Contoh Surat Pernyataan dan Surat Kuasa

Contoh Surat Pernyataan dan Surat Kuasa – Surat Pernyataan dan Surat Kuasa digunakan apabila seseorang atau lembaga ingin memberikan pernyataan dan kuasa kepada seorang atau lembaga untuk mengurus atas nama pemberi kuasa atas sesuatu hal / urusan. Contoh isi surat pernyataan dan surat kuasa ini bisa anda modifikasi sesuai situasi dan kondisi.

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini menerangkan dengan sesungguhnya bahwa:
Nama : Mujiono
Nik : 92029339
Alamat Rumah : Jl Virgo no. 25
Nama dan Alamat Perusahaan : PT. BAHUREKSA Jl. Pattimura no. 2 Surabaya
Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya belum pernah/tidak sedang menikmati fasilitas kredit pembelian kendaraan bermotor roda dua kepada Perusahaan tempat saya bekerja dari Bank lain.
Apabila di kemudian hari ternyata pernyataan ini tidak benar, maka saya bersedia melunasi fasilitas kepada perusahaan tempat saya bekerja.yang saya nikmati dari Bank Niaga cabang jalan Darmo Surabaya, walaupun jangka waktu pelunasan kredit belum berakhir.
Demikian surat pernyatan ini saya buat dengan sadar dan penuh tanggung jawab.

Surabaya, 2 mei 2005
Mengetahui : Yang membuat
Direktur PT. BAHUREKSA

Pernyataan

Materai

(Mujiono) (Sulamun)

Contoh Lain Surat Pernyataan

Dalam rangka membantu menyelesaikan pertanggungan jawab usaha dari Saudara Mujiono untuk tutup tahun 2006, dengan ini kami:
Nama : Sulamun
dari Toko Buku : Baca Terang
Alamat : Jl Virgo no 2
menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa sampai tanggal 30 Desember 2006, kami masih mempunyai kewajiban untuk mengadakan penyelesaian pembayaran dari sisa-sisa buku yang telah dikirimkan oleh :
Saudara : Mujiono
Alamat : Jl Libra 5 no 21
kepada kami, sejumlah :
Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah)
Kami berjanji, semoga selambat-lambatnya dalam masa 3 bulan, kami dapat mengadakan penyelesaian pembayarannya.
Sekian, semoga menjadikan maklum bagi yang berkepentingan.
Surabaya, 25 desember 2006
Kami membenarkan Kami yang membuat
Pernyataan tersebut di atas pernyataan tersebut di atas

(Sulamun) (Mujiono)

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : Mujiono
Alamat : Jl. Bahureksa 20, Bogor
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Dengan ini menyatakan dengan sebenarnya bahwa apabila Saya tidak memenuhi pembayaran angsuran paling lambat dua minggu dari tanggal tiap angsuran kepada PT. LINGGAJAYA dan melanggar ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur dalam perjanjian sewa beli antara saya dan PT. LINGGAJAYA yang saya setujui dan tanda tangani dengan perjanjian sewa beli No. 20 thn 1996
Maka dengan ini saya memberi kuasa penuh tanpa syarat dan tuntutan yang berupa apapun juga serta memperkenankan dengan leluasa bertindak masuk ketempat saya kepada PT. LINGGAJAYA untuk menarik kembali dan menguasai sepenuhnya barang yang saya terima dalam rangka sewa beli dari PT. LINGGAJAYA yang berupa:
1. Sepeda Motor
2. Televisi
Bahwa atas barang-barang tersebut masih tetap mutlak hak milik PT. LINGGAJAYA
selama dalam masa kredit. Dan apabila ternyata barang-barang tersebut telah tidak ada pada kami, maka kami memberi hak penuh untuk mengambil barang-barang baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak milik kami untuk melunasi sisa hutang kami kepada PT. LINGGAJAYA. Segala akibat yang timbul atas tindakan penarikan barangbarang ini saya bersedia menerima tuntunan maupun memberi ganti rugi terhadap pihak yang dirugikan. Kuasa ini diberikan dengan Hak Substitusi dan tidak dapat ditarik kembali.
Bogor, 25 mei 2006
Yang menerima kuasa Yang memberi kuasa
PT. LINGGAJAYA

(Sulamun) (Mujiono)

Penjamin :
(Fried Hutagalung)

Demikianlah Contoh Surat Pernyataan dan Surat Kuasa. Untuk mendapatkan contoh lain bentuk surat resmi dan juga pembahasan yang lebih mendalam, silahkan kunjungi kumpulan artikel surat resmi kami yang lain dalam kategori Surat Resmi. Untuk membaca artikel contoh surat resmi kami sebelumnya, silahkan klik Contoh Surat Izin: Tidak Masuk Kerja Dan Sekolah.

Puluhan Contoh Surat Kuasa Ada Disini

Puluhan Contoh Surat Kuasa Ada Disini – Betapa pentingnya surat kuasa jika kita mempunyai urusan dan tidak dapat menghadiri sendiri. Dalam kehidupan sehari-hari, karena kesibukan yang begitu padat, kadang-kadang seseorang mengalami kesulitan dalam urusan-urusan yang sangat penting, seperti pengurusan dokumen-dokumen dan pembayaran-pembayaran. Mereka yang tidak dapat mengurus sendiri dapat memberikan kuasa kepada orang lain untuk mewakili dan melakukan pengurusan untuk dan atas namanya, baik secara lisan maupun tertulis. Tapi sebelum kita jauh membahas tentang surat kuasa ini perlu saya ingatkan bahwa kemaren saya sudah membahas mengenai contoh surat lamaran dan surat pengunduran diri. Oke langsung saja, apa sih pengertian surat kuasa?

