Tanaman Herbal Tradisional Untuk Sebelum Dan Sesudah Hamil

Tanaman Herbal Tradisional Untuk Sebelum Dan Sesudah Hamil – Kehamilan adalah kondisi dimana seorang wanita memiliki janin yang sedang tumbuh di dalam tubuhnya (yang pada umumnya di dalam rahim). Kehamilan pada manusia berkisar 40 minggu atau 9 bulan dihitung dari awal periode menstruasi terakhir sampai melahirkan.

Tanaman Herbal Tradisional Untuk Sebelum Dan Sesudah Hamil

Kehamilan merupakan suatu proses reproduksi yang perlu perawatan khusus. agar dapat berlangsung dengan baik kehamilan mengandung kehidupan ibu maupun janin. Resiko kehamilan ini bersifat dinamis karena ibu hamil yang pada mulanya normal. secara tiba-tiba dapat menjadi berisiko tinggi.

Faktor resiko pada ibu hamil seperti umur terlalu muda atau tua, banyak anak, dan beberapa faktor biologis lainnya adalah keadaan yang secara tidak langsung menambah resiko kesakitan dan kematian pada ibu hamil. Resiko tinggi adalah keadaan yang berbahaya dan mungkin terjadi penyebab langsung kematian ibu. misalnya pendarahan melalui jalan lahir, eklamsia, dan infeksi. Beberapa faktor resiko yang sekaligus terdapat pada seorang ibu dapat menjadikan kehamilan berisiko tinggi.

Tanda dan Gejala Kehamilan

Tanda dan gejala pada masing-masing wanita hamil berbeda-beda. Ada yang mengalami gejala-gejala kehamilan sejak awal, ada yang beberapa minggu kemudian, atau bahkan tidak memiliki gejala kehamilan dini. Namun, tanda yang pasti dari kehamilan adalah terlambatnya periode menstruasi. Selain itu didapatkan tanda-tanda kehamilan lain yaitu :

– Nyeri atau payudara yang terasa membesar, keras, sensitif dengan sentuhan. Tanda ini muncul dalam waktu 1-2 minggu setelah konsepsi (pembuahan). Dalam waktu 2 minggu setelah konsepsi, payudara seorang wanita hamil akan mengalami perubahan untuk persiapan produksi ASI yang dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron.
– Mual pagi hari (morning sickness) umum terjadi pada triwulan pertama. Meskipun disebut morning sickness, namun mual dan muntah dapat terjadi kapan saja selama kehamilan. Penyebab mual dan muntah ini adalah perubahan hormonal yang dapat memicu bagian dari otak yang mengontrol mual dan muntah. Gejala ini dialami oleh 75% wanita hamil.
– Mudah lelah, lemas, pusing, dan pingsan adalah gejala kehamilan yang disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah dalam kehamilan atau kadar gula darah yang rendah.
– Sakit kepala pada umumnya muncul pada minggu ke-6 kehamilan yang disebabkan oleh peningkatan hormon.
– Konstipasi (sulit BAB) terjadi karena peningkatan hormon progesteron yang menyebabkan kontraksi usus menjadi lebih pelan dan makanan lebih lambat melalui saluran pencernaan.
– Bercak perdarahan. Terjadi ketika telur yang sudah dibuahi berimplantasi (melekat) ke dinding rahim sekitar 10-14 hari setelah fertilisasi (pembuahan). Tipe pendarahan umumnya sedikit bercak bulat, berwarna lebih cerah dari darah haid, dan tidak berlangsung lama.

Implantasi dan Perkembangan Plasenta

Implantasi adalah penempelan blastosis ke dinding rahim. Blastosis biasanya tertanam di dekat puncak rahim, pada bagian depan maupun dinding belakang. Dinding blastosis memiliki ketebalan 1 lapis sel, kecuali pada daerah tertentu terdiri dari 3-4 sel.

Sel-sel di bagian dalam pada dinding blastosis yang tebal akan berkembang menjadi embrio, sedangkan sel-sel di bagian luar tenanam pada dinding rahim dan membentuk plasenta (ari-ari). Plasenta menghasilkan hormon untuk membantu memelihara kehamilan dan mensuplai perputaran oksigen, zat gizi serta limbah antara ibu dan janin. lmplantasi mulai terjadi pada hari ke 5-8 setelah pembuahan dan selesai pada hari ke 9-10.

Dinding blastosis merupakan lapisan luar dari selaput yang membungkus embrio (kdrion). Lapisan dalam (amnion) mulai dibuat pada hari ke 10-12 dan membentuk kantung amnion. Kantung amnion berisi cairan jernih (cairan amnion) dan akan mengembang untuk membungkus embrio yang sedang tumbuh, yang mengapung di dalamnya.

Tonjolan kecil (vili) dari plasenta yang sedang tumbuh, memanjang ke dan membentuk percabangan seperti susunan pohon. Susunan ini menyebabkan penambahan luas daerah kontak antara ibu dan plasenta, sehingga zat gizi dari ibu lebih banyak yang sampai ke janin dan limbah lebih banyak dibuang dari janin ke ibu. Pembentukan plasenta yang sempurna biasanya selesai pada minggu ke 18-20, tetapi plasenta akan terus tumbuh selama kehamilan dan pada saat persalinan beratnya mencapai 500 gram.

