7 Cerita Lucu Humor Kelapa Yang Gokil Banget

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Kelapa Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Kelapa. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Kelapa dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Kelapa paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

7 Cerita Lucu Humor Kelapa Yang Gokil Banget

1. Cerita Lucu Kelapa: Belalainya Udah Kepegang

Bagong tinggal di puncak gunung. Suatu hari ia turun gunung untuk refreshing. Sesampainya di pantai, dia menemukan buah kelapa.

Karena belum pernah lihat buah kelapa maka dia bertanya kepada anak kecil yang ada didekatnya,

Bagong: “Nak, apa itu?”

Anak kecil: “Oh, itu telur gajah pak.”

Bagong: “Oh.”

Lalu Bagong membawa satu buah untuk dibawa ke rumah. Sesampainya dirumah dia menceritakan kepada keluarganya sekaligus mempersiapkan segala sesuatu untuk penetasan telur gajah tersebut.

Mulailah dia mengerami telur tersebut bergantian dengan istrinya. Dengan menggunakan sarung dia berjongkok diatas telur. Setelah satu bulan, anak gadis Bagong,
Anak gadis: “Pak, udah netas belum?”

Bagong: “Nggak tau tuh, coba aja kamu pegang, mungkin aja sudah netas.”

Lalu anak tersebut menjulurkan tangannya ke dalam sarung ayahnya dan meraba-raba.

Anak gadis: “Wah Pak, udah pak, telurnya udah netas. Belalainya udah kepegang sama saya.”


2. Cerita Lucu Kelapa: Ga Bakalan Tau Celana Dalam Saya

Di suatu kampung hiduplah seorang ibu dan anak gadisnya, pada suatu hari ibu sang gadis ingin masak santan, tapi karena dia sudah tidak bersuami alias janda maka dia minta tolong anak gadisnya yang bernama Omas untuk memanjat pohon kelapa.

Emak: “Omas.”

Omas: “Ya, ya.”

Emak: “Tolong panjatkan mak kelapa ya.”

Omas: “Baik mak.”

Maka pergilah si Omas memanjat pohon kelapa didepan rumahnya yang kebetulan dekat dengan jalan.

Waktu sedang manjat, banyak pemuda2 dikampung tersebut yang mondar-mandir lewat bawah pohon kelapa tersebut. Omas pun jadi heran, mengapa banyak pemuda mondar – mandir dibawah pohon kelapa itu.

Setelah selesai memanjat,

Omas: “Mak, mak waktu Omas memanjat kok banyak pemuda yang lewat terus sih, mak?”

Emak: “Oh pemuda2 itu ingin lihat celana dalam kamu.”

Omas: “Syukur deh ma tadi waktu manjat Omas nggak pakai celana, jadi dia ga bakalan tau celana dalam saya.”


3. Kisa Lucu Kelapa

Satu lagi prestasi yang patut diberikan apresiasi untuk siswa SMK, setelah sukses dengan mobil Esemka kini siswa SMK berhasil menemukan bahan bakar pengganti bensin dengan bahan dasar air kelapa, caranya pun relatif mudah:

1. Tuangkan air kelapa ke dalam botol kemudian diamkan sekitar 2 jam.

2. Masukan botol kedalam tas dan tutup rapat/hindarkan dari sinar matahari.

3. Nyalakan motor anda dan berkendaralah seperti biasa hingga sisa bensin di tanki motor anda habis.

4. Pada saat Bensin anda habis gunakan air kelapa yang sudah disiapkan tadi untuk anda minum, kemudian doronglah motor anda sampai SPBU terdekat, bensin hemat, badan sehat.

Selamat mencoba dan tetap hati hati dalam berkendara, patuhi setiap rambu rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.

Semoga bermanfaat bagi yang akan berkendara jauh.

Untuk lebih meningkatkan nilai Oktan daya dorong, tambahkan cincau, cendol, & sirup cocopandan, juga bisa ditambah gorengan2, tahu isi, bakwan, dll.


