Contoh Surat Perjanjian Tukar Guling Yang Benar Dan Sah

Contoh Surat Perjanjian Tukar Guling – detiklife.com. Perjanjian tukar guling adalah perjanjian tukar-menukar barang dengan tidak menambah uang. Dalam melaksanakan perjanjian ini perlu dibuat kesepakatan tertulis sah di atas materai, dan ditandatangani kedua belah pihak. Nah, kali ini kami akan membagikan contoh surat perjanjian:

  • Surat Perjanjian Tukar Guling Tanah
  • Surat Perjanjian Tukar Guling Mobil
  • Surat Perjanjian Tukar Guling Rumah

Masing-masing dari contoh tersebut dibuat dengan baik dan benar sesuai format perjanjian aslinya yang sah. Anda juga bisa mendownload surat perjanjian tukar guling doc (word) ukuran A4 dan folio / F4

Contoh Surat Perjanjian Tukar Guling Tanah

SURAT PERJANJIAN TUKAR GULING TANAH DENGAN BANGUNAN

Hari ini Rabu, 10-04-2019 (sepuluh April dua ribu sembilan belas) bertempat di kediaman pihak Pertama, telah disepakati perjanjian bersama antara:

Nama : Diki Noprianto
No. KTP : 82782832002
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Alamat : Jl. Sulawesi Dalam No. 10 Pontianak, Akcaya, Kec. Pontianak Selatan
Yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.
Nama : Nashrul Aziz
No. KTP : 094753748004
Pekerjaan : PNS
Alamat : Jl. P Tendean, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Selatan
Yang kemudian akan menjadi PIHAK KEDUA dalam perjanjian ini.
Sebelumya PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA menerangkan hal-hal sebagai berikut:
1. PIHAK PERTAMA adalah pemilik sah dari tanah yang terletak di:
Alamat lengakap : Jl. Sulawesi Dalam Blok 09/Mekarsari
No. SPPT : 28743543656.6538.0
Luas : 1000 M2 (seribu meter persegi)
No AJB : 48/2004
Atas Nama : Diki Noprianto
Tanah tersebut adalah benar-benar milik PIHAK PERTAMA dan terbebas dari sengketa apa pun.

2. PIHAK KEDUA Nashrul Aziz adalah pemilik yang sah dari bangunan ruko 5 petak seluas 9 meter x 15 meter atau seluas 135 m2 yang di tunjukan dengan SHM. Bangunan tersebut terletak di Jl. P Tendean, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Selatan, dalam keadaan terawat dan siap pakai lengkap dengan semua fasilitasnya.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA dengan ini menyatakan bersedia melakukan tukar guling dengan ketentuan sebagai berikut:
1. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA beserta semua ahli warisnya tidak diperkenankan mengganggu gugat atau membatalkan tanah dan bangunan yang telah sah ditukar gulingkan terhitung sejak ditandatanganinya perjanjian ini.
2. Jika terdapat salah satu pihak maupun ahli warisnya melanggar perjanjian atau merugikan salah satu pihak maka akan di tindaklanjuti sesuai hukum NKRI.

Surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua pihak di rumah PIHAK PERTAMA dengan keadaan sukarela dan tanpa paksaan. Surat perjanjian ini dibuat rangkap dua yang masing-masing ber materai cukup dan memiliki kekuatan sama di mata hukum.

PIHAK PERTAMA                                                                                         PIHAK KEDUA
materai 6000                                                                                              materai 6000

Diki Noprianto                                                                                              Nashrul Aziz

Contoh tersebut adalah surat perjanjian tukar guling tanah dengan bangunan. Format surat perjanjian tersebut sangat singkat dan sederhana sehingga mudah dipahami. Meskipun simple surat perjanjian diatas sah dan memiliki kekuatan hukum karena dibuat diatas materai.

Contoh Surat Perjanjian Tukar Guling Mobil

SURAT PERJANJIAN TUKAR GULING MOBIL

Hari ini, Senin, tanggal lima bulan enam tahun dua ribu sembilan belas (05/06/2019), bertempat di Malang, telah terjadi kesepakatan antara pihak-pihak dibawah berikut:

Nama : Moh. Tanwirul Afkar
No KTP : 2368726676009
Alamat : Jl. Mt Haryono Ruko Ditas Kav 24 Dinoyo Malang
No. Telp : 08737472372
Kemudian akan disebut sebagai PIHAK PERTAMA dalam perjanjian tukar guling ini.
Nama : Kamal Zulkarnaen
No KTP : 2167263768008
Alamat : Jl. Danau Rawa Pening 1 H5g No 12 Madyopuro Malang
No. Telp : 08874726726
Kemudian akan disebut sebagai PIHAK KEDUA dalam perjanjian tukar guling ini.
PIHAK PERTAMA bersama sama dengan PIHAK KEDUA kemudian akan disebut PARA PIHAK.

PARA PIHAK lebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:

• PIHAK PERTAMA mempunyai sebuah mesin panen mekanik otomatis, bermerk Xatcher, No. 822938, buatan Amerika, keluaran tahun 2017, dengan taksiran harga Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah).

• PIHAK KEDUA mempunyai sebuah mobil sedan, Toyota Crown, bernomor mesin 2424, No. rangka 238374, No. Polisi A 7223 MX, buatan Jepang, tahun 1993, seperti yang tercantum dalam Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) no. 323243, tanggal 03/15, oleh PARA PIHAK ditaksir seharga Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah).
PARA PIHAK bersepakat untuk menukar kedua barang tersebut dengan sistem tukar guling murni, tanpa tambahan biaya apa pun, dengan aturan dan ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1

1. PIHAK PERTAMA menegaskan dengan ini menyerahkan hak milik mesin pemanen sebagaimana disebut di atas kepada PIHAK KEDUA.
2. PIHAK KEDUA menegaskan dengan ini menyerahkan hak milik mobil sedan sebagaimana disebut di atas kepada PIHAK PERTAMA.

Pasal 2

1. PARA PIHAK menyatakan telah menerima dan mengecek barang sebagaimana disebut diatas dan menyatakan konfirmasinya.
2. Dengan telah diterimanya barang tersebut, mak PARA PIHAK melepas tanggung jawab dari masing-masing barang yang telah dipertukarkan.

Pasal 5

1. Apabila terjadi konflik di antara PARA PIHAK berkaitan dengan perjanjian ini, KEDUANYA sepakat untuk menyelesaikannya dengan cara musyawarah dan mediasi. Bila cara musyawarah tidak menyelesaikan sengketa, PARA PIHAK sepakat untuk menempuh jalur hukum NKRI.
2. Berkaitan dengan penyelesaian hukum bila terjadi perselisihan, para pihak telah memilih kedudukan hukum di Pengadilan Negeri Surabaya Barat.

Pasal 6
Klausa yang disepakati setelah perjanjian ini ditandatangani akan menjadi bagian addendum yang tak terpisahkan dari perjanjian ini dan tidak saling membatalkan.

Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan sebenarnya dengan niat baik supaya disepakati kedua pihak. Perjanjian ini dibuat 2 (dua) rangkap yang masing-masing bermaterai cukup dan memiliki kekuatan sama di mata hukum.

PIHAK PERTAMA                                    PIHAK KEDUA

materai

Moh. Tanwirul                                    Afkar Kamal Zulkarnaen

SAKSI-SAKSI:
1. ____
2._____

Diatas adalah contoh surat perjanjian tukar guling mobil. Selain dibubuhi materai, dalam surat tersebut juga dicantumpakn saksi-saksi yang akan menambah keabsahan dari perjanjian tukar guling mobil. Anda bisa menggunakan contoh tersebut dan menyesuaikan dengan kesepakatan yang Anda buat.

Contoh Surat Perjanjian Tukar Guling Rumah

SURAT PERJANJIAN TUKAR GULING RUMAH

Hari ini, Kamis, tanggal 16, bulan Mei, tahun 2019, di rumah PIHAK PERTAMA, telah diadakan perjanjian antara:

Nama : Malik Wahyudi
No KTP : 183878789200012
Profesi : PNS
Alamat : Jl.Pancing Ling VI No 82 Pasar 4 Mabar Hilir, Medan
Bertindak atas nama diri sendiri selaku PIHAK PERTAMA.
Nama : Rafik Husin
No KTP : 093847392820003
Profesi : Pedagang
Alamat : Jl Bandung 17/5, Medan
Yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA selanjutnya bersama-sama akan disebut sebagai PARA PIHAK.
PARA PIHAK terlebih dahulu menerangkan hal-hal berikut:

– Bahwa PIHAK PERTAMA adalah pemilik sah dari rumah berikut:
Alamat : Jl.Pancing Ling VI No 82 Pasar 4 Mabar Hilir, Medan
Ukuran : 7 x 9 m2
Nilai jual : Sekitar 100 juta

– Bahwa PIHAK KEDUA merupakan pemilik sah dari bangunan berupa toko yang berada di:

Alamat : Jl Bandung 17/5, Medan
Ukuran : 4 X 5 m2
Nilai jual : Sekitar 100 juta

PARA PIHAK sudah bermufakat untuk sama-sama melakukan tukar guling kedua bangunan diatas dengan ketentuan-ketentuan berikut:

Pasal 1

PIHAK PERTAMA dan PIHAK kedua beserta ahli warisnya sepakat untuk melakukan tukar guling kedua bangunan sebagaimana tersebut diatas .

Pasal 2

Sertifikat-sertifikat terkait kepemilikan harus segera diserahkan dan diurus setelah perjanjian tukar guling ini ditandatangani.

Pasal 4

Setelah ditandatanganinya perjanjian ini maka keputusan tidak dapat diganggu gugat dan dibatalkan pihak mana pun.

Pasal 5

1. Jika terjadi sengketa di antara PARA PIHAK yang berkaitan dengan pelaksanaan perjanjian ini, PARA PIHAK sepakat untuk mengatasinya secara kekeluargaan melalui musyawarah. Bila cara musyawarah tidak menyelesaikan perselisihan, para pihak sepakat untuk menyelesaikannya secara hukum, sesuai perundang-undangan yang berlaku.
2. Berhubungan dengan penyelesaian hukum jika terjadi sengketa yang tidak diinginkan, PARA PIHAK telah memilih domisili hukum umum & tetap di Kantor Pengadilan Negeri Medan.

Demikianlah surat perjanjian ini yang dibuat rangkap dua dan dibubuhi cukup materai serta ditandatangani PARA PIHAK dalam keadaan sehat rohani dan jasmani tanpa unsur paksaan dari pihak mana pun.

Ditandatangani di Medan, 16 Mei 2019,

PIHAK PERTAMA                          PIHAK KEDUA

materai

Malik Wahyudi                                   Rafik Husin

Contoh tersebut adalah surat perjanjian tukar guling rumah yang formatnya singkat. Masing-masing pihak dalam perjanjian tukar guling tersebut mengatas namakan diri sendiri. Jika Anda kebetulan mewakili orang lain, Anda juga tetap bisa menggunakan contoh surat perjanjian tersebut dengan meneyesuaikan beberapa hal.

Download Contoh Surat Perjanjian Tukar Guling Tanah Doc

surat perjanjian tukar guling tanah

Download Contoh Surat Perjanjian Tukar Guling Mobil Doc

surat perjanjian tukar guling mobil

Download Contoh Surat Perjanjian Tukar Guling Rumah Doc

surat perjanjian tukar guling rumah

Contoh Surat Perjanjian Pinjam Pakai Yang Sah Dan Benar

Contoh Surat Perjanjian Pinjam Pakai – detiklife.com. Pinjam pakai adalah kesepakatan dimana salah satu pihak meminjamkan hak miliknya kepada orang lain secara cuma-cuma dan tanpa biaya sewa. Dengan syarat, bahwa barang tersebut harus dikembalikan setelah waktu tertentu. Dalam pembahasan kali ini akan dijelaskan contoh surat perjanjian pinjam pakai:

  • Surat Perjanjian Pinjam Pakai Mobil
  • Surat Perjanjian Pinjam Pakai Gedung / Rumah
  • Surat Perjanjian Pinjam Pakai Tanah

Contoh-contoh surat perjanjian pinjam pakai tersebut dibuat berdasarkan format aslinya yang benar dan sah. Selain itu pada bagian bawah artikel juga tersedia link download surat perjanjian doc (format word) ukuran A4 dan F4 / folio.

Contoh Surat Perjanjian Pinjam Pakai Mobil

SURAT PERJANJIAN PINJAM PAKAI
Kendaraan / Mobil

Pada hari ini Kamis, 11-09-2019 (sebelas September dua ribu sembilan belas), telah dibuat dan ditandatangani perjanjian bersama antara:
Nama : Giri Seto
Alamat : Jl.Jaha No. 1, Kalisari, Kec. Pasar Rebo, Kota Jakarta Timur
Pekerjaan : Wiraswasta

Yang berikutnya akan disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama : Aji Sutrisno
Alamat : Jl. Bima No.3, Cijantung, Kec. Pasar Rebo, Kota Jakarta Timur
Pekerjaan : Karyawan

Yang akan bertindak selaku PIHAK KEDUA dalam perjanjian ini.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA bersepakat untuk mengadakan perjanjian pinjam pakai mobil dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1

1. PIHAK PERTAMA meminjamkan mobil Honda Civic Type R warna hitam yang bernomor polisi B 6372 AD seperti halnya tercantum dalam BPKB kepada PIHAK KEDUA.
2. PIHAK PERTAMA meminjamkan mobil tersebut secara sukarela dan tanpa paksaan pihak mana pun.
3. PIHAK PERTAMA meminjamkan mobil tersebut secara cuma-cuma tanpa meminta biaya apa pun.

Pasal 2

PIHAK PERTAMA meminjamkan mobil tersebut selama 1 (satu) bulan (30 hari) sejak tanggal 11-09-2019 sampai dengan tanggal 11-10-2019.

Pasal 3

1. PIHAK KEDUA berkewajiban merawat dan memelihara mobil PIHAK PERTAMA selama masa pinjam.
2. Semua biaya yang dikeluarkan atas mobil tersebut dibebankan kepada PIHAK KEDUA tanpa terkecuali, termasuk, namun tidak terbatas pada pembelian bahan bakar atau biaya perawatan bengkel.
3. PIHAK KEDUA bersedia mengganti kerugian PIHAK PERTAMA jika mobil tersebut hilang atau rusak parah, akibat kelalaian PIHAK KEDUA. Terkecuali atas kerusakan dan kehilangan akibat force majeure, yang di luar kemampuan dan kontrol PIHAK KEDUA.
4. PIHAK KEDUA tidak diperbolehkan melakukan segala bentuk modifikasi baik mesin maupun body tanpa seizin pihak pertama.

Pasal 4
Apabila terjadi sengketa kedua belah pihak akan menempuh jalur kekeluargaan berupa musyawarah atau mediasi sebelum membawa ke ranah hukum. Yang mana para pihak sepakat untuk menentukan kedudukan hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Perjanjian ini dibuat kedua belah pihak dengan sukarela dan sehat jiwa raga tanpa paksaan pihak manapun. Surat perjanjian dibuat dua rangkap yang masing-masing bermaterai cukup.

Ditandatangani di Jakarta, 11 September 2019,

PIHAK PERTAMA

Giri Seto

PIHAK KEDUA

Aji Sutrisno

SAKSI-SAKSI:
1. Suhendar Prawira
2. Ahmad Nahrowi

Contoh surat perjanjian pinjam pakai mobil diatas bisa Anda jadikan contoh ketika membuat surat perjanjian. Anda hanya perlu mengedit kesepakatan dan pihak-pihak yang terlibat dalam perjanjian tersebut. Dan jangan lupa untuk selalu membubuhkan materai ke dalam setiap surat perjanjian yang Anda buat.

Contoh Surat Perjanjian Pinjam Pakai Gedung / Rumah

SURAT PERJANJIAN PINJAM PAKAI BANGUNAN
GEDUNG / RUMAH

Hari ini, Sabtu, 12-08-2019, (dua belas Agustus 2019) telah disepakati perjanjian bersama Antara:

Nama : Kewa Paliwala
No. KTP : 682771211009
Pekerjaan : PNS
Alamat : Jl. Daan Mogot No. 183, Tangerang
Telp. : 085837434733
Yang merupakan pemilik gedung / rumah *) dan sebagai PIHAK PERTAMA dalam perjanjian ini.

Nama : Nurul Fadila
No. KTP : 817232900433
Pekerjaan : Swasta
Alamat : Jl. Husein Sastra Negara No. 153, Kec. Benda, Tangerang
Telp. : 089234876575
Selaku pihak peminjam, dan berikutnya akan disebut PIHAK KEDUA.

