Obat Herbal Tradisional Untuk Patah Tulang

Obat Herbal Tradisional Untuk Patah Tulang – Patah Tulang adalah retaknya tulang, biasanya disertai dengan cedera di jaringan sekitarnya. Sebagian besar merupakan akibat dari cedera, seperti kecelakaan mobil, olahraga atau karena jatuh. Patah tulang terjadi jika tenaga yang melawan tulang lebih besar daripada kekuatan tulang. Jenis dan beratnya patah tulang dipengaruhi oleh arah, kecepatan, kekuatan, dari tenaga yang melawan, usia penderita, kelenturan tulang dan jenis tulang. Dengan tenaga yang sangat ringan, tulang yang rapuh karena osteoporosis atau tumor bisa mengalami patah tulang.

 

Obat Herbal Tradisional Untuk Patah Tulang

Jenis Patah Tulang

1. Patah tulang tertutup (patah tulang simplek).
Tulang yang patah tidak tampak dari luar.

2. Patah tulang terbuka (patah tulang majemuk).
Tulang yang patah tampak dari luar karena menembus kulit dan mengalami robekan. Patah tulang terbuka lebih mudah terinfeksi.

3. Patah tulang kompresi (patah tulang karena penekanan).
Merupakan akibat dari tenaga yang menggerakkan sebuah tulang melawan tulang lainnya. atau tenaga yang, menekan melawan panjangnya tulang. Sering terjadi pada wanita lanjut usia yang tulang belakangnya menjadi rapuh karena osteoporosis.

4. Patah tulang karena tergilas.
Tenaga yang sangat hebat menyebabkan beberapa retakan sehingga terjadi beberapa pecahan tulang. Jika aliran darah ke bagian tulang yang terkena mengalami gangguan maka penyembuhan akan berjalan sangat lambat.

5. Patah tulang avulsi.
Disebabkan oleh kontraksi otot yang kuali sehingga menarik bagian tulang tempat tendon otot tersebut melekat. Jenis ini paling sering terjadi pada tulang di bahu dan lutut, tetapi bisa juga terjadi pada tungkai dan tumit.

6. Patah tulang patologis.
Terjadi jika sebuah tumor (biasanya kanker) telah tumbuh ke dalam tulang dan menyebabkan tulang menjadi rapuh. Tulang yang rapuh bisa mengalami patah tulang meskipun dengan cedera ringan atau bahkan tanpa cedera sama sekali.

Gejala sering di tandai dengan rasa nyeri yang sangat hebat dan biasanya semakin lama semakin memburuk, apalagi jika tulang yang terkena patah digerakkan. Menyentuh daerah di sekitar patah tulang juga bisa menimbulkan nyeri, alat gerak tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga penderita tidak dapat menggerakkan lengannya, berdiri di atas satu tungkai atau menggenggam dengan tangannya.

Darah bisa merembes dari tulang yang patah (kadang dalam jumlah yang cukup banyak), dan masuk ke dalam jaringan di sekitarnya, atau keluar dari luka akibat cedera. Untuk pengobatan. dilakukan foto rontgen untuk menunjukkan adanya patah tulang. Kadang perlu dilakukan CT Scan atau MRI untuk bisa melihat dengan jelas daerah yang mengalami kerusakan.

Tujuan pengobatan adalah untuk menempatkan ujung-ujung dari patah tulang. supaya satu sama lain saling berdekatan dan untuk menjaga agar mereka tetap menempel sebagaimana mestinya.

Proses penyembuhan memerlukan waktu minimal 4 minggu, tetapi pada usia lanjut biasanya memerlukan waktu yang lebih lama. Setelah sembuh, tulang biasanya kuat dan kembali berfungsi. Pada beberapa patah tulang dilakukan pembidaian untuk membatasi pergerakan (imobilisasi) dengan melakukan :

– Pemibidaian : benda keras ditempatkan di daerah sekeliling tulang
– Pemasangan gips : merupakan bahan kuat yang dibungkuskan di sekitar tulang yang patah.
– Penarikan (traksi) : menggunakan beban untuk menahan sebuah anggota gerak pada tempatnya. Sekarang jarang digunakan, tetapi dulu pernah menjadi pengobatan utama untuk patah tulang pinggul.
– Fiksasi internal : dilakukan pembedahan untuk menempatkan piringan atau batang logam pada pecahan-pecahan tulang. Merupakan pengobatan terbaik untuk patah tulang pinggul dan patah tulang disertai komplikasi.

Pengobatan Herbal Untuk Patah Tulang

Cakar Ayam (Selaginella Doederleini Hieron.)
Cara membuat : 25-30 Gr cakar ayam segar direbus minum. Pemakaian luar: Dilumatkan dan ditempelkan pada tempat yang patah.

Gandarusa (Justicia Gendarussa Burm. f)
Cara membuat : Herba segar dilumatkan atau yang kering dihaluskan. Aduk dengan arak, cuka secukupnya. Kompreskan pada tulang patang yang sudah dalam posisi benar.

Greges Otot (Equisetum Debile Roxb.)
Cara membuat : bila kedudukan tulang baik ambil 2 batang herba segar seutuhnya. Cuci lalu tumbuk halus. Remas dengan air garam secukupnya. Gunakan ramuan ini untuk menurap bagian yang cedera, lalu dibalut. Ganti setiap 2x sehari. Catatan : Pemakaian lama, dapat mengganggu fungsi ginjal.

Patah Tulang (Eupharbia Tirucalli L.)
Cara membuat : Kulit di atas tulang yang tulang patah digosok dengan getah patah tulang. Kulit luar dahan patah tulang digiling halus. Tempelkan di atas tulang yang patah, lalu dibalut. 3/4 Genggam tangkai dan daun patah tulang, 1 genggam daun srigi, dicuci lalu digiling halus. Remas dengan 4 sendok makan air garam. Hangatkan sebentar, gunakan untuk menurap bagian tulang yang patah. Balut dengan daun bakung/kulit randu, ganti 2x sehari, Catatan : Getah berbahaya bagi mata, dapat menyebabkan kebutaa. Bila getah masuk ke dalam mata, cepat dibilas dengan air kelapa atau air santan.

Jika Anda ingin membaca artikel kesehatan sebelumnya tentang obat herbal, silahkan kunjungi Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Malaria. Topik yang serupa dengan artikel Obat Herbal Tradisional Untuk Patah Tulang ini, dapat Anda temukan dalam kategori Obat Herbal Tradisional. Silahkan kunjungi artikel kesehatan tentang Obat Herbal Tradisional kami yang lain.

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Malaria

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Malaria – Malaria adalah suatu infeksi sel darah merah yang disebabkan oleh plasmodium. Malaria disebarkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina, tranfusi darah yang terkontaminasi, dan suntikan jarum yang sebelumnya telah digunakan oleh penderita malaria. Setelah digunakan obat-obatan dan insektisida, malariajarang ditemukan. Tetapi infeksi ini masih sering terjadi di negara-negara tropis. Pendatang dari daerah tropis atau pelancong yang baru kembali dari daerah tropis kadang membawa infeksi ini ke suatu negara atau ke negara asalnya dan kemungkinan menyebabkan Wabah yang ringan.

 

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Malaria

Terdapat 4 spesies parasit malaria yaitu plasmodium vivax, plasmodium ovale, plasmodium falciparum dan plasmodium malariae. Kesemuanya bisa menginfeksi manusia dan menyebabkan malaria. Plasmodium falciparum merupakan penyebab infeksi terbanyak dan paling berbahaya. Siklus hidup parasit malaria berawal ketika seekor nyamuk betina menggigit penderita malaria. Nyamuk yang menghisap darah mengandung parasit malaria, selanjutnya berpindah ke dalam kelenjar liur nyamuk jika nyamuk ini menggigit manusia, parasit ditularkan melalui air liurnya Di dalam tubuh manusia, parasit masuk ke dalam hati dan berkembang biak.

Pematangan parasit berlangsung selama 2-4 minggu, setelah itu mereka akan meninggalkan hati dan menyusup ke dalam sel darah merah. Parasit berkembang biak di dalam sel darah merah, dan pada akhirnya menyebabkan sel yang terinfeksi ini pecah dan pada akhirnya modium ovale mungkin akan tetap berada di dalam sel-sel hati. dan secara periodik akan melepaskan parasit yang matang ke dalam aliran darah, sehingga menyebabkan serangan dari gejala-gejala malaria.

Plasmodium falciparum dan plasmodium malariae akan keluar dari hati. Jika infeksi tidak diobati atau diobati sampai tuntas, maka bentuk plasmodium falciparum dewasa akan tetap berada di dalam darah selama berbulan-bulan, dan plasmodium malariae dewasa tetap berada di dalam darah selama bertahun-tahun, menyebabkan serangan gejala malaria yang berulang-ulang.

Gejala mulai timbul dalam waktu 10-35 hari setelah parasit masuk ke dalam tubuh manusia. Gejala awalnya seringkali berupa demam ringan yang hilang dan timbul sakit kepala, sakit otot dan mengigil, bersamaan dengan perasaan tidak enak badan (malaise). Gejala ini berlangsung selama 2-3 hari dan sering diduga sebagai gejala flu. Gejala berikutnya dan pola penyakitnya pada keempat jenis malaria ini berbeda. Pada malaria falciparum bisa terjadi kelainan fungsi otak yaitu suatu komplikasi yang disebut malaria serebral. Gejalanya adalah demam minimal 40 derajat celcius, sakit kepala hebat, mengantuk, delirium (menggigau), dan linglung.