Perkembangan Embrio

Embrio pertama kali dapat dikenali di dalam blastosis sekitar 10 hari setelah pembuahan. Kemudian mulai terjadi pembentukan daerah yang akan menjadi otak dan medulla spinalis, sedangkan jantung dan pembuluh darah mulai dibentuk pada hari ke 16-17.

Jantung mulai memompa cairan melalui pembuluh darah pada hari ke 20 dan hari berikutnya muncul sel darah merah yang pertama. Selanjutnya, pembuluh darah terus berkembang di seluruh embrio dan plasenta.
Organ-organ terbentuk sempurna pada usia kehamilan 12 minggu (10 minggu setelah pembuahan), kecuali otak dan medulla spinalis yang terus mengalami pematangan selama kehamilan.

Kelainan pembentukan organ (malformasi) paling banyak terjadi pada trimester pertama (12 minggu pertama) kehamilan, yang merupakan masa-masa pembentukan organ dimana embrio sangat rentan terhadap efek obat-obatan atau virus. Karena itu seorang wanita hamil sebaiknya tidak menjalani imunisasi atau mengkonsumsi obat-obatan pada trimester pertama kecuali sangat penting untuk melindungi kesehatannya. Pemberian obat-obatan yang diketahui dapat menyebabkan malformasi harus dihindari.

Pada awalnya, perkembangan embrio terjadi dibawah lapisan rahim pada salah satu sisi rongga rahim, tetapi pada minggu ke 12, janin (istilah yang digunakan setelah usia kehamilan mencapai 8 minggu) telah mengalami pertumbuhan yang pesat sehingga lapisan pada kedua sisi rahim bertemu (karena janin telah memenuhi seluruh rahim).

Menentukan Usia Kehamilan

Secara konvensional kehamilan dihitung dalam minggu, dimulai dari hari pertama menstruasi terakhir. Ovulasi biasanya terjadi 2 minggu sesudah menstruasi dan pembuahan biasanya terjadi segera setelah ovulasi. karena itu secara kasar usia embrio adalah 2 minggu lebih muda daripada jumlah minggu yang secara tradisional dipakai untuk menyatakan usia kehamilan.

Dengan kata lain seorang wanita yang hamil 4 minggu, sedang mengandung embrio yang berumur 2 minggu. Jika menstruasinya tidak teratur, maka perbedaan yang pasti bisa lebih atau kurang dari 2 minggu. Untuk praktisnya, jika seorang wanita menstruasinya terlambat 2 minggu, dikatakan telah hamil 6 minggu. Kehamilan berlangsung rata-rata selama 266 hari (38 minggu) dari masa pembuahan atau 280 hari (40 minggu) dari hari pertama menstruasi.

Untuk menentukan tanggal perkiraan persalinan bisa dilakukan perhitungan berikut:

– Tanggal menstruasi terakhir ditambah 7.
– Bulan menstruasi terakhir dikurangi 3.
– Tahun menstruasi terakhir ditambah 1.

Hanya 10% wanita hamil yang melahirkan tepat pada tanggal perkiraan persalinan, 50% melahirkan dalam waktu 1 minggu dan hampir 90% yang melahirkan dalam waktu 2 minggu sebelum atau setelah tanggal perkiraan persalinan. Persalinan dalam waktu 2 minggu sebelum maupun sesudah perkiraan persalinan masih dianggap normal.

Kehamilan terbagi menjadi periode 3 bulanan, yang disebut sebagai:

– Trimester pertama (minggu 1-12).
– Trimester kedua (minggu 13-24)
– Trimester ketiga (minggu 25-persalinan)

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Kehamilan

Muntah pada Kehamilan

Daun Duduk (Desmodium Triquentrum (L) DC)
Cara membuat : 30 Gr herba daun duduk dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring. Bagi untuk 3 x minum (pagi, siang dan sore @ 1/3 gelas).

Jamu Sehat Setelah Melahirkan

Kenanga (Canangium Odorarum, (Lamk.)
Cara membuatzAmbil bunga kenanga yang masih muda, kayu rapet, pegatsih, kunci, pepet, kunyit, jongrahab, jalawe, dan jakeling. Campur semua bahan tersebut, lalu ditumbuk halus (dipipis). Seduh dengan air panas. Saring kemudian diminum.

Mencegah Pendarahan Setelah Melahirkan

Pisang (Musa Paradisiaca. Linn.)
Cara membuat : Bunga pisang ambon direbus dengan air sampai mendidih. Minum airnya 2 kali sehari, pagi dan malam hari sebelum tidur. Lakukan 7 hari berturut-turut sesudah menstruasi atau melahirkan.

Merapatkan Vagina dan Mencegah Pendarahan

Pisang Batu (Musa brachycarpa)
Cara membuat : Pohon pisang dipancung untuk diambil airnya yang bersih. Gunakan untuk mencuci vagina setelah melahirkan.

Jika Anda ingin membaca artikel kesehatan sebelumnya tentang obat herbal, silahkan kunjungi Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Ginjal. Topik yang serupa dengan artikel Tanaman Herbal Tradisional Untuk Sebelum Dan Sesudah Hamil ini, dapat Anda temukan dalam kategori Obat Herbal Tradisional. Silahkan kunjungi artikel kesehatan tentang Obat Herbal Tradisional kami yang lain.

