20 Cerita Lucu Pintu Yang Lucu Gila

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Pintu – Cerpen lucu atau cerita pendek lucu berikut ini dijamin membuat Anda tertawa. Silahkan disimak, dibaca lalu kemudian tertawa ngakak. Cerita lucu ini merupakan kumpulan cerpen lucu terbaru bertema Pintu yang disarikan dari berbagai sumber yang sudah diuji kelucuannya.

Artikel cerita humor terbaru ini didalamnya terdiri dari cerita2, kisah2, kalimat2 dan kata2 lucu berkaitan dengan Pintu yang disatukan menjadi sebuah kumpulan humor lucu dan cerita lucu yg bikin ngakak terpingkal-pingkal. Semoga Anda menikmati, terhibur dan menangis tertawa setelah membaca cerita lucu singkat, ataupun cerita lucu panjang yang kami sajikan berikut ini.

20 Kumpulan Cerita Lucu Tentang Pintu Yang Lucu Gila

1. Cerita Lucu Menjaga Pintu

Suatu hari Bagong kecil ditinggal ibunya untuk pergi ke rumah Ibu RT.

Ibu: “Bagong, kalau kamu sedang sendirian di rumah, kamu harus selalu mengawasi pintu rumah dengan penuh kewaspadaan. Jangan biarkan seorang pun yang tidak kamu kenal masuk ke dalam rumah karena bisa saja mereka itu ternyata pencuri!”

(Bagong memutuskan untuk duduk di samping pintu. Satu jam kemudian pamannya datang).

Paman: “Mana ibumu?”

Bagong: “Oh, Ibu sedang pergi ke pasar.”

Paman: “Keluargaku akan datang ke sini sore ini. Pergi dan katakan kepada Ibumu jangan pergi ke mana-mana sore ini!”

Bagong: (Begitu pamannya pergi mulai berpikir) “Ibu menyuruh aku untuk mengawasi pintu. Sedangkan Paman menyuruhku pergi untuk mencari Ibu dan bilang kepada Ibu kalau keluarga Paman akan datang sore ini.”

Setelah bingung memikirkan jalan keluarnya, Bagong akhirnya membuat satu keputusan. Dia melepaskan pintu dari engselnya, menggotongnya sambil pergi mencari ibunya.


2. Kisah Lucu Pintu: Alat Yang Hebat

Seorang laki-laki datang ke Institute of science merupakan tempat para peneliti memperagakan hasil penemuan mereka dan mendapatkan hak patent bagi penemuan tersebut.

Peneliti 1: “Saya telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa berbicara dengan manusia lain di tempat yang berjauhan. Dan saya menamakan alat itu TELEPON.”

(Para hadirin terkagum-kagum. Tak lama kemudian, datang lagi dua orang bersaudara).

Peneliti 2: “Kami telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa terbang seperti burung. Dan kami menamakan alat itu.. PESAWAT TERBANG.”

(Para hadirin semakin kagum. Tiba-tiba, datanglah seseorang dari Indonesia).

Peneliti 3: “Saya telah menemukan alat untuk bisa membuat Manusia bisa berjalan menembus dinding, kaca dan besi,” (Para hadirin Hebohh besar) “Dan Saya menamakan alat itu.. PINTU.”


3. Cerita Lucu Pintu: Kedatangan Tamu

Tepat jam dua belas siang, Istri Bagong, Yati Pesek namanya. Dikejutkan dengan suara orang yang mengetuk pintu rumah. Terlebih Yati Pesek baru saja ingin tidur siang, karena tugas ia sebagai seorang istri sudah dituntaskan. Dengan mengenakan baju tidur yang tipis, dan baru saja mau beranjak ke tempat tidur, orang itu semakin keras mengetuk pintu. Mau tidak mau, Yati Pesek pun menghampirinya.

Yati Pesek: “Ada apa yah? Kalau untuk menawarkan barang, maaf saya kurang minat!”

