Cerita Lucu Si Kabayan Paling Gokil

Cerita Lucu Si Kabayan – riajenaka.com. Siapa yang tak kenal dengan Si Kabayan?! Salah satu tokoh imajinatif dari sunda yang lucu, polos namun cerdas. Berkat kelucuannya hingga sampai saat ini masih banyak masyarakat yang mengingat tentang cerita lucu si kabayan. Seluruh cerita lucu Kabayan menggambarkan tentang kehidupan bermasyarakat warga sunda seperti yang telah saya ceritakan di bawah ini.

Cerita Lucu Si Kabayan

Cerita Lucu Si Kabayan vs Pak Ustadz

Dikisahkan, Kabayan seorang pemuda sunda yang telah lima tahun menuntut ilmu di negeri Paman Sam, akhirnya bisa kembali ke kampung halaman. Istri si kabayan sebut saja Nyi Iteung mulai merasa ada yang berubah dengan sikap si kabayan. Kabayan yang dulu nya rajin solat, kini terlihat jarang sekali ke masjid. Hmmm… boro-boro ke masjid, solat di rumahpun sudah tidak pernah.

Nyi Iteung: “Kang… Iteung teh ngarasa aneh pisan sama akang.” (raut muka yang heran)

Kabayan: “Aneh kenapa atuh Nyi?”

Nyi Iteung: “Kenapa sekarang teh akang jarang solat, jarang ngaji. Gak pernah pergi ke masjid lagi.”

Kabayan: “Sekarang saya punya keyakinan baru dari negeri paman sam sana iteung!” (dengan nada tinggi)

Nyi Iteung: “Astaghfirulloh… Kenapa akang teh jadi begini?” (iteung nampak sedih)

Kabayan: “Sudahlah iteung! Kamu panggil saja kiayi atau ustadz yang paling hebat di kampung ini. Dia pasti tidak bisa menjawab pertanyaanku, akang yakin dia akan jadi pengikut akang.!” (jawab kabayan dengan sombong)

Iteung merasa khawatir dengan perkataan si kabayan. Ia pun langsung berlari memanggil Ustadz bagong, beliau adalah guru ngaji di kampung tetangga. Lima belas menit kemudian, datanglah ustadz bagong ke rumah si kabayan.

Kabayan: “Anda siapa?”

Ustadz bagong: “Saya ustadz bagong, dari kampung sebelah.”

Kabayan: “Benar kamu ustadz?! Jika benar kamu ustadz dan kamu percaya bahwa Tuhan itu ada, kamu pasti bisa menjawan pertanyaan saya. Tetapi kalo tidak bisa tinggaljan saja agamamu itu!” (kabayan menantang sang ustadz)

Ustadz bagong: “InsyaAllah jika Allah mengijinkan, saya akan menjawabnya.”

Kabayan: “Kamu jangan yakin dulu. Waktu saya kuliah di Amerika saja, Profeso paling cerdas sekalipun tidak ada yang bisa menjawab.”

Ustadz bagong: “Kalau begitu, pertanyaan apa yang akan kang kabayan berikan kepada saya?”

Kabayan: “Begini…

  1. Kalau memang benar Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya.
  2. Kalau benar manusia mempunyai takdir, apa itu takdir dan tunjukan pula pada saya.
  3. Setan itu kan di ciptakan dari api, lalu kenapa Tuhan memasukkan setan ke dalam neraka? Bukankah neraka juga terbuat dari api? Apakah setan akan merasa kesakitan dengan api? Mengapa Tuhan tidak berpikir sampai kesitu?”

Ustadz bagong: “PLAKKKK….!”

Ustadz bagong menampar si kabayan…

Kabayan: “Aduhhh..Kenapa kamu menampar saya? Kamu marah? Kalau tidak bisa membuktikan jangan marah dong!”

Ustadz bagong: (tersenyum) “Itu adalah jawaban dari ketiga pertanyaan akang.”

Kabayan: “Kalau marah jangan marah.”

Ustadz bagong: “Bagaimana rasa tamaparan saya?”