Manfaat Teh Untuk Kesehatan: Mengatasi Sakit Kepala, Kolesterol, Hingga Kencing Manis

Manfaat Teh Untuk Kesehatan: Mengatasi Sakit Kepala, Kolesterol, Hingga Kencing Manis – Tanaman yang satu ini merupakan tanaman yang tak asing lagi bagi bangsa indonesia karena tanaman ini sering di minum hampir setiap hari. Apalagi didaerah Jawa Barat banyak sekali perkebunan teh. Tanaman teh umumnya ditanam di perkebunan, dipanen secara manual, dan dapat tumbuh pada ketinggian 200 sampai dengan 2.300 m dpl. Teh berasal dari kawasan india bagian Utara dan Cina Selatan.

Manfaat Teh Untuk Kesehatan: Mengatasi Sakit Kepala, Kolesterol, Hingga Kencing ManisAda dua kelompok varietas teh yang terkenal, yaitu var. assamica yang berasal dari Assam dan var. sinensis yang berasal dari Cina. Varietas assamica daunnya agak besar dengan ujung yang runcing, sedangkan varietas sinensis daunnya lebih kecil dan ujungnya agak tumpul. Pohon teh terlihat kecil karena sering dilakukan pemangkasan maka tampak seperti perdu.

Bila tidak dipangkas, akan tumbuh kecil ramping mencapai tinggi kurang lebih 10 meter, dengan bentuk tajuk seperti kerucut. Batangnya tegak, bercabang-cabang, ujung ranting dan daun muda berambut halus. di ketiak daun, warnanya putih cerah dengan kepala sari berwarna kuning, harum. Buahnya buah kotak memiliki dinding tebal, jika masih muda hijau setelah tua cokelat kehitaman. Apabila biji kita pegang akan terasa keras, dan berjumlah 1 atau 3 biji. Pucuk dan daun mudanya saja yang digunakan untuk pembuatan minuman teh. Perbanyakan dapat dilakukan dengan biji, setek, sambungan atau cangkokan.

Nama daerah dari teh ini diantaranya adalah enteh (Sunda). pu erh cha (Cina), theler (Perancis), teestrauch (Jerman), te (itali), cha da India (Portugis), tea (inggris).

Penyakit yang dapat diobati diantaranya adalah sakit kepala, diare, penyubur dan menghitamkan rambut, Kolesterol, darah tinggi, infeksi saluran cerna, Kencing manis (diabetes melitus), mengurangi karang gigi.

Apa rahasia di balik manfaat dan khasiat tanaman teh?

Daunnya berbau aromatik dan sedikit pahit. Daun teh mengandung senyawa kafein (2 – 3%), theobromin, theofiIin, tanin, xan-thine, adenine minyak asiri, kuersetin, naringenin, dan natural fluoride. Tanin mengandung zat epigailocatechin galat, yang mampu mencegah kanker lambung dan kerongkongan. Biji mengandung saponin yang beracun dan mengandung minyak. Kafein mempercepat pernapasan, perangsang kuat pada susunan saraf pusat dan aktivitas jantung. Theofilin efek diuretik kuat, menstimulir kerja jantung dan melebarkan pembuluh darah koroner Theobromin terutama mempengaruhi otot.

Tahukah Kamu?

Dari hasil penelitian, flavonoidyang merupakan antioksidan polifenolpada teh mampu memperkuat dinding sel darah merah dan mengatur permeabilitasnya, mengurangi kecenderungan trombosis, dan menghambat oksidasi LDL sehingga mengurangi proses atherosklerosis di pembuluh darah yang selanjutnya akan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung koroner.

Tink?

Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan tanaman teh diantaranya adalah pemberian sari seduhan daun teh hijau dosis 10 x dosis manusia (0,54 gram 1200 gbb) pada tikus putih jantan yang diberi kuning telur (1,25 g/200 g bb/hari) dan sukrosa (1,25gram / 200 gram bb / hari), memperlihatkan efek penurunan kadar kolesterol total, kolesterol LDL. trigliserida dan berat badan yang bermakna dibandingkan dengan kontrol perlauan (p<0,05), namun tidak menunjukkan perbedaan kadar kolesterol HDL yang bermakna (Edwin Dirghantara, Jurusan Farmasi FMIPA Ul, 1994).

Jika Anda ingin membaca artikel tanaman herbal sebelumnya, silahkan klik Manfaat Tempuyung Untuk Kesehatan: Mengobati Kencing Batu, Bisul, Hingga Memar. Artikel kesehatan yang serupa dengan topik Manfaat Teh Untuk Kesehatan: Mengatasi Sakit Kepala, Kolesterol, Hingga Kencing Manis ini, dapat Anda temukan dalam kategori Tanaman Herbal. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal kami yang lain.

