4 Cerita Lucu Humor Bambu Yang Keren Banget

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Bambu Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Bambu. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Bambu dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Bambu paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

4 Cerita Lucu Humor Bambu Yang Keren Banget

1. Cerita Lucu Bambu Yang Tua Pasti Sangat Enak

Seperti biasanya para turis asing kalau mau main nggak peduli waktu. Apa itu musim liburan apa musim kawin, bodo amat. Alkisah tersebutlah seorang wisman ditemani seorang guide terdampar di wilayah Karangbolong, Kebumen. Setelah puas dengan pemandangan pantai, mereka jalan-jalan di area pegunungan yang sejuk dan indah.

Pada saatnya makan siang, mereka bingung karena nggak ada restoran atau pun cafe, apalagi warteg. Warung makan pun susah dicari. Maklum daerah pegunungan dan lagi waktu itu bukan musim pesiar. Maka akhirnya mereka mampir di rumah penduduk. Memang dasar orang Kebumen baik-baik, mereka disuguhin makan secara cuma-cuma (Gratis).

Turis: “Enak sekali makan siang kali ini. Apalagi sup yang putih. Sup apakah?”

Guide: “Oh, itu sayur rebung, Sir.”

Turis: “Apa itu rebung?”

Guide: “Rebung itu bambu yang masih muda, Sir.”

Turis: “Bambu muda? Orang Indonesia memang pintar masak. Bambu yang masih muda saja enak apalagi bambu yang tua, pasti sangat enak.”

Guide: “Dasar bule, lu!”


2. Cerita Lucu Bambu: Buang Air Besar Pasti Keluar Pagar

Ada orang ambon makan di warung orang papua, sehabis makan,

Ambon: “Pa’ce ini sayur apa kah? Luar biasa enak sekali!”

Pace: “Itu sayur bambu (Rebung)!”

Besoknya dia makan lagi,

Ambon: “Pa’ce ini sayur apa lagi?”

Pace: “Oh, itu sayur paku (pakis)!”

Dia keluar sambil geleng2 kepala,

Ambon: “Lengkap sudahhh, kemarin beta makan sayur bambu, ini hari beta makan sayur paku, nanti beta buang air besar pasti keluar pagar!”


3. Cerita Lucu Bambu Untuk Kailnya Aja Patah

Pada suatu pagi di hari libur, seorang Bapak sedang asyik meruncingkan ranting bambu untuk dibuat menjadi kail. Tak lama berselang, si Mukiran anaknya, datang menghampiri,
Mukiran: “Wah asyik. Bapak mau mancing ya?”

Mukidi: “Iya, Ran, rencananya nanti sore Bapak mau mancing, sekarang Bapak sedang buat kailnya.” (Dengan penuh kasih sayang).

Mukiran: “Pak, nanti kalau dapat, ikannya buat Mukiran ya?” (Penuh harap).

Mukidi: “Oh, pasti dong, nak. Buat siapa lagi kalau bukan buat kamu.” (Penuh rasa kasih).

Mukiran: “Eh Pak, tapi Mukiran mau makan ikannya enggak pake nasi, enaknya digadoin aja, ya.”

Mukidi: “Jangan nak, kan lebih enak dimakannya pakai nasi.” (Melarang).

Mukiran: “Iya Pak, tapi Mukiran maunya digadoin, nggak pake nasi.”

Mukidi: “Bapak bilang jangan, lebih baik pake nasi.” (Nampak mulai agak kesal dengan permintaan si Mukiran).

Mukiran: “Enggak, pokoknya enggak! Mukiran hanya mau makan ikan digadoin.” (Rengeknya).

Mukidi: “Hei, kamu koq mulai membandel ya. Kalau Bapak bilang jangan, ya jangan!” (Sambil memukulkan tangkai bambu yang sedang di pegangnya kepada si Mukiran).

Karuan saja akhirnya si Mukiran menangis meraung-raung kesakitan.
Mendengar suara tangis si Mukiran, Ibunya datang menghampiri,

Markonah: “Ada apa sih Pak, pagi-pagi begini si Mukiran koq sudah menangis?”

Mukidi: “Ini Bu, coba ibu pikir, masa si Mukiran mau makan ikan digadoin, dia enggak mau makannya pake nasi. Bapak kan jadi kesal.”

Markonah: “Ikan apa Pak, mana ikannya?”

Mukidi: “Iya belum ada, wong mancingnya aja baru mau nanti sore. Nih lihat, bambu untuk kailnya aja patah dipakai mukul si Mukiran.” (Penuh penyesalan).


4. Teka Teki Lucu Bambu

Guling-guling apa yang bisa terbang?
Jawab: “Guling-guling bambu.”