4. Cerita Lucu Kelapa: Mau Tanggung Jawab

Ada seorang pencuri sedang mencuri kelapa milik tetangganya, ketika ia hendak menurunkan buah kelapa tersebut tiba-tiba terdengar teriakan sang pemilik kelapa.

Pemilik Kelapa: “Maling, maling, maling!”

Si pencuri langsung turun dengan hati-hati. Tapi anehnya si pencuri tidak lari malah ia menghampiri si pemilik kelapa dan langsung memukulinya,

Pemilik Kelapa: “Kenpa kamu pukul aku?”

Pencuri: (Dengan santai) “KALO SAYA JATUH DARI POHON KELAPA TADI KAMU MAU TANGGUNG JAWAB?”

Pemilik Kelapa: ^%$#@*&


5. Teka Teki Lucu Kelapa

Kenapa pohon kelapa didepan rumah harus ditebang?
Jawab: “Karena kalo dicabut berat.”

Apa bedanya kepala sama kelapa?
Jawab: “Kalo kepala dicukur jadi botak, kalo kelapa dicukur jadi batok!”


6. Cerita Lucu Tidur Aja Diatas Kelapa Itu

Pada suatu hari Gareng sang pemanjat kelapa celingak celinguk mencari orang yang mau menyuruhnya untuk memanjat kelapa yang upahnya juga dengan buah kelapa.

Hari hampir malam berulah bertemu dengan Pak Petruk yang ternyata sudah lama menunggu orang yang mau memanjat kelapanya.

Petruk: “Hai Pak Gareng! tolong panjat kelapa saya.”

Karena Gareng memang dari tadi mencari kelapa untuk dipanjat tanpa fikir panjang langsung manjat. Sesampainya di atas dia berfikir tadi belum membuat kesepakatan berapa upah manjat, akhirnya dari atas pohon kelapa,

Gareng: “Pak Petruk, maaf ya, sebenarnya berapa upah saya manjat ini?”

Petruk: “Biasa aja kalau nanti kita dapat 10 biji, 8 buatku aku yang punya pohon dan 2 upah Pak Gareng manjat.”

Gareng: “Tidak bisa! Dua itu cuma upah manjat saja upah turun satu.”

Petruk: “Sudahlah. Aku cuma mau memberikan upah manjat saja, jika kamu tidak mau turun tidur aja diatas kelapa itu.”

Pak Rahmat: #$%^&


7. Cerita Lucu Kelapa: Aku Yang Jatuh Bodoh

Ada suatu hari, si buta dan si bungkuk sedang berjalan-jalan karena terik matahari begitu panas, akhirnya si buta dan sibungkuk memutuskan untuk beristirahat sejenak dibawah pohon. Ketika sibungkuk memandang ke atas pohon, ternyata pohon tersebut adalah pohon kelapa yang berbuah lebat.

Karena tergiur oleh buah kelapa yang lebat itu, si bungkuk ingin memanjat dan mengambil buah kelapa tersebut, sedangkan si buta di tugaskan untuk menghitung jumlah kelapa yang berhasil di petik oleh si bungkuk.

Setelah sampai di atas pohon kelapa, sibungkuk mulai memetik satu persatu buah kelapa, sedangkan si buta menghitung.

Si bungkuk: “Mulailah menghitung buta!”

Si buta: “Baiklah bungkuk.”

Karena sibuta tidak dapat melihat, ia hanya menghitung berdasarkan suara buah yang jatuh.

(Bukk).

Si buta: (Mulai menghitung) “Satu.”

(Bukk).

Si buta: “Dua.”

(Bukkk).

Si buta: “Tiga.”

(Bruukkk).

Si buta: “Satu tandan.” (Berseru dengan girang).

Si bungkuk: “Kepala kau satandan, aku yang jatuh bodoh.”