Sebelumnya kedua belah pihak akan lebih dahulu menjelaskan hal-hal sebagai berikut:
• PIHAK PERTAMA adalah benar-benar pemilik tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Prambanan Raya No. 1, Cibodas, Tangerang.
• PIHAK KEDUA memerlukan gedung / rumah tersebut untuk kepentingannya, dan bersedia mengikuti ketentuan yang ditetapkan PIHAK PERTAMA.
• PIHAK PERTAMA menyatakan bersedia meminjamkan gedung / rumah tersebut dengan sistem pinjam pakai.
Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan perjanjian pinjam pakai gedung / bangunan dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut;

Pasal 1
MASA BERLAKU

Masa berlakunya perjanjian pinjam pakai rumah / gedung ini adalah 2 (dua tahun) terhitung sejak perjanjian ini dibuat (12-08-2019) hingga 12 Agustus 2021.

Pasal 2
KEWAJIBAN DAN HAK

1. PIHAK KEDUA berkewajiban memElihara segala aset dan properti dalam banguna / gedung tersebut deNgan sebaik-baiknya. Dan menyerahkan kembali semua hak milik PIHAK PERTAMA segera setelah masa berlakunya perjanjian ini habis.
2. PIHAK KEDUA hanya diperpenankan menggunakan gedung / rumah untuk kepentingan pribadi yang sifatnya non-komersiil dan tidak melanggar hukum RI.

Pasal 4
PEMUGARAN BANGUNAN

1. PIHAK KEDUA dilarang memugar, baik sebagian atau keseluruhan gedung / rumah tanpa izin pihak pertama.
2. PIHAK PERTAMA tidak menjamin akan memberikan biaya terkait pemugaran / perbaikan gedung jika dirasa tidak diperlukan. Namun pihak KEDUA diperbolehkan melakukan pemugaran dengan biaya sendiri selama diberi izin PIHAK PERTAMA.

Pasal 5
LARANGAN
PIHAK KEDUA tidak diperbolehkan memindah tangankan atau mengalihkan objek pinjam pakai yang menjadi hak milik PIHAK PERTAMA kepada siapa pun dan dengan alasan apa pun, baik seluruhnya maupun sebagian.

Pasal 6
BIAYA-BIAYA

Segala biaya utilitas seperti PAM, telepon, langganan saluran internet dan biaya terkait lainnya menjadi tanggungan pihak pertama selama perjanjian ini berlaku.

Pasal 7
LAIN-LAIN

Berkaitan dengan Perjanjian Pinjam Pakai Rumah / gedung ini serta segala akibatnya, kedua belah pihak sepakat mengesampingkan dengan tegas ketentuan Pasal 1266 dan 1267 KUH Perdata, karena hubungan hukum antara PIHAK PERTAMA dengan PIHAK KEDUA bukanlah sewa-menyewa.

Pasal 8
BERAKHIRNYA PERJANJIAN

Setelah perjanjian ini berakhir sesuai tanggal yang disebutkan di atas atau pada masa sebelumnya, maka PIHAK KEDUA harus mengembalikan semua hak milik PIHAK PERTAMA dalam keadaan terawat dan terperlihara.

Pasal 9
SENGKETA

Jika di kemudian hari timbul sengketa akibat pelaksanaan perjanjian ini, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan sebelum menempuh segala jalur hukum.

Demikianlah perjanjian pinjam pakai ini dibuat dengan kesadaran penuh tanpa paksaan pihak mana pun juga, dan dengan itikad baik supaya ditaati masing-masing pihak.

Dibuat di Tangerang, 12 Agustus 2019,

PIHAK PERTAMA

materai 6000

Kewa Paliwala

PIHAK KEDUA

Nurul Fadila

*) pilih yang sesuai

Contoh diatas adalah surat perjanjian pinjam pakai gedung atau perjanjian pinjam pakai rumah. Anda bisa menentukan sendiri sesuai dengan contoh perjanjian diatas. Format surat perjanjanjian pinjam pakai tersebut memang cukup panjang, tetapi memiliki pasal dan ketentuan lengkap.

Contoh Surat Perjanjian Pinjam Pakai Tanah

SURAT PERJANJIAN PINJAM PAKAI TANAH

Pada hari ini tanggal 11-02-2019 (sebelas Februari dua ribu sembilan belas), telah dibuat perjanjian yang melibatkan pihak-pihak di bawah:

Nama : Arif Sofiyan
Pekerjaan : Perangkat Desa
Alamat : Jl. Raya Kembangarum, Kembangarum, Kec. Mranggen, Kab. Demak
Telp. : 087273736453
Yang bertindak atas nama sendiri dan selajutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama : Fajar Fitriadi
Pekerjaan : Petani
Alamat : Jl. Suburan RT. 05 RW. 02, Mranggen, Kec. Mranggen, Kab. Demak
Telp. : 08873263432
Yang bertindak atas nama dirinya sendiri dan kemudian akan disebut PIHAK KEDUA perjanjian ini.

Sebelumnya kedua belah pihak akan menerangkan hal-hal berikut:

1. Bahwa pihak pertama adalah pemilik sah dari tanah seluas 400 m2 yang terletak di Girikusumo RT/RW 02 / III, Banyumeneng, Kec. Mranggen, Kab. Demak.
2. Bahwa PIHAK KEDUA memerlukan lahan terebut untuk dibangun rumah tempat tinggal sementara seluas 5 X 9 meter.
3. Bahwa PIHAK PERTAMA bersedia meminjamkan tanah tersebut secara cuma-cuma dengan sistem pinjam pakai.
Selanjutnya PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA bersama sama menyepakati Perjanjian Pinjam Pakai Tanah dengan syarat dan aturan berikut :

Pasal 1
Perjanjian Pinjam Pakai Tanah ini berlangsung selama 5 tahun, terhitung sejak tanggal 11-01-2019 sampai dengan 11-01-2024.

Pasal 2
1. PIHAK KEDUA berkewajiban menjaga lahan tersebut dari segala bentuk pengurangan nilai jual atas tanah PIHAK PERTAMA.
2. PIHAK KEDUA hanya menggunakan tanah Pihak pertama untuk tempat tinggal dan bukan kegiatan usaha.
3. PIHAK KEDUA tidak diperkenankan mengalihkan perjanjian pinjam pakai ini kepada pihak mana pun.
Pasal 3

Semua bentuk pembayaran pajak terkait tanah tersebut akan ditanggung PIHAK KEDUA selama tanah tersebut masih di pinjam-pakaikan kepada PIHAK KEDUA.

Pasal 4
Berkaitan dengan segala akibat dari perjanjian ini, kedua belah pihak sepakat untuk mengesampingkan ketentuan Pasal 1266 dan 1267 KUH Perdata, karena perjanjian ini bukanlah perjanjian sewa.

Pasal 5
1. Hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian ini dan disepakati kedua belah pihak setelah perjanjian ini dibuat akan menjadi addendum yang tak bisa dipisahkan dari perjanjian pinjam pakai ini.
2. Jika terjadi konflik atau sengketa akibat pelaksanaan perjanjian ini kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan dengan cara kekeluargaan sebelum membawanya ke Pengadilan Negeri Demak sebagai domisili hukum.

Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua pihak dengan kondisi waras dan sehat tanpa dorongan pihak mana pun.
Demikian perjanjian ini dibuat rangkap dua yang masing-masing bermaterai cukup untuk bisa dijalankan sebagaimana mestinya, serta memiliki kekuatan setara secara hukum.

PIHAK PERTAMA

Materai Rp. 6.000

Arif Sofiyan

PIHAK KEDUA

Fajar Fitriadi

Yang ditampilkan diatas adalah contoh surat perjanjian pinjam pakai tanah. Anda bisa menyesuaikan pihak-pihak dan kesepakatan bila ingin menggunakannya. Anda juga bisa menggunakanya untuk kepentingan lain yang masih terkait, misalnya untuk perjanjian pinjam pakai sawah, atau lahan pertanian lain.

Download Contoh Surat Perjanjian Pinjam Pakai Mobil Doc

surat perjanjian pinjam pakai mobil

Download Contoh Surat Perjanjian Pinjam Pakai Gedung / Rumah Doc

surat perjanjian pinjam pakai gedung atau rumah

Download Contoh Surat Perjanjian Pinjam Pakai Tanah Doc

surat perjanjian pinjam pakai tanah

Contoh Surat Perjanjian Arisan Yang Sah Dan Benar

Contoh Surat Perjanjian Arisan – detiklife.com. Dalam kegiatan arisan mungkin jarang yang menggunakan perjanjian tertulis. Tetapi kesepakatan diatas materai ini bisa jadi diperlukan untuk menjamin ketertiban arisan. Nah, dalam artikel kali ini kami akan membahas contoh surat perjanjian arisan:

  • Surat Perjanjian Arisan Online Flat
  • Surat Perjanjian Arisan Barang
  • Surat Perjanjian Arisan Uang

Contoh-contoh surat perjanjian singkat yang dibahas disini dibuat mengikuti format aslinya yang sah dan benar. Jika diperlukan Anda juga bisa langsung mendownload surat perjanjian arisan doc (format word) ukuran A4 dan F4 / Folio.

Contoh Surat Perjanjian Arisan Online Flat

SURAT PERJANJIAN ARISAN FLAT

Yang bertanda tangan dibawah II adalah pihak-pihak yang terlibat dalam perjanjian :
Nama : Selvy Kusumaningrum
No KTP : 7897873000001
Tempat / Tanggal Lahir : Purwokerto, 29 Maret 1987
Alamat : Jl. Karangpucung 56, Purwokerto
E-mail : selvy@gmail.com
No Hp Aktif/ WA : 087364827372
Sebagai anggota yang akan mengikuti arisan dengan sistem online (arisol) dan kemudian disebut PIHAK PERTAMA.
Nama : Dwi Puspitasari
No KTP : 378738237838002
Tempat / Tanggal Lahir : Cilacap, 30 Januari 1989
Alamat : Jl. Mertapa No. 67 Cilacap
E-mail : dwia@gmail.com
No Hp Aktif/ WA : 0893746374
Selaku admin yang mengatur regulasi arisan online dan selanjutnya disebut pihak kedua.

Dengan ini PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA menyatakan hal-hal sebagai berikut:
Bahwa identitas diri yang tercantum diatas adalah benar adanya dan sesuai dengan data yang dibuktikan dengan lampiran fotokopi KK dan KTP.

Selanjutnya kedua belah pihak menyepakati hal-hal sebagai berikut:
1. Pihak pertama bersedia mengikuti arisan online bulanan yang diadakan PIHAK KEDUA dengan nominal Rp. 300.000,-
2. Pihak kedua akan menerima uang setoran tersebut melalui Rekening BCA 26378273
3. Jika pihak pertama telat melakukan pembayaran maka akan terkena denda Rp.50.000,- yang harus dibayarkan pada setoran berikutnya.
4. Setiap bentuk penyalahgunaan dan akan diproses secara hukum dan kedua belah pihak berhak menuntut secara hukum jika merasa dirugikan. Dan pihak yang dituntut akan dilaporkan ke kepolisian khususnya terkait pada PASAL 378 KUHP Tentang PENIPUAN.

Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan sebenarnya untuk bisa disepakati bersama-sama.

Purwokerto, 01 Februari 2018

PIHAK PERTAMA

Dwi Puspitasari

PIHAK KEDUA

Selvy Kusumaningrum

Contoh surat perjanjian singkat diatas merupakan surat perjanjian arisan online yang disepakati bersama antara 2 pihak dalam bentuk arisan flat. Memang, dalam pelaksanaan arisan online sangat rentan terhadap penipuan, karena itu diperlukan sebuah perjanjian yang sah. Contoh surat perjanjian arisan online diatas bisa menjadi referensi jika hendak mengikuti arisan online (arisol).

Contoh Surat Perjanjian Arisan Barang

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA ARISAN BARANG

Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Indah Osiana Faujiah
No. KTP/ SIM : 4348882939272
Alamat : Jl. Pramuka Rt.02 Rw.10 Nglarang, Kec. Godean, Kab. Sleman.
Telepon/ HP : 08923702938
Selaku pengurus dan penanggung jawab kegiatan arisan yang kemudian disebut PIHAK PERTAMA.
Nama : Eriza Fitriyani
Instansi/ Badan usaha : Toko Elektronik Lancar Jaya
Jabatan : Pemilik toko (owner)
Selaku pemilik Toko Elektronik Lancar Jaya yang kemudian disebut sebagai pihak kedua.

Kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan perjanjian kerjasama guna mengadakan arisan barang berupa:
Kulkas : 10 Unit
Harga : Rp.2.000.000,- / unit
Barang sebagaimana disebut diatas akan dipesan dari pihak pertama melalui sitem arisan yang dilakukan pihak pertama.

Kemudian demi menjamin kelancaran kegiatan tersebut, PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA menyatakan hal-hal sebagai berikut:
1. PIHAK KEDUA bersedia memenuhi pesanan tersebut dan menjamin pengiriman barang tepat pada waktunya.
2. PIHAK PERTAMA harus terlebih dahulu membuat pesanan barang dua hari sebelum arisan dilakukan.
3. Jika terjadi perubahan harga maka PIHAK KEDUA wajib memberitahu PIHAK PERTAMA sesegera mungkin dan selisih harga jadi tanggungan peserta arisan.
4. Pembayaran Harus dilakukan sesegera mungkin setelah uang setoran terkumpul pada setiap bulannya.

Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan penuh kesadaran, dan tanpa paksaan dari pihak mana pun juga.

Sleman, 24 Mei 2019,

PIHAK PERTAMA

Indah Osiana Faujiah

PIHAK KEDUA

Eriza Fitriyani

Diatas adalah contoh surat perjanjian arisan barang yang bekerja sama dengan pihak pemilik toko elektronik untuk pengadaan barangnya. Surat perjanjian yang sederhana dan simpel tersebut hanya merupakan contoh. Untuk menggunakan surat perjanjian arisan barang tersebut Anda perlu mengedit dan menyesuaikan beberapa kesepakatan.

Contoh Surat Perjanjian Arisan Uang

SURAT PERJANJIAN
ARISAN UANG

Pada hari ini, Kamis, 19-03-2019 (sembilan Maret dua ribu sembilan belas) telah diadakan perjanjian dan kesepakatan bersama antara pihak-pihak sebagai berikut:

Nama : Fratama Marbun
No KTP : 637827720003
Alamat : Jl. Lingkar selatan 22b, Magelang
No. Telp. : 08638479384

Yang bertindak atas nama diri sendiri dan selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA perjanjian.
Nama : Pandu Dwinata Ferdianto
No KTP : 329848509003
Alamat : Jl. Permata Indah No 9, Magelang
No. Telp : 089475726272
Yang untuk selanjutnya akan disebut PIHAK KEDUA perjanjian Arisan ini.

Sebelumnya kedua belah pihak menyatakan hal-hal berikut:

Bahwa kedua belah pihak telah mengumpulkan uang senilai Rp. 10.000.000,- yang berasal dari harta pribadi dana akan digunakan sebagai kekayaan pangkal.

Kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan kegiatan arisan uang dengan syarat-syarat sebagai berikut:

Pasal 1

1. Pihak pertama dan pihak kedua dalam hal pengadaan arisan akan membentuk sebuah paguyuban yang akan dinamai “Paguyuban Arisan Dwitunggal”
2. Kerja sama yang mengikat dalam paguyuban ini berlaku sejak perjanjian ditandatangani hingga waktu yang tak ditentukan.

Pasal 2

Visi Misi dari paguyuban ini yaitu:

1. Mempererat kekeluargaan dan silaturahmi antar anggota arisan.
2. Meningkatkan perekonomian warga desa secara umum.

Pasal 3

1. Adapun untuk setoran wajib nya, para anggota nantinya akan dikenakan uang setoran Rp. 3.00.0000,- per bulan.
2. Arisan akan dilaksanakan tiap bulan pada awal bulan setiap tanggal 7.

Pasal 4

1. Nilai harta kekayaan awal paguyuban yaitu Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah)
2. Modal tersebut kemudian akan ditambah melalui usaha-usaha yang tidak bertentangan dengan visi-misi paguyuban dan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 6
Selanjutnya akan dibentuk sebuah kepengurusan yang akan mengatur jalannya arisan. Pengurus ini nantinya akan memiliki wewenang penuh dalam paguyuban ataupun mewakili paguyuban secara hukum

Pasal 7
Aturan-aturan mengenai keanggotaan akan dimusyawarahkan kemudian dan menjadi pasal tambahan perjanjian ini

Pasal 8
Jika kemudian terjadi sengketa akibat perjanjian ini maka kedua pihak akan sebisa mungkin menyelesaikannya secara kekeluargaan dan musyawarah sebelum menempuh jalur hukum.

Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua pihak dalam keadaan sadar sepenuhnya dan tanpa pengaruh pihak mana pun.

Magelang, 19 Maret 2019,

PIHAK PERTAMA

materai 6000

Fratama Marbun

PIHAK KEDUA

Pandu Dwinata Ferdianto

Meskipun formatnya cukup panjang, isi dari contoh surat perjanjian arisan uang tersebut sangat jelas dan mudah dipahami. Jika Anda kebetulan mau mendirikan paguyuban arisan, perjanjian arisan diatas bisa menjadi acuan Anda. Tentu sebelum membuat pejanjian yang sah Anda harus bermusyawarah lebih dulu dengan pihak terkait.

Download Contoh Surat Perjanjian Arisan Flat Doc

surat perjanjian arisan flat online

Download Contoh Surat Perjanjian Arisan Barang Doc

surat perjanjian arisan barang

Download Contoh Surat Perjanjian Arisan Uang Doc

surat perjanjian arisan uang

Contoh Surat Perjanjian MoU Yang Sah Dan Singkat

Contoh Surat Perjanjian MoU – detiklife.com. Apa itu perjanjian MoU? Memoradum of Understanding / MoU adalah suatu bentuk kesepakatan dua pihak yang tertuang dalam nota kesepahaman. MoU memiliki kekuatan sama untuk mengikat kedua pihak seperti halnya perjanjian. Hanya saja bentuknya tidak se formal perjanjian. Dalam ulasan kali ini kami akan membahas contoh surat perjanjian MoU:

  • Surat Perjanjian MoU Sponsorship
  • Surat Perjanjian MoU Sekolah Dengan Perusahaan
  • Surat Perjanjian MoU Antar Perusahaan

Masing-masing dari contoh diatas dibuat mengikuti format surat perjanjian MoU yang sah dan benar. Selain itu, Anda juga bisa mendownload surat perjanjian MoU doc (format word) yang disediakan dalam ukuran A4 dan F4 atau Folio.

Contoh Surat Perjanjian MoU Sponsorship

MEMORANDUM OF UNDERSTANDING
(MoU)
SPONSORSHIP

Pada hari ini, 2-08-2019, (dua Agustus dua ribu sembilan belas), telah terjadi perjanjian sponsorhip antara pihak-pihak:
Nama : Febri Syafrizal
Instansi : PT Intan Bahagia
Jabatan : Spv. Marketing
Alamat : Jl. Selaksa No. 87 B Nganjuk

Yang dalam perjanjian ini selaku pemegang kuasa dari PT. Intan Bahagia yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

Nama : Ari Saputra
Instansi : PEMDA Nganjuk
Jabatan : Ketua Panitia Pelaksana Pagelaran Seni HUT 17 Agustus
Alamat : JL. Basuki Rachmat No.3, Mangundikaran, Mangun Dikaran, Nganjuk

Dalam perjanjian ini selaku ketua panitia dari pagelaran seni HUT 17 Agustus Nganjuk, yang dalam perjanjian ini akan disebut sebagai PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak telah menyepakati hubungan kerjasama dalam penyelenggaraan acara pentas seni dengan aturan sebagai berikut:

1. PIHAK PERTAMA bersedia menjadi sponsor PIHAK KEDUA dalam penyelengaraan acara tersebut sebagai Sponsor Pendukung.
2. PIHAK KEDUA bersedia menyediakan hal-hal pendukung berupa uang tunai sebesar Rp.1.000.000,- dan produk perusahaan berupa es dan minuman.
3. Atas ketersediaan PIHAK PERTAMA tersebut, PIHAK KEDUA akan menyediakan semua fasilitas yang diperlukan dan menanggung semua biaya pengiriman.
4. PIHAK PERTAMA berkewajiban menjamin kualitas dan mutu produk yang ditawarkan. Dan PIHAK KEDUA tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang ditimbulkan dari produk-produk yang ditawarkan PIHAK PERTAMA
5. PIHAK KEDUA diperbolehkan memasang spanduk dan baliho untuk tujuan iklan dengan biaya ditanggung sendiri.
Surat perjanjian ini berlaku selama acara pagelaran berlangsung hingga selesai. Yaitu 17 Agustus 2019 hingga 20 Agustus 2019.

Perincian yang belum tercantum dalam MoU ini dan di musyawarahkan kemudian akan menjadi addendum dan bagian tak terpisahkan dari perjanjian ini.

PIHAK PERTAMA

materai 6000

Febri Syafrizal

PIHAK KEDUA

Ari Saputra

Diatas adalah contoh surat perjanjian MOU sponsorship antara panitia penyelenggara HUT 17-an dengan perusahaan sponsor. Kesepakatan tersebut bisa Anda jadikan contoh saat membuat perjanjian MOU. Tentunya dengan melalui musyawarah lebih dulu bersama pihak-pihak yang terlibat MOU.

Contoh Surat Perjanjian MoU Sekolah Dengan Perusahaan

MEMORANDUM OF UNDERSTANDING
(NOTA KESEPAKATAN)
SMK AL-MA’ARIF
DENGAN PT MITRA LESTARI

Dibawah ini adalah pihak-pihak yang terlibat dalam kesepakatan kerja sama:

Nama : Ahmad Rusydi
Jabatan : Kepala sekolah SMK AL-MA’ARIF
Alamat Sekolah : Jl.Batu No.3 Gambir, Jakarta Pusat
Nomor Telp. : 021-367747
Selaku kepala SMK AL-MA’ARIF, yang untuk selanjutnya akan disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama : Gracia Irene Putri
Perusahaan/instansi : PT MITRA LESTARI
Jabatan : HRD Manager
Nomor Telp. : 021-374390
HRD manager PT MITRA LESTARI yang kemudian disebut sebagai PIHAK KEDUA yang menyepakati untuk bekerjasama dengan PIHAK PERTAMA.

Pada hari ini, Kamis 13 Juni 2019, kedua belah pihak telah menyepakati untuk melakukan kerja sama dalam perekrutan karyawan dan penyediaan tenaga kerja. Adapun ketentuan-ketentuan dan syarat yang lebih rinci kemudian akan dituangkan dalam surat perjanjian yang sah dan memiliki kekuatan hukum lebih sah dari nota kesepahaman (MoU) ini.

Jakarta, 13 Juni 2019

PIHAK PERTAMA

Ahmad Rusydi

PIHAK KEDUA

Gracia Irene Putri

Contoh MoU diatas berisikan kesepakatan sekolah dengan perusahaan dalam penyediaan tenaga kerja. Format MoU lebih singkat dan sederhana dari surat perjanjian pada umumnya. Perjanjian MoU dalam contoh tersebut dibuat hanya sebagai dokumen awal atau pendahuluan dari surat perjanjian kerjasama.

Contoh Surat Perjanjian MoU Antar Perusahaan

MEMORANDUM OF UNDERSTANDING
(NOTA KESEPAHAMAN)
Antara PT Inti Multiarta dengan Bank Danamon, Tbk

Pada hari ini, rabu tanggal 19 September 2019 telah ditandatangani nota kesepahaman (MoU) antara pihak-pihak:

Nama : Zhafran Khafidz, ST
Jabatan : Direktur PT Inti Multiarta
Alamat : Jl. Permata Raya No.09 B, Kawasan Industri KIIC, Karawang – Jawa Barat

Dalam hal ini selaku pimpinan dari PT Inti Multiarta dan pemegang kuasanya, yang kemudian disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama : Mudzaky Adjar , SE
Jabatan : Pimipinan Bank Danamon KCP Karawang
Alamat : Jl. Manik No. 48 Karawang

Selaku kepala cabang bank Danamon KCP Karawang, yang kemudian akan disebut sebagai PIHAK KEDUA.

Dengan ini kedua pihak akan terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:
PIHAK PERTAMA adalah perusahaan berbentuk perseroan terbatas yang bergerak di bidang pengolahan logam.

PIHAK PERTAMA adalah suatu lembaga keuangan dan perusahaan swasta berbentuk Bank, dimana produk yang ditawarkan berupa jasa perbankan seperti tabungan, deposito, maupun kredit.

Berkaitan dengan hal tersebut, dengan ini pihak pertama dan pihak kedua bersepakat untuk terlibat dalam suatu kesepahaman kerja sama yang kemudian diatur dalam klausa MoU berikut:

Pasal 1

PENDAHULUAN

1. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA bersepakat untuk bersama-sama menyediakan layanan tabungan dan kredit pinjaman berbunga rendah bagi para karyawan.
2. Bentuk kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan PT Inti Multiarta, dan pihak bank akan memperoleh keuntungan seiring bertambahnya nasabah.

Pasal 2

HAK & KEWAJIBAN

Kedua belah pihak masing-masing memiliki hak dan kewajiban berikut:
Kewajiban PIHAK PERTAMA antara lain :
1. Menghimbau dan menyarankan karyawan untuk menabung di counter PIHAK KEDUA yang telah disediakan oleh PIHAK PERTAMA dalam area perusahaan.
2. Menyediakan stan / counter dan fasilitas terkait lainnya dalam area perusahaan.

Kewajiban PIHAK KEDUA antara lain :
1. Mempersiapkan petugas untuk melayani menerima pembukaan, setoran tabungan, Deposito dan Kredit.
2. Petugas Bank akan mencatat setiap pembukaan atau setoran tabungan, deposito atau pengajuan kredit.
3. Mempersiapkan Buku Tabungan, Deposito, Formulir Aplikasi lainnya.

Pasal 3
WAKTU

Kontrak kerjasama ini berlaku 1 tahun sejak 19 September 2019 hingga 19 September 2020 dan dapat diperpanjang dengan menandatangani MoU baru.

PASAL 4

TAMBAHAN

Hal-hal yang belum diatur dalam MOU ini, akan dibuatkan addendum dan menjadi bagian tak terpisahkan dari MOU ini.

PIHAK PERTAMA
PT Inti Multiarta

Zhafran Khafidz, ST

PIHAK KEDUA

Bank Danamon KCP Karawang

 

Mudzaky Adjar , SE

Surat perjanjian antar perusahaan yang ditampilkan diatas adalah MoU antara perusahaan dengan bank. Perjanjian MoU tersebut formatnya lebih panjang dan lengkap dari contoh surat perjanjian MoU yang dibahas sebelumnya. Pada intinya contoh MoU tersebut menayatakan kesepakatan kerjasama antara perusahaan dengan pihak bank.

Download Contoh Surat Perjanjian MoU Sponsorship Doc

surat perjanjian mou sponsorship

Download Contoh Surat Perjanjian MoU Sekolah Dengan Perusahaan Doc

surat perjanjian mou sekolah dengan perusahaan

Download Contoh Surat Perjanjian MoU Antar Perusahaan Doc

surat perjanjian mou antar perusahaan

Contoh Surat Perjanjian Rental Atau Sewa Kendaraan Yang Baik Dan Benar

Contoh Surat Perjanjian Rental – detiklife.com. Surat perjanjian adalah kesepakatan sah tertulis antara dua pihak yang terlibat dalam suatu perjanjian. Dengan demikian, surat perjanjian rental yaitu surat yang berisi perjanjian terkait sewa menyewa. Perjanjian ini sangat penting dibuat untuk menghindari timbulnya perselisihan. Dalam artikel kali ini kami akan membahas contoh-contoh:

  • Surat Perjanjian Rental Kendaraan Mobil
  • Surat Perjanjian Rental Kendaraan Motor
  • Surat Perjanjian Rental Alat Berat / Kendaraan Berat

Masing-masing contoh surat perjanjian singkat yang dibahas disini dibuat dengan baik dan benar mengikuti format asli nya. Jika diperlukan, Anda juga bisa mendownload surat perjanjian doc (format word) dalam ukuran A4 dan F4 atau folio.

Contoh Surat Perjanjian Rental Kendaraan Mobil

SURAT PERJANJIAN RENTAL / SEWA MOBIL

Yang bertanda tangan di bawah ini adalah pihak-pihak yang telah menyepakati perjanjian:

Nama : Herton Setiawan
Alamat : Jl. Kolonel sugiono No.04, duren sawit, Jakarta timur
No. Telp : 08978783737

Selaku pemilik (owner) Meta Trans Rent Car, yang dalam perjanjian ini akan disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama : Tengku Hizrul Aziv
Alamat : Jl. Raya Condet No. 102 Batu Ampar, Jakarta Timur
No. Telp : 087878376373

Selaku penyewa kendaraan yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak dengan ini menyepakati perjanjian sewa mobil dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Per tanggal 21 November 2019, PIHAK PERTAMA menyewakan 1 unit mobil Toyota Alphard 2.5 X bernomor polisi B 74858 FF.
2. Lama dari rental / penyewaaan tersebut yaitu 1 bulan, mulai 21 November 2019 sampai 21 Desember 2019.
3. Biaya dari sewa mobil tersebut yaitu Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) yang akan dibayarkan PIHAK KEDUA secara tunai bersamaan dengan di buatnya perjanjian ini.
4. Segala kerusakan atau perawatan mobil yang disewakan merupakan tanggung jawab PIHAK KEDUA sebagai penyewa. Terkecuali untuk kerusakan akibat force majeure, atau keadaan yang diluar kemampuan manusia, yang termasuk, namun tidak terbatas pada kecelakaaan, bencana alam, kebakaran, dan lain-lain.
5. Jika mobil dikembalikan dalam keadaan cacat / rusak, maka PIHAK PERTAMA berhak menuntut ganti rugi dari PIHAK KEDUA.

Demikanlah perjanjian ini dibuat dan disepakati bersama oleh kedua pihak untuk dijalankan sebagaimana mestinya, yang dibuat rangkap dan dua dan bermaterai cukup.

Di tandatangani di Jakarta, 20 November 2019

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

materai 6000

Herton Setiawan Tengku Hizrul Aziv

Contoh surat perjanjian sewa / rental mobil diatas termasuk simple dan singkat. Perjanjian rental mobil bulanan tersebut merupakan kesepakatan bersama antara penyedia jasa rental mobil dengan penyewa. Anda bisa mencontoh surat perjanjian tersebut dengan menyesuaikan kesepakatan-kesepakatan yang tercantum.

Contoh Surat Perjanjian Rental Kendaraan Motor

SURAT PERJANJIAN SEWA / RENTAL MOTOR

Hari ini, Kamis, tanggal 26-01-2019 (dua puluh enam Januari dua ribu sembilan belas). Telah terjadi perjanjian bersama antara pihak-pihak sebagai berikut:
Nama : Muhammad Hanif
Pekerjaan : Swasta
Alamat : Jl. Nagan Tengah No.15, Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta, DIY
Dalam ini Selaku pemilik dari Rental Motor Yonies Rent Yogyakarta yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.
Nama : Rafi Fadri
Pekerjaan : Pedagang
Alamat : Jl. Mawar V No.8, Lempuyangan, DIY
Selaku penyewa kendaraan bermotor dari Rental Motor Yonies Rent dan berikutnya akan disebut sebagai PIHAK KEDUA dalam perjanjian ini.
PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA setuju melakukan transakasi sewa menyewa kendaraan bermotor jenis sepeda motor dengan spesifikasi:
1. Merk/Jenis motor : Honda Vario 125
2. No. Polisi : AB 7384 G
3. STNK : 382786376784683
4. Warna : Hitam
Kedua belah pihak menyepakati syarat dan ketentuan penyewaan sebagai berikut:
1. Kendaraan seperti telah disebutkan diatas disewakan PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA dengan biaya sewa Rp. 500.000,- perbulan yang dibayarkan setiap akhir bulan.
2. Masa sewa yang disepakati pihak KEDUA yaitu 6 bulan, yang berlaku sejak perjanjian ini disepakati.
3. Bahan bakar dan biaya perawatan lainya menjadi tanggungan PIHAK KEDUA sebagai penyewa motor.
4. Kerusakan atau kehilangan akibat kecelakaan, atau force majeure lainnya telah di asuransikan PIHAK PERTAMA, tetapi biaya administrasi ditanggung PIHAK KEDUA. Dan terhadap kerugian akibat force majeure atau bencana alam, kedua belah pihak tidak akan meminta atau memberi ganti rugi.
Demikian surat perjanjian sewa motor ini dibuat untuk ditaati dan dijalankan kedua belah pihak dengan sukarela.
Yogyakarta, 26 Januari 2019,
PIHAK PERTAMA

Muhammad Hanif

PIHAK KEDUA

Rafi Fadri

Diatas adalah contoh surat perjanjian rental motor yang singkat dan sederhana. Dalam contoh surat perjanjian rental diatas biaya sewa dibayar bulanan. Anda juga bisa menyesuaikan kesepakatan dalam surat tersebut sesuai kebutuhan.

