P3K: Koma Diabetes dan Reaksi Insulin

P3K: Koma Diabetes dan Reaksi Insulin – Bila seseorang kemudian menjadi bingung, bicara kacau dan pingsan tanpa sebab yang jelas, sangat berkemungkinan ia menderita kencing manis yang sedang mengalami reaksi insulin atau mengalami diabetes koma. Tapi jika sebelum pingsan si korban merasakan sakit di sekitar dada, kemungkinan orang tersebut mengalami serangan jantung. Untuk pertolongan pertama pada serangan jantung dapat dibaca pada artikel sebelumnya.

P3K: Koma Diabetes dan Reaksi Insulin
Reaksi koma diabetes membutuhkan perawatan yang berbeda. Reaksi insulin terjadi pada saat terjadi penurunan kadar gula dengan cepat dalam darah. Tanda-tanda yang muncul dan reaksi ini juga berlangsung sangat cepat. Penderita menjadi gugup dan mengeluarkan banyak keringat, nadi berdenyut cepat, napas menjadi sesak serta badannya terasa sangat lemah dengan pandangan mata menjadi kabur.

Jika korban masih sadar dan dapat menelan, berikan makanan yang berbahan dasar gula seperti parmen, gula-gula, gula pasir, gula batu, sari buah atau minuman botol yang manis.

Namun jika korban sudah tidak sanggup menelan atau tidak memungkinkan untuk dilakukan pertolongan pertama untuk mempercepat penyembuhannya, panggilkan dokter atau ambulans.

Sementara itu untuk tanda-tanda diabetes-koma muncul secara perlahan, tanda-tanda yang dapat dikenali adalah; kulit penderita diabetes-koma ini berubah menjadi merah dan kuning, lidahnya mengering, seperti orang mengantuk, mengalami sesak napas dan mengeluarkan aroma buah yang manis. Penderitanya memerlukan perawatan darurat segera di rumah sakit untuk menghindarkan risiko kematian korban.

Demikianlah artikel P3K: Koma Diabetes dan Reaksi Insulin. Topik yang serupa dengan artikel ini, dapat Anda temukan dalam kategori Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).

Jika Anda tertarik dengan artikel sebelumnya silahkan klik P3K: Serangan Jantung. Silahkan kunjungi artikel terbaru tentang P3K kami yang lain. Semoga bermanfaat.

Advertisements