Malaria serebral bisa berakibat fatal, paling berakibat fatal dan paling sering terjadi pada bayi, wanita hamil dan pelancong yang baru datang dari daerah malaria. Pada malaria vivax, menggigau bisa terjadi jika demamnya tinggi, sedangkan gejala otak lainnya tidak ada.

Setiap jenis malaria jumlah sel darah putih total biasanya normal tetapi jumlah limfosit dan monosit meningkat. Jika tidak diobati, akan timbul jaundice ringan, serta pembesaran hati dan limpa. Kadar gula darah rendah dan hal ini lebih berat pada penderita yang di dalam darahnya mengandung lebih banyak parasit. Jika sejumlah kecil parasit menetap di dalam darah, kadang malaria bersifat menetap. Gejalanya adalah apati, sakit kepala yang timbul secara periodik, merasa tidak enak badan, nafsu makan berkurang, lelah disertai serangan menggigil, dan demam. Gejala tersebut sifatnya lebih ringan dan serangannya berlangsung lebih pendek dari serangan pertama.

Blackwater Fever

Blackwater Fever adalah suatu komplikasi malaria yang jarang terjadi. Demam ini timbul akibat pecahnya sejumlah sel darah merah. Sel yang pecah melepaskan pigmen merah (hemoglobin) ke dalam aliran darah. Hemoglobin ini dibuang melalui air kemih, sehingga warna air kemih-menjadi gelap. Blackwater fever hampir selalu terjadi pada penderita malaria falciparum menahun, terutama yang mendapat pengobatan kuinin.

Gejala dan Pola Malaria

Malaria Vivax dan Ovale
Serangan dimulai secara samar-samar dengan menggigil, diikuti berkeringat dan demam yang hilang dan timbul. Dalam 1 minggu, terbentuk pola khas dari serangan yang hilang dan timbul. Suatu periode sakit kepala atau rasa tidak enak badan akan diikuti oleh menggigil. Demam berlangsung hukum 1-8 jam .Setelah dcmam reda, penderita merasa sehat sampai terjadi menggigil berikutnya. Pada malaria Vivax, serangan berikutnya cenderung terjadi setiap 48 jam.

Malaria Falciparum
Suatu serangan bisa diawali dengan menggigil, suhu tubuh naik secara bertahap kemudian tiba-tiba turun. Serangan bisa berlangsung selama 20-36 jam. Penderita tampak lebih sakit dibanding dengan malaria vivax. Di antara serangan (dengan selang waktu 36-72 jam), Penderita biasanya dan mengalami demam ringan.

Malaria Malariae
Suatu serangan seringkali dimulai secara samar-samar. Serangannya menyerupai malaria vivax dengan selang waktu antara dua serangan adalah 72 jam.

Dugaan malaria akan semakin kuat jika dalam waktu 1 tahun sebelumnya. Penderita pernah mengunjungi daerah malaria dan pada pemeriksaan fisik ditemukan pembesaran limpa. Untuk memperkuat diagnosis dilakukan pemeriksaan darah guna menemukan parasit penyebabnya. Mungkin perlu dilakukan beberapa kali pemeriksaan. karena kadar parasit di dalam darah bervariasi dari waktu ke waktu. Pengobatan, komplikasi, dan prognosis dari malaria ditentukan oleh jenis parasit penyebabnya.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Malaria

Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia, Swingle.)
Cara membuat : 1 Buah jeruk nipis diperas untuk diambil airnya. Tambahkan 1 sendok makan kecap dan garam secukupnya. Saring, minum setiap pagi menjelang sarapan.

Kenanga (Canangium Odoratium, (Lamk.)
Cara membuat : 3 Kuntum bunga kenanga yang sudah dikeringkan diseduh dengan 1 gelas air panas. Tutup rapat. Saring dan diminum secara teratur.

Pepaya (Carica Papaya, Linn.)
Cara membuat : 1 Lembar daun Pepaya, tempe busuk sebesar ibu jari, garam secukupnya. Semua bahan ditumbuk halus. Peras. kemudian saring untuk diambil airnya. Minum 1x sehari selama 7 hari.

Pulai (Alstonia Scholaris [L] R. Br.)
Cara membuat : 2 Senduk makan bubuk kulit batang pulai (digiling) direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas, setelah dingin, saring. Minum sekaligus. Lakukan setiap hari sampai sembuh. Selama minum obat ini. hindari makanan yang asam dan pedas. Bila penyakitnya berat, gunakan kulit pulai hitam.

Jika Anda ingin membaca artikel kesehatan sebelumnya tentang obat herbal, silahkan kunjungi Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Lambung. Topik yang serupa dengan artikel Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Malaria ini, dapat Anda temukan dalam kategori Obat Herbal Tradisional. Silahkan kunjungi artikel kesehatan tentang Obat Herbal Tradisional kami yang lain.

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Lambung

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Lambung – Tukak lambung atau yang sering disebut sakit maag oleh orang awam, salah satu penyebabnya adalah infeksi dari kuman Helikobakter Pilori. Separuh dari orang yang terinfeksi kuman ini, dapat mengakibatkan terjadinya kanker lambung. Walau banyak orang yang terinfeksi kuman ini tidak mengalami keluhan apapun, tapi kuman ini menyebabkan terjadinya tukak lambung dan kanker lambung. Kuman Helikobakter Pilori ini tersering ditemukan dalam lambung, pada lapisan luar mukosa lambung, jarang pada lapisan yang lebih dalam.

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Lambung

Para peneliti mencoba mencari penyebabnya. mengapa kuman ini jarang dapat hidup di lapisan dalam. Ternyata suatu bahan kimia, yang disebut “Alfa 1,4-N-Asetilgluseamin ditemukan di lapisan dalam mukosa lambung tapi tidak di lapisan luarnya. Kuman Helikobakter Pilori yang terkena bahan kimia ini akan menjadi kehilangan bentuknya menjadi tidak bergerak lagi, dan akhirnya mati. Efek yang ditimbulkannya serupa dengan efek antibiotika yang dapat melawan dan menghancurkan dinding sel kuman.

Peneliti juga menemukan bahwa jenis kolesterol tertentu, yang disebut Kolesteril-Alfa-D-Glukopiranosid, membantu kuman Helikobakter Pilori untuk berkembang. Kedua penemuan ini membantu para peneliti merancang obat. yang dapat digunakan untuk mengobati tukak lambung dan lambung yang disebabkan oleh kuman Helikobakter Pilori.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Sakit Lambung

Jamur Kayu (Gunadarma Lucidum (Leyss. es Fr) Karst.)
Cara membuat : 15 Gr badan buah dicuci lalu dijemur. Rebus, kemudian minum airnya.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Radang Lambung

Kencur (Kaempfêria Galanga. Linn.)
Cara membuat : 2 Rimpang kencur dikuliti sampai bersih. Kunyah, telan airnya, buang ampasnya. Minum 1 gelas air putih. Ulangi sampai sembuh.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Nyeri Lambung

Sosor Bebek (Kalanchoe Pinnata (Lam.) Per.)
Cara membuat : 5 Lembar daun sosor bebek diperas. Tambah sedikit garam. Minum. Perhatian : Dilarang memakan herba sosor bebek bila ada kegagalan fungsi pencernaan (kelenjar pankreas menurun dingin).

Jika Anda ingin membaca artikel kesehatan sebelumnya tentang obat herbal, silahkan kunjungi Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kulit. Topik yang serupa dengan artikel Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Lambung ini, dapat Anda temukan dalam kategori Obat Herbal Tradisional. Silahkan kunjungi artikel kesehatan tentang Obat Herbal Tradisional kami yang lain.

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kulit

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kulit – Kulit adalah bagian terluar dari tubuh kita maka kita harus merawat kulit dengan baik jika tidak akan mudah terserang penyakit seperti yang disebutkan dibawah ini.

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kulit

Kulit Kering

Kulit kering adalah suatu keadaan dimana kulit kehilangan kelembaban sehingga tampak pecah-pecah. Kondisi ini sering terjadi terutama pada usia di atas setengah baya. Kulit kering lebih banyak ditemukan pada tiroid yang kurang aktif. atau penurunan berat badan yang berlebihan. Pada kulit kering yang parah (iktiosis) biasanya disebabkan oleh penyakit keturunan. seperti iktiosis vulgaris atau hiperkeratosis epidermolitik. Sabun yang terlalu keras, detergen dan wewangian dalam beberapa pelembab bisa menimbulkan iritasi kulit dan membuat kulit kering. Untuk pencegahan bisa dilakukan dengan mengoleskan pelembab Secara teratur pada seluruh kulit tubuh, atau memperhatikan beberapa hal sebagai berikut.

• Kurangi penurunan kelembaban kulit dengan mengubah kebiasaan mandi yang lebih singkat dengan menggunakan air hangat.
• Kurangi pemakaian sabun. Batasi penggunaannya hanya di daerah wajah, ketiak, maupun alatkelamin. Keringkan kulit secara perlahanslngat, penambahan umur menyebabkan berkurangnya pelumasan kulit.
• Hindari cuaca dingin dengan tingkat kelembaban yang rendah
• Kurangi penyejuk ruangan, pemanas ruangan, atau kebiasaan duduk dekat pempian dan kipas pemanas.
• Jangan terlalu sering berenang terutama jika airnya terlalu banyak mengandung klorin.