Contoh Surat Perjanjian Rental Alat Berat / Kendaraan Berat

SURAT PERJANJIAN SEWA (RENTAL)
Kendaraan / Alat Berat

Hari ini, Selasa, tanggal 09-08-2019 (sembilan belas Agustus dua ribu sembilan belas) telah terjadi kesepakatan antara pihak-pihak berikut:

Nama : Bima Rizky Aditya
NIK : 77873
Jabatan : Manager Produksi & Pengadaan Infrastruktur
Perusahaan : PT. Wraptex Textile & Garment

Selaku pemegang kuasa dari PT. Wraptex Textile & Garment yang kemudian akan disebut sebagai PIHAK PERTAMA dari perjanjian ini.

Nama : Maulana Nugraha
NIK : VCF3746G
Jabatan : Direktur
Perusahaan : CV. Inti Prima Utama
Merupakan pemegang kuasa dari CV. Inti Prima Utama yang untuk selanjutnya akan disebut sebagai PIHAK KEDUA.

Pihak-pihak sebagaimana tersebut diatas selanjutnya bersama-sama disebut PARA PIHAK atau KEDUA BELAH PIHAK dalam perjanjian sewa ini.

Dengan ini PARA PIHAK sepakat untuk mengadakan kontrak sewa / rental kendaraan / alat berat berupa forklift dan truk dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

PASAL 1

1. Kendaraan atau alat berat yang disewakan berjenis forklift dan truk Colt Diesel Double (CDD) Bak yang spesifikasi lengkap dan biaya sewanya tercantum dalam lampiran / klausa tambahan perjanjian ini.
2. Kendaraan atau alat berat tersebut akan diantarkan PIHAK KEDUA ke tempat pihak pertama dengan biaya menjadi tanggungan PIHAK KEDUA sepenuhnya.
3. PIHAK KEDUA menjamin alat dan kendaraan yang disewakan tersebut berada dalam kondisi siap pakai dan tidak mengalami kerusakan apa pun.
4. Segala biaya perawatan dan pemeliharaan menjadi tanggungan PIHAK PERTAMA sebagai penyewa.
5. PIHAK PERTAMA mempunyai kewajiban untuk mengembalikan barang sewaan dengan kondisi bagus dan tanpa kerusakan.
6. Untuk segala kerugian dan kerusakan akibat keadaan Force Majeure KEDUA BELAH PIHAK sepakat tidak akan meminta ganti rugi apa pun kepada pihak lainnya.

PASAL 2

1. Yang dimaksud dengan Force Majeure dalam pasal satu termasuk, namun tidak terbatas pada bencana alam, kebakaran, huru-hara, perang, dsb.
2. Jika terjadi hal-hal seperti disebut dalam poin 1 diatas salah satu pihak wajib memberi tahu pihak lainnya sehari setelah peristiwa terjadi dengan bukti-bukti yang dibenarkan dan tanpa rekayasa.

PASAL 3

1. Semua perincian yang tidak tercantum dalam perjanjian ini dan diatur melalui regulasi yang kemudian disepakati akan menjadi addendum dan bagian tak terpisahkan dari perjanjian ini.
2. Jika terjadi perselisihan akibat pelaksanaan perjanjian ini maka kedua belah sepakat untuk mengadakan mediasi sebelum menempuh jalur hukum.
3. Surat perjanjian ini dibuat dalam rangkap dua yang masing-masing dilengkapi materai dan memiliki kekuatan sama di mata hukum.

Demikian surat perjanjian sewa ini dibuat dengan keadaan sadar dan tanpa campur tangan pihak mana pun.

Tangerang, 9 Agustus 2019,

PIHAK PERTAMA
PT. Wraptex Textile & Garment

materai

Bima Rizky Aditya

PIHAK KEDUA

CV. Inti Prima Utama

Maulana Nugraha

Contoh surat perjanjian rental alat berat diatas memiliki format yang cukup panjang dan lengkap. Pada intinya perjanjian tersebut berisi kontrak penyewaan alat-alat berat antara dua perusahaan. Jika Anda ingin menggunakan surat perjanjian rental tersebut Anda bisa menyesuaikan beberapa hal.

Download Contoh Surat Perjanjian Rental Mobil Doc

surat perjanjian rental mobil

Download Contoh Surat Perjanjian Rental Motor Doc

surat perjanjian rental motor

Download Contoh Surat Perjanjian Rental Alat Berat / Kendaraan Berat Doc

surat perjanjian rental kendaraan berat atau alat berat

Contoh Surat Perjanjian Sewa Tanah Dan Bangunan Yang Singkat

Contoh Surat Perjanjian Sewa – detiklife.com. Ketika melakukan kegiatan sewa menyewa pertama-tama pasti akan dibuat kesepakatan dan perjanjian antara 2 pihak yang terlibat. Agar tidak menyebabkan perselisihan di kemudian hari, penting juga untuk membuat surat perjanjian bersama yang ditanda tangani diatas materai. Apa saja yang harus dimuat dalam surat perjanjian sewa? Simak selengkapnya dalam contoh-contoh:

  • Surat Perjanjian Sewa Rumah
  • Surat Perjanjian Sewa Tanah
  • Surat Perjanjian Sewa Ruko

Contoh surat perjanjian singkat yang dibahas disini dibuat dengan mengikuti format aslinya yang sah dan benar. Selain itu, Anda juga bisa mendownload contoh surat perjanjian doc (file word) dalam ukuran A4 dan F4 atau Folio. Jadi tidak perlu kerepotan lagi mengatur ukuran kertas saat di print.

Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah

SURAT PERJANJIAN SEWA RUMAH

Pada hari ini, 16 Juli 2019 (enam belas Juli dua ribu sembilan belas) telah disepakati sebuah perjanjian bersama antara:

Nama : Christupel Tupamahu
Pekerjaan : Pengusaha
No. KTP : 36872692837
Alamat : Jln. Pandanaran 55 (Samping Bandeng Bonafide) Randusari, Semarang Selatan
Telp. : 0872263623

Selaku pemilik rumah dan dalam hal ini bertindak sebagai PIHAK PERTAMA atau yang menyewakan.

Nama : Eko Budi Susilo, SH
Pekerjaan : Karyawan
No. KTP : 88288900111
Alamat : JL. Pleburan VII No 9 Singosari – Semarang Selatan, Semarang.
Telp/Hp : 08134536547
Sebagai pihak kedua atau penyewa yang dalam perjanjian ini merupakan PIHAK KEDUA.

Dengan ini, kedua belah pihak bersepakat untuk mengadakan perjanjian sewa rumah dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Rumah yang menjadi objek sewa adalah sebuah rumah yang terletak di Jalan Menoreh, Sampangan, Gajahmungkur Semarang. Rumah tersebut memiliki luas tanah 900 m2 dan luas bangunan 400 m2.
2. PIHAK PERTAMA menyewakan rumah seperti disebut dalam poin 1 beserta tanah dan propertinya kepada PIHAK KEDUA.
3. PIHAK KEDUA bertanggung jawab penuh terhadap perawatan dan pemeliharaan keseluruhan isi rumah beserta halaman dan pekarangannya.
4. Segala perincian terkait perjanjian ini akan di musyawarahkan dan dibahas kemudian serta menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjanjian ini.

Demikian surat perjanjian ini dibuat sebagaimana mestinya dengan itikad baik supaya bisa diikuti dan dijalankan kedua belah pihak.

Semarang, 16 Juli 2019,

PIHAK PERTAMA

Materai 6000

Christupel Tupamahu

PIHAK KEDUA

Eko Budi Susilo, SH

Contoh surat perjanjian singkat diatas menggunakan format yang sederhana dan mudah dipahami. Membuat surat pernjanjian sewa secara baik dan benar bisa meminimalisir terjadinya sengketa. Karena itu Anda harus mencantumkan perincian dengan lengkap dalam perjanjian sewa tersebut. Misalnya saja objek sewa menyewa dan masa berlaku sewa menyewa.

Contoh Surat Perjanjian Sewa Tanah

SURAT PERJANJIAN SEWA TANAH

Pada hari ini, tanggal 15 Oktober 2019, telah terjadi kesepakatan dan perjanjian bersama antara pihak-pihak berikut:

Nama : Lingga Wisnu Murti
No. KTP : 827739382002
Pekerjaan : Swasta
Alamat : Jl. Marelan 3 Pasar 3 Barat, Kec.rengas Pulo Medan Marelan
Selaku pemilik tanah dan penyewa tanah yang dalam perjanjian ini disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama : Mahardika Suwandi
No. KTP : 773845920301
Pekerjaan : Pedagang
Alamat : Jl. Dr. Setiabudi Kompl Taman Setiabudi Indah Bl PP/84 Medan
Untuk selanjutnya dalam perjanjian ini akan disebut sebagai PIHAK KEDUA.

Dengan ini kedua belah pihak secara sadar menyepakati perjanjian sewa tanah dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. PIHAK PERTAMA mempunyai sebidang tanah dengan luas sekitar 300 m2 yang terletak di Jl. Marelan 3 Pasar 3 Barat, Kec.rengas Pulo Medan Marelan, Medan.
2. PIHAK KEDUA akan menyewa tanah sebagaimana disebut dalam point 1 terhitung per 1 November 2019 sampai dengan 30 November 2019. Dengan uang sewa sebesar Rp.1.000.000,-.
3. Hal-hal yang tidak dibahas secara terperinci dalam perjanjian ini akan dibahas dan didiskusikan kemudian melalui musyawarah. Kesepakatan tersebut akan secara otomatis akan menjadi addendum dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam perjanjian sewa ini serta akan dicantumkan sebagai lampiran klausa tambahan.

Demikian perjanjian ini dibuat sebagaimana mestinya tanpa campur tangan dan pengaruh pihak lainnya. Perjanjian ini dibuat rangkap dua dengan materai cukup dan memiliki kekuatan sama di mata hukum.

Medan, 15 Oktober 2018,

PIHAK PERTAMA

(materai 6000)

Lingga Wisnu Murti

PIHAK KEDUA

Mahardika Suwandi

Contoh tersebut adalah surat perjanjian sewa tanah yang dibuat diatas materai. Surat perjanjian sewa tanah yang singkat diatas ditulis dengan sederhana dan tidak berbelit-belit. Tentunya ini akan lebih mudah dipahami oleh kedua pihak yang terlibat dalam pernjanjian tersebut.

Contoh Surat Perjanjian Sewa Ruko

SURAT PERJANJIAN SEWA RUKO

Hari ini, 16 September 2019, telah terjadi kesepakatan dan perjanjian bersama antara:

Nama : Rahmat Yudiansyah
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jl. Raya Dukuh Kupang No. 83-A Surabaya
No. Telp : 08847878222
Selanjutnya dalam perjanjian ini akan disebut PIHAK PERTAMA

Nama : Henni Indriaty, SH, M.Si.
Pekerjaan : Pedagang
Alamat : Jl. Masjid Agung Timur No. 2 Surabaya
No. Telp : 08784826373
Yang selanjutnya bertindak sebagai PIHAK KEDUA dalam perjanjian ini.

Kedua belah pihak di atas menyepakati untuk mengikatkan diri dalam perjanjian sewa ruko dengan ketentuan dan aturan sebagai berikut:

1. PIHAK PERTAMA menyewakan bangunan berupa ruko kepada PIHAK KEDUA beserta seluruh tanah, teras, dan halaman belakang. Ruko tersebut beralamat di jalan Jl. Raya Sambikerep No. 2 Surabaya.
2. Semua hal berkaitan dengan biaya perawatan dan pemeliharaan gedung, termasuk biaya listrik serta air bersih menjadi tanggungan pihak KEDUA.
3. Apabila di kemudian hari diperlukan kesepakatan yang lebih rinci maka akan dibahas melalui musyawarah bersama untuk mencapai kata mufakat. Dan jika sengketa tidak terselesaikan maka akan ditempuh jalur hukum sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Surat perjanjian ini dibuat sebagaimana mestinya tanpa pengaruh dari pihak mana pun. Perjanjian ini dibuat rangkap dua dan bermaterai cukup serta mempunyai kekuatan hukum serupa.

Surabaya, 19 Desember 2017

PIHAK PERTAMA

Rahmat Yudiansyah

(materai 6000)

PIHAK KEDUA

Henni Indriarty, SH, M.Si.

Yang dicantumkan diatas adalah contoh surat perjanjian sewa ruko antara pemilik ruko dan pihak yang menyewa ruko. Anda bisa mencontoh surat perjanjian sewa tersebut. Tapi harus disesuaikan dengan perjanjian dan kesepakatan bersama yang Anda lakukan. Jika diperlukan, Anda juga bisa menambahkan perincian-perincian lengkap ke dalam isi surat perjanjian diatas.

Download Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah Doc

surat perjanjian sewa rumah

Download Contoh Surat Perjanjian Sewa Tanah Doc

surat perjanjian sewa tanah

Download Contoh Surat Perjanjian Sewa Ruko Doc

surat perjanjian sewa ruko

Contoh Surat Perjanjian Fee Yang Benar Dan Sah

Contoh Surat Perjanjian Fee – detiklife.com. Jika Anda menjadi mediator atau jasa perantara jual beli biasanya akan mendapat fee ataupun uang komisi dari pihak penjual. Nah, untuk mengesahkan kesepakatan itu biasanya diperlukan sebuah surat perjanjian fee yang dibuat diatas materai dan memiliki kekuatan hukum. Sebagai referensi, berikut kami akan menyajikan contoh-contoh:

  • Surat Perjanjian Fee Marketing
  • Surat Perjanjian Fee Jual Beli Tanah
  • Surat Perjanjian Fee Advokat

Masing-masing contoh surat perjanjian fee tersebut dibuat mengikuti format aslinya yang sah. Kami juga menyediakan file surat perjanjian doc (format word) yang bisa Anda download dalam ukuran A4 dan F4 atau folio.

Contoh Surat Perjanjian Fee Marketing

SURAT PERJANJIAN
ROYALTY COMITMENT (FEE)

Hari ini, tanggal 23 September 2019 (dua puluh tiga September dua ribu sembilan belas), telah terjadi perjanjian dan kesepakatan antara pihak-pihak berikut:

Nama : Zerrin Zafir
No. KTP : 0987498970001
Alamat : JL. Pleburan VII No 9 Singosari – Semarang Selatan, Semarang
Jabatan : Manager Pemasaran PT. Permata bahagia

Untuk selanjutnya akan disebut PIHAK PERTAMA dalam perjanjian ini.

Nama : Ghofur Febriansyah
Alamat : desa majan kec, makmur kab. Sejahtera
Jabatan : Spv. Marketing C.V Suka Makmur (Distributor)

Untuk selanjutnya akan disebut PIHAK KEDUA dalam perjanjian ini.
Kedua belah telah menyepakati perjanjian komitmen royalti / fee dengan ketentuan sebagai berikut:

PIHAK PERTAMA sepakat untuk membayar royalty fee sebesar 30 USD dalam setiap pengapalan / pengiriman produk yang dilakukan PIHAK KEDUA. Ketentuan royalty fee ini berlaku selama adanya perjanjian kontrak antara PT. Permata Bahagia dengan C.V Suka Makmur

Kedua belah pihak menyepakati bahwa sistem pembayaran royalty fee akan tetap mengacu pada perjanjian kontrak yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU), antara PT. Permata Bahagia dengan C.V Suka Makmur.

Demikian surat perjanjian ini, yang dibuat rangkap dua, dan masing bermaterai cukup serta memiliki kekuatan sama di mata hukum.

Ditandatangani di Semarang, pada tanggal 23 september 2019,

PIHAK PERTAMA

(materai 6000)

Zerrin Zafir

PIHAK KEDUA

Ghofur Febriansyah

Contoh tersebut adalah surat perjanjian fee marketing atau biasanya disebut royalty comitment yang disepakati 2 pihak perusahaan. Surat perjanjian diatas materai yang singkat itu berlaku selama masih ada kontrak kerjasama antara kedua belah pihak. Tentunya perjanjian diatas dibuat untuk mengesahkan kesepakatan bersama antara dua pihak tersebut.

Contoh Surat Perjanjian Fee Jual Beli Tanah

SURAT PERJANJIAN
JASA PERANTARA JUAL BELI & KOMITMEN PEMBERIAN KOMISI ( FEE )
(Atas Jasa Perantara Jual Beli Tanah dan Bangunan)

Pada Hari ini, Rabu Tanggal 30 Bulan Januari Tahun 2019, telah terjadi kesepakatan bersama antara pihak-pihak yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Rohim Muzaki
No. KTP : 7387878000287
Alamat : JL. Cisaranten Kulon Bandung

Selaku pemilik tanah di JL. Manisi No.13 Bandung, yang akan dijual, untuk selanjutnya di sebut PIHAK PERTAMA.

