Cara Menghindari Ribut Masalah Uang

Cara Menghindari Ribut Masalah Uang – Keharmonisan adalah kunci kelanggengan suatu rumah tangga. Diantara sekian banyak problem rumah tangga, masalah keuangan sering kali menjadi pemicu utama pertengkaran antara pasangan suami dan istri. Ini adalah 10 cara smart supaya istri ataupun suami tidak bertengkar terus hanya karena masalah keuangan.

Cara Menghindari Ribut Masalah Uang

1. Lihatlah masalah dibaliknya. Apakah Anda menyerahkan kontrol terhadap uang untuk mendorong ego pasangan Anda, yang akhirnya menyebabkan Anda tak berdaya dan marah? Apakah Anda berdua menggunakan uang untuk saling mengontrol? Inilah masalah emosional tersembunyi yang terkuak kala kita menghadapi subyek tentang pernikahan dan uang. ”Terapi dapat membongkar perasaan tersembunyi tentang uang.” kata Jane Greer, ahli terapi pemikahan dan keluarga di Amerika. “Tapi, banyak pasangan yang terbiasa melakukannya bersama dan menemukan hal menakjubkan tentang partnemya. Inilah yang akan membantu mereka membentuk kenyamanan pribadi dan finansial.”

2. Saling terlibat dalam urusan belanja dan menabung. Para ahli menyarankan supaya pasangan memiliki rekening bersama untuk membayar tagihan rumah tangga, plus tabungan bersama yang dapat dikontrol oleh masing-masing pasangan. Seharusnya, Anda berdua juga memiliki rekening terpisah dengan nama masing-masing, sehingga tak perlu meminta izin bila ingin membelanjakannya. “Rekening bersama menimbulkan kepercayaan dalam pemikahan dan memudahkan manajemen rumah tangga,” kata Grace Weinstein, pengarang buku The Lifetime Book of MoneynManagement. “Rekening terpisah menimbulkan perasaan otonomi dan persiapan untuk keadaan darurat. Sangat penting bila pasangan Anda meninggal, rekening bersama Anda dibekukan.”

3. Tangani keuangan dengan cara Anda. Tanpa disadari, kita mengikuti cara orangtua dalam menangani masalah uang. Padahal, tak ada peraturan tertulis yang mengharuskan perempuan mengurus rekening rumah tangga, sedangkan lelaki menjadi pemegang keputusan berinventasi. Susunlah strategi baru dalam mengatur keuangan, berdasarkan keperluan spesifik Anda berdua.

4. Lakukan seadil-adilnya. “Saat ini perempuan menghasilkan lebih banyak uang dibanding sebelumnya, tapi bukan berati bebas dari masalah keuangan,” kata Anna Betth Beningfield, mantan direktur American Association for Marriage and Family Therapy. Memang, tidak mudah untuk berlaku adil. Contoh kasus: salah seorang menghasilkan 24 juta dalam setahun, dan pasangan lainnya dua kali lipat. Datang tagihan sejumlah 500.000 rupiah. Kalau fifty-fifty, berarti masing-masing menyumbang 250.000 rupiah. Adilnya penghasil terbanyak harus menyumbang lebih besar, misalnya 350.000 rupiah dan pasangannya 150.000 rupiah. Jadi, tak ada yang akan merasa sakit hati. Semuanya memang terserah keputusan masing-masing individu. “Cara satu-satunya untuk menghindari masalah adalah menyetujui filosofi umum tentang penanganan keuangan,” kata Anna Beth.

5. Usaha bersama. Supaya Anda berdua dapat saling menyetujui filosofi dalam membuat keputusan masalah uang, susunlah anggaran mingguan dan jangka panjang bersama-sama. Tundalah diskusi ini saat Anda berdua sedang rileks, misalnya Minggu pagi. Anda perlu perhatian penuh untuk memecahkan tantangan yang berat, seperti tagihan mana yang tidak mampu Anda bayar bulan ini. “Akan lebih ringkas dan hemat waktu bila menangani keuangan secara terpisah. Tapi dalam jangka panjang, malah lebih memakan biaya,” kata Anna Beth.

6. Bicarakanlah dengannya. Apa keinginan Anda berdua? Home theater atau liburan ke Bali? Menurut Grace Weinstein, ada dua pendekatan yang dapat dilakukan. Pertama, adalah teknik brainstorming. Bicarakan semua pilihan, bukan hanya sesuatu yang sudah Anda pastikan. Bagaimana Anda akan memperlakukan pasangan Anda bila pilihan tersebut ternyata salah? Kedua, adalah teknik amplop. Tulis dan sisihkan semua pilihan dalam amplop tertutup. Lalu, buka masing-masing amplop dalam waktu yang sudah ditentukan, susunlah menurut kepentingannya dan diskusikan sampai Anda setuju untuk melakukan tindakan. “Menulis pilihan-pilihan menjelaskan pentingnya hubungan satu sama lain,” kata Grace Weinstein. “Kadang, masalah uang dapat berubah menjadi problem komunikasi yang besar.”

7. Periksa kembali hasil pajak gabungan, siapa pun yang menyiapkannya. Jangan langsung menandatanganinya. Perhatikan baik-baik kolom pendapatannya. Apakah penghasilan pasangan Anda sama dengan perkiraan Anda?

8. Mengetahui tempat penyimpanan dokumen penting. Berlaku untuk polis asuransi, nomor rekening kartu kredit dan surat-surat keuangan penting lainnya.

9. Mengenal faktanya. Banyak pasangan yang tidak saling mengenal. Shelby White, pengarang buku What Every Woman Should Know About Her Husband’s Money, mengatakan, “Seharusnya, mereka saling mengetahui berapa jumlah uang yang dimiliki atau utang pasangannya, bagaimana nasib aset mereka, berapa jumlahnya dan jenis asuransinya.”

10. Cek tingkat kredit pasangan Anda. Supaya Anda yakin, bahwa ia tidak memiliki utang. Kunci untuk keamanan keuangan bersama adalah saling mengetahui dan berpartisipasi, bukan kontrol dan penyerahan diri.

loading...