Kabayan: “Sakit.!”

Uatadz bagong: “Akang percaya rasa sakit itu ada?”

Kabayan: “Percaya.”

Ustadz bagong: “Tunjukan wujud sakit itu pada saya.”

Kabayan: “Saya mana bisa menunjukan wujudnya.”

Ustadz: “Itulah jawaban pertanyaan anda yang pertama. Sesungguhnya Tuhan itu ada, namun manusia tidak akan mampu melihat wujudnya. Apakah sebelum saya datang, akang berpikir akan menerima tamparan dari saya hari ini?”

Kabayan: “Tidak..!”

Ustadz bagong: “Itulah yang di namakan takdir. Terbuat dari apakah tangan saya?”

Kabayan: “Kulit.”

Ustadz bagong: “Terbuat dari pipi akang?”

Kabayan: “Kulit juga…”

Ustadz bagong: “Bagaimana rasa tamparan saya?”

Kabayan: “Sakit!”

Ustadz bagong: “Walaupun setan itu terbuat dari api dan neraka pun terbuat dari api, jika Tuhan berkehendak maka neraka merupaknan yang paling menyakitkan bagi setan.”

Seketika mendengar jawaban dari ustadz bagong, si kabayan langsung terdiam.


Cerita Lucu Telunjuk Si Kabayan Sakit

Dikisahkan, suatu hari kabayan pergi ke klinik karena ia mengeluhkan badannya sakit semua. Kebetulan si kabayan mendapatkan antrian pertama…

Dokter: “Dimana yang terasa sakit?”

Kabayan: “Sakit semua dok.”

Dokter: “Coba lebih spesifik, dimana tepatnya?”

Kabayan: “Semuanya dok!”

Kabayan menyentuh lututnya dengan telunjuk kanannya. “Aww sakit!.” Kemudian menyentuh jidat, pipi, bahkan perutnya sambil berteriak kesakitan.

Kabayan: “Tuh kan dok, sakit semua.”

Dokter memeriksa seluruh anggota badan kabayan dengan teliti…

Dokter: “Ini mah bukan semuanya yang sakit, tapi telunjuk kamu yang retak!”


Cerita Lucu Baju Hitam Kabayan

Alkisah, Si Kabayan kehilangan baju hitam kesayangannya. Sehingga ia kesehariannya memakai baju warna putih. Yang bikin anehnya lagi, semenjak baju hitamnya hilang si kabayan jadi sering mengucapkan kata alhamdulillah. Teman si kabayan yang bernama Semar penasaran dengan tingkah lakunya yang aneh tersebut.

Semar: “Kang, kenapa atuh akhir-akhir ini jadi sering pakai baju putih?”

Kabayan: “Baju hitam kesayangan saya hilang.”

Semar: “Bajunya hilang kok sering mengucap alhamdulillah?”

Kabayan: “Karena saya harus banyak bersyukur.”

Semar: “Banyak bersyukur kenapa?”

Kabayan: “Karena sekarang ini saya sedang tidak pakai baju hitam. Kalau saya pakai baju hitam, tentu saja saya juga ikutan hilang bersama baju hitam tersebut.”

Semar: ???

Baca juga:

Cerita Lucu Bahasa Banjar

Cerita Lucu Sunda Jorang

Cerita Lucu Sunda Kang Ibing


Cerita Lucu Si Kabayan Ngambil Nangka

Pagi-pagi buta si kabayan disuruh mertuanya untuk menambil buah nangka…

Mertua: “Yang tua ngambil nangkanya ya, kabayan.”

Si Kabayan langsung ngeloyor ke kebun sambil membawa golok. Setelah sampai di kebun, si kabayan tengok kanan kiri mencari buah nangka yang besar. Akhirnya ia menemukan nangka yang sudah tua dan besar sekali. Di ambil lah nangka tersebut, setelah diangkat beratnya ngga ketulungan.