Pria: “Oh saya tidak menawarkan barang ibu, hanya ingin bertanya, mau-kah ibu memuaskan suami?”

(Sontak, Yati Pesek pun menutup pintunya. Dan si tamu terus mengulang mengetuk pintu lagi untuk yang kedua kali).

Yati Pesek: “Ada apa lagi siiih?? Saya tidak minat!”

Pria: “Saya hanya ingin memberitahukan ibu bagaimana cara memuaskan suami.”

Yati Pesek: “Anda terlalu lancang bicaranya! Asal anda tahuu yaaah? Saya ini tipe istri yang pinter melayani suami!!”

Pria: “Aaah itu perasaan ibu saja, tetapi pada kenyataannya tidak kan?!”

Yati Pesek: “Kamu sok tahuuu!”

Pria: “Sebenarnya ibu bisa memuaskan suami nggak siih?!”

Yati Pesek: “Lama-lama anda semakin kurang ajaar! Apa buktinya kalau saya tidak bisa melayani dan memuaskan suami sayaaa? Jawaaaaaaaaaaaab!”

Pria: “Mau tau buktinya? (Sambil menujukan video di handphone-nya) dan ini satu bukti bahwa suami ibu selingkuh dengan istri saya!! Video ini sebagai buktinya.”

Yati Pesek: “!!@@##^%”


4. Cerita Lucu Pintu: Adik Nempel Di Dinding

Seorang ayah pulang dari kantornya agak sorean, ketika sampai rumah ia disambut sang isteri dengan senyum ramahnya.

Ayah: “Mah, si Mono anak kita kemana? Kok sepi?”

Isteri: “Itu tadi keluar bawa mainan mungkin lagi maen ditaman sama temannya.”

Ayah: “Oh, kalau gitu ‘yuk’ mah.” (mengajak isterinya untuk begituan).

Isteri: “Jangan sekarang pah nanti Mono pulang.”

Dengan rayuannya sang ayah akhirnya berhasil mengajak isterinya begituan karena tergesa-gesa mereka lupa mengunci pintu kamar sampai akhirnya, ‘GRUBAKKK..!!” terdengar pintu kamar yang didobrak,

Mono: “Ayah, minta uangnya seribu rupiah buat beli es krim!”

(Kaget dan terkejut bukan main sang ayah mendengar Mono yang masuk kekamar dengan tiba-tiba, padahal sudah hampir sampai pada tujuannya).

Ayah: “Heh, dasar bocah edan. Kalau masuk kamar ketuk pintu pintu dulu! Seribu gundulmu!! Lihat itu gara gara seribu rupiahmu adik-adikmu pada nempel didinding! (sang ayah terus memaki Mono anaknya).

Mono: “@@##$%%$#@#@$$??!!”


5. Cerita Lucu Ketuk Pintu

seorang janda muda di pinggiran Jakarta. Bosan hidup menjanda dan merindukan seorang anak, mbak kita yg satu ini pasang iklan di sebuah harian ibukota.

‘Dicari seorang pria untuk menjadi suami, dengan satu syarat: Kejantanan berkualitas tinggi.’

Demikianlah kira2 bunyi iklan mbak kita ini. Selang tiga hari, ketika si mbak janda kita sedang duduk2 sambil nonton tv di rumah, terdengarlah suara seseorang mengetuk pintu dengan keras, “tok, tok, tok…” Mbak janda kita, menghampiri pintu dan mengintip lewat lubang pintu, ternyata tidak ada siapa-siapa di depan pintu hingga dia balik ke depan tv lagi.

Nggak lama terdengar lagi suara pintu diketok-ketok, kali ini lebih keras lagi dan dilihat lagi lewat lubang pintu ternyata nggak ada lagi orang. Demikian sampai yang ketiga kalinya, mbak janda kita ini penasaran, akhirnya dibukalah pintu. Didapatinyalah seorang laki-laki yang kelihatan sehat dan gagah tetapi (maaf) cacat, tanpa kaki dan tanpa tangan.

