Hemat Pangkal Kaya – Tips Agar Kantong Anda Aman

detikLife – Hemat pangkal kaya, begitulah pribahasa yang dari kecil sering kita dengar. Mengatur strategi keuangan dengan benar adalah jalan yang harus ditempuh demi menyelamatkan Anda melalui perjalanan hidup yang penuh dengan tuntutan kebutuhan ekonomi.

Semakin hari harga semakin mahal dan semakin banyak jenis pengeluaran baru yang muncul. Sebagai contoh, dahulu mungkin Anda hanya mempunyai satu handphone yang cukup diisi pulsa reguler 50.000 per bulan. Saat ini, demi menyesuaikan dengan perkembangan, supaya nggak dibilang kuper dan gaptek, Anda minimal memiliki 1 smartphone atau handphone android tambahan  yang tentu saja akan menciptakan pengeluaran baru yaitu pulsa internet.

Hemat Pangkal Kaya - Tips Agar Kantong Anda Aman
Mensiasati hal tersebut, berikut ada beberapa tips sederhana dan mudah yang bisa membuat kantong keuangan Anda tetap aman tenteram:

 Buat stock banyak-banyak makanan dari supermarket. Soalnya, harganya lebih murah! Simpan di kantor, untuk menghadapi saat genting “kelaparan”. Jika tidak, Anda sering terpaksa beli kue di coffee Shop yang tentunya berharga lebih mahal.
 Simpan uang kembalian ke dalam celengan kecil. Letakkan di rumah, ‘kosongkan’ dompet Anda dan uang receh secara rutin. Meskipun celengan terdengar sepele, tapi surprise, surprise, Anda akan tahu berapa uang tambahan yang bisa didapatkan sebulan sekali.
 Saat sale, buat stok beberapa barang yang rutin diperlukan. Membeli beberapa barang saat diskon. Sewaktu-waktu Anda perlukan, Anda sudah punya stok dan tak harus beli baru dangan harga normal.
 Memasak di rumah. Terbukti, memasak di rumah bisa menghemat banyak uang daripada harus beli masakan matang. Jika makan di restoran, Anda harus beli minuman yang tak murah. Belum lagi jasa layanan yang harus dibayar!

AWAS, JANGAN TERGODA “SETAN JAHAT” BELANJA
Cerita ini bukan pertama kali terjadi. Sebetulnya Anda tak ingin membeli dua sepatu. Tapi karena di label tertulis “Beli Dua Bayar Satu”, terpaksa Anda harus mencari sepatu lain, agar bisa mendapatkan ‘keuntungan’. Atau, jika berbelanja hingga angka tertentu, Anda berhak untuk membeli suatu barang (yang seringkali harga normalnya dipatok kelewat mahal untuk barang seperti itu) dengan harga khusus. Celakanya, iming-iming ini sering menjebak Anda. Kesalahan pertama, Anda sering terpaksa harus menggenapkan belanjaan hingga batas tersebut. Kesalahan kedua Anda keluar uang ekstra untuk membeli hadiah yang sebetulnya tak diperlukan!

Cara Mengatur Keuangan Pribadi

Cara Mengatur Keuangan Pribadi – Mengelola keuangan pribadi adalah hal yang wajib dilakukan terutama jika Anda merasa memiliki penghasilan pas-pasan. Membuat pembukuan dari apa yang Anda hasilkan dan apa yang belanjakan adalah prinsip sederhana dari mengatur keuangan pribadi. Anda tidak ingin gaji bulanan atau penghasilan Anda sudah habis sebelum gajian atau sebelum order yang berikutnya masuk bukan?

Cara Mengatur Keuangan Pribadi

Dibutuhkan pengaturan keuangan pribadi dan kedisiplinan agar pengeluaran tak lebih besar daripada pemasukan. Jangan sampai meminjam uang untuk menutupi kebutuhan dan akhirnya terlilit utang. Berikut ini cara mengelola keuangan pribadi yang mudah dengan segera Anda praktekan.

– Jika Anda memutuskan untuk mengambil kredit atau pinjaman jangka panjang untuk rumah, lakukan dengan strategi yang pintar. Ambil term pembayaran yang paling menguntungkan untuk Anda. Pertimbangkan juga untuk mengambil kredit dengan bunga pinjaman yang lebih rendah, meskipun Anda harus membayar cicilan lebih tinggi. Bunga yang menumpuk akan menyusahkan Anda di kemudian hari. Cari infomasi selengkap mungkin sebelum melakukan pinjaman.