Kabayan: “Wah, ngga bakalan ke angkat nih buah nangkanya. Berat pisan…”

Akhirnya si kabayan menghanyutkan buah nangka tersebut ke sungai…

Kabayan: “Hei, nangka kamu pulang duluan ya !”

Setelah kabayan pulang ke rumah, si kabayan di tanya mertuanya…

Mertua: “Kabayan, dapat ngga buah nangkanya?”

Kabayan: “Ya dapatlah,udah tua besar lagi buahnya.”

Mertua: “Sekarang mana atuh nangkanya?”

Kabayan: “Aihhh,,, belum datang ya?! Kan tadi teh di hanyutkan ke sungai, di suruh pulang duluan.”

Mertua: “Ari kamu teh bodo pisan kabayan. Masa ada buah nangka bisa pulang sendirian!” (Jawab mertua dengan nada sewot)

Kabayan: “Wah, yang bodo mah nangkanya atuh, udah tua ngga tahu jalan pulang.”(kata kabayan sambil ngeloyor pergi)


Cerita Lucu Si Kabayan Mencari Siput

Dikisahkan, ada seorang laki-laki pemalas sebut saja si kabayan. Meskipun ia pemalas tapi memiliki banyak akal yan konyol. Suatu hari si kabayan disuruh abah mertuanya untuk mengambil siput di sawah. Setibanya si sawah, kabayan malah duduk di pematang sawah.

Abah: “Kabayan…! Apa yang kamu lakukan? Mengapa tidak turun lansung ke sawah dan mengambil tutut-tutut (siput) itu?!”

Kabayan: “Abah, aku takut turun ke sawah karena sawah ini sangat dalam. Lihat bah, begitu dalam sawah ini hingga langit pun terlihat di dalamnya.”

Abah mertua kabayan jadi geram. Di doronglah tubuh si kabayan hingga terjatuh ke dalam sawah.

Kabayan: (senyum-senyum) “Tenyata sawah ini dangkal ya bah.”

Cerita si kabayan ini meskipun lucu dan konyol tapi dari isi ceritanya saja sudah dapat mengambil pesan moral dan pelajaran yang sangat berharga. Semoga dengan adanya cerita lucu si kabayan ini dapat menghibur anda.

6 Cerita Lucu Humor Si Kabayan Yang Keren Abis

Kumpulan Cerita Lucu Tentang Si Kabayan Terbaru – Anda penggemar cerita lucu? Ingin membaca cerita pendek paling lucu yang konyol, gokil, dan kocak? riajenaka.com tempatnya. Koleksi cerita humor disini terdiri dari beragam topik yang bisa membuat Anda tertawa lebih ngakak dari sebelumnya. Setiap terbitan artikel cerita lucu humor hanya disajikan dalam satu tema supaya Anda lebih puas dan terhibur.

Posting terbaru kali ini mengupas cerita lucu Si Kabayan. Silahkan disimak dengan baik dan siapkan ekstra energi untuk tertawa setengah mati. Kumpulan cerita lucu banget tentang Si Kabayan dikumpulkan dari berbagai sumber gokil cerita pendek lucu. Tentunya cerita humor Si Kabayan paling lucu yang dipilih sudah lulus uji standar kelayakan ngakak dan konyol minimum yang disyaratkan oleh pemerintah. Akhir kata, selamat menikmati cerita lucu gokil bikin ngakak dibawah ini.

6 Cerita Lucu Humor Si Kabayan Yang Keren Abis

1. Cerita Lucu Kabayan: Ngga Tau Jalan Pulang

Si Kabayan di suruh mengambil nangka oleh mertuanaya.

Mertua: “Yang tua ngambil nangkanya yah, Kabayan!”

Pergilah si Kabayan ke kebun dengan membawa golok untuk mengambil nangka. Setelah sampai di kebun, si Kabayan tengak-tengok kanan-kiri mencari buah nangka yang besar. Akhirnya ia menemukan nangka yang sudah tua dan besar sekali. Diambillah buah nangka tersebut, setelah diangkat beratnya ngga ketulungan.