Janda: “Ya, ada apa pak?” (penasaran dan kaget).

Laki-laki: “Ehmm,, ini mbak, apakah mbak yang pasang iklan cari suami di koran?” (ragu-ragu).

Janda: “Betul.”

Laki-laki: “Kalau begitu kebetulan sekali, saya bisa ketemu langsung dengan mbak. Saya berminat untuk menjadi suami mbak.”

Melihat kondisi fisik laki-laki tersebut, mbak janda kita .

Janda: (Bingung dan sedikit marah karena melihat kondisi fisik si laki-laki tersebut) “Tapi, apa iya Anda memenuhi kriteria yang saya minta.”

Laki-laki: “Saya pikir iya.”

Janda: “Barangkali bapak salah alamat.” (sedikit kesal sambil siap-siap menutup pintu).

Laki-laki: “Tunggu dulu mbak, keliatannya mbak meragukan kejantanan saya, apa mbak perlu bukti?”

Janda: “Emangnya sampeyan punya bukti apa??” (dengan ketus).

Laki-laki: “Oke.. Anda pikir dengan apa saya ngetuk pintu tadi?”

Janda: (Langsung lemas dan jatuh).


6. Cerita Lucu Pintu Besi

Ateng baru pertama kali masuk mall bersama anak bininya. Namanya juga orang udik, Ateng dan keluarga ngerasa heran dan aneh dengan semua yang ada di mall. Waktu mereka ngeliat-liat, mereka terkesima dengan sebuah pintu besi berwarna chrome yang bisa buka tutup sendiri ngga pake dibuka-bukain pake tangan orang, diikuti dengan bunyi ‘ting’nya waktu mau buka atawa tutup.

Bagong: “Beh, itu apaan sih?”

Ateng: (Rada bingung) “Ya itu dia, selama gw nginjek kaki di dunia ini, baru sekarang ngeliat model pintu besi kaya gitu!”

Ateng, anak dan bininya bengang-bengong di depan pintu besi, persis kaya sapi ompong. Kagak lama, ada perempuan seumuran bini Ateng mencet tombol itu pintu besi, dan langsung masuk waktu pintu besi itu kebuka, dan ketutup lagi waktu perempuan itu udah di dalemnya.

Setelah itu kedengeran bunyi ‘ting’, diikutin dengan nyalanya angka satu, dua, tiga, empat, dan akhirnya berhenti. Nggak lama, angka empat nyala lagi, terus tiga, dua, satu, dan berhenti.

Nah, pas pintu besinya kebuka lagi, Ateng, anak dan bininya kaget setengah mati, soalnya yang keluar dari pintu besi tadi seorang cewek cakep yang perawakan dan wajahnya mirip Citra Kirana. Ateng bengong, matanya kagak kedip ngeliat cewek secakep itu. Setelah berpikir sebentaran, Ateng ngedeketin bininya dan ngedorong bininya masuk ke pintu besi itu,

Bagong: (Keheranan)

Ateng: (Karena melihat bagong yang keheranan Ateng berusaha menjelaskan) “Eh, biar Emak lu bisa jadi muda, cakep dan s3ksi kaya cewek tadi, Bagong…!”


7. Kisah Lucu Pintu Kulkas

Seorang nenek membuka pintu kulkas untuk mengambil sesuatu, tapi saat dia menutup pintunya sang kucing kesayangan melompat masuk. Pintu tertutup, dan sang kucing terperangkap kedinginan di dalamnya. Sang nenek seharian mencari kucing kesayangannya, dan akhirnya menemukannya kaku membeku di dalam kulkas.