– Menarik uang lewat ATM memang sangat praktis. Tapi hati-hati, jangan sampai membuat pengeluaran Anda tak terkontrol. Sama halnya dengan kartu kredit, pengeluaran lewat ATM juga harus dikendalikan dengan baik. Agar tak selalu tergoda untuk bolak-balik pergi ke Anjungan Tunai Mandiri (ATM), tentukan seberapa besar pengeluaran yang Anda butuhkan dalam seminggu. Jangan pergi ke ATM kalau uang tunai di dompet belum habis. Jika ada sisa di akhir minggu, jangan buru-buru langsung pergi ke mal untuk “menghabiskan dana”. Lebih baik langsung masukkan kembali ke tabungan.

– Segala sesuatu tak perlu baru. Barang-barang usang pun masih bisa dimanfaatkan jika tahu caranya. Be creative! Lihat barang-barang di sekeliling rumah yang mungkin bisa disulap. Hints, Tips, & Smart Advice dari Seri Family Circle memberi banyak ide. Misalnya, gunakan amplop bekas untuk alokasi anggaran bulanan. Slip belanjaan dari supermarket bisa dimanfaatkan untuk menulis daftar belanjaan. Praktis dan sangat handy, terutama buat Anda yang termasuk kaum pelupa. Tinggal buang jika sudah tidak dipakai. Anda berhenti merokok? Bravo! Asbak yang sudah tak dipakai tak perlu buru-buru dibuang. Bersihkan asbak dan manfaatkan sebagai tempat sabun mandi.

– Meski kedengaran sepele, siapkan buku notes/catatan kecil untuk mencatat pengeluaran kecil yang sering kali terlupa. Dijamin tak ada lagi kesalahan kalkulasi pengeluaran mingguan dan bulanan Anda!

– Jangan lupa untuk bersenang-senang. Hargai usaha keras dan disiplin Anda. Nikmati hidup. Jangan segan sekali-sekali memberikan ‘bonus’ untuk diri sendiri.

Paparan diatas adalah hal-hal kecil dan sederhana dari sekelumit cara mengatur keuangan pribadi. Secara cerdas dan kreatif, Anda bisa mengembangkan cara-cara diatas agar sesuai dengan karakter atau gaya hidup masing-masing. Semoga membantu.

Belajar Investasi Untuk Pemula

Belajar Investasi Untuk Pemula – Zaman dulu, definisi orang kaya adalah orang yang memiliki berguci-guci emas yang disimpan di ruang harta karun tersembunyi. Kini, definisi itu menjadi lebih rumit. Ya, karena definisi kaya pun tergantung pada pikiran dan gaya hidup seseorang.

TAHUKAH Anda, siapa miliarder di hari esok? Mereka adalah para investor yang paham dengan situasi perekonomian Indonesia. Dengan situasi perekonomian yang tak menentu ini, dimana suku bunga bank bisa turun drastis, harga saham pun bisa lebih murah daripada sebatang cokelat. Ini kesempatan emas untuk ‘menabung’ saham. Jelas Anda tak akan merasakan faedahnya dalam jangka waktu tiga-lima tahun. Tapi, 15 tahun mendatang, siapa tahu Anda bisa menjadi miliarder?

Belajar Investasi Untuk Pemula

Dua macam investasi :
– Aktifa perhiasan, barang-barang seni, dan properti.
– Aktiva Finansial: surat berharga (reksadana).

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, sebaiknya Anda belajar dan mempertimbangkan terlebih dahulu apa saja yang dibutuhkan dalam berinvestasi.

TUJUAN INVESTASI
Apakah tujuan Anda untuk mencapai kehidupan yang lebih sejahtera atau hanya mengurangi dampak inflasi? Karena, tiap aksi pasti mengandung risiko.

JANGKA WAKTU INVESTASI
Jika Anda mengutamakan keuntungan jangka pendek, Anda bisa menggunakan alternatif deposito atau SBI. Nah, jika Anda termasuk tipe agresif, saham atau obligasi adalah instrumen yang cocok untuk meraih keuntungan berlipat ganda di masa depan.

RISIKO
Biasanya, investasi kecil juga menghasilkan untung yang tidak terlalu besar. Sementara, investasi yang besar, risikonya juga tinggi.

LIKUIDITAS
Ingat, investasi ada yang bisa langsung diuangkan, tapi ada juga yang membutuhkan proses berbelit-belit.

PAJAK
Selidiki dulu ketentuan-ketentuan yang berlaku. Jangan sampai Anda tidak tahu kewajiban Anda.