Manfaat Tempuyung Untuk Kesehatan: Mengobati Kencing Batu, Bisul, Hingga Memar

Manfaat Tempuyung Untuk Kesehatan: Mengobati Kencing Batu, Bisul, Hingga Memar – Tempuyung tumbuh liar di tempat terbuka yang terkena sinar matahari atau sedikit terlindung, seperti di tebing-tebing, tepi saluran air, atau tanah terlantar, kadang ditanam sebagai tumbuhan obat. Tumbuhan yang berasal dari Eurasia ini bisa ditemukan pada daerah yang banyak turun hujan pada ketinggian 50 – 1.650 m dpl.

Manfaat Tempuyung Untuk Kesehatan: Mengobati Kencing Batu, Bisul, Hingga MemarTumbuhannya tegak, tingginya dapat mencapai 2 meter, mengandung getah putih, dengan akartunggang yang kuat. Daunnya tunggal dan bagian bawah tumbuh berkumpul pada pangkal membentuk roset akar. Helai daun berbentuk lonjong, ujungnya runcing. pangkal bentuk jantung, dan tepi berbagi menyirip tidak teratur. Panjang daun kira-kira 7 sampai dengan 45 cm dan lebar 4 sampai dengan 12 cm, dengan warna hijau muda.

Daun yang keluar dari tangkai bunga bentuknya lebih kecil dengan pangkal memeluk batang, letak berjauhan, berseling. Buah berbentuk kotak, bentuknya memanjang pipih, berambut, cokelat kekuningan. Batang muda dan daun walaupun rasanya pahit bisa dimakan sebagai lalap. Perbanyakan tumbuhan ini dapat dilakukan dengan bijinya.
Nama daerah dari tempuyung adalah Jombang, J. Ialakina, Galibug, Lampung, Rayana (Sunda), Tempuyung (Jawa), Niu she tou (China), Laitron des champs (Perancis), dan Sow thistle (Inggris).

Penyakit yang dapat diobati dengan tempuyung diantaranya adalah batu saluran kencing, batu empedu, disentri, wasir, rematik goat, radang usus buntu (apendisitis), radang payudara (mastitis), bisul, beser mani (spermatorea), darah tinggi (hipertensi), luka bakar, Pendengaran kurang (tuli), memar.

Apa rahasia di balik manfaat dan khasiat tanaman Tempuyung?

Tempuyung rasanya pahit dan dingin, mengandung senyawa kimia diantaranya adalah oc-Iak tuserol, P-Iaktuserol, manitol, inositol, silika, kalium, flavonoid, dan taraksasterol.

Tahukah kamu?

Penelitian yang dilakukan menggunakan tempuyung ini telah banyak dilakukan. Salah satunya adalah penelitian pengaruh ekstrak air dan ekstrak alkohol daun tempuyung terhadap volume urine tikus in vivo dan pelarutan batu ginjal in vitro, yang menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: Daun tempuyung tidak secara jelas mempunyai efek diuretik, namun mempunyai daya melarutkan batu ginjal dan daya melarutkan batu ginjal oleh ekstrak air lebih baik daripada ekstrak alkohol (Giri Hardiyatmo, Fak. Farmasi UGM, 1988).

Jika Anda ingin membaca artikel tanaman herbal sebelumnya, silahkan klik Manfaat Seledri Untuk Kesehatan: Mengobati Hipertensi, Sakit mata, dan Rematik. Artikel kesehatan yang serupa dengan topik Manfaat Tempuyung Untuk Kesehatan: Mengobati Kencing Batu, Bisul, Hingga Memar ini, dapat Anda temukan dalam kategori Tanaman Herbal. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal kami yang lain.

Manfaat Seledri Untuk Kesehatan: Mengobati Hipertensi, Sakit mata, dan Rematik

Manfaat Seledri Untuk Kesehatan: Mengobati Hipertensi, Sakit mata, dan Rematik – Pasti kita tahu tanaman seledri, karena tanaman ini sering dijadikan sebagai pelengkap dalam makanan. Seperti pada baso dan sayur sop. Seledri (Apium graveolens) dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi. Tumbuhan seledri dikategorikan sebagai sayuran. Perkebunan seledri di indonesia terdapat di Brastagi, Sumatera Utara dan di Jawa Barat tersebar di Pacet, Pangalengan dan Cipanas yang berhawa sejuk.

Manfaat Seledri Untuk Kesehatan: Mengobati Hipertensi, Sakit mata, dan RematikTumbuhan seledri memiliki daun yang lebat dan berwarna hijau dengan bau yang khas, memiliki batang basah bersusun. Bagi bangsa Romawi Kuno tumbuhan seledri digunakan sebagai karangan bunga. Menurut ahli Botani, daun seledri telah dimanfaatkan sebagai sayuran sejak tahun 1640, dan tiga ratus tahun kemudian diakui secara ilmiah sebagai tumbuhan berkhasiat obat. Pengembangbiakan tanaman seledri dapat digunakan 2 cara, yaitu melalui bijinya atau pemindahan anak rumpunnya.

Nama daerah dari seledri ini adalah Celery (lnggris), Celeri (Perancis), .Seleri (Italia); Selinon, Parsley (Jerman), Seledri (Indonesia); Seledri (Jawa), dan Saledri (Sunda). Penyakit yang dapat diobati oleh tumbuhan seledri diantaranya adalah hipertensi, sakit mata, dan rematik.

Contoh penggunaan di masyarakat Indonesia

Bagaimana pemakaian tanaman ini?