Dalam paniknya, sang nenek mencari akal untuk menghangatkan tubuh kucingnya. Dan yang segera terpikir adalah menggosok tubuh kucing itu dengan bensin. Entah keajaiban apa yang terjadi, tapi sejenak setelah tubuh sang kucing basah kuyup terlumuri bensin, dia bangkit, berjalan tertatih-tatih, lalu berlari sangat kencang mengelilingi rumah sang nenek, berkali-kali tanpa henti.

Sang nenek berbahagia sekali, dan duduk menunggu kucingnya yang sedang berlari kencang itu dengan sabar. Tiba-tiba, kucing itu berhenti, dan jatuh terbaring di rumput. Sang nenek segera memeriksa sang kucing, dan ternyata dia kehabisan bensin.


8. Cerita Lucu Pintu Modern

Di ruang praktek terjadi percakapan antara seorang Pasien yang dan Dokternya.

Pasien: “Dok, belakangan ini saya sering bermimpi, mimpi ini membuat saya tersiksa. Saya lari kencang sekali ke arah pintu. Lalu saya mendorongnya dengan sekuat tenaga tetapi pintu itu tidak mau terbuka.”

Dokter: “Apakah pintu itu terkunci?” kata sang Dokter.

Pasien: “Tidak.”

Dokter: “Atau pintu sebuah Benteng?”

Pasien: “Tidak.”

Dokter: “Pintu Otomatis barangkali?” (dengan semakin penasaran).

Pasien: “Bukan, Dok, pintu itu biasa-biasa saja, cuma ada tulisannya.”

Dokter: “Tulisan apa?” (keheranan).

Pasien: (Dengan santainya) “Tarik.”


9. Cerita Lucu Rusaknya Pintu Surga

Malaikat panik sebab pintu Surga tidak dapat dibuka padahal diluar telah bergerombol calon warga. Lalu Malaikat berseru adakah insinyur diantara para calon warga untuk memperbaiki pintu Sorga. Untung, pada hari itu ada Tiga Insinyur, satu dari Amerika, satu dari Jepang dan satu dari Indonesia.

Insinyur Amerika: “Setelah diperiksa, biayanya 900 dollar.”

Malaikat: “Koq, mahal? Coba buat perinciannya!”

Insinyur Amerika: “Ongkos pemeriksaan 200 dollar, 300 dollar buat bahan dan 400 dollar ongkos kerja.”

Malaikat: (Memanggil Insinyur dari Jepang)

Insinyur Jepang: “Setelah diperiksa, biayanya 600 dollar, 300 dollar ongkos bahan dan 300 dollar ongkos kerja”.

Malaikat: (Masih belum puas, lalu konsultasi sama si Bos, dan dia pikir masih mahal) “Coba insinyur Indonesia, kan lagi krismon dan banyak yang di PHK, tentunya perlu duit, pasti lebih murah.”

Insinyur Indonesia: (Tanpa periksa pintu) “Siap Malaikat, ongkosnya 5.600 dollar!”

Malaikat: “Ahhh, koq bisa lima ribu enam ratus, jauh lebih mahal dari yang lain?” (bingung).

Insinyur Indonesia: (Maju sambil berbisik di kuping malaikat) “Eh, malaikat, dengerin no-ceng-go ($ 2.500,-) buat elu, no-ceng-go buat gua, yang 600 kasi si Jepang, biar dia yang betulin tuh pintu! Pas kan!!”

Malaikat: “..!!??”


10. Cerita Lucu Pintu: Suami Yang Gendeng

Dikisahkan di sebuah kampung, ada seorang wanita cantik dan seksi bernama RatmiB29. RatmiB29 adalah istri yang baru ditinggal mati suaminya, si Petruk. Kematian Petruk memang diharapkan sejak lama oleh si RatmiB29 karena memang suaminya ini agak sedikit gila dan tak pernah bisa membahagiakan si RatmiB29.