Nama : Sahril Sumonda
No. KTP : 673765237740003
Alamat : JL. Bojongloa No.69 Bandung

Selaku perantara dalam penjualan tanah yang dilakukan PIHAK PERTAMA dan selanjtnya disebut pihak kedua.

Kedua belah pihak sepakat untuk mengikatkan diri dalam perjanjian pemberian komisi (fee), dengan ketentuan sebagai berikut:

1. PIHAK PERTAMA menetapkan harga jual tanah yang perincianya terdapat dalam lampiran perjanjian ini senilai Rp 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) dan sepakat akan memberikan komisi (sucess fee) kepada pihak kedua sebesar. 5% atas kewajiban membantu menjualkan / memasarkan tanah pihak pertama kepada pembeli. Yang mana Fee / komisi tersebut akan dibayarkan saat tanah milik PIHAK PERTAMA laku terjual dengan harga tersebut.
2. PIHAK PERTAMA bertanggung jawab atas keabsahan dan legalitas surat-surat sertifikat tanah.Pihak pertama menjamin bahwa tanah tersebut tidak dalam sengketa/ bermasalah. PIHAK KEDUA tidak bertanggung jawab apabila dikemudian hari pihak pertama dengan pihak pembeli terjadi permasalahan

Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan sebenar-benarnya dalam keadaan sehat jiwa raga serta tanpa ada paksaan dari pihak mana pun serta memiliki pertanggungjawaban hukum jelas.

Bandung 30 Januari, 2019,

PIHAK PERTAMA

Rohim Muzaki

PIHAK KEDUA

(materai 6000)

Sahril Sumonda

Diatas adalah contoh surat perjanjian fee jual beli tanah yang singkat dan sah. Surat perjanjian 2 pihak tersebut termasuk surat perjanjian bersama yang singkat tetapi tetap dan sah. Karena perjanjian tersebut disepakati kedua pihak tanpa paksaan dan di buat diatas materai.

Contoh Surat Perjanjian Fee Advokat / Pengacara

SURAT PERJANJIAN JASA ADVOKAT / PENGACARA

Pada hari ini, Selasa, 24 (dua puluh empat) Februari 2019 (dua ribu sembilan belas) telah terjadi kesepakatan antara pihak-pihak:
Nama : Jabbar Wakhid
No. KTP : 627838277000021
Pekerjaan : Swasta
Alamat : Jl. BKR Pelajar No. 43 Surabaya
Telp. : (031) 5346077

Selaku pengguna jasa advokat, dan berikutnya akan disebut sebagai PIHAK PERTAMA dalam perjanjian ini.

PIHAK PERTAMA memilih kedudukan (domisili) hukum dikantor kuasanya yaitu:

Abdul Musowi , S.H. dan Aziz Istar Syada , S.H. selaku Advokat dan Konsultan Hukum di kantor Pengacara Abdul Musowi & Rekan yang kantornya berlamat di Jl. Gresik No. 49 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Abdul Musowi & Rekan.

Pemegang kuasa tersebut untuk selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA untuk selanjutnya akan bersama-sama disebut PARA PIHAK.

PARA PIHAK telah bersepakat untuk menerangkan lebih dahulu hal-hal berikut:

Bersumber pada Surat Kuasa tertanggal 10 Januari 2019, yang telah ditandatangani oleh PARA PIHAK. Kedua belah pihak sepakat mengikatkan diri dalam suatu Perjanjian Jasa Advokat dengan syarat dan ketentuan sebagaimana tercantum dibawah ini:

PASAL 1

1. PIHAK PERTAMA memberi kuasa PIHAK KEDUA untuk mengurus serta menyelesaikan kasus PIHAK PERTAMA dengan ketentuan yang tercantum dalam Surat kuasa yang telah disebutkan. Dan PIHAK PERTAMA bersepakat untuk memberi imbalan, dari jasa-jasa tersebut.

2. PIHAK KEDUA berusaha untuk mengurus dan menyelesaikan masalah keperluan PIHAK PERTAMA sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam surat kuasa diatas, demi kepentingan PIHAK PERTAMA .

PASAL 2

PIHAK PERTAMA membayarkan kepada pihak kedua PIHAK KEDUA ongkos operasional dan succes fee dengan besaran berikut:
1. Biaya Advokasi : Rp. 5.000.000,-
2. Biaya Operasional : Rp. 3.000.000,-
3. Administrasi : Rp. 100.000,-
4. Succes Fee : Rp. 500.000,-

PASAL 3

1. Biaya operasional dan biaya advokasi sebagaimana disebut dalam pasal 2 harus dibayar PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA secara tunai setelah perjanjian ini dibuat.

2. Succes fee Pengacara seperti yang tercantum pada pasal 2 angka 3 surat perjanjian ini, dibayar PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA secara tunai, seketika, dan sekaligus, pada saat pengurusan perkara selesai dan berhasil.

PASAL 4

1. Surat perjanjian ini berlaku dari sejak dibuat dan di tanda tangani PARA PIHAK, hingga penanganan perkara selesai.
2. Jika PIHAK PERTAMA bermaksud untuk mencabut Surat Kuasanya yang telah diberikan PIHAK KEDUA, maka PIHAK PERTAMA harus meminta kesepakatan dari PIHAK KEDUA.
3. Untuk bisa mencabut surat kuasa yang telah diberikan pada PIHAK KEDUA, PIHAK PERTAMA harus melaksanakan semua kewajibannya kepada PIHAK KEDUA.

PASAL 5

1. PIHAK PERTAMA mempunyai hak meminta pertanggungjawaban penyelesaian perkara sebagaimana telah tercantum di surat kuasa.
2. PIHAK PERTAMA memiliki kewajiban membayar PIHAK KEDUA sesuai dengan ketentuan pasal 2 dan pasal 3, di atas.
3. PIHAK KEDUA memiliki hak untuk mendapatkan haknya sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 2 dan Pasal 3 surat perjanjian ini.
4. PIHAK KEDUA akan berusaha sebaik-baiknya dalam menunaikan kewajiban yang tercantum dalam Surat Kuasa.
5. PIHAK KEDUA memiliki kewajiban membela semua kepentingan PIHAK PERTAMA, selama perjanjian ini masih mengikat PARA PIHAK .

PASAL 6

Jika kemudian terdapat hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian ini, dan semua kesepakatan terkait dengan perjanjian ini maka akan secara otomatis menjadi Addendum (Klausa tambahan) dari perjanjian ini.

Demikianlah perjanjian ini dibuat dengan sebenarnya dan disepakati PARA PIHAK tanda campur tangan pihak mana pun. Surat perjanjian ini dibuat rangkap dua yang masing-masing bermaterai cukup dan memiliki kekuatan sama di mata hukum.

Surabaya, 24 Februari 2019

PIHAK KEDUA,

Abdul Musowi , S.H.

PIHAK PERTAMA,
(materai 6000)

Jabbar Wakhid

Yang ditampilkan diatas adalah contoh surat perjanjian fee advokat atau pengacara. Perjanjian tersebut kurang lebih merupakan kesepakatan kontrak antara si penyewa dengan pengacara. Surat perjanjian yang sah tersebut mengikat hak dan kewajiban antara masing-masing pihak.

Contoh Surat Perjanjian Fee Marketing Doc

surat perjanjian fee marketing

Contoh Surat Perjanjian Fee Jual Beli Tanah Doc

surat perjanjian fee jual beli tanah

Contoh Surat Perjanjian Fee Advokat / Pengacara Doc

surat perjanjian fee (jasa hukum) advokat

Surat Perjanjian Pembayaran Yang Benar Dan Sah

Surat Perjanjian Pembayaran – detiklife.com. Surat perjanjian adalah kesepakatan tertulis antara dua pihak yang dibuat diatas materai. Persetujuan bersama ini sangat penting dibuat supaya tidak terjadi masalah di kemudian hari. Perjanjian juga harus di musyawarahkan dengan cermat agar tidak menimbulkan sengketa.  Sebagai referensi, berikut ini akan kami bahas contoh surat perjanjian pembayaran:

  • Surat Perjanjian Pembayaran Uang Muka / DP Rumah
  • Surat Perjanjian Pembayaran Ganti Rugi
  • Surat Perjanjian Pembayaran Kuliah

Contoh surat perjanjian singkat yang dibahas disini dibuat mengikuti surat perjanjian asli yang sah dan benar. Jika diperlukan, Anda juga bisa mendowload surat perjanjian doc (format word) dalam ukuran A4 dan F4.

Contoh Surat Perjanjian Pembayaran Uang Muka / DP Rumah

SURAT PERJANJIAN PEMBAYARAN UANG MUKA

Pada hari ini, Rabu, tanggal 12 Oktober 2019 (dua belas Oktober 2019) telah disepakati perjanjian pembayaran uang muka pembayaran rumah antara kedua belah pihak sebagai berikut :

Nama : Erwin Susanto
Alamat : Jl. Semeru Selatan No.23 Dampit, Malang
No. KTP : 1872838220004
Telp. : 896401

Untuk selanjutnya dalam perjanjian pembayaran ini akan disebut sebagai PIHAK PERTAMA atau PENJUAL.

Nama : Bayu Handika
Alamat : Jl. Suropati No. 6 Bululawang, malang
No. KTP : 78773872000712
Telp. : 286747
Selanjutnya dalam perjanjian pembayaran ini akan disebut sebagai PIHAK KEDUA atau PEMBELI.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA dengan ini menyepakati perjanjian pembayaran uang muka (DP) rumah yang menjadi barang jual beli dengan prosedur, syarat, dan aturan sebagai berikut:

PASAL 1

1. Yang menjadi objek pembayaran uang muka adalah rumah yang terletak di jalan merdeka No. 56 Malang, Jawa Timur. Rumah tersebut terletak di sepetak tanah dengan luas 1000 m2 dan luas bangunan 600 m2
2. Rumah PIHAK PERTAMA memiliki 6 kamar tidur, 3 kamar mandi, dapur, ruang tamu dan ruang kekuarga, lengkap dengan aliran listrik, suplai air bersih, dan sebuah gudang.
3. Fasilitas-fasilitas dalam rumah pihak pertama berada dalam keadaan baik dan tidak ada yang mengalami kerusakan.
4. Rumah PIHAK PERTAMA tersebut berada dalam status agunan.

PASAL 2

1. PIHAK PERTAMA telah menyepakati untuk menjual rumah sebagaimana disebut pasal 1 dengan harga jual Rp. 600.000.000 (enam ratus juta rupiah).
2. Berkaitan dengan kesepakatan tersebut, pembayaran PIHAK KEDUA akan dicicil melui KPR dengan bank yang ditunjuk PIHAK PERTAMA.
3. TAHAP I sebesar Rp. 10.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sebagai uang tanda jadi.
4. TAHAP II sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah), merupakan uang muka yang harus dilunasi setelah KPR yang diajukan PIHAK KEDUA disetujui oleh bank yang dipilih PIHAK KEDUA dan dibayarkan sebelum akad kredit serta akad jual beli yang dilakukan di depan pihak bank dan pihak notaris.
5. TAHAP III (sisa) sebesar Rp. 390.000.000,- (tiga ratus sembilan puluh juta rupiah), akan dibayar PIHAK KEDUA saat akad jual beli di depan pihak notaris dan bank.

PASAL 3

Sehubungan dengan pembayaran seperti dalam pasal 2, jika PIHAK KEDUA telah melakukan pembayaran pada PIHAK PERTAMA, maka pihak kedua harus memperlihatkan bukti pembayaran, dan kemudian pihak kedua melakukan konfirmasi bukti tersebut. Apabila PIHAK KEDUA gagal menunjukkan bukti pembayaran maka kententuan-ketentuan dalam perjanjian ini dengan sendirinya batal secara hukum.

PASAL 5

Sesudah PIHAK KEDUA melakukan pembayaran TAHAP I dan TAHAP II, dan sudah dikonfirmasi, maka PIHAK PERTAMA harus secepatnya mengurus KPR objek jual-beli kepada Bank yang ditunjuk dan selanjutnya mengurus surat roya dari KPR Bank yang ditunjuk terkait di BPN terdekat.
Kedua belah pihak sepakat untuk menentukan batas waktu dari poin 1 di atas selama 2 minggu, dan setelah tenggat waktu tersebut, PIHAK PERTAMA harus menyerahkan sertifikat hak milik (SHM), izin mendirikan bangunan, dan AJB asli kepada notaris yang telah dituding.

PASAL 6

1. Semua hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini dan kemudian disepakati dalam musyawarah antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA akan menjadi addendum dari perjanjian pembayaran ini dan menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dari perjanjian ini.
2. Apabila dikemudian hari timbul sengketa akibat pelaksanaan perjanjian ini, kedua pihak sepakat untuk sebisa mungkin menyelesaikannya secara kekeluargaan. Dan jika langkah tersebut tidak berhasil, barulah akan ditempuh jalur hukum sesuai undang-undang yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

Demikianlah perjanjian ini telah disepakati bersama dalam keadaan sehat jiwa raga dan tanpa pengaruh pihak mana pun, dan untuk dijadikan kesepakatan bersama.
Surat perjanjian ini dibuat rangkap dua yang masing-masing diatas meterai cukup dan memiliki kekuatan setara di mata hukum.

Ditandatangani di Malang, 12 Oktober 2019,

PIHAK PERTAMA
Penjual

Erwin Susanto
PIHAK KEDUA
Pembeli

materai 6000

Bayu Handika

SAKSI-SAKSI

Notaris

Megananda Ghowo Rizky, SH.
Bank

Pasya Pratama

Contoh surat perjanjian tersebut adalah surat perjanjian pembayaran uang muka atau DP rumah yang sah diatas materai. Semua perincian yang terkandung dalam surat perjanjian uang muka tersebut hanyalah sebagai contoh. Kalau Anda berniat membuat perjanjian DP rumah, pastikan Anda telah melakukan kesepakatan bersama dengan pihak penjual rumah.

Contoh Surat Perjanjian Pembayaran Ganti Rugi

SURAT PERJANJIAN GANTI RUGI

Pada hari ini, tanggal 15 Agustus 2019 (lima belas Agustus dua ribu sembilan belas), telah dibuat kesepakatan bersama dan perjanjian antara:

Nama : Rahman Maulana
No. KTP : 8398849500076
Tempat/Tgl lahir : Bogor 03 Februari 1962
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat :JL. Tebet Raya No. 84, Tebet, Jakarta Selatan
Telepon : 021-9311316
Dimana dalam perjanjian ini akan disebut sebagai PIHAK PERTAMA.
Nama : Azis Kahar
No. KTP : 6374927300023
Tempat/Tgl lahir : Karang gempol, 20 Juni 1967
Pekerjaan : Pedagang
Alamat : Jl. Hos Cokroaminoto, No. 84, Menteng Jakarta Pusat.
Telepon : 021-3907057
Untuk selanjutnya akan disebut sebagai PIHAK KEDUA.
PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara sukarela sepakat untuk mengikatkan diri dalam perjanjian. Sebelumnya kedua belah pihak akan menerangkan hal-hal berikut:

1. PIHAK PERTAMA dengan ini menyatakan dan mengakui telah menghilangkan sepeda motor yang merupakan hak milik PIHAK KEDUA bermerek Honda Vario 150, keluaran tahun 2018, warna hitam dengan plat nomor polisi b 3747 KL.
2. Bahwa kehilangan akibat hal seperti disebut dalam point 1 diatas adalah akibat kelalaian PIHAK PERTAMA yang lupa mencabut kunci kontak sehingga motor tersebut dicuri.
3. Atas kehilangan sepeda motor tersebut PIHAK KEDUA menyatakan mengalami kerugian sekitar kurang lebih 18 juta, sesuai harga jual rata-rata sepeda motor tersebut saat ini.
4. PIHAK KEDUA sepakat untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan dan musyawarah untuk memperoleh keadilan diantara kedua belah pihak.
Atas dasar-dasar tersebut maka kedua belah pihak menyepakati hal-hal sebagai berikut:
1. PIHAK KEDUA meminta ganti rugi kepada PIHAK PERTAMA atas hilangnya motor tersebut senilai Rp. 17.000.000,- (tujuh belas juta rupiah). Dan PIHAK PERTAMA telah menyepakati untuk membayar ganti rugi sesuai jumlah tersebut.
2. Kedua belah pihak sepakat bahwa pembayaran ganti rugi sebagaimana disebut diatas akan dibayar pihak PIHAK PERTAMA secara berangsur selama satu tahun.
3. Apabila PIHAK PERTAMA kemudian tidak melunasi pembayaran ganti rugi seperti dalam point 1, maka PIHAK KEDUA akan membawa kasus ini ke ranah hukum dan mengajukan tuntutan ke pengadilan negeri Jakarta Selatan.
4. Hal-hal yang tidak diatur dalam perjanjian ini dan kemudian menjadi kesepakatan kedua belah pihak dan menjadi addendum (tambahan klausula) dari perjanjian ini.

Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan sebenarnya dengan itikad baik supaya bisa ditaati dan dimaksudkan menjadi penyelesaian yang adil antara kedua belah pihak.

Surat perjanjian ini dibuat di atas materai dalam keadaan sadar sepenuhnya dan tanpa ancaman maupun pengaruh pihak manapun juga.

Ditandatangani di Jakarta pada hari Kamis, 15 Agustus 2019,

PIHAK KEDUA

 

Azis Kahar

PIHAK PERTAMA

materai 6000

Rahman Maulana

Saksi-saksi :

Saksi I

Salam Rusmin

Saksi II

 

Arif Samsuri

Yang ditampilkan diatas merupakan contoh surat perjanjian pembayaran yang berisi kesepakatan ganti rugi antara dua pihak. Surat perjanjian ganti rugi tersebut dibuat diatas materai yang cukup. Karena itu, surat perjanjian pembayaran diatas sah di mata hukum.

Contoh Surat Perjanjian Pembayaran Kuliah

Semester Ganjil
Tahun 2019
No. XVII/849/45/2019

SURAT PERJANJIAN PEMBAYARAN BIAYA KULIAH
Jenjang S1 Umum / Reguler

Berkaitan dengan program pembayaran biaya kuliah secara angsuran di Universitas Gunadarma, maka telah terjadi kesepakatan bersama antara pihak-pihak berikut:

Nama : Hamid H. Lasama
Jabatan : Wakil Rektor Universitas Gunadarma

Dalam kaitanya dengan perjanjian ini bertindak selaku dan atas nama Universitas Gunadarma, yang selanjutnya akan disebut PIHAK PERTAMA.

Nama mahasiswa : Khasab Sinaga
Alamat lengkap : Jl. Tirta Melati I Blok 31 No. 17
No. Telp. : 021-283724
Jurusan / NIM : S1 Teknik Industri
Semester : 3

Selaku mahasiswa di Universitas Gunadarma, dan selanjutnya akan disebut sebagai PIHAK KEDUA dalam perjanjian ini.

Bersama ini kedua belah pihak menyepakati perjanjian angsuran pembayaran biaya kuliah. Adapun angsuran maksimal yaitu 4x angsuran dengan jadwal pembayaran sebagai berikut:

1. Angsuran pertama harus dibayarkan senilai Rp. 4.000.000,- (empat juta rupiah), sebagai uang muka, dan angsuran-angsuran berikutnya bisa diangsur maksimal 3 kali.
2. Sisa angsuran yang belum dibayarkan tersebut harus dibayarkan dengan dibagi rata dan dibayarkan maksimal minggu kedua setiap bulannya. Atau paling lambat tanggal ke 5 pada bulan berikutnya untuk 2 angsuran yang dibayarkan dengan tunggakan bulan sebelumya.
3. Jika terdapat perubahan biaya kuliah maka akan dilakukan revisi oleh bagian keuangan sesuai aturan pembayaran biaya kuliah yang berlaku tanpa memberi pemberitahuan kepada pihak kedua.
4. Jika terjadi keterlambatan pembayaran, PIHAK KEDUA bisa dikenakan sanksi sesuai aturan yang telah disepakati.

Sehubungan dengan pembayaran diatas PIHAK KEDUA menyatakan bahwa orang tua / wali nya mengetahui:

Nama orangtua / wali : Sudirja
Alamat : Jl. Pitara Raya No. 20 Rt 005/009
No. Telp. : 021-273827

Demikian surat perjanjian pembayaran ini dibuat dan disepakati kedua belah pihak supaya digunakan sebagaimana mestinya.
Dibuat dan ditandatangani di Depok, tanggal 29 Januari 2019,

PIHAK PERTAMA

 

Dr. Hamid H. Lasama

 

PIHAK KEDUA
(materai Rp. 6.000,-)

Khasab Sinaga

Mengetahui,
Orangtua/Wali

 

Sudirja

Contoh surat perjanjian pembayaran kuliah diatas adalah perjanjian pembayaran biaya kuliah secara angsuran. Surat perjanjian singkat tersebut dibuat diatas materai 6000 sehingga legal dan sah dimata hukum. Perjanjian tersebut juga ditanda tangani oleh orang tua / wali dari mahasiswa yang bersangkutan.

Download Contoh Surat Perjanjian Pembayaran Uang Muka / DP Rumah Doc

surat perjanjian pembayaran uang muka dp rumah

Download Contoh Surat Perjanjian Pembayaran Ganti Rugi

surat perjanjian pembayaran ganti rugi

Download Contoh Surat Perjanjian Pembayaran Kuliah

surat perjanjian pembayaran kuliah

Contoh Surat Perjanjian Fidusia Resmi

Contoh Surat Perjanjian Fidusia – detiklife.com. Apa itu fidusia? Pengertian fidusia adalah pengalihan hak milik benda atas dasar kepercayaan, dimana barang tersebut masih dalam penguasaan pemilik. Misalnya jika Anda kredit motor, pemberi kredit akan beli motor itu ke dealer, motor tersebut merupakan milik kreditur yang hak miliknya dialihkan pada Anda sampai hutang dilunasi.  Nah, dibawah ini kami akan membahas contoh surat perjanjian:

  • Surat Perjanjian Fidusia Kendaraan Bermotor
  • Surat Perjanjian Fidusia Sebagai Jaminan Pembiyayaan

Contoh-contoh surat perjanjian diatas materai yang sah tersebut dibahas dengan lengkap mengikuti format asli nya. Kami juga menyediakan link download surat perjanjian fidusia doc / format word ukuran A4 dan F4.

Contoh Surat Perjanjian Fidusia Kendaraan Bermotor

FIDUSIA
PERJANJIAN PENGALIHAN HAK MILIK SECARA KEPERCAYAAN SEBAGAI JAMINAN
KENDARAAN BERMOTOR

No. : XVII/35/98-A/2019

Perjanjian Pelimpahan Hak Milik Secara Kepercayaan Sebagai Jaminan (Fidusia) ini, (yang berikutnya akan disebut sebagai “Perjanjian” ), dibuat pada hari kamis, tanggal 24 September 2019, oleh dan antara :

1. PT BANK BUKOPIN Tbk, berkedudukan di Bandung, Indonesia, dengan kantor yang beralamat di Jalan Asia Afrika No.121, dan diwakili oleh Azel Ahmad Farezi dalam kedudukannya selaku Pimpinan Cabang (selanjutnya disebut “BANK” dalam perjanjian ini);

2. Nata Maulana, profesi swasta, bertempat tinggal di JL. A H Nasution No. 14 Bandung dalam hal ini bertindak : *)
a. untuk diri sendiri dan untuk melakukan tindakan hukum tersebut dalam Perjanjian ini telah mendapat persetujuan dari suaminya / istrinya, yaitu : Firda Hayyima Z yang turut menandatangani Perjanjian ini / sebagaimana ternyata dari Surat Persetujuan yang dibuat dibawah tangan bermeterai cukup tertanggal 15 Agustus 2019.
b. selaku ____ dari dan oleh karenanya bertindak untuk dan atas nama PT. ______ berkedudukan di _____ dan untuk melakukan tindakan hukum tersebut dalam Perjanjian ini telah memperoleh persetujuan dari _____ yang turut menandatangani Perjanjian ini / sebagaimana ternyata dalam suratnya tertanggal _____ (selanjutnya disebut “PENJAMIN”). *)

Pihak-pihak yang terlibat di dalam perjanjian ini menyatakan terlebih dahulu hal-hal berikut :

a. Bahwa antara Nata Maulana (selanjutnya disebut “DEBITUR”) *) dan BANK telah dibuat dan ditandatangani Perjanjian Kredit nomor 536/1829/2939/233/, tertanggal 16 Agustus 2019 (untuk berikutnya perjanjian kredit tersebut beserta semua perubahan, perpanjangan, maupun pembaharuan yang kemudian dibuat akan disebut “perjanjian kredit”).

b. Bahwa untuk pelunasan kembali secara tertib dengan sebagaimana mestinya seluruh hutang DEBITUR kepada BANK bersama dengan bunga, provisi, dan biaya lainya sebagai akibat fasilitas kredit sesuai dengan perjanjian kredit, PENJAMIN menjaminkan barang jaminan sebagaimana akan diterangkan di bawah ini.

Dengan ini BANK dan PENJAMIN sepakat untuk mengikat diri dan membuat perjanjian ini sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari PERJANJIAN KREDIT, dengan prosedur, syarat-syarat, dan ketentuan sebagai berikut:

PASAL 1
PEMBERIAN JAMINAN

1. Untuk menjamin pelunasan kembali dengan tertib seluruh hutang DEBITUR kepada BANK, berikut bunga, provisi serta biaya-biaya lain yang mungkin timbul karena fasilitas kredit yang telah dan atau akan diberikan berdasarkan Perjanjian Kredit, PENJAMIN, menjaminkan barang jaminan kendaraan bermotor dengan rincian sebagai berikut :

Merek Kendaraan : Toyota Fortuner 2.4 VRZ A/T
Tipe Kendaraan : Tipe G
Tahun Kendaraan : 2019
Nomor Mesin : RW-87273-fts
Nomor Chasis : 3742394737384
Nomor BPKB : 3847901229337464
Nomor Faktur / Invoice : 7349277
Nomor Polisi : D 7984 FF
Nilai Benda Fidusia : Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah)

(yang mana kendaran tersebut selanjutnya akan disebut sebagai “Jaminan “ di dalam perjanjian ini)

2. BANK dengan ini menyatakan telah menerima alih hak milik atas jaminan tersebut secara kepercayaan dari pihak penjamin untuk kepentingan jaminan menurut ketentuan hukum yang berlaku. Untuk itu PENJAMIN akan menyerahkan segala bukti kepemilikan atas jaminan tersebut. Yang dalam hal ini termasuk faktur dan dokumen-dokumen kepemilikan lainnya kepada BANK, terkecuali jika BANK menghendaki hal lain. Jaminan tersebut, dengan ini diserahkan kembali kepada PENJAMIN atas dasar kepercayaan (in trust). PENJAMIN dengan ini mengakui telah menerima jaminan tersebut dan selanjutnya dipegang PENJAMIN sebagai Trustee (perwalian) dari BANK.

3. PENJAMIN untuk seterusnya akan menjaga jaminan sebagaimana tersebut di atas dengan sebaik-baiknya. PENJAMIN membetulkan segala kerusakan atas biaya sendiri, dan selama jangka waktu perjanjian ini, penjamin bertanggung jawab penuh atas kondisi kendaraan, baik itu kerusakan, kehilangan, serta kerugian atau turunnya nilai jaminan

4. BANK berhak mendapat dan diberi kuasa dengan hak pengganti (subtitusi) setiap saat memasuki tempat dimana jaminan berada atau disimpan, memeriksa kondisi jaminan, dan menyuruh PENJAMIN memastikan barang jaminan tersebut berada dalam kondisi sebaik-baiknya dengan biaya yang ditanggung PENJAMIN.

PASAL 2
ASURANSI BARANG JAMINAN

1. PENJAMIN atas tanggungan pribadi wajib mengasuransikan harta benda yang dijaminkan penjamin kepada BANK kepada perusahaan asuransi, hingga jumlah pertanggungan yang ditetapkan BANK terhadap kerugian karena kebakaran dan ancaman lainnya yang menurut BANK berpotensi merusak jaminan. Semua polis asuransi harus memuat Banker’s Clause, yang isinya menyatakan bahwa selama harta benda yang diasuransikan sebagaia jaminan hutang kepada bank, maka uang pertanggungan asuransi akan diserahkan langsung kepada BANK untuk selanjutnya diperhitungkan dengan hutang DEBITUR kepada BANK dan selama masih masih ada sisa dari uang pertanggungan tersebut, BANK menyerahkan sisa tersebut kepada PENJAMIN sebagai pemilik harta benda yang dijaminkan kepada BANK. Jika kemudian uang pertanggungan asuransi tidak bisa melunasi seluruh hutang DEBITUR, sisa hutang tersebut tetap menjadi hutang DEBITUR kepada BANK dan harus dibayar dengan seketika dan sekaligus oleh PENJAMIN pada saat ditagih oleh BANK. Asli kwitansi atau bukti pembayaran premi asuransi dan asli polis asuransi beserta “Banker’s Clause” harus diserahkan kepada BANK.

2. Apabila berdasarkan pertimbangan BANK, PENJAMIN abai dalam memenuhi kewajiban seperti yang dimaksud dalam ayat (1) Pasal ini, maka tanpa mengurangi kewajiban PENJAMIN tersebut PENJAMIN menyetujui bahwa BANK berhak diberi kuasa oleh PENJAMIN untuk dan atas tanggungan PENJAMIN mengasuransikan harta benda yang dijaminkan dan mendebet rekening PENJAMIN pada BANK sejumlah premi asuransi serta biaya-biaya lain yang harus dibayar, tetapi hal tersebut bukan merupakan kewajiban BANK.

3. Apabila PENJAMIN karena satu dan lain hal lalai atau tidak melaksanakan haknya pada saat hak tersebut timbul untuk mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 Pasal ini, maka PENJAMIN setuju bahwa BANK atas tanggungan PENJAMIN dengan ini diberi kuasa oleh PENJAMIN untuk melakukan klaim kepada perusahaan asuransi atas nama PENJAMIN dan melaksanakan segala sesuatu yang diperlukan untuk itu, termasuk tetapi tidak terbatas pada pengurusan surat-surat / dokumen-dokumen yang berhubungan dengan pengajuan klaim tersebut kepada perusahaan asuransi. PENJAMIN wajib menyerahkan segala dokumen yang diperlukan oleh BANK untuk melaksanakan pengajuan klaim asuransi tersebut; tetapi pengajuan klaim tersbut bukanlah kewajiban BANK.

PASAL 3
PERNYATAAN DAN JAMINAN

1. PENJAMIN menjamin BANK bahwa Jaminan tersebut merupakan benar-benar hak dan milik PENJAMIN, tidak tersangkut perkara maupun sengketa apapun, bebas dari sitaan dan tidak dijaminkan dengan cara apapun juga kepada pihak lain, selain BANK yang disebut dalam perjanjian ini. PENJAMIN dengan ini membebaskan BANK, dari segala gangguan, dakwaan, tuntutan / gugatan apapun dari pihak manapun juga berkaitan dengan dengan Jaminan. Sedangkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) harus disimpan dan dirawat dengan baik oleh PENJAMIN tetapi harus langsung diserahkan kepada BANK atas permintaan pertama BANK.

2. PENJAMIN memiliki hak dan wewenang ekstensif untuk mengalihkan seta menyerahkan Jaminan kepada BANK beserta persetujuan yang diperlukan sesuai anggaran dasar PENJAMIN *) maupun peraturan yang berlaku telah diperoleh PENJAMIN secara cukup dan lengkap.

3. Apabila PENJAMIN memperoleh hak kekebalan karena sebuah perkara pengadilan yang belum di putus, PENJAMIN dengan ini menyatakan untuk melepaskan hak kekebalan tersebut, jika hak tersebut bersinggungan dengan kewajibannya berdasarkan Perjanjian Kredit dan atau Perjanjian ini, dan pernyataan ini tidak dapat dicabut kembali.

4. PENJAMIN harus melindungi, mengganti rugi, membela serta membebaskan BANK terhadap setiap tindakan, tuntutan, gugatan, sengketa, persoalan, kerugian, kewajiban, bea dan pengeluaran dalam bentuk apapun, baik sah maupun tidak, yang dialami BANK atau diderita BANK dengan cara apapun, termasuk, namun tidak terbatas pada biaya pengeluaran bank akibat eksekusi perjanjian.

PASAL 4
KEWAJIBAN PENJAMIN

1. Selama hutang belum dibayar lunas, PENJAMIN tidak diperkenankan meminjamkan, menyewakan, menjaminkan, menjual dan mengalihkan / memindah tangankan Jaminan dengan cara seperti apa pun, dan dengan alasan apapun juga kepada pihak lain.

2. PENJAMIN berkewajiban menjaga, merawat, dan menggunakan jaminan dengan sebaik-baiknya, termasuk tapi tidak terbatas, melakukan perbaikan-perbaikan yang dianggap perlu. Perubahan atas fisik serta mesin Jaminan harus dilakukan dengan izin tertulis terlebih dari BANK

3. Jika menurut pendapat BANK nilai Jaminan tidak mencukupi lagi untuk menjamin hutang PENJAMIN kepada BANK, maka atas permintaan BANK, PENJAMIN harus menambah jaminan sesuai dengan kemerosotan nilai Jaminan menurut penilaian dan penetapan dari BANK.