Kabayan: “Wah ngga bakalan ke angkat nih buah nangkanya.” (Pikirnya).

Akhirnya si Kabayan menghanyutkan buah nangka tersebut ke sungai.

Kabayan: “Hei, nangka, kamu pulang duluan yah!”

Setelah sampai dirumah,

Mertua: “Kabayan, dapat ngga buah nangkanya?”

Kabayan: “Ya dapat lah, sudah tua besar lagi buahnya.”

Mertua: “Sekarang mana atuh buah nangkanya?”

Kabayan: “Aih, belum datang yah? Kan tadi teh di hanyutkan ke sungai, disuruh pulang duluan.”

Mertua: “Ari kamu teh jadi orang bodo pisan Kabayan. Masa ada buah nangka bisa pulang sendirian!” (Sewot).

Kabayan: “Wah, yang bodo mah buah nangkanya atuh, sudah tua ngga tahu jalan pulang.” (Sambil ngeloyor pergi).


2. Cerita Lucu Kabayan: Kocok Dulu Sebelum Minum

Kabayan sedang menderita pilek dan batuk. Malam sebelumnya Kabayan memang terkena hujan ketika pulang dari rumah Pak RT.

Kabayan pun dianter Nyi Iteung pergi ke Puskesmas. Pulang dari Puskesmas, Kabayan merasa yakin bahwa sakitnya akan segera sembuh. Pak Dokter yang sangat baik itu, memberinya 2 macam obat yang harus diminum.

(Sore hari ketika Kabayan harus minum obat, Nyi Iteung tidak nampak).

Kabayan: “Lagi ke rumah Abah kali ya.”

(Kabayan pun meminum obat yang didapatnya dari Puskesmas).

(Tak lama kemudian Nyi Iteung datang, dan dengan terheran-heran dia menyaksikan Kabayan sedang meloncat-loncat).

Nyi Iteung: “Kang Kabayan, udah sembuh? Baru minum obat kok sudah langsung olah raga?”

Kabayan: “Akang bukan sedang, olah, raga Nyi (Sambil terengah-engah) Tapi tadi Akang lupa membaca label di botol obat batuk. Disitu ditulis, kocok dahulu sebelum diminum.”

Rupanya Kabayan meloncat-loncat supaya obatnya bisa dikocok di dalam perut.

Nyi Iteung: (Bingung dengan penjelasan Kabayan).


3. Cerita Lucu Kabayan: Cinta Musik

Suatu hari Nyi Iteung lagi datang manjanya, dia pengen makan buah Nangka. Maka dia panggil sang suami tercinta, Si Kabayan.

Nyi Iteung: “Kang, Iteung teh pengen makan Nangka, tolong atuh Kang di ambilin di pohon kan udah ada yang mateng.” (Dengan manjanya).

Kabayan: (Langsung menimpali) “Eh Nyi jangankan cuman naik pohon nangka, naik kapal aja akang mau demi Nyai mah.”

Kabayan pun dengan golok dipinggang, sigap naik pohon nangka yang banyak cabangnya, walaupun lumayan tinggi.

Begitu sampai diatas, Kabayan segera menebas buah Nangka dengan goloknya, maka bag, big, bug, bag, big, bug, beg, begitu suara buah Nangka jatuh yang terkena dahan-dahan sebelum sampai di tanah dan mengeluarkan suara musik yang merdu bagi Kabayan.

Kabayan: “Wah enak euy suaranya, merdu sekali. Bagaimana kalo golok saya jatuhin? lebih enak kali.”

(Kemudian Kabayan menjatuhkan goloknya).

Tang, ting, tung, tang, ting, tung, teng begitu suara golok menimpa dahan.

Kabayan: “Waduh enak juga ya, yang ini pasti lebih enak suaranya.”

(Maka).

Kabyaan: “Hek! wadauw! hek! aawww!, hek! aduh! buk! Iteung! Tulungin akang Teung, Aduh” (Teriaknya sambil kesakitan).

(Ternyata si Kabayan menjatuhkan badannya).