Petruk meninggal dengan cara tak wajar sehingga ia kemudian menjadi sosok hantu. Karena menjadi hantu, ia bergentayangan dan kembali ke rumah RatmiB29. Setibanya di rumah, Arwah Petruk mengetuk pintu. Si RatmiB29 istrinya mendengar dan kemudian sebelum membukakan pintu, ia mengintip lubang pintu untuk mengetahui siapa yang datang.

RatmiB29: “Aihh.. Rupanya arwah suamiku. Kenapa sih kamu balik lagi, kan kamu sudah mati sih?

Petruk: “RatmiB29, ku mohon bukakan pintu ini. Ada sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu untuk terakhir kalinya! Ku mohon RatmiB29! Pliss!”

RatmiB29: “Kamu gak usah temuin aku lagi! Sudah mati, ya mati aja Truk! Alam kita udah berbeda. Plis jangan ganggu aku lagi!!”

Petruk: “Penting RatmiB29! Please! Satu kali aja!”

RatmiB29: “Nggak ah! Kamu kan udah mati Truk, aku takut!

Petruk: “Sebentar aja kok, paling cuma 2 menit doang, gak sampe!!”

Karena kasihan, dan merasa Petruk benar-benar serius, RatmiB29 pun akhirnya membukakan pintu. kemudian Petruk mengintip dari pintu yang baru sedikit dibuka,

Petruk: “Cie.. Cie.. Cie..” Janda Nii Yeee!!

RatmiB29: “!*#^!*#^” (Seraya nelen daun pintu rumahnya).


8 Cerita Lucu TV (Televisi) Yang Lucu Abis

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Televisi – Cerpen lucu atau cerita pendek lucu berikut ini dijamin membuat Anda tertawa. Silahkan disimak, dibaca lalu kemudian tertawa ngakak. Cerita lucu ini merupakan kumpulan cerpen lucu terbaru bertema Televisi atau TV yang disarikan dari berbagai sumber yang sudah diuji kelucuannya.

Artikel cerita humor terbaru ini didalamnya terdiri dari cerita2, kisah2, kalimat2 dan kata2 lucu berkaitan dengan TV / Televisi yang disatukan menjadi sebuah kumpulan humor lucu dan cerita lucu yg bikin ngakak terpingkal-pingkal. Semoga Anda menikmati, terhibur dan menangis tertawa setelah membaca cerita lucu singkat, ataupun cerita lucu panjang yang kami sajikan berikut ini.

8 Kumpulan Cerita Lucu Tentang Televisi Yang Lucu Abis

1. Cerita Lucu Tambah Pintar Akibat Nonton Televisi

Penonton 1: “Ini acara-acara tv makin bikin kita bodoh aja. Gak ada nilai pendidikannya sama sekali. Cuma bisa sajiin tontonan. Gak ada tuntunannya.”

Penonton 2: “Kalau pengen dapat tuntutan dan pendidikan, jangan nonton tv. Datang ke tempat diskusi, majelis taklim, sekolah atau ikutan seminat. Jangan nonton tv.”

Penonton 1: “Ya, kan harusnya adalah sesuatu yang bikin kita tambah pinter setelah nonton tv.”

Penonton 2: “Kata siapa gak tambah pinter. Kamu tambah pinter kok setelah nonton tv.”

Penonton 1: “Masa sih?”

Penonton 2: “Buktinya kamu udah bisa kritik televisi. maki-maki televisi. nyuruh tv bikin tayangan yang mendidik, Berarti kamu tambah pinter. Jadi terdidik akibat ketidakmendidikan acara-acara tv kita, kan?”


2. Kalimat Lucu Alasan Anak Suka Nonton Televisi

– TV Tidak Pernah Memarahi Penontonnya

Sementara masih ada orang tua yang sedikit-sedikit maunya marah. Memang sih, maksudnya baik, tapi caranya mungkin yang kurang pas.

– TV Ada Warnanya

Padahal ada juga sih, orang tua yang berwarna (maksudnya wajahnya jadi merah kalau lagi ngomel).