4. Segala pajak dan ongkos / biaya yang timbul sehubungan dengan Jaminan, termasuk tetapi tidak terbatas pada biaya perawatan, menjadi kewajiban PENJAMIN.

PASAL 5
EKSEKUSI JAMINAN DAN HASILNYA

1. Jika DEBITUR tidak bisa atau lengah memenuhi kewajibannya sesuai dengan ketentuan-ketentuan Perjanjian Kredit, Perjanjian ini dan perjanjian–perjanjian yang ada atau oleh sebab-sebab sehingga BANK berhak untuk sewaktu-waktu menghentikan Perjanjian Kredit dan/atau Perjanjian ini dan karenanya hutang DEBITUR kepada BANK dapat ditagih dengan seketika dan sekaligus oleh BANK, maka PENJAMIN wajib menyerahkan kembali kepada BANK Jaminan dalam waktu selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari, setelah permintaan pertama BANK kepada PENJAMIN. Apabila PENJAMIN tidak menyerahkan kembali Jaminan dalam waktu tersebut diatas, maka PENJAMIN setuju bahwa BANK berhak dan dengan ini diberi kuasa dengan hak substitusi oleh PENJAMIN untuk mengambil Jaminan dari PENJAMIN atau dari pihak lain yang memegang / menguasai Jaminan dan jika dianggap perlu oleh BANK dengan meminta bantuan dari pihak yang berwajib, termasuk tetapi tidak terbatas pada pihak kepolisian. PENJAMIN dengan ini berjanji dan mengikat diri kepada BANK bahwa PENJAMIN tidak akan melakukan atau menyuruh melakukan tindakan apapun juga yang dapat merintangi/menghambat usaha BANK atau kuasanya untuk melaksanakan hak-hak tersebut di atas sebagaimana yang dimaksud dalam ayat 3 pasal ini.

2. PENJAMIN setuju bahwa BANK berhak dan dengan ini diberi kuasa oleh PENJAMIN tanpa perantaraan Pengadilan dan dengan mengesampingkan ketentuan-ketentuan dalam pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata untuk langsung menjual Jaminan, baik dibawah tangan maupun dimuka umum ( lelang) dengan harga dan syarat-syarat yang dianggap baik oleh BANK dan pendapatan bersih dari penjualan tersebut dipergunakan untuk pembayaran hutang DEBITUR kepada BANK termasuk bunga, denda, provisi dan biaya-biaya yang mungkin timbul berdasarkan Perjanjian Kredit termasuk segala biaya penjualan jaminan yang dimaksud di atas dan jika ada sisa penjualan, maka sisa penjualan tersebut akan dikembalikan kepada PENJAMIN tanpa adanya kewajiban dari BANK untuk membayar bunga, denda atas sisa penjualan tersebut. Sebaliknya, apabila hasil penjualan tersebut tidak cukup untuk melunasi seluruh hutang DEBITUR kepada BANK maka kekurangan tersebut tetap menjadi hutang DEBITUR kepada BANK dan wajib dibayar DEBITUR pada saat ditagih oleh BANK.

3. Jika hasil penjualan tersebut tidak bisa melunasi seluruh hutang DEBITUR pada BANK, maka DEBITUR dan PENJAMIN secara tanggung untai tetap memiliki tanggung jawab terhadap sisa hutang tersebut, termasuk bunga, denda komisi, biaya-biaya penagihan dan biaya-biaya lainnya sampai dilunasinya seluruhnya.

PASAL 6
KETENTUAN LAIN-LAIN

1. Perjanjian ini oleh para pihak dimaksudkan sebagai jaminan terhadap jumlah yang terhutang dan wajib dibayar oleh DEBITUR kepada BANK berdasarkan Perjanjian Kredit dan tidak boleh ditafsirkan sebagai membatasi atau menghalangi dengan cara apapun juga eksekusi oleh BANK atas setiap hak yang dimiliki oleh BANK untuk memperoleh pelunasan atas setiap jumlah yang terhutang dan wajib dibayar oleh DEBITUR.

2. Hak jaminan yang diberikan berdasarkan Perjanjian ini merupakan tambahan terhadap dan tidak bergantung kepada hak atau benda jaminan lainnya yang mungkin dipegang atau diperoleh BANK sehubungan dengan Hutang yang dijamin berdasarkan Perjanjian ini. BANK berhak untuk menerima hak atau benda jaminan tambahan lainnya dari pihak ketiga dan/atau untuk melepaskan hak atau benda jaminan itu dengan atau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada PENJAMIN dan tanpa mempengaruhi kewajiban kewajiban PENJAMIN Perjanjian ini.

3. Jaminan dalam Perjanjian ini sekali-kali tidak dan tidak dapat mengurangi atau mempengaruhi hak dan wewenang BANK untuk menjalankan/melaksanakan atau mengajukan tuntutan atau gugatan berdasarkan tanggungan atau perjanjian lain berupa apapun yang sekarang telah dan di kemudian hari akan dipegang oleh atau diberikan kepada BANK untuk memberikan jaminan atau kepastian pembayaran hutang yang wajib dibayar oleh DEBITUR kepada BANK berdasarkan Perjanjian Kredit.

PASAL 7
PEMBERITAHUAN

1. Semua surat menyurat atau pemberitahuan-pembertahuan yang harus dikirim oleh masing-masing pihak kepada pihak lainnya dalam Perjanjian ini mengenai atau sehubungan dengan Perjanjian ini dilakukan dengan secara langsung, surat tercatat, faksimili atau teleks atau diserahkan atau melalui perusahaan ekspedisi (kurir) ke alamat-alamat berikut :

a. BANK
Nama : PT BANK BUKOPIN, Tbk
Alamat : Jalan Asia Afrika No.121
Telpon : (022) 4234569
Fax : 022-4234569
Telex : 28603 BKOPIN IA

b. PENJAMIN
Nama : Nata Maulana
Alamat : JL. A H Nasution No. 14 Bandung
Telpon : 022-2837282
Fax : –
Telex : –

2. Surat menyurat dan pemberitahuan terkait lainnya dianggap telah diterima oleh pihak yang dituju:
(i) Pada tanggal tanda terima ditandatangani apabila disampaikan secara langsung atau melalui jasa kurir.
(ii) Pada tanggal setelah 5 (lima) hari kerja sejak diposkannya apabila dikirim dengan surat tercatat atau sejak diserahkan kepada perusahaan ekspedisi (kurir) dan cukup bila ditandatangani oleh pihak-pihak yang berhak mewakili bank atau penjamin
(iii) Pada hari dikirimkannya apabila dikirim memakai teleks serta dikonfirmsi dengan kode jawab
(iv) Pada hari dikirimkannya jika dikirim dengan faksimili yang dikonfirmasi dengan tanda telah dikirim.

2. Jika terjadi perubahan alamat dari alamat yang disebutkan dalam perjanjian ini, maka perubahan tersebut harus diberitahukan secara tertulis kepada pihak laian dalam perjanjian ini selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja sebelum terjadi perubahan alamat yang dimaksud. Apabila perubahan alamat tersebut tidak diberitahuan, maka surat-menyurat atau pemberitahuan-pemberitahuan berdasarkan Perjanjian ini dianggap telah diberikan sebagaimana mestinya dengan dikirimnya surat atau pemberitahuan itu dengan secara langsung, surat tercatat, faskimili atau teleks dan diserahkan melalui (kurir) yang ditujukan ke alamat tersebut di atas atau alamat terakhir yang diketahui atau tercatat kedua pihak.

PASAL 8
KETENTUAN PENUTUP

1. Perjanjian ini dibuat sesuai hukum Republik Indonesia serta hanya dapat ditafsirkan mengikuti hukum Republik Indonesia.

2. Jika sebelum atau sesudah dibuatnya Perjanjian ini terdapat orang/pihak lain yang juga memberikan jaminan kepada BANK untuk menjamin pembayaran hutang DEBITUR kepada BANK, maka hal itu sekali-kali tidak mengurangi kewajiban PENJAMIN untuk tetap melaksanakan pembayaran penuh kepada BANK sesuai Perjanjian ini serta berdasarkan pada apa yang ditentukan dalam pasal 1836 Kitab Undang-undang Hukum Perdata, BANK berhak mengajukan tuntutan hukum terhadap PENJAMIN sendiri maupun bersama-sama dengan para PENJAMIN lain sesuai dengan jaminan yang diberikan masing-masing, atas pertimbangan dan keputusan BANK sendiri.

3. Jika ada suatu ketentuan dalam Perjanjian yang dilarang atau tidak dapat dijalanakan sebagai akibat ketetapan pemerintah atau pengadilan, selama adanya larangan tersebut tanpa mengakibatkan batalnya ketentuan hukum lain dari Perjanjian, dan tanpa menghilangkan kemungkinan diberlakukannya kembali ketentuan yang dilarang tersebut di kemudian hari, PENJAMIN harus membuat dan menandatangani dokumen berisi ketentuan yang memenuhi persyaratan BANK sebagai pengganti ketentuan yang dilarang atau tidak dapat dilaksanakan tersebut, sebagaimana diminta oleh BANK.

4. Jika ada salah satu ketentuan dalam Perjanjan ini yang dinyatakan batal demi hukum, hal tersebut tidak mempengaruhi kesahan ketentuan lainnya Perjanjian ini, dan ketentuan ketentuan lainnya tersebut tetap berlaku, mengikat, dan dilaksanakan seperti telah ditentukan dalam Perjanjian ini, PENJAMIN wajib membuat dan menandatangani dokumen yang berisikan ketentuan yang memenuhi persyaratan BANK sebagai pengganti ketentuan yang dilarang atau tidak dapat dilaksanakan tersebut, jika diminta oleh BANK.

5. Apabila BANK tidak menggunakan atau menunda penggunaan suatu hak kuasa, maka bukan berarti bahwa BANK melepaskan hak atau kuasa atau hak istimewanya, terkecuali hak tersebut dilepas BANK secara tertulis. Dan digunakannya sebagian dari hak, kuasa atau hak istimewa tadi tidak menghalangi BANK meneruskan atau mengulangi digunakannya hak atau kuasa atau hak istimewa itu. Ha-hak dan upaya-upaya yang diberikan kepada BANK dalam Perjanjian ini bersifat kumulatif dan tidak mengurangi hak hak dan upaya upaya lain yang diberikan kepadanya berdasarkan hukum.

6. Kegagalan atau kelalaian BANK untuk menuntut PENJAMIN melaksanakan suatu ketentuan dalam Perjanjian ini tidak akan melepaskan hak BANK menuntut PENJAMIN untuk melantaskan ketentuan tersebut dikemudian hari, dengan pengecualian hak itu dilepas oleh BANK secara tertulis.

7. PENJAMIN bertanggung jawab membayar segala biaya bertalian dengan pelaksanaan suatu ketentuan dari Perjanjian Kredit atau Perjanjian ini, termasuk, tapi tidak terbatas kepada biaya pemeliharaan, biaya penjualan, premi asuransi, eksekusi, kompromi (dading) atau penyelesaian lain untuk barang-barang, biaya notaris, konsultan hukum, pengacara dan biaya lainnya yang dikeluarkan BANK.

8. Selama hutang DEBITUR kepada BANK belum dibayar lunas, maka segala kuasa yang diberikan oleh DEBITUR dan/atau PENJAMIN kepada BANK dalam Perjanjian ini atau dokumen–dokumen lain sehubungan dengan pemberian kredit kepada DEBITUR merupakan bagian yang terpenting dan tidak terpisahkan dari Perjanjian ini, yang dengan tidak adanya kuasa–kuasa tersebut Perjanjian ini tidak akan dibuat dan dengan demikian kuasa–kuasa tersebut tidak akan berakhir karena sebab apa pun juga termasuk, namun tidak terbatas oleh sebab-sebab yang tercantum dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata pasal 1813, 1814, serta 1816.

9. PENJAMIN bersama ini menyatakan secara tegas meluruhkan hak istimewa yang diberikan oleh Undang-undang seperti tercantum dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata Indonesia pada pasal 1831, 1833, 1837 dan 1848.

10. Adapun Perjanjian ini dan segala akibatnya kedua pihak sepakat memilih domisili hukum tetap dan tidak berubah di Kantor Panitera Pengadilan Negeri Bandung, tetapi hal ini tidak mengurangi hak BANK melakukan tuntutan atau gugatan terhadap PENJAMIN berdasarkan Perjanjian ini di pengadilan-pengadilan lain selama pengadilan tersebut masih dalam wilayah Republik Indonesia.

Demikian Perjanjian ini dibuat di Bandung, pada hari dan tanggal yang telah tersebut di atas. Perjanjian ini mulai berlaku terhitung sejak tanggal 24 September 2019.

BANK

PT BANK BUKOPIN, Tbk
PENJAMIN
Materai Rp.6000,-

Nata Maulana

Mengetahui dan menyetujui,
Notaris,

Firdaus Haima Zulistyan, SH

*) Coret sesuai keadaan sebenarnya

Diatas adalah contoh surat perjanjian fidusia kendaraan bermotor. Surat perjanjian tersebut dibuat mengikuti format surat perjanjian fidusia asli. Isi surat perjanjian fidusia tersebut hanya sebagai contoh, tentunya jika Anda menginginkan perjanjian fidusia yang sah, harus melalui notaris atau didaftarkan sesuai hukum dan prosedur yang berlaku.

Contoh Surat Perjanjian Fidusia Sebagai Jaminan Pembiyayaan

PERJANJIAN PEMBIAYAAN DENGAN JAMINAN FIDUSIA

No. : XII/367/YU-9/2019

Pada hari ini, Rabu tanggal 15 Januari 2019 (lima belas Januari dua ribu sembilan belas) telah disepakati dan ditandatangani Perjanjian antara:

1. Andika Arfianto, Kepala Cabang Bank Perkreditan Rakyat Madani Sejahtera Abadi, PT , beralamat di JL. C. Simanjuntak, 26, Yogyakarta, yang dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PERSEROAN seperti tersebut di atas, selanjutnya disebut “KREDITOR”.

Dengan:

2. Zanuar Mahesa, beralamat di Jalan DI Panjaitan Mantrijeron Kota Yogyakarta DIY, yang dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama pribadi, dan untuk tindakan tersebut telah mendapat persetujuan dari sang istri, atas nama Yesy Tri Ariyanti , beralamat di Jalan DI Panjaitan Mantrijeron Kota Yogyakarta DIY , yang untuk selanjutnya dalam perjanjian ini akan disebut “DEBITOR”.

Kedua belah pihak sepakat untuk mengikatkan diri dalam Perjanjian Pembiayaan dengan Jaminan Fidusia (untuk selanjutnya akan disebut “PERJANJIAN”)
Kedua belah pihak setuju untuk mengadakan Perjanjian Pembiayaan dengan Jaminan Fidusia dengan menggunakan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :

1. KREDITOR memberikan fasilitas pembiayaan kepada DEBITOR dalam bentuk penyediaan dana untuk pembelian Kendaraan Bermotor (yang selanjutnya dalam perjanjian ini akan disebut “BARANG”) yang dibutuhkan DEBITOR dibeli dari Pihak Penjual Dealer Abadi Bursa Motor, dengan perincian :

Jumlah unit : 1
Warna : Hitam
Merk/Type/Model : Honda Vario 150
Nomor rangka : FC676ADS
Tahun : 2019
Nomor mesin : 3734DND-77G

Kendaraan bermotor sebagaimana tersebut diatas berada dalam kondisi BARU.

2. DEBITOR dengan ini menyatakan telah berhutang kepada KREDITOR sebesar jumlah keseluruhan fasilitas pembiayaan yang diberikan KREDITOR, yang cukup dibuktikan dengan PERJANJIAN ini sebaga bukti kwitansi / tanda terima transaksi sah atas keseluruhan fasilitas pembiayaan. Dimana fasilitas pembiyaan tersebut berdasarkan PERJANJIAN ini merupakan hutang DEBITOR dengan perincian sebagai berikut :

Hutang pokok : Rp. 22.600.000,-
Bunga : Rp. 200.000,-
Jumlah Hutang Keseluruhan : Rp. 22.800.000,-

3. Jangka waktu serta pelunasan:

Jangka waktu : 20 Bulan fasilitas pembiyayaan dicairkan DEBITOR

Dibayar dalam : 20 kali angsuran

Pada tanggal : 5 setiap bulannya

Mulai bulan / tahun : Februari 2019

Besarnya tiap angsuran : Rp. 1.140.000,-

4. Demi menjamin pembayaran seluruh kewajiban DEBITOR pada KREDITOR, baik yang timbul dari PERJANJIAN ini dan perjanjian lain yang berkenaan dengan pembiayaan ini yang dibuat oleh DEBITOR dan KREDITOR, maka DEBITOR dengan ini menyerahkan hak miliknya secara Fidusia atas BARANG kepada KREDITOR.

