7 Cerita Lucu Humor Bebek Yang Bikin Mules

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Bebek Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Bebek. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Bebek dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Bebek paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

7 Cerita Lucu Humor Bebek Yang Bikin Mules

1. Cerita Lucu Bebek Jantan Di Peternakan

Di peternakan bebek ada 25 ekor bebek Betina dan 1 ekor bebek Jantan tapi sudah tua. Karena bebek Jantan yang tua sudah lewat masa produktifnya, pemilik peternakan membeli 1 bebek Jantan yang masih muda lagi. Hal ini membuat si Jantan tua tersaingi.

Bebek Jantan Tua: “Hei, loe jangan serakah yaaa. Bebek betina ada 25. lu boleh ambil 15 sedangkan gue 10 ekor.”

Bebek Jantan Muda: “Nggak bisa ! Kau sudah tua loyo peyot. pokok’nya semua buat aku!”

Bebek Jantan Tua: “Gini aja wes, kita lomba aja. Siapa yang menang boleh ambil semua bebek betina yang ada disini.”

Bebek Jantan Muda: “wow.. Siapa takut. Mau lomba apa?”

Bebek Jantan Tua: “Lari 100 m!!!”

Bebek Jantan Muda: “Okeeee. ”

Bebek Jantan Tua: “Karena aku sudah tua. Aku minta untuk lari dulu 15 m didepan mu. gimana…???”

Bebek Jantan Muda: “Boleeehhhh!! ”

Lomba lari pun dimulai. Bebek Jantan Tua lari dulu 15 meter baru Bebek Jantan Muda lari menyusul. Saat hampir menyusul Bebek Jantan Tua, tiba-tiba si Bebek Jantan Muda menggelepar dan mati sekarat karena disambit oleh si pemilik peternakan bebek.

Pemilik: (Sambil memungut Bebek Jantan Muda dan menggerutu) “SIALAN INI BEBEK MUDA HOMO KE-10 YANG GUE BELI BULAN INI. BUKAN’NYA NGEJAR BETINA, MALAH NGEJAR BEBEK TUA!”

Bebek Jantan Tua: “Rasa’in lo, Senior koq di lawan.”


2. Cerita Lucu Sop Bebek

Di sebuah kolam yang cukup besar, Ateng melihat ada sekawanan bebek sedang berenang. Timbullah keinginannya untuk mencuri seekor bebek untuk dimasak.

Ateng: “Pasti lebih lezat makan bebek nih, daripada makan roti tawar yang ada di dalam saku gue.”

Dengan perlahan dan mengendap-ngendap, Ateng masuk ke dalam kolam dan mendekati bebek sasarannya. Ketika hendak menangkap, bebek-bebek itu berenang menghindar kesan-kemari. Ateng semakin gusar dan meningkatkan intensitas gerakan menangkap.

Tetapi gerakannya malah membuat bebek-bebek itu semakin ketakutan, sehingga mengeluarkan suara yang ribut. Malah sebagian bebek sampai terbang untuk menyelamatkan diri.Mendengar suara ribut-ribut di luar rumah, sang empunya kolam dan bebek, Ki Semar, akhirnya keluar untuk mengecek. Dia mendapati si Ateng tengah berjibaku di dalam kolam.

Ki Semar: “Hehhh!! Lagi ngapain kamu di dalam kolam saya?”

Ateng: (Menjadi gelagapan) “Waduuuuh, ketahuan deh gue mau nyolong. Bisa-bisa digebukin nih..” (pikirnya.

Namun si Ateng tidak kehilangan akal. Dia langsung mengambil roti yang ada di dalam sakunya. Kemudian dia celupkan roti itu ke dalam air. Lalu roti itu dimakannya.

Ateng berkata sambil teriak ke arah Ki Semar: “Oooohh.. Ini Ki.. Saya sedang makan SOP BEBEK.. Enak nih langsung dari sumbernya..


3. Cerita Lucu Harga Telur Bebek

Suatu hari dipasar ada seekor ayam dan bebek mendengar suara pembeli telur bertanya-tanya harga telur :

Ayam: “Bek, harga telur lu kog bisa harganya Rp 1.500,-/butir.”

Bebek: “Iya donk. Telur gw kan besar gak kayak telur lu kecil.” (dengan nada sombong).

Ayam: “Iya telur gw cma Rp 1.000,-/butir.” (dengan nada sedih).

Bebek: “Makanya lu buat telur lu besar biar harganya bisa mahal.”

Ayam: “Akh ogah. Cuma gara-gara beda Rp 500,- lubang pantat gw jadi makin besar.”

Bebek: “@$%#@#!%#!@%$”


4. Cerita Lucu Rumah Makan Bebek Terkenal

Rumah makan Pak Semar di tempat itu terkenal dengan masakan bebek goreng. Seorang turis datang kemari justru karena tertarik oleh kepopuleran namanya.