Untuk mengobati penyakit darah tinggi dapat dilakukan dengan cara daun seledri secukupnya diperas dengan air masak, kemudian disaring. Air hasil saringan diminum 3 kali sehari sebanyak 2 sendok makan dan dilakukan secara teratur. Tetapi, penggunaan yang berlebihan dapat berbahaya.

Apa rahasia di balik manfaat dan khasiat tanaman seledri?

Seledri mempunyai banyak kandungan gizi, diantaranya kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, besi, Vitamin A,Vitamin B1, dan Vitamin C. Daun seledri juga banyak mengandung senyawa apiin, di samping, kandungan diuretik yang bermanfaat untuk menambah jumlah air kencing.

Jika Anda ingin membaca artikel tanaman herbal sebelumnya, silahkan klik Manfaat Sirsak Untuk Kesehatan: Mengobati Ambeien, Mencret, Hingga Bisul. Artikel kesehatan yang serupa dengan topik Manfaat Seledri Untuk Kesehatan: Mengobati Hipertensi, Sakit mata, dan Rematik ini, dapat Anda temukan dalam kategori Tanaman Herbal. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal kami yang lain.

Manfaat Sirsak Untuk Kesehatan: Mengobati Ambeien, Mencret, Hingga Bisul

Manfaat Sirsak Untuk Kesehatan: Mengobati Ambeien, Mencret, Hingga Bisul – Sirsak (Annona muricata) berupa tumbuhan yang berbatang utama berukuran kecil dan rendah. Daunnya berbentuk bulat telur agak tebal dan pada permukaan bagian atas yang halus berwarna hijau tua sedangkan pada bagian bawahnya mempunyai warna lebih muda.

Manfaat Sirsak Untuk Kesehatan: Mengobati Ambeien, Mencret, Hingga BisulTumbuhan ini dapat tumbuh di sembarang tempat. Tetapi, paling baik ditanam di daerah yang tanahnya cukup mengandung air. Di Indonesia, sirsak tumbuh dengan baik pada daerah yang mempuyai ketinggian kurang dari 1000 meter di atas permukaan laut. Nama Sirsak itu sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Belanda Zuurzak yang kurang lebih berarti kantung yang asam. Buag sirsak yang sudah masak lebih berasa asam daripada manis. Pengembangbiakan sirsak yang paling baik adalah melalui pencangkokan karena akan cepat berbuah.

Nama daerah dari sirsak diantaranya adalah nangka Gamang, Nangka landa (Jawa), Nangka Walanda, Sirsak (Sunda), Nangka buris (Madura), Srikaya jawa (Bali), Deureuyan be’anda (Aceh), Durio ulondro (Nias), Durian batawi (Minangkabau), Jambu landa (Lampung), Langelo walanda (Gorontalo), Sirikaya balanda (Bugis dan Ujungpandang), Wakano (Nusa Laut), Naka walanda (Ternate), Naka (Flores), Ai ata malai (Timor).

Contoh penggunaan di masyarakat Indonesia

Bagaimana pemakaian tanaman ini?

Sirsak dapat digunakan untuk mengatasi penyakit ambeien sakit kandung air seni, bayi mencret, anyang-anyangen (sering kecing tetapi sedikit dan terasa sakit). sakit pinggang, dan bisul. Contoh penggunaan untuk sakit kandung air seni adalah buah sirsak setengah masak. dengan gula dan garam secukupnya dimasak. setelah matang dimakan selama 1 minggu berturut-turut.

Apa rahasia di balik manfaat dan khasiat tanaman sirsak?

Sirsak (Annona muricata) mengandung kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, vitamin B, vitamin C dan paling banyak mengandung air. Di samping itu, pada bagian daun dan batangnya mengandung unsur senyawa tanin, fitosterol, ca-oksalat dan alakaloid murisine.

Jika Anda ingin membaca artikel tanaman herbal sebelumnya, silahkan klik Manfaat Sirih Untuk Kesehatan: Mengatasi Bau Mulut, Sakit Jantung, Hingga Sakit Gigi. Artikel kesehatan yang serupa dengan topik Manfaat Sirsak Untuk Kesehatan: Mengobati Ambeien, Mencret, Hingga Bisul ini, dapat Anda temukan dalam kategori Tanaman Herbal. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal kami yang lain.

Manfaat Sirih Untuk Kesehatan: Mengatasi Bau Mulut, Sakit Jantung, Hingga Sakit Gigi

Manfaat Sirih Untuk Kesehatan: Mengatasi Bau Mulut, Sakit Jantung, Hingga Sakit Gigi – Sirih (Pipet berle) termasuk Jenis tumbuhan merambat dan bersandar pada batang pohon lain. Bila diukur tanaman sirih panjangnya mampu mencapai puluhan meter. Bentuk daunnya pipih menyerupai jantung dan tangkainya agak panjang.

Manfaat Sirih Untuk Kesehatan: Mengatasi Bau Mulut, Sakit Jantung, Hingga Sakit GigiPermukaan daun berwarna hijau dan licin, sedangkan batang pohonnya berwarna hijau agak kecoklatan dan permukaan kulitnya kasar serta berkerut-kerut. Daun sirih disamping untuk keperluan ramuan obat-obatan juga masih sering gigunakan oleh ibu-ibu generasi tua untuk kelengkapan ‘nyisig (Sunda).Biasanya kelengkapan untuk ‘nyisig’ tersebut adalah daun sirih, kapur sirih, pinang, gambir, dan kapulaga.