Iktiosis juga bisa terjadi akibat dari kelainan yang tidak diturunkan, seperti lepra, tiroid yang kurang aktif, limfoma. AIDS, dan sarkoidosis. Kulit kering bisa mengalami iritasi dan sering menimbulkan gatal, kadang kulit terkelupas dalam serpihan-serpihan kecil (bersisik). Pembentukan sisik sering terjadi pada tungkai bawah. Penderita iktiosis vulgaris kulitnya bersisik tanpa disertai lepuhan, sedangkan penderita hiperkeratosis epidermolitik memiliki lepuhan tebal dan berbau busuk, dengan kulit yang bersisik dan terasa nyeri.

Gatal-Gatal

Gatal-gatal adalah suatu perasaan yang secara otomatis menuntut penggarukan yang bisa menyebabkan kemerahan dan goresan dalam pada kulit. Penggarukan bisa membuat iritasi kulit yang selanjutnya akan menambah rasa gatal. Penggarukan dan penggosokan jangka panjang bisa menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan penebalan kulit. Gatal bisa disebabkan oleh suatu penyakit kulit seperti infestasi parasit (skabies pedikulosis), gigitan serangga, kaligata, dermatitis atopik, dermatitis kontak, dermatitis alergika, maupun penyakit sistemik. Kontak dengan bahan wol atau bahan iritan (misalnya pelarut atau kosmetik) juga bisa menyebabkan gatal-gatal.

Penyakit sistemik yang dapat menyebabkan gatal-gatal adalah penyakit hati, gagal ginjal, limfoma, leukimia, penyakit tiroid, diabetes, dan kanker. Gatal-gatal juga sering terjadi pada akhir masa kehamilan. Sedangkan obat-obatan yang dapat menyebabkan gatal adalah barbiturat, aspirin, dan obat lain yang menimbulkan reaksi alergi pada orang-orang tertentu. Jika kulit meradang, biasanya diberikan krim atau lotion pelembab yang tidak berbau dan berwarna atau senyawa yang mengandung mentol kamper, kamomil, eukaliptus, dan kalamin. Krim corcosteroid juga bisa membantu mengurangi peradangan dan mengendalikan gatal-gatal, namun hanya terbatas gatal-gatal pada lingkup kecil. Antihistamin peroral (hydroxizin dan diphenhydramine bisa membantu mengurangi gatal-gatal, tetapi obat ini menyebabkan kantuk. Antihistamin biasanya tidak diberikan dalam bentuk olesan langsung ke kulit karena bisa menyebabkan reaksi alergi.

Follikulitis, Bisul dan Karbunkel

Follikulitis adalah peradangan pada selubung akar rambut/kerusakan folikel rambut yang disebabkan oleh infeksi bakteri stafilokokus. Folikulitis bisa terjadi di bagian kulit mana pun, biasanya merupakan akibat dari pergesekan dengan pakaian, penyumbatan folikel rambut, dan pecukuran.

Akibatnya kulit yang terkena akan ruam, berwarna kemerahan, dan terasa gatal. Disekitar folikel rambut timbul beruntus-beruntus kecil berisi cairan yang bisa pecah, setelah itu mengering, dan membentuk keropeng. Untuk memastikan bahwa penyebabnya adalah stafilokokus, dilakukan pembiakan contoh jaringan yang terinfeksi.

Sedangkan Bisul (furunkel) merupakan infeksi kulit yang meliputi seluruh folikel rambut dan jaringan subkutaneus di sekitarnya. Penyebabnya bakteri statilokokus, bakteri lain, atau jamur. Penyakit ini paling sering ditemukan di daerah leher, payudara, wajah, dan bokong. Jika timbul di sekitar hidung, telinga atau pada jari-jari tangan, akan terasa sangat nyeri. Bisul berawal dari benjolan keras berwarna merah yang mengandung nanah. Selanjutnya benjolan ini berfluktuasi dan tengahnya membentuk pustula berwarna putih atau kuning. Jika pecah mengeluarkan nanah dan kadang mengandung sedikit darah. Jika furunkel sering kambuh maka keadaan tersebut disebut furunkulosis.

Karbunkel adalah sekumpulan bisul yang menyebabkan pengelupasan kulit yang luas serta pembentukan jaringan parut. Penyebabnya adalah bakteri statilokokus. Pembentukan dan penyembuhan karbunkel terjadi lebih lambat dan bisa menyebabkan demam serta lelah karena merupakan infeksi yang serius. Karbunkel lebih sering terjadi pada pria dan banyak ditemukan di leher bagian belakang. Penyakit ini mudah menyerang penderita diabetes, gangguan sistem kekebalan dan dermatitis.

Jerawat

Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga timbul beruntus-beruntus dan abses (kantong nanah) yang meradang dan terinfeksi. Jerawat paling sering menyerang remaja, tetapi bisa terjadi pada semua usia.

Keadaan ini biasanya mulai timbul pada masa pubertas dan bisa berlanjut selama bertahun-tahun. Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar sebasea (kelenjar penghasil minyak) di kulit. Perubahan hormonal lain yang juga bisa memicu timbulnya jerawat terjadi pada masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB. atau stres. Makanan hanya sedikit atau tidak berpengaruh sama sekali terhadap timbulnya jerawat, meskipun beberapa penderita beranggapan mereka peka terhadap makanan tertentu.

Selama masa pubertas, kelenjar sebasea lebih aktif dan menghasilkan minyak yang berlebihan dan mengering, kulit terkelupas sehingga bakteri berkumpul dalam pori-pori kulit, dan membentuk komedo. Komedo inilah yang menyumbat aliran minyak dari selubung akar (folikel) ke pori-pori.

Jika penyumbatannya parsial, akan timbul bintil hitam, namun jika penyumbatannya total akan timbul bintil putih. Bakteri yang tumbuh dalam pori-pori yang tersumbat, menguraikan beberapa lemak di dalam minyak dan menyebabkan iritasi kulit. Bintil hitam dan bintil putih inilah yang merupakan jerawat yang mengalami iritasi dan jika semakin memburuk terbentuk abses.

Kadas/Kurap

Kadas/Kurap adalah suatu infeksi jamur pada kulit yang disebabkan oleh beberapa jamur yang berbeda, dan biasanya dikelompokkan berdasarkan bagian tubuh yang terkena. Biasanya disebabkan oleh trichophylon atau epidermophyton, yaitu jamur yang bisa tumbuh di daerah lembab dan hangat, di antara jari-jari kaki. Jamur ini bisa menyebabkan terbentuknya sisik-sisik yang sangat halus disertai ruam yang gatal, kasar dan menimbulkan nyeri di sela-sela jari kaki dan tepian kaki.

Tahi Lalat

Tahi Lalat adalah pertumbuhan kulit yang kecil, berasal dari sel-sel penghasil pigmen (melanosit) di kulit. Biasanya berwarna coklat tua atau hitam, tetapi bisa juga berwarna merah atau kuning coklat. Ukuran tahi lalat bervariasi, bisa mendatar atau menonjol, permukaannya pun bisa halus atau kasar dan bisa juga berambut. Hampir semua orang memiliki sekitar 10 buah tahi lalat, yang biasanya tumbuh pada masa kanak-kanak atau remaja. Sel-sel pigmen memberikan respon terhadap perubahan kadar hormon, karena itu tahi lalat bisa tumbuh membesar, atau bertambah gelap selama kehamilan berlangsung.

Tanda-tanda perubahan pada tahi lalat yang mengarah kepada keganasan diantaranya :
– Ukurannya bertambah besar.
– Warnanya semakin gelap.
– Meradang.
– Warnanya berubah dalam bentuk bintik-bintik.
– Terjadi pendarahan.
– Lukanya terbuka.
– Terasa gatal dan nyeri.

Kebanyakan tahi lalat tidak berbahaya dan tidak harus diangkat. Tetapi beberapa tahi lalat sangat menyerupai keganasan (melanoma maligna) dan sulit untuk membedakannya. Selain itu, tahi lalat yang jinak bisa berkembang menjadi melanoma maligna. Hampir seluruh kasus melanoma maligna berawal sebagai tahi lalat. Karena itu tahi lalat yang mencurigakan sebaiknya diangkat dan diperiksa dengan mikroskop. Jika telah terbukti bahwa sebuah tahi lalal bersifat ganas maka perlu dilakukan pembedahan tambahan untuk mengangkat kulit di sekitarnya.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Eksim dan Bisul

Asam Jawa (Tamarindus lndica, Linn.)
Cara membuat : 1 Genggam daun asam jawa yang masih muda (sinom), 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari, keduanya ditumbuk sampai halus. Tempelkan pada bagian yang sakit.

Wortel (Daucus Carot. Linn.)
Cara membuat : 1 Umbi wortel diparut dan dicampur dengan 1 sendok teh kapur sirih sampai merata. Tempelkan pada bagian yang sakit, lalu di balut. Atau 3 umbi wortel diparut lalu diseduh dengan 2 gelas air masak. Minum 2 kali sehari secara teratur.

