6 Cerita Lucu Sapu Yang Bikin Ngakak

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Sapu – Cerpen lucu atau cerita pendek lucu berikut ini dijamin membuat Anda tertawa. Silahkan disimak, dibaca lalu kemudian tertawa ngakak. Cerita lucu ini merupakan kumpulan cerpen lucu terbaru bertema Sapu yang disarikan dari berbagai sumber yang sudah diuji kelucuannya.

Artikel cerita humor terbaru ini didalamnya terdiri dari cerita2, kisah2, kalimat2 dan kata2 lucu berkaitan dengan Sapu yang disatukan menjadi sebuah kumpulan humor lucu dan cerita lucu yg bikin ngakak terpingkal-pingkal. Semoga Anda menikmati, terhibur dan menangis tertawa setelah membaca cerita lucu singkat, ataupun cerita lucu panjang yang kami sajikan berikut ini.

6 Kumpulan Cerita Lucu Tentang Sapu Yang Bikin Ngakak

1. Cerita Lucu Di Pabrik Sapu Ijuk

Ada seorang anak desa baru berusia sekitar 12 tahun. Dia kerja di sebuah pabrik Sapu Ijuk ‘SAPU TERUS’. Belum lama kerja kurang lebih setahun, dia menghadap bos pabrik dengan niat ingin berhenti bekerja. Namun sang Bos tidak rela dan sedikit keberatan. Karena si Bos menilai si anak desa ini adalah seorang pekerja yang rajin..

Boss: “Apa alasan kamu berhenti kerja?”

Anak Desa: “Tidak ada Pak! Saya memang cuma ingin berhenti saja.”

Tidak hilang akal si Bos pancing dengan kenaikan gaji 3 kali lipat. Eh tetap saja si anak perempuan desa ini menolak.

Boss: “Kamu enggak mungkin berhenti begitu saja, pasti karena suatu alasan, ayolah beritahu saya..”

Anak Desa: “Baiklah jika Bapak memang memaksa. (dengan polosnya si anak desa lepas celananya dan menunjuk ‘bulu-bulunya’) Pak Bos lihat. Sebelumnya saya tidak punya ini.. Ini tumbuh pasti karena setiap hari saya selalu pegang ijuk-ijuk untuk membuat sapu itu.”

Melihat penjelasan ini, si Bos merasa lucu dan ketawa ngakak. Dengan refleknya Si Bos pun ikut lepas celananya dan menunjukkan ‘bulu-bulu’ miliknya..

Boss: “Nak, ini tuh suatu yang alamiah, lihat saya juga punya kok. Tidak usah khawatir lah nak.. ini biasa saja..”

Anak Desa: (Kaget bukan main. Langsung nangis kejer dengan tersedu-sedu). “Pak boss.. Pokok nya saya harus berhenti sekarang juga.. Bapak sepertinya sudah terlalu lama kerja di sini. Sehingga bukan hanya ijuknya yang tumbuh. Tapi itu gagang sapunya pun sudah mulai tumbuh di badan Bapak.”

Boss: “!@#$%^&*(!@#”


2. Kisah Lucu Sapu: Burung Pak Lurah

Pak Lurah memiliki hobi memelihara burung bermacam-macam jenisnya. Pada suatu pagi, burungnya hilang semua karena dicuri orang. Merasa ulah si maling sudah keterlaluan maka pak lurah merencanakan untuk membawa masalah ini di pertemuan warga. Sekitar 200 warga hadir. Setelah berbicara panjang lebar soal moral,

Pak Lurah: “Siapa yang punya burung?”

(Seluruh laki-laki yang hadir segera berdiri).

Pak Lurah: (Menyadari kesalahannya dalam bertanya) ”Bukan itu maksud saya? Maksud saya adalah, siapa yang pernah melihat burung?”

(Seluruh warga wanita berdiri).

Pak Lurah: (Dalam pikiran) “Wah.. gawat..” (Dengan muka marah) “Maksud saya siapa yang pernah lihat burung bukan miliknya?”

(Separuh dari wanita yang hadir berdiri).

Pak Lurah: (Semakin marah, dan juga makin gugup) ”Maaf sekali lagi, bukan ke arah situ pertanyaan saya, maksud saya adalah siapa yang pernah melihat burung saya?”