4. Cerita Lucu Kabayan: Baju Hitam

Suatu ketika Kabayan kehilangan baju hitam kesayangannya. Sehingga kesehariannya kini ia sering memakai baju putih. Yang anehnya kini ia sering mengucapkan alhamdulillah berkali-kali. Teman Kabayan bernama Ujang penasaran atas tingkah laku Kabayan akhir2 ini.

Ujang: “Kang Kabayan, kenapa sekarang sering pakai baju putih?”

Kabayan: “Karena baju hitam saya hilang.”

Ujang: “Baju hilang namun kenapa sering mengucapkan kalimat alhamdulillah berkali-kali?”

Kabayan: “Karena saya harus banyak bersyukur.”

Ujang: “Banyak bersyukur karena apa?”

Kabayan: “Karena saat ini saya sedang tidak pakai baju hitam yang hilang. Jika saya sedang memakainya, tentu saya pun ikut hilang bersama baju hitam tersebut.”

Ujang: (Hening).


5. Cerita Lucu Kabayan Vs Alim Ulama

Suatu hari para alim ulama sepakat, mengundang Kabayan dalam suatu acara di kampung mereka. Para alim ulama senang menyambut datang nya Kabayan yang di undang. tiba lah acara tersebut dimulai, dan Kabayan dipersilahkan untuk tampil ceramah.

Kabayan: (Selasai memberi salam) “Tahu kah saudara, apa yang akan saya sampaikan?”

Para undangan & alim ulama: “TIDAK TAHU.”

Kabayan: “Kalau demikian untuk apa saya berdiri disini, sebab materi yang akan saya sampaikan sangat lah sulit.” (Langsung turun dan pulang).

(Setelah kejadian kemaren para alim ulama pun sepakat kembali mengundang Kabayan).

Para undangan & alim ulama: “SUDAH TAHU”.

Tibalah hari undangan tersebut, seperti biasa Kabayan dipersilahkan maju ke altar.

Kabayan: (Ucap salam) “Tahu kah saudara, apa yang akan saya sampaikan?”

Alim Ulama: “SUDAH TAHU!”

Kabayan: “Kalau demikian untuk apa lagi saya berdiri disini, kalau kalian
semua sudah tahu!” (Melangkah turun dan pulang).

Para alim ulama semakin penasaran dan kembali mereka mengundang Kabayan.
Kali ini mereka akan mengatur stragegi untuk menjebak Kabayan.

Alim Ulama: “Kita terbagi atas 2 (dua) bagian.”

(Dengan demikian masing-masing).

Para Undangan: “TIDAK TAHU.”

Alim Ulama: “SUDAH TAHU.”

Hari ini para undangan pun tiba termasuk Kabayan.

Kabayan: (Selesai sampaikan salam) “Sudah tahu kah saudara apa yang akan saya sampaikan?”

Kelompok pertama: “TIDAK TAHU.”

Kelompok kedua: “SUDAH TAHU.”

Kabayan: “Baik lah jika demikian, bagi kelompok yang sudah tahu, beritahu lah
kelompok yang tidak tahu. Buang-buang waktu saja.” (Meninggalkan altar dan pulang).

Alim Ulama: $%^&


6. Cerita Lucu Kabayan: Tulang Telunjuk yang Retak

Suatu ketika si Kabayan memeriksakan diri ke dokter. Ia mengeluhkan badannya
sakit semua.

Dokter: “Di mana yang terasa sakit?”

Kabayan: “Semua sakit, Dok.”

Dokter: “Coba yang lebih jelas, di mana tepatnya?”

Kabayan: “Semuanya! (Keukeuh, lalu menyentuh lutut dengan telunjuk kanannya) Auww, sakit!”

(Kemudian menyentuh pipi, jidat, bahkan perutnya, semuanya diiringi teriakan kesakitan).

Kabayan: “Tuh kan Dok, semuanya sakit!”

Dokter: (Memeriksa dengan teliti) “Ini mah bukan semuanya sakit, Kabayan, tapi tulang telunjuk kamu yang retak!”