Kapan Saat Yang Tepat Untuk Mengkonsumsi Food Supplement?

Waktu Yang Tepat Untuk Mengkonsumsi Food Supplement – Saat ini food supplement begitu populer di masyarakat. Namun yang patut dipertanyakan apakah tingginya popularitas food supplement diiringi dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang food supplement. Tingginya tingkat penggunaan food supplement sering dipertanyakan banyak pihak termasuk pemerintah. Apakah masyarakat yang menggunakannya benar benar memiliki wawasan yang luas tentang food supplement sehingga memiliki alasan yang kuat untuk mengonsumsi suatu food supplement ataukah hanya ikut ikutan orang lain bahkan iklan yang seringkali kurang mendidik?

Kapan Saat Yang Tepat Untuk Mengkonsumsi Food Supplement?
Dalam bahasan sebelumnya kita telah mengerti bahwa menggunakan makanan tambahan ada sisi positif dan ada sisi negatifnya, karena itu dalam menggunakan makanan tambahan harus dilakukan dengan cara yang bijaksana agar gangguan kesehatan yang mungkin terjadi bisa diminimalisir.

Kapan Harus Mengkonsumsi?

Suplemen, sesuai namanya hanya bersifat menambahkan atau melengkapi. Jelas suplemen dirancang bukan untuk menggantikan makanan. Bagaimanapun sebutir pil tidak akan dapat memberikan semua nutrien yang kita perlukan untuk hidup sehat. Sebagai contoh, dalam buah buahan dan sayuran terdapat antioksidan yang berkhasiat melindungi tubuh terhadap penyakit, namun antioksidan tersebut termasuk kedalam jenis yang belum berhasil diidentifikasi. Karena itu antioksidan ini tidak terdapat dalam pil. Padahal berbagai studi menunjukkan bahwa makanan makanan yang kaya antioksidan terbukti sangat baik untuk mencegah penyakit tertentu.

Selain antioksidan, buah dan sayur juga menyediakan lusinan zat berkhasiat yang sangat menguntungkan bagi kesehatan dan terkadang tidak ditemukan dalam sebutir pil. Jadi omong kosong kalau dengan sebutir pil kita dapat mempertahankan hidup sehat setiap harinya. Mungkin jika sekali dua kali kita mengonsumsi pil bisa saja kita merasa kenyang dan sehat, namun kalau setiap hari hanya mengonsumsi satu atau beberapa butir pil untuk menggantikan makan tentunya kurang baik bagi kesehatan kita bukan? Jadi, meningkatkan terus kualitas diet jauh lebih baik dibanding berpikir untuk mengonsumsi food supplement. Selanjutnya jika diperlukan anda dapat melengkapinya dengan suplemen multivitamin/mineral yang benar benar dibutuhkan. Tidak setiap orang butuh mengonsumsi food supplement.

Ketika tubuh kita memberikan sinyal tanda bahaya adanya suatu ketidakberesan, pada saat itu kita mulai mempertimbangkan konsumsi suplemen untuk membantu mengatasinya. Tubuh anda adalah karunia Tuhan yang sangat berharga. Dia mampu memberikan sinyal secara cepat ketika memang ada ketidakberesan di dalamnya. Misalnya ketika anda lesu, letih, lelah, sariawan, sariawan, gusi berdarah dan sebagainya itu tandanya anda mengalami kekurangan vitamin. Hal hal tersebut merupakan sinyal ketidakberesan dalam tubuh anda karena itu sebaiknya anda jangan membiarkannya berlarut-larut sehingga vitalitas tubuh terganggu dan daya tahan tubuh melemah. Sebab dalam keadaan demikian penyakit akan mudah sekali hinggap dan saat tubuh tidak mampu lagi membendung serangan penyakit, maka tubuh akan mengambil cadangan energi dari organ yang vital.