Sangketan (Heliotropium Indicum L.)
Cara membuat : 60 Gr akar ditambah sedikit garam direbus. Minum. Atau lumatkan campuran daun segar + nasi dingin. Tempelkan pada bisul.
Catatan : Wanita hamil dilarang menggunanya, karena bisa menyebabkan keguguran.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Kusta

Daun Encok (Plumbago Zeylanica L. )
Cara membuat : Ambil akar daun encok. Cuci dan tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit susu dan air sambil diaduk merata hingga menjadi adonan. Oleskan pada bagian tubuh yang sakit.

Pengobatan Herbal Untuk Menghilangkan Jerawat :

Belimbing Asam (Averhoa Bilimbi.)
Cara membuat : 3 Buah belimbing asam diparut. Tambahkan garam secukupnya, aduk merata. Gunakan sebagai bedak untuk wajah.

Belimbing Wuluh (Averhoa Bilimbi L.)
Cara membuat : 6 buah belimbing wuluh dan 1/2 sendok teh bubuk belerang digiling halus. Remas dengan 2 sdm air jeruk nipis. Gosokkan pada wajah yang berjerawat (3x sehari).

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Panu

Lengkuas (Alpinia Galanga, Linn., Willd.)
Cara membuat : Rimpang umbi lengkuas dan kapur sirih secukupnya. Tumbuk kedua bahan tersebut sampai halus. Gosokkan pada bagian yang sakit setiap pagi dan sore. Atau rimpang lengkuas dipotong-potong, gosokkan pada bagian yang sakit. Kemudian olesi dengan spirtus.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Cacar Air

Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza, Roxb)
Cara membuat : 1 Tangkai buah asam yang sudah masak, 1 1/2 rimpang temulawak diiris tipis-tipis dan dikeringkan. Rebus kedua bahan tersebut dengan 1 liter air sampai mendidih. Saring, minum airnya 2 cangkir sehari (pagi dan sore).

Jika Anda ingin membaca artikel kesehatan sebelumnya tentang obat herbal, silahkan kunjungi Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kolesterol. Topik yang serupa dengan artikel Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kulit ini, dapat Anda temukan dalam kategori Obat Herbal Tradisional. Silahkan kunjungi artikel kesehatan tentang Obat Herbal Tradisional kami yang lain.

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kolesterol

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kolesterol – Sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak yang sangat diperlukan oleh tubuh disamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Lemak merupakan salah Satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi.

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kolesterol

Di samping di sebagai salah satu sumber energi, kolesterol memang merupakan zat yang sangat dibutuhkan untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh, dan merupakan bahan dasar pembentukan hormon steroid. Tetapi bila keberadaan kolesterol dalam tubuh berlebih, akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan timbul suatu kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Kolesterol yang kita butuhkan, secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi ia akan meningkat jumlahnya bila tubuh menerima makanan dari luar yang berasal dari lemak hewani, telur, dan lain-lain yang disebut sebagai makanan sampah (iunkfood). Unsur lemak dalam darah terdiri atas kolesterol, trigliserida, fosfolipid, dan asam lemak bebas. Hanya seperempat dari kolesterol yang terkandung dalam darah berasal langsung dari makanan yang diserap dari saluran pencernaan. Sisanya merupakan hasil produksi tubuh (oleh sel-sel hati).

Lemak yang didapat dari makanan akan diuraikan menjadi kolesterol, trigliserida, fosfolipid dan asam lemak bebas pada saat dicerna dalam usus dan masuk ke dalam darah (kolesterol dan unsur lemak laintidak larut dalam darah). Agar dapat diangkut dalam aliran darah kolesterol bersama lemak lainnya (trigliserida dan fosfolipid) harus berkaitan dengan protein membentuk senyawa baru lipoprotein agar bisa larut dalam darah.

Kilomikron merupakan liprotein yang mengangkut lemak menuju ke hati. Dalam hati, ikatan lemak tersebut akan diuraikan sehingga terbentuk akan dipakai sebagai sumber energi atau bila jumlahnya berlebih akan disimpan dalam jaringan lemak. Bila asupan kolesterol tidak mencukupi sel hati akan memproduksinya.

Dari hati, kolesterol diangkut oleh lipoprotein yang bernama LDL (Low Density Lipoprorein) untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukan agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya (termasuk sel otot jantung, otak dan lain-lain). Sedang kolesterol yang berlebih akan diangkut kembali oleh lipoprotein yang disebut HDL (High Density Lipoprotein) untuk dibawa ke hati, yang selanjutnya akan diuraikan lalu dibuang ke dalam kandung empedu sebagai asam (cairan) empedu.

Kolesterol terbagi dua macam. yaitu LDL (Low Density Lipoprorein) dan HDL (High Density Lipoprotein). LDL sering disebut sebagai kolesterol jahat karena dapat melekat di dinding pembuluh darah dan menyebabkan penumpukan lemak sedangkan HDL disebut sebagai kolesterol baik karena mampu mengangkat kolesterol dan pembuluh darah yang kemudian dikeluarkan sebagai asam empedu.

Kolesterol yang berlebihan dalam darah akan mudah melekat pada dinding sebelah dalam pembuluh darah dan melalui lapisan sel endotel, masuk ke lapisan dinding pembuluh darah yang lebih dalam yaitu intima. Makin kecil ukuran LDL atau makin tinggi kepadatannya, makin mudah pula LDL tersebut menyusup ke dalam intima (disebut LDL kecil padat).

LDL yang telah menyusup ke dalam intima akan mengalami oksidasi tahap pertama, sehingga terbentuk LDL teroksidasi yang memacu terbentuknya zat yang dapat melekatkan dan menarik monosit (salah satu jenis sel darah putih), menembus lapisan endotel dan masuk ke dalam intima. Selain itu LDL teroksidasi juga menghasilkan zat yang dapat mengubah monas& yang telah masuk ke dalam intima menjadi makrofag. Pada tahap kedua, LDL teroksidasi akan menjadi LDL teroksidasi sempurna yang dapat mengubah makrofag menjadi sel busa. Sel busa yang terbentuk akan saling berikatan membentuk gumpalan yang semakin membesar, sehingga terbentuk benjolan yang mengakibatkan penyempitan lumen pembuluh darah. Keadaan semakin memburuk jika LDL teroksidasi sempuma dan merangsang sel-sel otot pada lapisan pembuluh darah yang lebih dalam (media) masuk ke lapisan intima. dan kemudian membelah-belah diri sehingga jumlahnya semakin banyak. Melihat mekanisme pembentukan sumbatan pembuluh darah di atas, LDL semakin berbahaya bila mempunyai ukuran kecil dengan kepadatan tinggi, atau yang klta kenal sebagai LDL kecil padat.

Nilai Klasifikasi LDL, HDL, Total Kolesterol dan Triglyccrides

– LDL (Kolesterol Jahat)
Kurang dari 100 Berarti Optimal
100-129 berarti Mendekati Optimal
130-159 berarti Batas Normal Tertinggi
160-189 berarti Tinggi
Lebih dari 190 berarti Sangat Tinggi

– HDL (Kolesterol Baik)
Kurang dari 40 berarti Rendah
Lebih dari 60 berarti Tinggi

– Total Kolesterol
Kurang dari 200 berarti Yang Diperlukan
200-239 berarti Batas Normal Tertinggi
Lebih dari 240 berarti Tinggi

– Triglycerides
Kurang dari 150 berarti Normal
150 – 199 berarti Batas Normal Tertinggi
200 – 499 berarti Tinggi
Lebih dari 500 berarti Sangat Tinggi

Pengobatan Tradisional Herbal untuk Kolesterol

Keji Beling (Reullu napifera Zoll Mor.)
Cara membuat : 3 Lembar daun keji beling mentah dan segar dimakan sebagai lalapan. Lakukan secara teratur. Pantangan : Makanan yang berlemak.

Ngokilo (Stachytarpheta Mutabillis, Vahl.)
Cara membuat : 3 Lembar daun ngokilo mentah dan segar dimakan sebagai lalapan. Lakukan secara teratur. Pantangan : Makanan berlemak.

Jeruk Nipis (Citrus auramifblia Swingle)
Cara membuat : Pilih jeruk nipis yang segar lalu cuci dengan bersih, belah jeruk nipis menjadi empat bagian, lalu iris tipis-tipis. Masukkan irisan tadi kedalam gelas. Irisan jeruk nipis tadi adalah irisan yang lengkap dengan kulit nya, tuangkan air panas hingga penuh, kemudian tutup rapat. Tunggu kira-kira 30 menit, lalu minum sampai habis, Lakukan secara rutin sehari dua kali pagi dan malam.

Asam Jawa (Tamarindus Indica L.)
Cara membuat : tumbuk 150-200 daun asam jawa, lalu campur dengan 1 gelas air matang panas (200 ml), kemudian diperas, disaring dan diminum untuk satu kali minum. Dianjurkan untuk membuatnya kali sehari.

Jika Anda ingin membaca artikel kesehatan sebelumnya tentang obat herbal, silahkan kunjungi Obat Herbal Tradisional Untuk Keracunan. Topik yang serupa dengan artikel Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kolesterol ini, dapat Anda temukan dalam kategori Obat Herbal Tradisional. Silahkan kunjungi artikel kesehatan tentang Obat Herbal Tradisional kami yang lain.

