8 Cerita Lucu Humor Duda Yang Bikin Mules

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Duda Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Duda. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Duda dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Duda paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

8 Cerita Lucu Humor Duda Yang Bikin Mules

1. Cerita Lucu Duda: Sebelum Mencoba Kedua-keduanya Tidak Bisa Membedakan

Seorang duda dan anak laki-lakinya mempunyai tetangga dua
orang gadis kembar. Salah seorang gadis kembar tadi menjadi
menantu sang duda. Setelah beberapa hari menikah,

Duda: “Bagaimana kamu membedakan istrimu dan saudara kembarnya?”

Anaknya: (Sambil tersenyum) “Sebelum mencoba kedua-duanya saya tidak bisa membedakannya, Pak!”

(Sambil berlalu).

Duda: (Ikut tersenyum pula).


2. Cerita Lucu Duda: Dengan Siapa Saya Berbicara Kemarin

Ini cerita dua orang tua, seorang duda dan seorang janda, yang tinggal bertetangga. Mereka telah berkenalan selama bertahun-tahun.
Pada suatu malam mereka diundang makan dalam suatu acara bersama warga setempat dan mereka duduk semeja. Ketika mereka sedang makan, duda itu memberanikan dirinya,

Duda: “Maukah kamu menikah dengan saya.”

Janda: “Ya, ya, saya mau.”

Esok paginya duda itu bingung, ia lupa apakah janda pujaannya itu
menjawab ya atau tidak. Ia pun menelepon janda itu dan mengingatkan
kembali saat-saat yang mengesankan pada malam sebelumnya. Lalu setelah mengumpulkan keberaniannya

Duda: “Saya lupa, ketika saya bertanya apakah kamu mau menikah dengan saya, kamu menjawab ya atau tidak?”

Janda: “Ya, saya mau dengan segenap hati saya.”

Duda: (Bergembira)

Kemudian,

Janda: “Saya senang Anda menelepon, karena saya juga lupa dengan siapa saya berbicara kemarin.”


3. Cerita Lucu Duda: Seru ya

Mukidi yang duda menikahi Markonah yang janda 3 tahun yang lalu,

Markonah: “Kita mesti selesaikan ini secepatnya.”

Mukidi: “Masalah apa, tuh?”

Markonah: “Anakmu dan anakku memukuli anak kita pagi tadi.”

Mukidi: “Seru, ya?”

Markonah: “Endasmu atos.”

Mukidi: “Wkwkwk.”


4. Cerita Lucu Duda: Mau Menyampaikan Bela Sungkawa

Tiga bulan setelah suaminya meninggal, Markonah dijodohkan orang tuanya dengan Mukidi, duda kampung sebelah. Meskipun sebetulnya masih berduka, Markonah akhirnya setuju kumpul dengan Mukidi.

Malam pertama mereka, Markonah menunggu di tempat tidur, selimutan. Saat Mukidi membuka selimut dia melihat Markonah tanpa busana, tanpa bra, tapi mengenakan CD warna hitam.

Markonah: “Mas Mukidi, bibirku, tubuhku, dadaku, milikmu sekarang. Tapi maaf mas yang berpakaian hitam dibawah dia masih berduka cita.”

Mukidi: (Mikir sejenak) “Nggak apa-apa say, tapi sebentar ya.”

Mukidi ke kamar mandi. Balik dari kamar mandi, dia sudah bugil dan hanya mengenakan kondom berwarna hitam,

Mukidi: (Sambil nyengir) “Say yang berpakaian hitam dibawah ini dia mau menyampaikan bela sungkawa sedalam dalamnya!”


5. Cerita Lucu Duda Sebelah Yang Bilang

Pembantu: “Nyonya, saya mau minta naik gaji.”

Nyonya: “Kenapa saya harus naikkan gaji kamu?”

Pembantu: “Ada 3 alasan nyonya. Pertama saya membersihkan rumah lebih bersih daripada nyonya.”

Nyonya: “Siapa yang bilang?”

Pembantu: “Tuan yang bilang.”

Nyonya: “Oh?”

Pembantu: “Kedua, saya memasak lebih enak daripada nyonya.”

Nyonya: “Siapa yang bilang?”

Pembantu: “Tuan yang bilang.”

Nyonya: “Oh?”

Pembantu: “Ketiga, saya di ranjang lebih hebat daripada nyonya.”

Nyonya: “Oh?! Apa tuan juga yang bilang?”

Pembantu: “Bukan nyonya. Duda sebelah rumah yang bilang.”

Nyonya: “Ssstt! Kamu minta kenaikan berapa?”


6. Kisah Lucu Duda: Tolong Dikirimkan Balik Padaku

Seorang serdadu di medan perang dikirimin surat putus hubungan oleh pacarnya, yang akan menikah dengan duda tua yang kaya bulan depan, selanjutnya minta foto dirinya dikembalikan padanya segera.

Sesudah meminta beberapa lembar foto-foto isteri atau pacar dari teman-teman sekompinya, serdadu itu mengirim semua fofo-fofo itu disertai surat yang berisikan tulisan:

“Aku LUPA yang mana fotomu, kamu pilihlah sendiri, sisanya yang bukan fotomu tolong dikirimkan balik padaku lagi.”


7. Cerita Lucu Duda: Tapi Malah Nolak

Bagong: “Pak dulu punya istri tiga ya? Saya liat bingkai foto di ruang tamu.”

Si Tuan: “Iya itu dulu banget.”

Bagong: “Oalah, sekarang pada kemana, Pak?”

Si Tuan: “Udah meninggal.”

(Bagong emang dasar kepo. Bukannya prihatin, dia malah nanya terus).
Bagong: “Gimana ceritanya pak?”

Si Tuan: “Yang pertama meninggal gara-gara keracunan kuah sop.”

Bagong: (Menanggapi) “Wah serem. Terus yang kedua?”

Si Tuan: “Sama juga. Dia meninggal gara-gara keracunan kuah sop.”

Bagong: (Menanggapi) “Njirrr ngeri banget. Pasti yang ketiga sama nih.”

Si Tuan: “Beda, yang ketiga saya bunuh. Soalnya saya suruh makan kuah sop juga tapi dia malah nolak.”

Bagong: (Jadi cemas, ogah nanya apa-apa lagi).

Keesokan harinya, dia berhenti kerja di rumah duda tua kaya raya itu.


8. Cerita Lucu Duda: Bagus Kamu Diterima

Suatu hari ada seorang Duda mencari pembantu baru di rumahnya. Setiap pembantu yang datang selalu ditanya hal yang sama, “Apa yang akan kau lakukan jika sewaktu malam hari aku mengetuk pintu kamarmu?”

Sudah sekian banyak pembantu yang ditanyanya, tetapi belum ada yang diterima karena sebagian besar menjawab, “Saya akan membukakan pintu dan keluar.”

Hingga giliran pembantu terakhir.

Duda: “Apa yang akan kau lakukan jika sewaktu malam hari aku mengetuk pintu kamarmu?”

Pembantu: “Wah, saya tidak tahu tuan.”

Duda: “Apa? Kenapa kau tidak tahu?”

Pembantu: “Karena sebelum hal itu terjadi, sayalah yang akan terlebih dahulu mengetuk pintu kamar tuan.”

Duda: “Bagus kamu diterima!”