Buah apa yang sering dipake perang?
Jawab: “Jambu runcing (Bambu runcing).”

Bambu apa yang ada penghuninya?
Jawab: “BAMBU Apus.”

Bambu, bambu apa yang bisa dimakan?
Jawab: “Bambu air, bambu biji, bambu bangkok, putu bambu.”

Waktu kecil pake baju, udah gede malah telanjang. Siapakah aku?
Jawab: “Pohon bambu.”

Bowling apa yang disukai Doraemon?
Jawab: “Bowling-bowling bambu.”

4 Cerita Lucu Humor Komodo Yang Lucu Banget

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Komodo Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Komodo. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Komodo dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Komodo paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

4 Cerita Lucu Humor Komodo Yang Lucu Banget

1. Cerita Lucu Komodo: Dasar Besar-besar Dongo

Disebuah kebun binatang ada dipelihara beberapa ekor komodo. Tiba-tiba dalam kandang munjulah sang kadal yang tanpa berdosa melewati gerumulan komodo tersebut,

Komodo: “Hai kecil.”

Kadal: “Hai juga besar.”

Komodo: “Kamu siapa? Kenapa kami tidak pernah melihatmu?”

Kadal: “Aku si dalmut, alias kadal imut.”

Komodo: “Kenapa kamu kesini?”

Kadal: “Tidak apa-apa numpang lewat saja.”

Komodo: “Kenapa badanmu kecil sekali? sedangkan kita semua berbadan besar.”

Kadal: “Memang dari dulu badan saya segini.”

Komodo: “Memangnya usiamu berapa?” (Melongo sambil bertatapan satu dengan lainnya).

Kadal: “Usiakau 8 bulan.”

Komodo: “Usia sudah 8 bulan kenapa masih kecil bandannya?”

Kadal: (Sambil lihat kanan dan kiri, sambil berfikir) “Karena dulu selama 7,5 bulan aku sakit, maka dari itu badanku kecil seperti ini.”

Komodo: “Wah kasihan sekali kamu ya.”

Kadal: “Dasar besar-besar dongo!” (Sambil pergi meninggalkan gerumulan komodo).


2. Cerita Lucu Komodo: Ini Bayi Cicak

Seorang pemandu wisata (guide) mengantar turis mancanegara berkeliling kebun binatang.

Turis: “Itu apa?”

Guide: “Burung merak, Mister.”

Turis: “Kecil sekali burung merak di negara saya jauh lebih besar, kalau itu apa?”

Guide: “Rusa.”

Turis: “Ah, di negara saya rusa jauh lebih besar!”

Kemudian sang guide mengajak melihat hewan yang lebih besar.

Turis: “Wow, kalau ini apa?”

Guide: “Badak!”

Turis: “Oh, di negara saya sih, lebih besar lagi!”

Dengan perasaan dongkol guide mengajak melihat hewan-hewan yang besar, tapi jawaban turis tetap sama “di negara saya jauh lebih besar”.

Turis: “Ini apa lagi?”

Guide: “Ini gajah.”

Turis: “Gajah disini kecil sekali ya?”

Sampailah di kandang Komodo,

Turis: “Ini hewan apalagi?”

Guide: “Mister belom pernah lihat yang seperti ini?”

Turis: “Belum, ini pertama kali.”

Guide: “INI BAYI CICAK!”

Turis: @#$%^


3. Cerita Lucu Komodo: Belalang dan Kupu Kupu

pada suatu sore di sebua desa si Semar dan temennya si Petruk

Semar: “Truk, truk.”

Petruk: “Apa Mar?”

Semar: “Unesco ngebatalin komodo sebagai new 7wonder loh.”

Petruk: “Yang bener lu Mar!”

Semar: “Gua beneran!”

Petruk: “Alesannya?”

Semar: “Unesco berpikir komodo bukan lagi hewan yang unik,jadi mereka menggantinya jadi Belalang dan Kupu2.”

Petruk: “Lah kenapa Belalang dan Kupu2.”

Semar: “Karena unesco berpikir belalang dan kupu-kupu itu unik, karena siang makan nasi malam minum susu.”

Petruk: @#$%


4. Cerita Lucu Komodo: Ditempatkan Ditempat Yang Lapang

Anak Komodo: “Mami, kita ini termasuk binatang berbisa atau enggak?”

Induknya: “Tidak juga sih, tapi air liur kita mengandung banyak bakteri yang sangat mematikan.”

Anak Komodo: (Menangis meraung-raung)

(Setelah beberapa jam).

Anak Komodo: “Saya telah berbuat dosa, mami. Saya menelan air liur sendiri karena tidak kuat berpuasa sehari penuh. Doakan arwah saya ditempatkan di tempat yang lapang.”