Obat Herbal Tradisional Untuk Keracunan

Obat Herbal Tradisional Untuk Keracunan – Bila memasuki musim panas, makanan mudah busuk yang mengakibatkan terjadinya keracunan makanan. Penyebab keracunan makanan adalah bakteri salmonella, bakteri bulat anggur kuning, bakteri enteritisr bakteri usus besar dan sebagainya.

Obat Herbal Tradisional Untuk Keracunan

Di dalam usus kita banyak terdapat bakteri usus besar, di dalamnya terdapat bakteri yang menyebabkan perut sakit dan mencret. O-157 adalah salah satu dari bakteri tersebut. Bakteri ini biasanya menular melalui makanan. Jika kita memakan makanan yang mengandung 0-157, kita bisa sakit dalam waktu 410 hari.

Jika kita terkena penyakit yang disebabkan bakteri ini, kita akan mengalami mencret yang keluar seperti air dan lama kelamaan darah akan bercampur dengan mencret tadi. Jika kita cepat-cepat pergi ke rumah sakit atau klinik, umumnya penyakit tersebut akan sembuh waktu 48 hari, tetapi anak-anak dan orang tua yang lemah daya tahan tubuhnya bisa mencapai keadaan berbahaya air kencing tidak keluar, juga bahkan kematian, oleh karena itu perlu diwaspadai.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Keracunan

Kelapa (Kampucacos Nucifera, Linn.)
Cara membuat :1 Butir kelapa hijau dilubangi ujungnya. Minum airnya sampai habis.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Keracunan Udang

Halia (Zungeber Officinale, Rosa.)
Cara membuat : 3-7 Rimpang halia sebesar ibu jari diparut. Tambahkan minyak tanah secukupnya. Oleskan pada bagian badan yang gatal.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Keracunan Jengkol

Kaki Kuda (Centella Asiatica, (Linn), Urban.)
Cara membuat : 10-15 Daun kaki kuda direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga air tersisa 11/2 gelas. Saring diminum.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Menetralkan Racun

Senggani (Melastoma Candidum D. Don)
Cara membuat : 60 Gr akar singkong atau daun senggani direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Saring lalu minum sekali habis.

Jika Anda ingin membaca artikel kesehatan sebelumnya tentang obat herbal, silahkan kunjungi Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Keputihan. Topik yang serupa dengan artikel Obat Herbal Tradisional Untuk Keracunan ini, dapat Anda temukan dalam kategori Obat Herbal Tradisional. Silahkan kunjungi artikel kesehatan tentang Obat Herbal Tradisional kami yang lain.

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Keputihan

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Keputihan – Keputihan merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita. Keputihan yang disebabkan oleh infeksi biasanya disertai rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir kemaluan bagian luar. Yang sering menyebabkan timbulnya keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur, atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

 

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Keputihan

Gejala Keputihan

– Keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran vagina. Cairan ini dapat encer atau kental, dan kadang-kadang berbusa. Mungkin gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesusah haid pada wanita tertentu.
– Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertainya.
– Pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam waktu satu hingga 10 hari dari Vaginanya dapat keluar cairan akibat pengaruh hormon yang dihasilkan oleh plasenta.
– Gadis muda terkadang juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala hilang dengan sendirinya oleh candida sp. Sekitar 86-90% sel ragi yang diisolasi dari vagina merupakan spesies candida albicans. Sisanya adalah spesies nomalbicans dan yang terbanyak adalah candida glabrata (torulopis glabrata). Vaginilis yang disebabkan oleh spesies non-albicans biasanya resisten terhadap terapi konvensional.

Candida sp adalah jamur sel tunggal, berbentuk bulat sampai oval. Jumlahnya sekitar 80 spesies dan 17 di antaranya ditemukan pada mantisia. Dari semua spesies yang ditemukan pada manusia, candida albicans lah yang paling pathogen. Candida sp memperbanyak diri dengan membentuk blastospora (budding cell) yang akan saling bersambung dan bertambah panjang, sehingga membentuk pseudohifa. Hal itu karena pseudohifa berukuran lebih besar, sehingga lebih sulit difagositosis oleh makrofag. Selain itu, pseudohifa mempunyai titik-titik blastokonidia multipel pada satu filamennya, sehingga jumlah elemen infeksius yang ada lebih besar.

Faktor Virulensi lain pada candida adalah dinding sel yang mengandung turunan mannoprotein yang bersifat imunosupresif, sehingga mempertinggi pertahanan jamur terhadap imunitas pejamu dan proteinase aspartil yang menyebabkan candida sp dapat melakukan penetrasi ke lapisan mukosa dalam menghadapi invasi dari candida, tubuh menggerakkan sel fagosit untuk mengeliminasinya. Interferon (IFN)-gamma akan memblok proses transformasi dari bentuk spora menjadi hifa.

Faktor Predisposisi

Beberapa faktor predisposisi terjadinya KVV di antaranya adalah kehamilan (trimester ketiga), kontrasepsi, diabetes mellitus, antibiotik, menggunakan pakaian ketat, dan terbuat dari nilon. Selama kehamilan vagina meminjukkan peningkatan kerentanan terhadap infeksi candida, sehingga prevalensi kolonisasi vagina dan vaginitis simtomatik meningkat, khususnya trimester ketiga. Diduga estrogen meningkatkan perlekatan candida pada sel epitel vagina, dan secara langsung meningkatkan virulensi ragi. Timbulnya kandidiasis sering terjadi selama pemakaian antibiotik oral sistemik, khususnya spektrum lebar seperti tetrasiklin, ampisilin, dan sefalosporin karena flora bakteri vagina normal yang bersifat protektif seperti lactobacillus juga tereliminasi.

Pakaian ketat ditambah dengan celana dalam nilon meningkatkan kelembaban dan suhu di daerah perineal, sehingga mempermudah tumbuh kembangjamur. Candida albicans dapat tumbuh pada variasi pH yang luas. Pertumbuhannya akan lebih baik pada pH 4,5-6,5 suhu 28-370C.

Patofisiologi

Proses infeksi dimulai dengan perlekatan candida sp. pada sel epitel vagina. Kemampuan melekat ini lebih baik pada candida albicans daripada spesies candida lainnya. Kemudian candida sp. mensekresikan enzim proteolitik, yang mengakibatkan kerusakan ikatan-ikatan protein sel pejamu sehingga memudahkan proses invasi. Selain itu candida sp. juga mengeluarkan mikotoksin di antara glitoksin yang mampu menghambat aktivitas fagositosis dan menekan sistem imun lokal. Terbentuknya kolonisasi candida sp. memudahkan proses invasi tersebut berlangsung. sehingga menimbulkan gejala pada pejamu.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Keputihan

Boroco (CelosiaArgentea Linn.)
Cara membuat : 60 Gr bunga ditambah 60 gr daging direbus. Minum air rebusan dan dagingnya. Kontaindikasi : Pada tekanan bola mata yang meninggi (glaucoma).

Kembang Pukul Empat (Mirabilisjalapa Linn.)
Cara membuat : Akar 9-15 gr kering atau 15-30 gr segar direbus dengan air secukupnya. Untuk merebus, tidak boleh memakai bahan dari besi (panci, sendok, dll).
Perhatian : Wanita hamil dilarang memakai Herba ini.

Senggani (Melastoma candidum D. Don)
Cara membuat : Daun senggani segar sebanyak 2 genggam, jahe, dan bangle masing-masing seukuran ibu jari dicuci bersih, lalu dipotong-potong seperlunya. Masukkan gelas air dan 1 sendok makan cuka. Rebus sampai air tersisa 2 gelas. Setelah dingin disaring. Minum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.
Catatan : Jahe dan bangle dapat diganti dengan 3 kuncup bunga cempaka dan 3 buah biji pinang yang tua.

Jika Anda ingin membaca artikel kesehatan sebelumnya tentang obat herbal, silahkan kunjungi Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kanker. Topik yang serupa dengan artikel Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Keputihan ini, dapat Anda temukan dalam kategori Obat Herbal Tradisional. Silahkan kunjungi artikel kesehatan tentang Obat Herbal Tradisional kami yang lain.

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kanker

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kanker – Kanker adalah sel yan g telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak teratur. Kanker bisa terjadi dari berbagai jaringan dalam berbagai organ. Sejalandenganpertumbuhan’dan perkembangbiakannya sel-sel kanker membentuk suatu massa dari jaringan ganas yang menyusup ke jaringan di dekatnya, dan bisa menyebar (metatesis) ke seluruh tubuh.

 

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kanker

Sel-sel kanker terbentuk dari sel-sel normal dalam suatu proses rumit yang disebut transformasi, yang terdiri dari tahap inisiasi dan promosi. Pada tahap inisiasi terjadi suatu perubahan dalam bahan genetik sel yang memancing menjadi ganas. Perubahan dalam bahan genetik sel ini disebabkan oleh suatu agen yang disebut karsinogen, yang bisa berupa bahan kimia. virus, radiasi (penyinaran), atau sinar matahari. Tetapi tidak semua sel memiliki kepekaan yang sama terhadap suatu karsinogen. Kelainan genetik dalam sel lebih rentan terhadap suatu karsinogen. Bahkan gangguan fisik menahun. pun bisa membuat sel menjadi lebih peka untuk mengalami suatu keganasan.