Nama daerah dari sirih ini antara lain adalah Betel (Perancis), Sirih (Indonesia), Suruh, Sedah (Jawa), Seureuh (Sunda). Sirih dapat berperan dalan mengobati penyakit mata, eksim, bau mulut, kulit gatal, menghilangkan jerawat, pendarahan gusi, mimisan, bronkhitis, batuk, sariawan, luka; keputihan, sakit jantung, sifilis, alergi/biduren, diare, sakit gigi. Kandungan daun sirih adalah ragam senyawa kimia yang bermanfaat.

Contoh penggunaan di masyarakat Indonesia

Bagaimana pemakaian tanaman ini?

Pengobatan penyakit Jantung bahan yang digunakan adalah 3 lembar daun sirih, 7 pasang biji kemukus, dan 3 siung bawang merah, sendok jintan putih. Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk 1 sendok air panas, dibiarkan beberapa menit, kemudian diperas dan disaring. Hasil saringan tersebut diminum 2 sehari dan dilakukan secara teratur.

Jika Anda ingin membaca artikel tanaman herbal sebelumnya, silahkan klik Kandungan Gizi Rambutan. Artikel kesehatan yang serupa dengan topik Manfaat Sirih Untuk Kesehatan: Mengatasi Bau Mulut, Sakit Jantung, Hingga Sakit Gigi ini, dapat Anda temukan dalam kategori Tanaman Herbal. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal kami yang lain.

Kandungan Gizi Rambutan

Kandungan Gizi Rambutan – Rambutan merupakan pohon yang dapat tumbuh tinggi dan sering sekali ditanaman sebagai pohon buah, kadang-kadang ditemukan tumbuh liar. Rambutan tumbuh didaerah tropis. Untuktumbuhnya diperlukan iklim yang lembab. Rambutan merupakan-tanaman dataran rendah, hingga ketinggian 300-600 m dpl. Pohon rambutan dapat mencapai tinggi 25 m dengan mempunyai banyak cabang.

Kandungan Gizi RambutanDaunnya berbentuk bulat lonjong dengan ujung dan pangkalnya runcing. Bunga terletak di ujung ranting dengan bau harum dan bentuknya kecil-kecil serta warnanya hijau muda. Bunga Jantan dan bunga betina tumbuh terpisah dalam satu pohon.

Buah bentuknya bulat lonjong, dengan duri tempel yang bengkok, lemas sampai kaku. Kulit buah juga sering terlihat berambut sehingga dinamakan rambutan. Jika kita lihat bijinya, berbentuk lonjong, terbungkus daging buah benwama putih transparan yang dapat dimakan dan banyak mengandung air, rasanya bervariasi masam sampai manis. Kulit biji tipis berkayu. Rambutan berbunga pada akhir musim kemarau dan musim hujan.

Ada banyak jenis rambutan, seperti ropiah, simacan, sinyonya, Iebakbulus, dan binjei. Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan biji, tempelan tunas, atau dicangkok. Rambutan memiliki banyak sebutan di daerah Sumatera dikenal dengan Rambutan, Rambot, Rambut, Rambuteun, Rambuta. Jailan, Folui, Baifabit, Puru biancak, P. biawak, Hahujam, Likis, Takujung alu. Di Jawa Dikenal Dengan Nama Rambutan, Corogol, Tundun, Bunglon, Bawa buluwan. Nusa Tenggara; Buluan, Rambuta. Kalimantan: Rambutan, Siban, Banamon, Beriti, Sanggalaong, Sagalong, Beliti, Mam, Kayokan, Puson. Sulawasi: Barangkasa, Bolangat, Balatu, Balatung, wayatu, VValatu, Wulangas, Lelamu, Lelamun, Toleang.

Apa rahasia di balik manfaat dan khasiat tanaman rambutan?

Buah rambutan mengandung karbohidrat, protein, lemak, fosfor, besi, kalsium, dan vitamin C. Kulit buah mengandung senyawa tanin dan saponin. Bijinya mengandung senyawa lemak dan polifenol. Daun mengandung senyawa tanin dan saponin. Kulit batang mengandung senyawa tanin, saponin. flavonoida, pectic substanoes, dan zat besi.

Jika Anda ingin membaca artikel tanaman herbal sebelumnya, silahkan klik Manfaat Putri Malu Untuk Kesehatan: Mengatasi Insomnnia, Rematik, Hingga Cacingan. Artikel kesehatan yang serupa dengan topik Kandungan Gizi Rambutan ini, dapat Anda temukan dalam kategori Tanaman Herbal. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal kami yang lain.

Manfaat Putri Malu Untuk Kesehatan: Mengatasi Insomnnia, Rematik, Hingga Cacingan

Manfaat Putri Malu Untuk Kesehatan: Mengatasi Insomnnia, Rematik, Hingga Cacingan – Putri malu sering kita jumpai di pekarang rumah, pesawahan dan ladang. Tanaman ini tumbuh tidur di tanah, kadang-kadang tegak. Memiliki batang yang bulat, berbulu dan berduri. Daunnya kecil-kecil tersusun secara majemuk bentuknya lonjong dengan ujung yang lancip, warnanya hijau (ada yang warna kemerahmerahan).