(Segera 5 wanita berdiri).

Pak Lurah: (langsung lari pontang-panting melihat Bu Lurah berlari dengan membawa sapu lidi).


3. Cerita Lucu Tukang Sapu Di Istana Negara

Seorang Presiden berkata kepada tukang sapu di istana,

Presiden: “Coba buat sebuah kejutan padaku, dan kemudian buat pula permintaan maaf atas kejutan itu yang jauh lebih mengejutkan lagi.”

Beberapa hari kemudian Sang Presiden sedang berdiri dijendela Istana, memandang keindahan taman di bawahnya. Dengan berjingkat-jingkat si tukang sapu mendekat lalu mencubit pantat Sang Presiden.

Presiden: “Hei, gila, apa-apaan ini !” teriak Presiden dengan sangat terkejut.”

Tukang Sapu: “Oh, maaf, Bapak Presiden, Tadinya saya sangka Bapak adalah Ibu Negara.“


4. Cerita Lucu Sapu: Anak Kurang Ajar

Ayah: “Dek, Beliin ayah air yah!”

Anak: “Natural atau mineral?”

Ayah: “MINERAL!!”

Anak: “Panas atau dingin?”

Ayah: “Arghhh..”

Ayah: “Beliin saja minuman bersoda diwarung ya.”

Anak: “Coca cola atau pepsi?”

Ayah: “Coca cola.”

Anak: “Botol atau kaleng?

Ayah: “Botol.”

Anak: “Besar atau kecil?”

Ayah: “SAPU MANA SAPU?!!”

Anak: “Sapu bulu atau sapu lidi?”

Ayah: “ARRGGHH,, DASAR BINATANG!!”

Anak: “Monyet atau sapi?”

Ayah: “KELUAR DARI SINI!”

Anak: “Sekarang atau besok”

Ayah: “SEKARANG!!”

Anak: “Ayah mau ikut enggak?”

Ayah: “Gue bakal bunuh lo!!”

Anak: “Ditusuk pakai pisau atau ditembak pakai pistol?”

Ayah: “Tembak pake AK47!!”

Anak: “Kepala atau Perut?”

Ayah: “HAMA SIALAN!!”

anak: “Tikus atau Kecoa?”

Ayah: (Stress – Gila)


5. Kisah Lucu Tukang Sapu Di Bandara

Ateng yang kerja jadi seorang tukang sapu dibandara, suatu saat dia disuruh bosnya buat bersiin pesawat. Saking rajin nya si Ateng, langsung dibersihin tuh pesawat. Pas lagi bersihin ruang pilot, Ateng ngeliat buku yg judul nya “CARA MENERBANGKAN PESAWAT” Saking pengin taunya, si Ateng langsung ngebuka halaman pertama tuh buku.. Di halaman pertama Ateng ngeliat tulisan “UNTUK MENYALAKAN MESIN, TEKAN TOMBOL MERAH”.

Ateng yang makin penasaran langsung pencet tombol merah. Taunya bener tuh mesin langsung nyala. Ateng ngelanjutin ke halaman selanjutnya. Di halaman itu tertulis “UNTUK MENJALANKAN PESAWAT, TEKAN TOMBOL HIJAU” Ga pake mikir Ateng langsung pencet tombol ijo dan tuh pesawat jalan. Ateng sempet panik pas pesawat ampir nabrak pager bandara.

Kemudian cepat2 membuka halaman 3. Disitu ketulis “UNTUK TERBANG, TEKAN TOMBOL KUNING”. Kagak pake baca doa dulu, Ateng langsung pencet tombol kuning dan tuh pesawat langsung terbang. “cihuuuuuuuuuuy, ane bisa terbang” (sambil teriak teriak karna saking seneng nya). Pas udeh sore si Ateng niat buat mendaratkan pesawat. Pas dia mau buka halaman selanjutnya si Ateng kaget gara-gara baca halaman akhir yg isinya..

“UNTUK MENDARATKAN PESAWAT, BELILAH BUKU EDISI 2 DI TOKO BUKU TERDEKAT”


6. Tebak-tebakan Lucu Tentang Sapu

Tanya: “Sapu apa yg paling menjengkelkan diseluruh dunia?”

Jawaban: “SAPUlang sekolah disuruh emak kepasar eh ketabrak kereta.”