Mengelola Keuangan Saat Hidup Sendiri / Ditinggalkan Oleh Pasangan

detikLife – Tak seorang pun di dunia ingin kehilangan pasangannya, baik itu suami ataupun istri. Tapi, malang tak dapat ditolak, hal ini bisa saja terjadi dalam hidup Anda. Rasa sedih memang boleh dirasakan. Tapi life must go on. Meski Anda merasa hidup jadi porak poranda, masih ada hal lain yang perlu dipikirkan. Salah satu yang paling penting adalah masalah mengelola keuangan saat hidup sendiri. Biarkan kesedihan berlalu. Kuatkan diri untuk bangkit kembali dan lanjutkan kehidupan Anda. Segera lakukan langkah tepat pengelolaan uang Anda. Simak enam langkah awal yang perlu Anda lakukan:

Mengelola Keuangan Saat Hidup Sendiri
LANGKAH 1 : JANGAN AMBIL RISIKO
Memang tidak mudah mengambil keputusan finansial dengan cepat dan tepat. Tapi cepat atau lambat, Anda tetap harus melakukan hal ini. Tunggu sampai emosi Anda reda, dan segera lakukan tindakan yang tepat. Jika suami meningalkan tabungan cukup besar, Anda harus pandai-pandai memanfaatkannya. Sebaiknya, jangan langsung diinvestasikan karena terbawa emosi ‘memutar’ uang agar lebih banyak memberi untung. Atau sebaliknya, Anda tak tahu yang harus diperbuat dan hanya disimpan di bawah bantal. Lebih baik, masukkan ke dalam tabungan atau investasi pendek. Risikonya relatif lebih kecil. Deposito juga bisa dijadikan altematif. Pilih bank yang cukup memberi keuntungan dengan risiko terendah. Investasi seperti ini cukup aman. Saat hidup kembali stabil, Anda bisa memikirkan langkah untuk melakukan investasi jangka panjang.

LANGKAH 2 : BERESKAN ADMINISTRASI
Benahi urusan administrasi peninggalan pasangan kita. Ketika Anda terpaksa harus kembali ke status lajang karena meninggal atau bercerai, biasanya ada masalah administrasi yang harus segera diselesaikan. Misalnya mengurus surat kematian atau perceraian. Bereskan masalah itu satu persatu sampai segalanya beres. Selain itu periksa lagi dokumen resmi yang lain. Asuransi, kartu kredit, atau rekening bank adalah hal penting yang harus Anda tangani setelahnya. Hal ini penting dilakukan, terutama jika Anda punya rekening bersama.

LANGKAH 3 : KENDALIKAN SEMUA PENGELUARAN
Inilah saat yang tepat untuk mengendalikan anggaran Anda kembali. Dengan perubahan yang terjadi, buat anggaran yang sesuai dengan kondisi status Anda. Rancang kembali anggaran pribadi ini agar kondisi keuangan Anda tetap terkendali. Catat dengan rapi semua pendapatan tetap Anda. Buat anda yang berstatus suddenly single karena bercerai, biasanya ada tunjangan yang akan Anda dapatkan dari mantan pasangan Anda. Tapi jika Anda tidak yakin bakal mendapatkan tunjangan ini, jangan dimasukkan ke dalam anggaran. Meskipun emosi Anda bisa dibilang tidak dalam kondisi yang stabil, tetapi Anda perlu selalu mempertahankan sikap realistis. Meskipun pada awalnya kelihatan sulit, tapi percayalah, hal ini akan membuat hidup Anda lebih mudah di kemudian hari.

LANGKAH 4: KOMUNIKASIKAN SETIAP INFORMASI
Komunikasikan kondisi dan status perkawinan Anda pada yang berkepentingan dengan baik. Jangan lupa untuk mengirim surat kematian kepada perusahaan asuransi atau kartu kredit. Hal ini penting dilakukan sebagai pemberitahuan kepada perusahaan. Lakukan juga hal yang sama kepada perusahaan tempat Anda bekerja atau tempat mantan pasangan Anda bekerja.

LANGKAH 5: LUNASI TAGIHAN
Segera selesaikan pembayaran kredit yang tertunggak. Terlambat melunasi tagihan akan membuat Anda menanggung kerugian yang lebih banyak. Anda perlu memperhitungkan bunga yang akan dibebankan jika Anda melupakan hal ini. Periksa juga slip tagihan dengan teliti. Perhatikan baik-baik mana yang sudah dilunasi dan mana yang belum. Jangan sampai membayar sesuatu yang tak perlu.

LANGKAH 6 : BUAT KEPUTUSAN YANG TEPAT
Ingat, inilah saatnya menangani masalah keuangan dengan serius. Saran dari kerabat atau rekan belum tentu selalu cocok diterapkan pada diri Anda. Anda sendiri yang harus bertanggung jawab pada setiap langkah yang akan diambil. Buatlah keputusan yang tepat setiap kali mengambil langkah tertentu.

Advertisements