Pada tahap promosi, suatu sel yang telah mengalami inisiasi akan berubah menjadi ganas. Sel yang belum melewati tahap inisiasi tidak akan terpengaruh oleh promosi. Karena itu diperlukan beberapa faktor untuk terjadinya keganasan (gabungan dari sel yang peka dan suatu karsinogen). Dalam suatu proses di mana sebuah sel normal menjadi sebuah sel ganas, pada akhirnya DNA dari sel tersebut akan mengalami perubahan. Perubahan dalam bahan genetik sel sering sulit ditemukan, tetapi terjadinya kanker, kadang dapat diketahui dari adanya suatu perubahan dalam ukuran atau bentuk dari satu kromosom tertentu. Misalnya suatu kromosom abnormal yang disebut kromosom Philadelphia ditemukan pada sekitar 80% penderita leukemia mielostik kronik. Perubahan genetik juga telah ditemukan dalam tumor otak dan kanker usus besar, payudara, paru-paru, dan tulang.

Atau mungkin diperlukan serangkaian perubahan kromosom untuk terjadinya kanker. Penelitian pada poliposis familial usus besar (kelainan usus herediter berupa pertumbuhan polip yang berubah menjadi ganas), telah membawa kita kepada suatu dugaan bagaimana hal ini terjadi pada kanker usus besar. Lapisan usus yg besar yang normal mulai tumbuh secara aktif (hiperproliferasi), karena sel-selnya tidak lagi memiliki gen penekan pada kromosom 5 yang dalam keadaan normal mengendalikan pertumbuhan lapisan tersebut. Selanjutnya perubahan yang ringan dalam DNA mempermudah terbentuknya adenoma (tumor jinak). Gen lainnya (onkogen RAS) menyebabkan adenoma tumbuh lebih aktif.

(cat: Karsinogen Bahan Kimia Yang Dapat Menyebabkan Kanker)
– Arsen menyebabkan kanker di Paru-paru
– Asbes menyebabkan kanker di Paru-paru, Pleura
– Amin menyebabkan kanker di Aromatik Kandung Kemih
– Benzen menyebabkan kanker di Leukimia
– Krom menyebabkan kanker di Paru-paru
– Nikel menyebabkan kanker di Paru-paru, Sinus Hidung
– Vinil klorida menyebabkan kanker di Hati
– Alkohol menyebabkan kanker di Kerongkongan, Mulut, Tenggorokan
– Tembakau menyebabkan kanker di Kepala, Paru-paru, Kandung Kemih
– Agen Alkilating menyebabkan kanker di Leukimia, Kandung Kemih
– Dietilstilbestrol menyebabkan kanker di Hati, Vagina
– Oksimetolon menyebabkan kanker di Hati
– Torotras menyebabkan kanker di Pembuluh Darah

Hilangnya gen penekan pada kromosom 18 selanjutnya akan merangsang adenoma, dan akhirnya hilangnya gen pada kromosom 17 akan merubah adenoma jinak menjadi kanker. Perubahan tambahan lainnya bisa menyebabkan kanker menyebar luas ke seluruh tubuh (metastase).

Pada saat sebuah sel menjadi ganas, sistem kekebalan sering dapat merusaknya sebelum sel ganas tersebut berlipat ganda dan menjadi suatu kanker. Kanker cenderung terjadi jika sistem kekebalan tidak berfungsi secara normal seperti yang terjadi pada penderita AIDS, orang yang menggunakan obat penekan kekebalan, dan pada penyakit autoimun tertentu. Tetapi sistem kekebalan tidak selalu efektif, kanker dapat menembus perlindungan ini.

Faktor Resiko Kanker

Sekumpulan faktor genetik dan lingkungan meningkatkan resiko terjadinya kanker. Salah satu yang terpenting adalah riwayat keluarga. Beberapa keluarga memiliki resio lebih tinggi untuk menderita kanker tertentu bila dibandingkan dengan keluarga lain. Misalnya resiko wanita untuk menderita kanker payudara meningkat 1,5-3 kali, jika ibunya atau saudara perempuannya menderita kanker payudara.

Beberapa kanker payudara berhubungan dengan suatu mutasi genetik yang khas, yang lebih sering ditemukan pada beberapa kelompok etnik dan keluarga. Wanita dengan mutasi gen ini memiliki peluang sebesar 80-90% untuk menderita kanker payudara. dan 40-50% untuk menderita kanker indung telur.

Para peneliti telah menemukan bahwa 1% dari wanita Yahudi Ashkenazi memiliki mutasi gen ini. Kanker lain yang cenderung diturunkan dalam keluarga adalah kanker kulit dan kanker usus besar.

Kelainan kromosom meningkatkan resiko terjadinya kanker. Misalnya seseorang dengan sindroma Down, yang memiliki buah kromosom 21, memiliki resiko 12-20 kali lebih tinggi untuk menderita leukimia akut. Sejumlah faktor lingkungan meningkatkan resiko terjadinya kanker. Salah satunya adalah merokok sigaret yang meningkatkan resiko terjadinya kanker paru-paru, mulut, laring (pite suara), dan kandung kemih. Pemaparan yang berlebihan dari ultraviolet, terutama dari sinar matahari, menyebabkan kanker kulit.

Radiasi ionisasi digunakan dalam sinar X, dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga nuklir dan ledakan bom atom dan bisa menjangkau jarak yang sangat jauh. Misalnya orang selamat dari bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II, memiliki resiko tinggi terhadap terjadinya leukimia. Pemaparan oleh uranium pada pekerja tambang telah dihubungkan dengan terjadinya kanker paru-paru 10-20 tahun kemudian, resiko semakin tinggi jika para penambang juga merokok. Pemaparan jangka panjang terhadap radiasi ionisasi mempengaruhi seseorang untuk menderita kanker sel darah, termasuk leukimia akut.

Makanan adalah faktor resiko penting lainnya untuk kanker. terutama kanker pada saluran pencernaan. Diet tinggi serat mengurangi kemungkinan terjadinya kanker usus besar. Diet yang banyak mengandung makanan yang diasap dan asamkan (dalam bentuk acar) meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung. Mengurangi lemak sampai kurang dari 30% dari kalori total, akan mengurangi resiko terjadinya kanker usus besar, payudara, dan prostat. Peminum alkohol memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap terjadinya kanker kerongkongan.

Kanker mulut rahim adalah jenis kanker yang paling banyak diderita oleh wanita. Kanker mulut rahim, seperti juga kanker yang lain terjadi karena pertumbuhan sel timah yang tidak terkontrol karena adanya kelainan kerja gen. Sampai saat ini belum dapat dijelaskan mengapa seseorang akan menderita kanker mulut rahim, namun ada beberapa faktor risiko yang mungkin menyebabkan seseorang lebih besar risikonya untuk menderita kanker mulut rahim.

Di negara-negara maju jumlah penderita kanker mulut rahim tidaklah sebanyak di negara berkembang. hal ini disebabkan tingginya kesadaran masyarakat untuk mengikuti program pendeteksian dini dan pencegahan.
Biasanya penderita kanker datang berobat ketika telah ada gejala-gejala dan ini berarti kanker sudah mulai menyebar sehingga penanganannya lebih sulit. Penyebab kanker mulut rahim sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Namun ada beberapa. keadaan yang menyebabkan resiko terkena kanker ini meningkat seperti terinfeksi virus HPV (Human Papiloma Virus).

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Penyakit Kanker

Benalu (Loranthus, spec. div)
Cara membuat : 1-2 Batang benalu yang menempel pada 1 pohon teh, 1 batang rumput alang-alang, dan adas pulawaras secukupnya. Rebus semua bahan dengan gelas air sampai mendidih. Saring. Minum air tersebut 1 kali sehari 1/2 gelas.

Ceremai (PhyllanthusAcidus [L] Skeels.)
Cara membuat : Siapkan 1/4 genggam daun ceremai yang masih muda, 1/3 genggam g daun belimbing. 1/2 jari bidara Upas, 1/2jari gadung cina, 3 jari gula enau dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus semua bahan dengan gelas air bersih sampai tinggal 3/4 bagian. Setelah dingin disaring. Siap diminum 3 kali sehari, masing-masing cukup 3/4 bagian. Setelah dingin disaring. Siap diminum 3 kali sehari, masing-masing cukup 3/4 gelas. Catatan : Cairan akar beracun. Sebaiknya tidak menggunakan akar ceremai untuk pengobatan.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Tumor

Keji Beling (Reulla Napifera zoll Mor.)
Cara membuat : 3 Lembar daun keji beling mentah dan segar, dimakan sebagai lalapan setiap hari. Lakukan secara teratur.

Ngokilo (Stachytarpheta Mutabilis, Vahl.)
Cara membuat : 3 Lembar daun ngokilo mentah dan segar dimakan sebagai lalapan setiap hari. Lakukan secara teratur. Pantangan : Ikan asin, cabe, tauge, sawi putih, kangkung, nanas, durian, nangka, es, alkohol, dan tape.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Kanker Perut

Pisang (Musa Paradisiaca, Linn.)
Cara membuat : Siapkan tunas/anak batang pohon pisang dan 1 pohon benalu teh. Anak pisang diparut, ambil airnya sebanyak 4 gelas. Gunakan air tersebut untuk merebus benalu teh sampai mendidih hingga tersisa 2 gelas. Minum 2x sehari @ 1 gelas setiap pagi dan sore hari.