– TV Bisa Menghibur

Orang tua juga mampu menghibur, tapi paling-paling hanya sampai 2 jam saja. Kalau TV kan bisa berjam-jam.

– TV Tidak Banyak Bertanya

Kalau pun bertanya, si anak tidak perlu takut salah memberi jawaban karena TV-nya tidak mendengar jawaban mereka.

– TV Tidak Pernah Menyuruh Bobo Siang

Kalau itu sampai terjadi, tentu saja TV-nya tidak ada yang nonton.

– TV Tidak Pernah Menyuruh Mengepel Lantai

Meskipun ada iklan yang menggambarkan bagaimana cara mengepel lantai dengan baik dan benar.

– TV Tidak Sering Tanya PR

Kecuali acara pendidikan. Selebihnya adalah pertanyaan: “Ke mana acara liburanmu besok?”


 

3. Cerita Lucu Korban Iklan Televisi

Seorang anak gadis telah di perkosa, lalu sang anak mengadu pada ibunya.

Anak: “Bu, aku telah di nodai.”

Ibu: “Gak apa2 nak, berani kotor itu baik..”

Anak: “Tapi bu, hal ini makan Hati.”

Ibu: “Apa pun makanannya, minumnya teh botol sosro..”

Anak: “Ibu gimana sich? Terus bagaimana dengan nama baik keluarga kita?!”

Ibu: “Biarin, yg penting Mintz.”

Anak: “Tapi nanti perut ku tambah gede bu.”

Ibu: “Gede siihh, tp rela bagi-bagi??”

Anak: “Aku pergi aja dari rumah, ibu udah gak peduli lagi sama aku.”

Ibu: ” tidak, Tanpamu aku Galau.”

Anak: “Ibu keterlaluan, mending aku bunuh diri aja, biar aku gak ada!!”

Ibu: “Jangan dunk, Gak ada lo Gak rame.”

Anak: “huaaa.. (nangis sambil guling-guling).


4. Cerita Lucu Televisi: Menikah Dengan Orang IT

Sebelum memutuskan untuk menikah dengan IT Guys pikir dulu masak-masak dan jangan menyesal kemudian. Makanya perhatikan baik-baik percakapan antara seorang istri dengan suaminya, seorang Software Engineer.

Suami: (Pulang telat dari kantor) “Selamat malam sayang, sekarang saya logged in.”

Istri: “Apakah kamu bawa oleh-oleh yang aku minta?”

Suami: “Bad command or filename.”

Istri: “Tapi aku bilangnya dari tadi pagi!”

Suami: “Errorneous syntax. Abort?”

Istri: “Terus, bagaimana tentang beli televisi baru?”

Suami: “Variable not found.”

Istri: “OK deh, kalo gitu aku minta kartu kreditmu. Aku mau belanja sendiri aja.”

Suami: “Sharing Violation. Access denied.”

Istri: “Apakah kamu lebih mencintai komputer daripada aku? Atau kamu hanya main-main saja?”

Suami: “Too many parameters.”

Istri: “Itu kesalahan terbesar kalo saya menikahi orang ‘idiot’sepertimu.”

Suami: “Data type mismatch.”

Istri: “Kamu tidak berguna.”

Suami: “It’s by Default.”

Istri: “Bagaimana dengan gajimu?”

Suami: “File in use. Try later.”

Istri: “Kalo gitu apa posisiku di keluarga ini?”

Suami: “Unknown Virus.”


5. Cerita Lucu Orang Madura Beli Televisi

Di suatu toko elektronik di Purwokerto, seorang bapak asli dari Madura mau beli TV. Si pelayan tokopun dengan ramah melayani dia.

Pelayan toko: Ada yang bisa saya bantu bapak ?

Orang Madura: “Disini ada radio?”

Pelayan toko: “Ada bapak.”