Manfaat Putri Malu Untuk Kesehatan: Mengatasi Insomnnia, Rematik, Hingga CacinganUniknya daun putri malu apabila kita sentuh akan segera menutup dengan teratur dengan demikian disebut sebagai tanaman yang sensitif (sensitif plan). Karena sifatnya itulah disebut sebagai tanaman putri malu. Bunganya berbentuk bulat seperti bola dengan warna merah muda.

Walaupun tanamannya kecil putri malu mempunyai nama daerah yang berbeda-beda diantaranya adalah si kejut, rebah bangun, akan kaget, Han xiu cao (Cina).

Putri malu dapat dimanfaatkan dalam mengobati beberapa penyakit diantaranya adalah susah tidur (insomnia), bronkitis, panas tinggi, herpes, rematik, dan cacingan.

Contoh Penggunaan di masyarakat indonesia

Bagaimana pemakaian tanaman obat Ini?

Untuk penyakit luar seperti, luka, radang kulit benanah dan herpes, putri malu dapat digunakan dengan cara tanaman yang segar dilumatkan terlebih dahulu kemudian di tempelkan pada bagian tubuh yang sakit. Sedangkan untuk penyakit dalam, putri malu dapat digunakan dengan cara diminum. Contohnya apabila ada yang menderita penyakit susah tidur (insomnia), daun putri malu sebanyak 30-60 gram direbus dan diminum setiap hari.

Apakah rahasia di balik manfaat dan khasiat tanaman utri malu?

Tanaman ini memiliki rasa manis dan agak dingin dan dapat berperan sebagai penenang (tranquiliser), peluruh dahak (expectorant), anti batuk (anlitusive), penurun panas (antipirelic), anti radang (anti-inilammatory), peluruh air seni (diuretic). Kandungan kimia yang terkandung didalamnya adalah senyawa mimosine. Bagian tumbuhan putri malu yang digunakan sebagai obat adalah daun, akar, seluruh tanaman, baik yang masih seger atau yang telah dikeringkan.

Jika Anda ingin membaca artikel tanaman herbal sebelumnya, silahkan klik Manfaat Pacar Air Untuk Kesehatan: Mengobati Kanker, Bisul, Hingga Tulang Patah. Artikel kesehatan yang serupa dengan topik Manfaat Putri Malu Untuk Kesehatan: Mengatasi Insomnnia, Rematik, Hingga Cacingan ini, dapat Anda temukan dalam kategori Tanaman Herbal. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal kami yang lain.

Manfaat Pacar Air Untuk Kesehatan: Mengobati Kanker, Bisul, Hingga Tulang Patah

Manfaat Pacar Air Untuk Kesehatan: Mengobati Kanker, Bisul, Hingga Tulang Patah – Tanaman pacar air adalah tanaman berbatang basah bercabang, dengan daun tunggal, bentuknya Ianset memanjang dengan pinggir bergerigi dan warna hijau muda. Bunganya berwama cerah, ada beberapa macam warna. seperti merah, orange, ungu, dan putih. Apabila buahnya telah masak akan membuka menjadi 5 bagian yang terpilih. Biasanya ditanam sebagai tanaman hias dengan tinggi 30-80 cm.

Manfaat Pacar Air Untuk Kesehatan: Mengobati Kanker, Bisul, Hingga Tulang PatahDi daerah Sumatera pacar air dikenal dengan sebutan lahine, paruinai. Sedangkan di Jawa Pacar cai (Sunda). Pacar banyu (Jawa Kimmng (Jakarta), di Nusatenggara Pacar foyaa Pacar aik. Di Sulawesi sering disebut dengan Tilang-gele duluku, Kolendingi unggaagu, Bunga jabelu, Giabebe, Gofu, Laka gofu, Bunga taho, Inai anyer (Maluku).

Pacar air dapat berperan dalam mengobati penyakit kanker pencernaan, bengkak, rematik, bisul, gigitan ular, kulit yang radang, keputihan, tulang patah/retak, rasa nyeri, anti-inflamasi, tertusuk benda asing di kerongkongan. Tanaman pacar air apabila kita makan akan terasa pahit, hangat. dan sedikit beracun (toxic). Tetapi, walaupun sedikit beracun pacar air berkhasiat melancarkan peredaran darah dan melunakkan masa/benjolan yang keras.

Contoh penggunaan di masyarakat Indonesia

Bagaimana pemakaian tanaman obat ini?

Bagian yang digunakan adalah akar, daun, bunga dan biji. Biji bertungsi sebagai pelumh haid (emenagog). mempermudah persalinan (penuntasien), kanker saluran pencernaan bagian atas. Pemakaian 3 10 gr untuk kanker: 15 – 60 gr direbus. Bunga berfungsi sebagai peluruh haid, mengakiri kehamilan (abortivum) dipakai bunga warna putih, pembengkakan akibat terpukul (haematom), rematik sendi, bisul (Iurunculolsis), gigitan ular, radang kulit (dematitis). Pemakaian: 3-6 gr. direbus. Daun dapat berfungsi untuk keputihan (leucorrhoea), tulang patah/retak (fracture). mengurangi rasa nyeri (anatgetik). Akar berfungsi sebagai peluruh haid, anti-inliamasi (antitlogistik = anti radang), rematik, tertusuk tulang/benda asing di kerongkongan.