Sambiloto (Andrographis Paniculata Ness.)
Cara membuat : Herba dipotong lalu dikeringkan. herba kering sebanyak 10-20 gr direbus atau herba kering digiling halus menjadi bubuk lalu diseduh. Minum 3-4 kali sehari. Untuk pemakaian luar herba segar direbus, airnya digunakan untuk mencuci tempat yang sakit. seperti digigit ular berbisa gatal-gatal atau bisul.

Jika Anda ingin membaca artikel kesehatan sebelumnya tentang obat herbal, silahkan kunjungi Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Hepatitis. Topik yang serupa dengan artikel Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Kanker ini, dapat Anda temukan dalam kategori Obat Herbal Tradisional. Silahkan kunjungi artikel kesehatan tentang Obat Herbal Tradisional kami yang lain.

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Hepatitis

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Hepatitis – Penyakit Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Hepatitis diketegorikan dalam beberapa golongan, diantaranya hepatitis A, B, C, D, E, F dan G. Di Indonesia penderita penyakit Hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis B dan hepatitis C.

Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Hepatitis

Hepatitis A

Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian. Virus hepatitis A (VHA – Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi bukan melalui aktivitas sexual atau melalui darah. Sebagai contoh, ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita.
Penyakit Hepatitis A memiliki masa inkubasi 2 sampai 6 minggu sejak penularan terjadi. barulah kemudian penderita menunjukkan beberapa tanda dan gejala terserang penyakit Hepatitis A.

Gejala Hepatitis A

Pada minggu pertama, individu yang dijangkiti akan mengalami sakit seperti kuning, keletihan, demam, hilang selera makan, muntah-muntah, pusing dan kencing yang berwarna hitam pekat. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti demam yang lainnya yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.

Penanganan dan Pengobatan Hepatitis A

Penderita yang menunjukkan gejala hepatitis A seperti minggu pertama munculnya yang disebut penyakit kuning, letih dan sebagainya seperti yang diatas. diharapkan untuk tidak banyak beraktivitas serta segera mengunjungi fasilitas pelayan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan dari gejala yang timbul seperti paracetamol sebagai penurun demam dan pusing, vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan serta obat-obatan yang mengurangi rasa mual dan muntah.

Sedangkan langkah-langkah yang dapat diambil sebagai usaha pencegahan adalah dengan mencuci tangan dengan teliti dan suntikan imunisasi dianjurkan bagi seseorang yang berada disekitar penderita.

Hepatitis B

Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia, Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati. Adapun beberapa hal yang menjadi pola penularan antara penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual transfusi darah,jarum suntik, maupun penggunaan alat kebersihan diri (sikat gigi, handuk) secara bersama-sama. Hepatitis B dapat menyerang siapa saja, akan tetapi umumnya bagi mereka yang berusia produktif akan lebih beresiko terkena penyakit ini.

Gejala Hepatitis B

Secara khusus tanda dan gejala terserangnya hepatitis B yang akut adalah demam, sakit perut, dan kuning (terutama pada area mata yang putih/sklera). Namun bagi penderita hepatitis B kronis akan cenderung tidak tampak tanda-tanda tersebut, sehingga penularan kepada orang lain menjadi lebih beresiko.

Penanganan dan Pengobatan Hepatitis B

Penderita yang diduga Hepatitis B, untuk kepastian diagnosa yang ditegakkan maka akan dilakukan periksaan darah. Setelah diagnosa ditegakkan sebagai Hepatitis B, maka ada cara pengobatan untuk hepatitis B. yaitu pengobatan telan (oral) dan secara injeksi.

Hepatitis C

Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan Hepatitis C (VHC). Proses penularannya melalui kontak darah, transfusi, jarum suntik (terkontaminasi), serangga yang mengigil penderita lalu mengigit orang lain disekitarnya. Penderita Hepatitis C kadang tidak menampakkan gejala yang jelas, akan tetapi pada penderita Hepatitis C kronis menyebabkan kerusakan/kematian sel-sel hati dan terdeteksi sebagai kanker (cancer) hati. Sejumlah 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun.

Gejala Hepatitis C

Penderita Hepatitis C sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Namun beberapa gejala yang samar diantaranya adalah lelah, hilang selera makan, sakit perut, urin menjadi gelap dan kulit atau mata menjadi kuning yang disebut jaundice (jarang terjadi). Pada beberapa kasus dapat ditemukan peningkatan enzyme hati pada pemeriksaan urine, namun demikian pada penderita Hepatitis C justru terkadang enzyme hati fluktuasi bahkan normal.

Penanganan dan Pengobatan Hepatitis C

Saat ini pengobatan Hepatitis C dilakukan dengan pemberian obat seperti lnterferon alfa. Pegylated interferon alfa dan Ribavirin. Adapun tujuan pengobatan dari Hepatitis C adalah menghilangkan virus dari tubuh anda sedini mungkin untuk mencegah perkembangan yang memburuk dan stadium akhir penyakit hati. Pengobatan pada penderita Hepatitis C memerlukan waktu yang cukup lama bahkan pada penderita tertentu hal ini tidak dapat menolong, untuk itu perlu penanganan pada stadium awalnya.

Hepatitis D

Hepatitis D juga disebut virus delta, adalah virus cacat yang memerlukan pertolongan virus hepatitis B untuk berkembang biak sehingga hanya ditemukan pada orang yang terinfeksi hepatitis B. Virus hepatitis D (HDV) adalah yang paling jarang tapi paling berbahaya dari semua virus hepatitis.

Pola penularan hepatitis D mirip dengan hepatitis B. Diperkirakan sekitar 15 juta orang di dunia yang terkena hepatitis B (HBsAg +) juga terinfeksi hepatitis D. Infeksi hepatitis D dapat terjadi bersamaan (koinfeksi) atau setelah seseorang terkena hepatitis B kronis (superinfeksi).

Orang yang terkena koinfeksi hepatitis B dan hepatitis D mungkin mengalami penyakit akut serius dan berisiko tinggi mengalami gagal hati akut. Orang yang terkena superinfeksi hepatitis D biasanya, mengembangkan infeksi hepatitis D kronis yang berpeluang besar (70%-80%) menjadi Sirosis.

Tidak ada vaksin hepatitis D, namun dengan mendapatkan A vaksinasi hepatitis B maka otomatis Anda akan terlindungi dari virus ini karena HDV tidak mungkin hidup tanpa HBV.

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Hepatitis

Greges Otot (Equiselum Debzle, Roxb.)
Cara membuat : Seluruh herba/tanaman dicuci bersih, dipotong-potong seperlunya. Jemur untuk disimpan. Untuk minum : 10-15 Gr herba kering direbus, atau 30 gr herba greges otot direbus. Minum sebagai teh.
Catatan : Pemakaian lama dapat mengganggu fungsi ginjal.

Pengobatan Herbal Untuk Hepatitis Kronis

Calingcing (Oxalis Corniculata Linn.)
Cara membuat : 30 Gr-40 gr direbus untuk 2 kali minum. Catatan : Dalam jumlah banyak, asam oksalat bersifat racun.

Pengobatan Herbal Untuk Hepatitis A

Pecut Kuda (SIachytarpheta Jamaicensis (L) Vahl)
Cara membuat : 5-10 Batang tangkai bunga (berikut bunganya) direbus. Tambahkan gula batu. Lalu diminum. Perhatian : Wanita hamil dilarang minum rebusan daun ini (akan mengakibatkan keguguran).

Jika Anda ingin membaca artikel kesehatan sebelumnya tentang obat herbal, silahkan kunjungi Tanaman Herbal Tradisional Untuk Sebelum Dan Sesudah Hamil. Topik yang serupa dengan artikel Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Hepatitis ini, dapat Anda temukan dalam kategori Obat Herbal Tradisional. Silahkan kunjungi artikel kesehatan tentang Obat Herbal Tradisional kami yang lain.

Tanaman Herbal Tradisional Untuk Sebelum Dan Sesudah Hamil

Tanaman Herbal Tradisional Untuk Sebelum Dan Sesudah Hamil – Kehamilan adalah kondisi dimana seorang wanita memiliki janin yang sedang tumbuh di dalam tubuhnya (yang pada umumnya di dalam rahim). Kehamilan pada manusia berkisar 40 minggu atau 9 bulan dihitung dari awal periode menstruasi terakhir sampai melahirkan.

Tanaman Herbal Tradisional Untuk Sebelum Dan Sesudah Hamil

Kehamilan merupakan suatu proses reproduksi yang perlu perawatan khusus. agar dapat berlangsung dengan baik kehamilan mengandung kehidupan ibu maupun janin. Resiko kehamilan ini bersifat dinamis karena ibu hamil yang pada mulanya normal. secara tiba-tiba dapat menjadi berisiko tinggi.

Faktor resiko pada ibu hamil seperti umur terlalu muda atau tua, banyak anak, dan beberapa faktor biologis lainnya adalah keadaan yang secara tidak langsung menambah resiko kesakitan dan kematian pada ibu hamil. Resiko tinggi adalah keadaan yang berbahaya dan mungkin terjadi penyebab langsung kematian ibu. misalnya pendarahan melalui jalan lahir, eklamsia, dan infeksi. Beberapa faktor resiko yang sekaligus terdapat pada seorang ibu dapat menjadikan kehamilan berisiko tinggi.