Saat menghidangkan setiap piring masakan sang pelayan selalu coba memperkenalkannya: “Ini leher bebek”, “ini dada bebek”, “ini paha bebek”. Dari warna masakan yang nampaknya menggiurkan itu, tak pelak lagi akan membangkitkan selera para tamunya.

Akhirnya giliran masakan yang terakhir dihidangkan. Turis itu melihat sepiring daging ayam tetapi karena merasa segan mengatakannya, maka dia coba-coba menusuk daging itu dengan garpu,

Turis: “Ini apa?”

Pelayan: (Dengan tenang) “Ini temannya bebek.”


5. Cerita Lucu Makanan Bebek

Sewaktu hari Donald Bebek pegi ke warung untuk membeli makanan

Donald bebek: “Ada makanan bebek?”

Penjaga Warung: “Tdk ada.”

(Donald Bebek pun pulang, esoknya)

Donald bebek: ”Ada makanan bebek??”

Penjaga Warung: “Sudah kubilang tdk ada” (mulai kesal).

(Esoknya Donald datang lagi).

Donald bebek: “Ada makanan bebek?”

Penjaga Warung: (Marah) “Sudah kubilang tdk ada makanan bebek, besok kalo datang lagi saya PAKU mulut Kamu!”

(Esoknya lagi, Donald Bebek datang lagi).

Donald bebek: “ada paku?”

Penjaga warung: “Tidak ada!”

Donald bebek: “Klo gitu, Ada makanan Bebek?”


6. Tebak-Tebakan Lucu Bebek

Tanya: “Ada bebek 10, di kali 2 jadi berapa?”

Jawaban: “8. Soalnya yg 2 lagi maen di kali, kan?”

Tanya: “Kenapa Bebek goreng enak rasanya?”

Jawaban: “Karena ada huruf ‘B’ nya, coba kalo nggak ada, berani makan?”

Tanya: “Bebek apa yg jalannya selalu muter ke kiri terus?”

Jawaban: “Bebek dikunci stang.”


7. Cerita Lucu Tukang Jamu Dan Penjual Bebek

Alkisah ada seorang tukang jamu yang seksi, kulit putih, bodi sekel, dan banyak pelanggan pula. Salah satu pelanggannya Si Gareng, penjual bebek di kampung setempat.

Gareng: “Mbak jamunya satu mbak.”

Oneng: “Monggo mas.”

Sewaktu menuangkan secangkir jamu, lirak lirik aja mata si Gareng melihat betis si Oneng yg waktu itu menggunakan kain selutut.

Gareng: “Mbak, mau saya kasih gratis bebek 2 ekor ndak?”

Oneng: “Hah, bener mas? Ya mau lah mas.”

Gareng: “Tapi ada saratnya, aku mau liat pahamu yang mulus itu. dikiitt.. aja.”

Berpikirlah si Oneng dalam ati, wah gak beres nih, tapi ga papalah, kan cuma angkat rok dikit aja. Nggak lama si Oneng mengangkat kainnya, sampai pertengahan paha. Terbelalaklah mata si Gareng melihat paha yang putih mulus itu. Makin penasaran lah dia.

Gareng: “Mbak, kalo bebeknya saya kasih 5 mau gak?”

Oneng: “Hah, yang bener mas? Tapi nggak macem2 kan?”

Gareng: “Engga laah. Saya cuma mau liat CD-nya. Dikiittt aja.”

Mikir lagi tuh si Oneng, lumayan dah gw pulang2 bisa bawa 5 ekor bebek, cuma nongolin CD dikit doang kok, yaudah deh tanggung, pikirnya. Dibukalah kedua paha tadi sehingga keliatan CDnya si Oneng. Tambah melotot pula mata si Gareng, sebentar2 ngelap ilernya yg mulai netes. Tapi memang tukang bebek kaga ada puasnya.

Gareng: “Mbak mbak.. Saya kasih 15 bebek mau?”

Oneng: “wah, pasti syaratnya berat ya mas.”

Gareng: “Ah nggak koq, saya cuma mau ngremes2 CDmu.”

Oneng: “Gak ah mas, nanti malah keterusan.”

Gareng: “Enggak ga bakal keterusan, sumpah, cuma 1 menit deh.”

Akhirnya setelah beberapa saat berpikir keras, dengan terpaksa si Oneng mengikhlaskan CDnya diremes2. Setelah 1 menit..
Oneng: “Mas sudah mas, stop! bebeknya saya kembalikan semua!”

Gareng: “Kok gitu? Kenapa emang?”

Oneng: “Aku mau burungmu aja sekalian masukin ke rok aku.”