Untuk pemakaian luar dapat digunakan bagian bunga, yaitu untuk penyakit pembengkakan, bisul, rematik, radang kulit: Lumatkan bunga segar, tempelkan di tempat yang sakit. Daun juga dapat digunakan untuk mengobati frakture, anti-inflamasi daun segar kemudian ditempelkan di tempat yang sakit atau daun direbus untuk mencuci luka dan daunnya ditempelkan ke tempat yang sakit.

Apa rahasia di balik manfaat dan khasiat tanaman Pacar air?

Pemakaian tanaman ini mempunyai efek samping bagi wanita hamil dengan pemakaian yang lama dapat menyebabkan mulut terasa kering (aerostomia), mual (nausea). nafsu makan menurun (anorexia) yang menghilang setelah menurunkan dosis atau penghentian pengobatan selama 2 – 3 hari.
Senyawa yang terkandung pada tanaman ini adalah anrnocyanrns, cyanldm, delphinidin, pelargonidin, malvidin, kaempherol, quercetin, dan cyanidin monoglycoside.

Jika Anda ingin membaca artikel tanaman herbal sebelumnya, silahkan klik Manfaat Pepaya Untuk Kesehatan: Mengobati Batu Ginjal, Malaria, Hingga Jerawat. Artikel kesehatan yang serupa dengan topik Manfaat Pacar Air Untuk Kesehatan: Mengobati Kanker, Bisul, Hingga Tulang Patah ini, dapat Anda temukan dalam kategori Tanaman Herbal. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal kami yang lain.

Manfaat Pepaya Untuk Kesehatan: Mengobati Batu Ginjal, Malaria, Hingga Jerawat

Manfaat Pepaya Untuk Kesehatan: Mengobati Batu Ginjal, Malaria, Hingga Jerawat – Tanaman Pepaya (Carica papaya) terkenal dengan buahnya yang terasa manis. Pepaya merupakan tumbuhan yang berbatang tegak dan yg basah. Jika dibelah bagian tengah batang berlubang. Bunganya berwarna putih dan buahnya berwarna hijau disaat muda, sedangkan yang sudah tua berwama kuning kemerahan. Tinggi pohon pepaya dapat mencapai 5 sampai 10 meter dengan akar yang kuat.

Manfaat Pepaya Untuk Kesehatan: Mengobati Batu Ginjal, Malaria, Hingga JerawatHelaian daunnya menyerupai telapak tangan manusia. Rongga dalam pada buah pepaya berbentuk bintang apabila penampang buahnya dipotong melintang. Pepaya memiliki berbagai nama daerah, di lngggris disebut dengan Papaw, di daerah Sunda Gedang, di daerah Jawa dikenal dengan nama Betik, Kates, Telo gantung. Penyakit yang dapat diobati oleh pepaya diantaranya adalah batu ginjal, hipertensi, malaria, sakit keputihan, kekurangan ASI, rematik, malnutrisi, gangguan saluran kencing, haid berlebihan. Sakit perut saat haid, disentri, diare, jerawat, ubanan.

Contoh penggunaan di masyarakat Indonesia

Bagaimana pemakaian tanaman obat ini

Apabila kita terserang malaria maka kita dapat menggunakan pepaya sebagai obatnya dengan cara 1 lembar daun pepaya, tempe busuk sebesar ibu jari dan garam secukupnya ditumbuk bersamaan sampai halus, kemudian diperas dan disaring untuk diambil airnya. Air tersebut diminum 1 kali sehari selama 1 minggu berturut-turut.

Apa rahasia di balik manfaat dan khasiat tanaman pepaya?

Kandungan kimia yang terdapat pada buah pepaya masak adalah Kalori, Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin C, Kalsium, Hidrat Arang, Fosfor, Besi, Protein, dan air. Selain itu, buah pepaya juga mengandung unsur antibiotik, yang dapat digunakan untuk pengobatan tanpa ada efek sampingnya. Buah Pepaya mengandung unsur yang dapat membuat pencernaan makanan lebih sempurna, disamping memiliki daya yang dapat membuat air seni bereaksi asam, yang secara ilmiah disebut zat caricaksantin dan violaksantin.

Kandungan senyawa carposide pada daun pepaya berkhasiat sebagai obat cacing. Di samping pada daunnya. akar dan getah pepaya juga mengandung zat papayotin, karpain, kautsyuk, karposit dan vitamin.

Jika Anda ingin membaca artikel tanaman herbal sebelumnya, silahkan klik Manfaat Nanas Untuk Kesehatan: Mengatasi Luka Bakar, Bisul, Hingga Gatal-gatal. Artikel kesehatan yang serupa dengan topik Manfaat Pepaya Untuk Kesehatan: Mengobati Batu Ginjal, Malaria, Hingga Jerawat ini, dapat Anda temukan dalam kategori Tanaman Herbal. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal kami yang lain.