Puluhan Contoh Surat Kuasa Ada Disini
Surat kuasa adalah surat pemberian kuasa atau wewenang terhadap seseorang yang dapat dipercaya agar yang bersangkutan dapat bertindak mewakili orang yang memberi kuasa karena orang yang memberi kuasa tidak dapat melaksanakannya sendiri. Dengan demikian, kegunaan surat kuasa adalah sebagai salah satu bukti bahwa orang yang disebutkan namanya di dalam surat kuasa tersebut berhak atau berkewajiban untuk melakukan sesuatu sesuai dengan isi surat kuasa.

Macam-Macam Surat Kuasa

Ada beberapa macam surat kuasa, antara lain surat kuasa perseorangan, surat kuasa kedinasan yang di­keluarkan oleh instansi perusahaan dan surat kuasa istimewa.

  • Surat kuasa perseorangan ialah surat kuasa yang dibuat oleh seseorang kepada orang lain yang dipercayainya untuk melakukan sesuatu guna kepentingan pribadi sang pemberi kuasa. Contoh: surat kuasa untuk mengambil pensiun atau gaji. surat kuasa untuk mengambil barang pesanan, dan sebagainya.
  • Surat kuasa kedinasan yang dikeluarkan oleh instansi perusahaan ialah surat kuasa yang dibuai oleh suatu instansi/perusahaan atau oleh seorang pejabat/pimpinan yang diberikan kepada bawahannya untuk melakukan atau melaksanakan sesuatu yang ada kaitannya dengan instansi.
  • Surat kuasa istimewa ialah surat kuasa yang diberikan oleh seseorang kepada pihak lain. misalnya peng­acara, untuk menyelesaikan suatu masalah yang ada kaitannya dengan pengadilan.

Perencanaan Surat Kuasa

Dalam pembuatan surat kuasa perseorangan, hal-hal yang harus dicantumkan adalah:

  • kata “surat kuasa”;
  • identitas penting pemberi kuasa dan penerima kuasa, yang antara lain mencakup nama, alamat, pekerjaan.

Dalam pembuatan surat kuasa instansi/perusahaan, hal-hal yang harus dicantumkan adalah:

  1. kata “surat kuasa”.
  2. nama dan alamat lengkap instansi/perusahaan yang mengeluarkan surat kuasa;
  3. nomor surat kuasa;
  4. identitas pemberi kuasa, yang mencakup nama. NIP, jabatan, alamat, pangkai’golongan (bila diperlukan);
  5. identitas penerima kuasa, yang mencakup, nama, NIP, jabatan, alamat, pangkat/golongan (bila diperlukan);
  6. tujuan pemberian kuasa;
  7. tempat, tanggal, bulan dan tahun surat kuasa dibuat;
  8. jangka waktu berlakunya surat kuasa;
  9. tanda tangan, nama jelas, NIP (bila ada) penerima kuasa.
  10. meterai/cap instansi, bila diperlukan.

Dalam pembuatan surat kuasa istimewa, hal-hal yang harus dicantumkan antara lain:

  1. kata “surat kuasa”;
  2. identitas pemberi kuasa, yang mencakup nama, jabatan, alamat;
  3. identitas penerima kuasa, yang mencakup nama. jabatan, alamat:
  4. tujuan pemberian kuasa.
  5. syarat-syarat atau hal-hal yang ada kaitannya dengan pemberian kuasa;
  6. Tanda tangan dan nama terang pemberi kuasa (di sebelah kanan menyinggung meterai) dan penerima kuasa (di sebelah kiri).

Cara Membuat Surat Kuasa

Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat surat kuasa.

  1. Surat kuasa perseorangan dibuat berhubung yang bersangkutan tidak dapat melaksanakannya sendiri, dan berdasarkan kepercayaan, dan tidak ada unsur paksaan.
  2. Surat kuasa perseorangan tidak memerlukan nomor surat, sedangkan pada surat kuasa instansi harus ada nomornya.
  3. Surat kuasa untuk mengambil gaji. pensiun, atau honorarium hendaknya diberikan kepada orang terdekat (anak, cucu. famili) atau kepada orang yang sangat dipercaya. Dalam hal ini. tidak perlu digunakan meterai atau kertas segel (kecuali bila sudah ada aturan tertentu dari pihak pemberi gaji. pensiun, hono­rarium).
  4. Orang yang memberi kuasa dan yang menerima kuasa harus sudah dewasa serta sehat rohani dan jasmani.
  5. Penyebutan identitas masing-masing harus jelas dalam hal nama. alamat, pekerjaan, dan sepagarnya.
  6. Perlu dijelaskan maksud dan tujuan dari surat kuasa serta masa berlaku surat kuasa tersebut.
  7. Pada surat kuasa perlu dicantumkan tempat dan tanggal surat itu dibuat.
  8. Surat kuasa berlaku sah apabila sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak.
  9. Khusus untuk surat kuasa kedinasan harus ada cap stempel dari organisasi/instansi yang bersangkutan.

Nah agar lebih mudah dalam anda membuat surat kuasa saya sudah menyediakan contoh surat kuasa yang baik dan benar.

(sumber: belajar psikologi)

Contoh Surat Kuasa

Apakah anda sudah mengerti bagaimana cara membuatnya? Tentunya dengan melihat beberapa contoh surat kuasa tersebut akan mempermudah anda semua.

Demikianlah artikel Puluhan Contoh Surat Kuasa Ada Disini. Contoh surat kuasa ini dibuat dalam kategori Contoh Surat Kuasa.

Silahkan kunjungi artikel surat kuasa kami sebelumnya yaitu 2 Contoh Surat Kuasa Permintaan Paten. Semoga bermanfaat.