarang walet sebagai food supplement akan merangsang kerja organ tubuh menjadi lebih baik. Sel-sel tua akan digantikan oleh zat tumbuh (protein), akibatnya kekebalan tubuh meningkat dan menyingkir. Sayangnya, senyawa penting sarang gampang lenyap. Karenanya, dalam proses lebih baik sarang walet tidak perlu di cuci.

Demikianlah artikel Manfaat Sarang Walet Untuk Kesehatan. Topik yang serupa dengan artikel ini, dapat Anda temukan dalam kategori Manfaat dan Khasiat Hewan.

Jika Anda tertarik dengan artikel sebelumnya silahkan klik Manfaat Undur-undur Untuk Kesehatan: Si Kecil Penyembuh Diabetes. Silahkan kunjungi artikel terbaru Manfaat dan Khasiat Hewan kami yang lain.

Manfaat Teripang Untuk Kesehatan: Tripang Penghambat Sel Jahat

Manfaat Teripang Untuk Kesehatan: Tripang Penghambat Sel Jahat – Teripang merupakan hewan laut bermarga Echinodermata dari kelas Holothuroidea. Bertubuh lunak dan berbentuk silindris memanjang seperti mentimun, karenanya kerap juga dikenal dengan nama Mentimun Laut. Di Cina, teripang disebut haishen yang berarti ginseng laut. Di negeri Tirai Bambu itu, penggunaan teripang sebagai obat tradisional sudah dikenal sejak era Dinasti Ming. Selain itu, terdapat juga kitab pengobatan cina kuno Bencao Congxin karya Wu Yiluo, yang menjelaskan manfaat teripang sebagai tonik dan obat tradisional.

Manfaat Teripang Untuk Kesehatan: Tripang Penghambat Sel Jahat
Khasiat teripang tersohor di berbagai negeri, di Pulau Langkawi, Kedah, teripang dipakai sebagai obat luka ringan, sakit sendi, radang, asma, paru-paru, tekanan darah tinggi, dan kencing manis. Karena kandungan CGF (Cell Growth Factor) yang mampu merangsang regenarasi sel, teripang kerap dijadikan sebagai ramuan penyembuh luka setelah persalinan.

Menurut Pieter A. W. Pattinama, dari RS PGI Cikini Jakarta, teripang memiliki kemampuan ampuh dalam regenerasi sel, oleh karena itulah teripang dipakai menyembuhkan berbagai penyakit. Para peneliti di China juga mengungkap bahwa hewan ini dapat digunakan sebagai obat stroke, iskemik otak, dan penyakit jantung iskemik. Hal itu karena teripang mengandung glikosaminogikan yang berfungsi menghambat aktivitas pembekuan darah dan meningkatkan aktivitas plasmin. Senyawa Plasmin berguna untuk mengurai protein plasma darah hingga sanggup menurunkan kekentalan darah.

Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim dari Universitas Kebangsaan Malaysia, teripang mengandung 86 persen protein, 80 persen dari jumlah tersebut adalah kolagen yang berfungsi mengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan sendi. Jadi, teripang juga berfungsi mencegah pengeroposan tulang serta memperkokoh tulang dan sendi.

Penelitian terbaru Institut Kimia Universitas LOS Banos, Filipina, mengungkap bahwa teripang dapat menjadi agen anti-tumor dan terindikasi dapat menjadi obat Human Immunodefisiensy Virus (HIV). Teripang mengandung gula bernama lektin, senyawa lektin ini bersifat mitogenik (cepat berkembang biak) dan anti-mikroba. Saat uji laboratorium dengan menggunakan sel limfoid, lektin efektif melawan kanker otot pada tikus dan kanker paru-paru pada manusia, dengan dosis masing-masing 5 dan 50 mikrogram. Lektin terindikasi dapat melawan HIV karena sanggup menggumpalkan sel jahat.

Sayangnya binatang laut kaya protein ini tidak terlalu populer di Indonesia. Indonesia sebagai negara penghasil teripang terbesar di dunia umumnya mengalokasikan komoditas teripangnya untuk pasar luar negeri. Bagaimana, berminat untuk mencoba menikmati teripang?

Demikianlah artikel Manfaat Teripang Untuk Kesehatan: Tripang Penghambat Sel Jahat. Topik yang serupa dengan artikel ini, dapat Anda temukan dalam kategori Manfaat dan Khasiat Hewan.

Jika Anda tertarik dengan artikel sebelumnya silahkan klik Manfaat Ikan Teri Untuk Kesehatan: Cegah Osteoporosis. Silahkan kunjungi artikel terbaru Manfaat dan Khasiat Hewan kami yang lain.