Ketidakseimbangan dalam tubuh, imunitas menurun, dan metabalisme tubuh yang terganggu inilah yang membuat tubuh menjadi rentan terhadap penyakit. Gejala penyakit yang timbul selain ditentukan oleh ketidakseimbangan atau kerentanan genetik dari masing masing orang, juga dari gaya hidup yang dipilih, status nutrisi, pengaruh toksin yang diterima, kerusakan atau kelainan yang telah ada sebelumnya, atau pengaruh lingkungan lain yang dialaminya. Penyakit disebabkan adanya sesuatu yang tidak beres dalam tubuh, jiwa atau pikiran yang akhirnya membuat tubuh tidak lagi bisa berfungsi dengan normal.

Kondisi lingkungan yang buruk seperti tingginya tingkat pencemaran yang menyebabkan tingginya kadar radikal bebas di lingkungan juga menjadi sebab mengapa kita perlu mengonsumsi food supplement. Itulah sebabnya mengapa pada zaman dahulu orang dapat hidup sehat tanpa mengonsumsi food supplement. Pada zaman dahulu umumnya lingkungan relatif bersih sehingga kadar radikal bebas di lingkungan pun cenderung minimal, karena itulah antioksidan yang kita peroleh dari makanan sudah mencukupi untuk menangkal radikal bebas yang ada di sekitar kita. Selain itu kondisi kehidupan zaman dahulu belum seberat saat ini sehingga tingkat stress minimal dan kekebalan tubuh berfungsi secara maksimal, karena itu food supplement tidak banyak diperlukan. Berbeda dengan saat ini, orang diburu dengan pekerjaan dan segala permasalahan hidup yang tidak ada ujungnya, istirahat menurun, waktu untuk rileks menurun sehingga stress pun timbul disertai menurunnya kekebalan tubuh. Karena itu bagi mereka yang tidak pandai mengatur dietnya seringkali mudah terserang berbagai jenis penyakit.

Karena kesibukan, mungkin tanda tanda peringatan dari tubuh berupa gejala timbulnya suatu penyakit pun kerap kali terabaikan. Ibaratnya kalau belum benar benar terkapar, kita tidak sadar kalau kita memang benar benar sakit. Kondisi ini tentunya akan membawa kita ke tingkat katagori parah dimana penyakit kemungkinan akan menyebar dan sulit diatasi.

Lebih lanjut perlu ditekankan pada dasarnya makanan tambahan tidak perlu dikonsumsi oleh semua orang. Orang orang yang disarankan mengonsumsi makanan tambahan hanyalah mereka mereka yang kebutuhan akan zat gizi tertentu meningkat seperti orang yang sakit atau baru sembuh dari sakit. Orang lanjut usia ataupun orang yang tinggal di daerah tercemar. Anda tidak perlu mengonsumsi makanan tambahan apabila:

– Tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak.

– Cukup mengonsumsi sayur dan buah buahan.

– Rajin berolah raga setiap hari.

– Membatasi diri dalam mengonsumsi junk food dan makanan olahan.

– Tinggal di lingkungan yang bersih (tidak tercemar).

Namun, walaupun membutuhkan, kita harus selalu waspada agar tidak over dosis. Semua vitamin dan mineral adalah penting bagi proses metabolisme, proses perbaikan sel, dan mengurangi penuaan dini, tapi food supplement berbeda dengan obat yang dapat memberikan kesembuhan dalam sekejap. Hasil perbaikan dari mengonsumsi food supplement kemungkinan terlihat setelah berminggu minggu, atau bahkan berbulan bulan.

Demikianlah artikel Kapan Saat Yang Tepat Untuk Mengkonsumsi Food Supplement?. Topik yang serupa dengan artikel ini, dapat Anda temukan dalam kategori Vitamin dan Mineral.

Jika Anda tertarik dengan artikel sebelumnya silahkan klik Mengenal Food Supplement Dan Kontroversinya. Silahkan kunjungi artikel terbaru tentang Vitamin dan Mineral kami yang lain. Semoga bermanfaat.

Advertisements