Tanda dan Gejala Kehamilan

Tanda dan gejala pada masing-masing wanita hamil berbeda-beda. Ada yang mengalami gejala-gejala kehamilan sejak awal, ada yang beberapa minggu kemudian, atau bahkan tidak memiliki gejala kehamilan dini. Namun, tanda yang pasti dari kehamilan adalah terlambatnya periode menstruasi. Selain itu didapatkan tanda-tanda kehamilan lain yaitu :

– Nyeri atau payudara yang terasa membesar, keras, sensitif dengan sentuhan. Tanda ini muncul dalam waktu 1-2 minggu setelah konsepsi (pembuahan). Dalam waktu 2 minggu setelah konsepsi, payudara seorang wanita hamil akan mengalami perubahan untuk persiapan produksi ASI yang dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron.
– Mual pagi hari (morning sickness) umum terjadi pada triwulan pertama. Meskipun disebut morning sickness, namun mual dan muntah dapat terjadi kapan saja selama kehamilan. Penyebab mual dan muntah ini adalah perubahan hormonal yang dapat memicu bagian dari otak yang mengontrol mual dan muntah. Gejala ini dialami oleh 75% wanita hamil.
– Mudah lelah, lemas, pusing, dan pingsan adalah gejala kehamilan yang disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah dalam kehamilan atau kadar gula darah yang rendah.
– Sakit kepala pada umumnya muncul pada minggu ke-6 kehamilan yang disebabkan oleh peningkatan hormon.
– Konstipasi (sulit BAB) terjadi karena peningkatan hormon progesteron yang menyebabkan kontraksi usus menjadi lebih pelan dan makanan lebih lambat melalui saluran pencernaan.
– Bercak perdarahan. Terjadi ketika telur yang sudah dibuahi berimplantasi (melekat) ke dinding rahim sekitar 10-14 hari setelah fertilisasi (pembuahan). Tipe pendarahan umumnya sedikit bercak bulat, berwarna lebih cerah dari darah haid, dan tidak berlangsung lama.

Implantasi dan Perkembangan Plasenta

Implantasi adalah penempelan blastosis ke dinding rahim. Blastosis biasanya tertanam di dekat puncak rahim, pada bagian depan maupun dinding belakang. Dinding blastosis memiliki ketebalan 1 lapis sel, kecuali pada daerah tertentu terdiri dari 3-4 sel.

Sel-sel di bagian dalam pada dinding blastosis yang tebal akan berkembang menjadi embrio, sedangkan sel-sel di bagian luar tenanam pada dinding rahim dan membentuk plasenta (ari-ari). Plasenta menghasilkan hormon untuk membantu memelihara kehamilan dan mensuplai perputaran oksigen, zat gizi serta limbah antara ibu dan janin. lmplantasi mulai terjadi pada hari ke 5-8 setelah pembuahan dan selesai pada hari ke 9-10.

Dinding blastosis merupakan lapisan luar dari selaput yang membungkus embrio (kdrion). Lapisan dalam (amnion) mulai dibuat pada hari ke 10-12 dan membentuk kantung amnion. Kantung amnion berisi cairan jernih (cairan amnion) dan akan mengembang untuk membungkus embrio yang sedang tumbuh, yang mengapung di dalamnya.

Tonjolan kecil (vili) dari plasenta yang sedang tumbuh, memanjang ke dan membentuk percabangan seperti susunan pohon. Susunan ini menyebabkan penambahan luas daerah kontak antara ibu dan plasenta, sehingga zat gizi dari ibu lebih banyak yang sampai ke janin dan limbah lebih banyak dibuang dari janin ke ibu. Pembentukan plasenta yang sempurna biasanya selesai pada minggu ke 18-20, tetapi plasenta akan terus tumbuh selama kehamilan dan pada saat persalinan beratnya mencapai 500 gram.

Perkembangan Embrio

Embrio pertama kali dapat dikenali di dalam blastosis sekitar 10 hari setelah pembuahan. Kemudian mulai terjadi pembentukan daerah yang akan menjadi otak dan medulla spinalis, sedangkan jantung dan pembuluh darah mulai dibentuk pada hari ke 16-17.

Jantung mulai memompa cairan melalui pembuluh darah pada hari ke 20 dan hari berikutnya muncul sel darah merah yang pertama. Selanjutnya, pembuluh darah terus berkembang di seluruh embrio dan plasenta.
Organ-organ terbentuk sempurna pada usia kehamilan 12 minggu (10 minggu setelah pembuahan), kecuali otak dan medulla spinalis yang terus mengalami pematangan selama kehamilan.

Kelainan pembentukan organ (malformasi) paling banyak terjadi pada trimester pertama (12 minggu pertama) kehamilan, yang merupakan masa-masa pembentukan organ dimana embrio sangat rentan terhadap efek obat-obatan atau virus. Karena itu seorang wanita hamil sebaiknya tidak menjalani imunisasi atau mengkonsumsi obat-obatan pada trimester pertama kecuali sangat penting untuk melindungi kesehatannya. Pemberian obat-obatan yang diketahui dapat menyebabkan malformasi harus dihindari.

Pada awalnya, perkembangan embrio terjadi dibawah lapisan rahim pada salah satu sisi rongga rahim, tetapi pada minggu ke 12, janin (istilah yang digunakan setelah usia kehamilan mencapai 8 minggu) telah mengalami pertumbuhan yang pesat sehingga lapisan pada kedua sisi rahim bertemu (karena janin telah memenuhi seluruh rahim).

Menentukan Usia Kehamilan

Secara konvensional kehamilan dihitung dalam minggu, dimulai dari hari pertama menstruasi terakhir. Ovulasi biasanya terjadi 2 minggu sesudah menstruasi dan pembuahan biasanya terjadi segera setelah ovulasi. karena itu secara kasar usia embrio adalah 2 minggu lebih muda daripada jumlah minggu yang secara tradisional dipakai untuk menyatakan usia kehamilan.

Dengan kata lain seorang wanita yang hamil 4 minggu, sedang mengandung embrio yang berumur 2 minggu. Jika menstruasinya tidak teratur, maka perbedaan yang pasti bisa lebih atau kurang dari 2 minggu. Untuk praktisnya, jika seorang wanita menstruasinya terlambat 2 minggu, dikatakan telah hamil 6 minggu. Kehamilan berlangsung rata-rata selama 266 hari (38 minggu) dari masa pembuahan atau 280 hari (40 minggu) dari hari pertama menstruasi.

Untuk menentukan tanggal perkiraan persalinan bisa dilakukan perhitungan berikut:

– Tanggal menstruasi terakhir ditambah 7.
– Bulan menstruasi terakhir dikurangi 3.
– Tahun menstruasi terakhir ditambah 1.

Hanya 10% wanita hamil yang melahirkan tepat pada tanggal perkiraan persalinan, 50% melahirkan dalam waktu 1 minggu dan hampir 90% yang melahirkan dalam waktu 2 minggu sebelum atau setelah tanggal perkiraan persalinan. Persalinan dalam waktu 2 minggu sebelum maupun sesudah perkiraan persalinan masih dianggap normal.

Kehamilan terbagi menjadi periode 3 bulanan, yang disebut sebagai:

– Trimester pertama (minggu 1-12).
– Trimester kedua (minggu 13-24)
– Trimester ketiga (minggu 25-persalinan)

Pengobatan Tradisional Herbal Untuk Kehamilan

Muntah pada Kehamilan

Daun Duduk (Desmodium Triquentrum (L) DC)
Cara membuat : 30 Gr herba daun duduk dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring. Bagi untuk 3 x minum (pagi, siang dan sore @ 1/3 gelas).

Jamu Sehat Setelah Melahirkan

Kenanga (Canangium Odorarum, (Lamk.)
Cara membuatzAmbil bunga kenanga yang masih muda, kayu rapet, pegatsih, kunci, pepet, kunyit, jongrahab, jalawe, dan jakeling. Campur semua bahan tersebut, lalu ditumbuk halus (dipipis). Seduh dengan air panas. Saring kemudian diminum.

Mencegah Pendarahan Setelah Melahirkan

Pisang (Musa Paradisiaca. Linn.)
Cara membuat : Bunga pisang ambon direbus dengan air sampai mendidih. Minum airnya 2 kali sehari, pagi dan malam hari sebelum tidur. Lakukan 7 hari berturut-turut sesudah menstruasi atau melahirkan.

Merapatkan Vagina dan Mencegah Pendarahan

Pisang Batu (Musa brachycarpa)
Cara membuat : Pohon pisang dipancung untuk diambil airnya yang bersih. Gunakan untuk mencuci vagina setelah melahirkan.

Jika Anda ingin membaca artikel kesehatan sebelumnya tentang obat herbal, silahkan kunjungi Obat Herbal Tradisional Untuk Penyakit Ginjal. Topik yang serupa dengan artikel Tanaman Herbal Tradisional Untuk Sebelum Dan Sesudah Hamil ini, dapat Anda temukan dalam kategori Obat Herbal Tradisional. Silahkan kunjungi artikel kesehatan tentang Obat Herbal Tradisional kami yang lain.