Orang Madura: “Disini ada kulkas?”

Pelayan toko: “Ada bapak. Maaf bapak mau cari apa ya?”

Orang Madura: “Saya mau beli TV taiye.”

Pelayan toko: “Maaf bapak, TV merek taiye tidak ada.”

Orang Madura: “..??”


6. Cerita Lucu Televisi: Profesor Kangkung

Seorang profesor ahli demografi sedang memberi kuliah perdana di depan para mahasiswa. dalam salah satu sesi tanya-jawab:

Profesor: “Dahulu sebelum ada program KB jumlah penduduk di Indonesia sulit dikendalikan, tingkat kelahiran bayi sangat tinggi, yakni hampir setiap jam terdapat 500 bayi lahir. Ateng coba kamu terangkan mengapa hal itu terjadi?”

Ateng: “Karena faktor ekonomi prof.. Artinya setiap keluarga memiliki falsafah banyak anak banyak rejeki.”

Profesor: “Kalau menurut pendapatmu, bagaimana Petruk?”

Petruk: “Karena tidak meratanya pembangunan, di mana banyak desa desa yang belum dimasuki aliran listrik, sehingga kurang mendapat hiburan dari Televisi.”

Profesor: “Lalu.. Apa hubungannya antara Televisi dengan tingginya tingkat kelahiran bayi?”

Petruk: (Dengan menggebu gebu memberikan analisisnya) “Begini prof, bagi orang desa tidak ada listrik tidak ada televisi, tidak ada televisi tidak ada hiburan, tidak ada hiburan maka banyak anak. Karena menjelang malam, pada umumnya mereka sudah berangkat ke tempat tidur, dan satu satunya hiburan bagi mereka adalah permainan suami-istri di tempat tidur, karena belum ada alat kontrasepsi akibatnya banyak ibu ibu yang hamilnya hampir bersamaan, layaknya suatu kompetisi, begitu kan, Prof?”

Profesor: (Suasana di ruangan mulai gaduh) “Menurut penelitian saya yang sudah bertahun tahun ini, tingginya tingkat kelahiran bayi hanya disebabkan oleh hal yang sangat sepele dan sikap yang sederhana dari pasangan suami-istri.”

Mahasiswa: “Apaan itu Prof??”

Profesor: “Yaaah, penyebabnya adalah kangkung!”

Mahasiswa: (Tak percaya) “Aaahh, yang bener aja, Prof? Masa karena kangkung saja, terus banyak bayi yang lahir?”

Profesor: “Nampaknya kalian ini tidak mempercayai hasil penelitian saya. Begini lho.. Kangkung itu kepanjangan dari mekangkang dan mekungkung, artinya yang dibawah harus mekangkang dan yang di atas harus mekungkung, kalau tidak begitu maka tak jadilah.”


7. Cerita Lucu Antena TV

Kakeknya Ateng pingin nonton TV. Maka diambilnya remote lalu TV miliknya dihidupkan. Chanel 1 film Pocong, dipindahin ke chanel 2 film Nyi Blorong, dipindah lagi ke chanel 3 ternyata film Dracula. Kakek jadi heran kenapa TV menyajikan film horor melulu. Kemudian dipanggilnya si Ateng.

Kakek: “Teng, coba liat antena TV. Ngadep kemana?”

Ateng: “Ngadep kuburan Kek!”

Kakek: “Pantesan, coba lu puter antenenya ngadep KODIM, sapa tau Filmnya RAMBO..”


8. Cerita Lucu Berharap Bisa Masuk TV

Mono baru saja membentuk sebuah band rock sendiri, dan adiknya mengatakan satu hari,

Adik: “Kak, saya berharap kakak dan band kakak bisa masuk di TV!”

Mono: “Apakah kamu pikir kami bermain dengan baik, dik?”

Adik: “Bukan begitu. Maksudnya agar aku bisa menekan tombol off di remote!”