5. KREDITOR menerima BARANG tersebut diatas sebagai jaminan dimana syarat dan ketentuan perjanjian tertuang dan tercantum dalam Akta Jaminan Fidusia yang dibuat di hadapan notaris dan didaftarkan sesuai Undang-Undang yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

6. PERJANJIAN ini mulai berlaku dan mengikat kedua belah pihak sejak tanggal ditandatangani oleh DEBITOR dan KREDITOR dan berakhir setelah DEBITOR memenuhi kewajibannya dengan melunasi semua hutang. Apabila terdapat hal-hal lain yang belum diatur di dalam PERJANJIAN ini, DEBITOR dan KREDITOR telah sepakat untuk mematuhi PERJANJIAN yang tercantum dalam Lampiran Syarat dan Ketentuan PERJANJIAN ini (“SYARAT DAN KETENTUAN UMUM PERJANJIAN”), dan menjadi addendum yang tidak bisa dipisahkan dari PERJANJIAN ini.

7. Jika di kemudian hari timbul sengketa atau perselisihan, DEBITOR dan KREDITOR sepakat untuk menyelesaiaknnya melalui jalur hukum di Pengadilan Negeri Yogyakarta yang beralamat di Jalan Kapas No.10, Umbulharjo, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, DIY.

Surat perjanjian ini dibuat kedua belah pihak dalam keadaan sadar sepenuhnya serta tanpa paksaan dari pihak manapun, untuk bisa dipatuhi sebagai mestinya

Menyetujui,

KREDITOR

Zanuar Mahesa

DEBITOR
BPR Madani Sejahtera Abadi, PT

materai

Andika Arfianto

Yang ditampilkan diatas adalah contoh surat perjanjian jaminan fidusia, dalam contoh perjanjian tersebut dijadikan jaminan pembiyayaan. Surat perjanjian diatas materai tersebut hanya sebagai contoh. Jika Anda mengiginkan surat perjanjian fidusia asli dan sah, Anda harus membuat kesepakatan bersama dengan pihak terkait.

 

Download Contoh Surat Perjanjian Fidusia Kendaraan Bermotor Doc

surat perjanjian fidusia kendaraan bermotor

Download Contoh Surat Perjanjian Fidusia Sebagai Jaminan Pembiyayaan Doc

surat perjanjian fidusia sebagai jaminan pembiyayaan

Contoh Surat Perjanjian Konsinyasi Atau Titip Jual Sederhana

Contoh Surat Perjanjian Konsinyasi – detiklife.com. Konsinyasi (titip jual) merupakan bentuk kerjasama penjualan antara pemilik produk dengan penyalur barang, yang biasanya berupa toko atau distributor. Sementara itu, surat perjanjian adalah kesepakatan tertulis antara dua belah pihak. Jadi, surat perjanjian konsinyasi adalah surat resmi yang berisi kesepakatan titip jual atau konsinyasi. Nah, dalam artikel kali ini akan dibahas contoh-contoh:

  • Surat Perjanjian Konsinyasi Barang Kerajinan / Prakarya
  • Surat Perjanjian Konsinyasi Produk Makanan
  • Surat Perjanjian Konsinyasi Titip Jual Baju

Surat perjanjian konsinyasi sederhana dan singkat yang dibahas disini dilengkapi juga dengan link download surat perjanjian doc (format word) ukuran A4 dan F4.

Contoh Surat Perjanjian Konsinyasi Barang Kerajinan / Prakarya

Sari Mertha Art Shop
Pusat Souvenir Dan Kerajinan Khas Yogyakarta
JL. HOS Cokroaminoto, No. 20, Bantul, 55711, Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55253

SURAT PERJANJIAN TITIP JUAL (KONSINYASI)  

Pada hari ini, Kamis, 11 Juli 2019, telah diadakan perjanjian dan kesepakatan bersama antara antara pihak-pihak sebagai berikut:

Nama :Mirza Raihan
Jabatan :Kepala Toko
Alamat :Jl. KAP. KKO Usman Bin Said / Bintaran Wetan, Yogyakarta
No. HP/Telp. :(0274) 635234

Dalam hal ini sebagai kepala Toko, yang bertindak selaku pemegang kuasa dan pimpinan Toko Kerajinan Sari Mertha Art Shop, selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama.

Nama :Farzan Gunawan
Badan / Instansi :CV. Metalindo Craft
Jabatan :Spv. Marketing
Alamat :Jl. Gowongan Kidul, Gunung Kidul Yogyakarta
No. HP/Telp. :(0274) 765289

Dalam hal ini merupakan produsen atau pemasok (suplier) barang kerajinan tangan , dan selaku pemegang kuasa dari CV. Metalindo Craft, untuk selanjutnya, di dalam perjanjian ini akan disebut sebagai Pihak Kedua.

Pihak Pertama dan Pihak Kedua bersama-sama menyatakan hal-hal sebagai berikut:
Bahwa Pihak Kedua merupakan pihak yang menitip-jualkan barang kepada Pihak Pertama berupa:

Nama Barang : Miniatur berbahan dasar perunggu dan tembaga (lihat lampiran)
Jumlah barang : 200 unit
Harga Jual : Rp. 8.430.000,- (delapan juta empat ratus tiga puluh ribu rupiah)

Kedua belah pihak menyepakati Perjanjian Jual Beli Barang dengan sistem konsinyasi (titip jual) mengikuti syarat dan ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1
PENDAHULUAN

1. Barang yang menjadi objek konsinyasi (titip jual) merupakan sebuah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dengan surat perjanjian ini.
2. Sebelum dibuat perjanjian konsinyasi, Pihak Kedua melampirkan surat penawaran berisi daftar harga masing-masing barang serta contoh (sampel) barang yang ditawarkan.

Pasal 2
HAK MILIK BARANG

Barang-barang yang belum terjual atau belum dipesan tanpa terkecuali merupakan hak milik Pihak Kedua, dan Pihak Kedua berhak melakukan penarikan dengan pemberitahuan terlebih dahulu.

Pasal 3
PENGEMBALIAN BARANG

1. Pihak Pertama dapat melakukan pengecekan, pengamanan, dan pemisahan barang. Pihak Pertama berhak menghentikan penjualan barang apabila diketemukan kondisi yang bisa merugikan konsumen. Barang-barang tersebut harus terlebih dahulu dibuatkan Nota Retur sebagai persyaratan pengembalian barang.
2. Jika barang belum terjual dalam waktu 6 bulan sejak dititipkan, maka Pihak Pertama bisa memperhitungkan untuk melakukan pengembalian barang. Semua bentuk pengembalian atas barang-barang yang belum terjual atau dianggap tidak terjual oleh Pihak Pertama harus dibuatkan Nota Retur.
3. Jika kedua belah pihak kemudian menyepakati bahwa barang yang diretur masih bisa dijual atu layak jual, maka harus dibuat surat jalan dan faktur baru.

Pasal 4
PENAGIHAN

1. Dalam waktu dua minggu sejak barang dititipkan, Pihak Kedua berhak menagih pembayaran atas barang-barang kerajinan yang telah laku terjual.
2. Pihak Kedua dalam melakukan penagihan secara berkala mengikuti jadwal yang terlebih dahulu ditetapkan pihak pertama.

Pasal 5
PEMBAGIAN HASIL

1. Pihak Kedua akan menentukan harga pokok sekaligus harga jual masing-masing barang, dan bersedia memberikan potongan harga (diskon) sebesar 5% dari harga jual kepada Pihak Pertama atas barang-barang yang laku terjual.
2. Bagi barang-barang yang memerlukan perawatan tertentu atau perlakuan khusus, Pihak Pertama berhak melakukan penagihan atas biaya perawatan kepada Pihak Kedua.

Pasal 6
MASA BERLAKU PERJANJIAN

Perjanjian ini berlaku 1 (satu) tahun, mulai dari tanggal 11 bulan Juli tahun 2019 sampai dengan tanggal 12 bulan Juli tahun 2020.
Pasal 7
SENGKETA
Jika di kemudian hari terjadi sengketa akibat pelaksanaan surat perjanjian ini, maka kedua belah pihak akan berusaha menyelesaikannya secara musyawarah. Jika musyawarah tidak berhasil menyelesaikan sengketa, maka kedua belah pihak sepakat untuk menempuh jalur hukum sebagai langkah penyelesaian terakhir.

Surat perjanjian titip jual (konsinyasi) ini disepakati dan dibuat kedua belah pihak dalam keadaan sadar sepenuhnya, dan tanpa campur tangan pihak mana pun. Surat perjanjian ini dibuat rangkap dua, dan keduanya memiliki kekuatan yang sama di mata hukum.

Ditandatangani di Yogyakarta, pada tanggal 11 Juli 2019,

Pihak Pertama

 

Mirza Raihan

Pihak Kedua

Meterai Rp.6000,-

Farzan Gunawan

SAKSI-SAKSI:

Saksi

Ahmad Malik

Saksi II

Mahdi Iskandar

Contoh diatas adalah surat pengunduran diri konsinyasi produk atau barang kerajinan antara toko souvenir dengan produsen. Surat perjanjian yang cukup singkat tersebut pada intinya menyebutkan perjanjian kesepakatan bersama yang sah, antara pemilik toko dengan pembuat barang kerajinan. Jika menginginkannya Anda bisa menambahkan kesepakatan lain, misalnya tentang uang deposit atau jaminan kedalam contoh surat tersebut.


Contoh Surat Perjanjian Konsinyasi Produk Makanan

SURAT PERJANJIAN

 

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Joseph Farel
Badan usaha : CV. Genta Foods
Jabatan : Supervisor Pemasaran
Alamat : Jl. Taman Margasatwa No. 12, Warung Buncit, Jakarta Selatan
No. Telp : (021) 453876

Selaku pemegang kuasa CV. Genta Foods sebagai pihak yang meninitip-jualkan (suplier) produk nya. Untuk selanjutnya, dalam perjanjian ini akan disebut PIHAK PERTAMA.

Nama : Putu Andika Wira B.
Badan usaha : Rumah Makan Bintang Bintaro
Alamat : Jl. Metro Pondok Indah Kav. IV, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
No. Telp : (021) 653984

Selaku pemilik Rumah Makan Bintaro. Selanjutnya akan disebut sebagai PIHAK KEDUA
Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan kerja sama penjualan dengan sistem konsinyasi, dengan ketentuan, syarat, dan prosedur sebagai berikut:

1. Kedua belah pihak sepakat untuk memperlakukan barang titip jual mengikuti waktu tarik dan waktu kontrol produk tersebut, yaitu :

Jenis  ProdukWaktu KontrolWaktu Tarik
Produk makanan ringan kemasan
Produk makanan siap saji
1 bulan
1 hari
6 bulan
1 hari

2. Sesuai dengan aturan tersebut, produk makanan yang telah melebihi tenggat waktu tarik dan belum terjual akan ditarik PIHAK PERTAMA tanpa penagihan apa pun.
3. Harga jual sepenuhnya ditentukan oleh PIHAK KEDUA dengan catatan tidak melebihi harga jual maksimum yang telah ditentukan PIHAK PERTAMA.
4. PIHAK PERTAMA akan melakukan penagihan atas produk makanan yang telah terjual setiap akhir minggu.

Demikianlah surat perjanjian ini kami buat sebagai kesepakatan tertulis yang sah. Semua perincian yang tidak tertulis dalam surat perjajian ini, dan dibicarakan dalam musyawarah kemudian akan secara otomatis menjadi addendum.
Perjanjian ini dibuat dengan penuh kesadaran tanpa pengaruh pihak manapun. Jika kemudian terjadi sengketa akibat perjanjian ini, kami sepakat menyelesaikan melalui jalur musyawarah, arbitrase atau hukum yang berlaku.

Jakarta, 13 Mei 2019,

PIHAK PERTAMA

Materai Rp.6000,-

Joseph Farel

PIHAK KEDUA

 

Putu Andika Wira B.

Surat perjanjian tersebut adalah surat perjanjian konsinyasi / titip jual antara produsen pembuat makanan dengan rumah makan yang sederhana dan singkat. Surat perjanjian dalam contoh diatas dibuat diatas materai agar  dianggap sah di mata hukum. Anda bisa menjadikan contoh tersebut sebagai referensi ketika membuat surat perjanjian konsinyasi.


Contoh Surat Perjanjian Konsinyasi Titip Jual Baju

PERJANJIAN TITIP JUAL (KONSINYASI)

Hari ini, Jumat, tanggal dua belas, bulan November, tahun dua ribu sembilan belas, telah terjadi kesepakatan dan perjanjian bersama antara:

Nama :Shiddiq Arfan Maulana
Jabatan / posisi :Kepala Pemasaran
Nomor KTP :1000923717127
Alamat :Jl Dr Setiabudi Kompl. Taman Setiabudi Indah Bl PP/84 Medan
Badan usaha :Konveksi Prima Guna Taylor

Selaku pemegang kuasa dari produsen (suplier) produk baju Konveksi Prima Guna Taylor. Untuk selanjutnya di dalam perjanjian ini akan disebut sebagai Pihak Pertama.

Nama :Shiddiq Arfan Maulana
Jabatan / posisi :Kepala Pemasaran
Nomor KTP :1000923717127
Alamat :Jl Dr Setiabudi Kompl Taman Setiabudi Indah Bl PP/84 Medan
Badan usaha :Konveksi Prima Guna Taylor

Selaku pemilik (owner) Toko Baju Laras Mandiri. Untuk selanjutnya di dalam perjanjian ini akan disebut sebagai Pihak Kedua.

Kedua belah pihak bersama-sama menyepakati perjanjian jual beli dengan sistem titip jual / konsinyasi dengan ketentuan sebagai berikut:

PASAL 1

1. Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat mengadakan perjanjian jual beli produk baju / pakaian dengan sistem konsinyasi / titip jual.
2. Harga produk baju / pakaian yang di titip jualkan seperti dalam lampiran dapat berubah sewaktu-waktu. Jika terjadi perubahan harga, Pihak Pertama harus memberitahukan secara tertulis satu bulan sebelumnya.
3. Kuantitas untuk masing-masing jenis dan desain baju ditentukan oleh pihak kedua secara tertulis melalui surat pemesanan.
4. Pihak Pertama tidak menjamin ketersediaan dari barang yang dipesan Pihak Kedua. Untuk itu Pihak Kedua dapat meminta daftar stok barang yang tersedia sebelum melakukan pemesanan.
5. Pihak Pertama memberikan barang cadangan dengan rasio tertentu dari keseluruhan barang titipan. Pihak Kedua tidak diperkenankan menjual barang cadangan selain untuk penggantian barang yang rusak. Setiap penggantian harus dibuatkan nota tersendiri agar kemudian barang yang rusak tersebut bisa ditarik kembali oleh Pihak Pertama.

PASAL 2

1. Pihak Kedua memberikan uang deposit sebesar 50% dari total keseluruhan harga pokok barang yang dititipkan. Uang deposit ini akan dikembalikan semua jika barang yang di titip jualkan tidak terjual atau barang ditarik kembali Pihak Pertama.
2. Pihak Pertama akan mengirim barang sesuai dengan jumlah pemesanan ditambah barang cadangan sebagaimana disebut dalam PASAL 1.
3. Harga jual ditentukan secara sepihak oleh Pihak Kedua. Pihak Kedua juga dibebaskan untuk menjual barang langsung kepada konsumen ataupun kepada distributor / reseller.
4. Ongkos kirim pesanan barang ditanggung Pihak Pertama dengan batasan tertentu sebagaimana diperinci dalam lampiran, jika ongkos kirim melebihi batas tersebut, maka biaya tersebut ditanggung Pihak Kedua.
5. Pembayaran akan dilakukan setelah barang titipan terjual, Pihak Pertama akan melakukan kontrol dan penagihan pada setiap akhir bulan.

PASAL 3

1. Barang yang oleh pihak kedua dianggap tidak terjual bisa dikembalikan kepada Pihak Pertama, dan Pihak Pertama akan mengembalikan 100% deposit yang telah disetor Pihak Kedua.
2. Jika di kemudian hari ternyata Pihak Kedua ingin menjual lagi barang yang dikembalikan tersebut maka transaksi harus dilakukan secara tunai, bukan melalui titip-jual.

PASAL 4

1. Dengan melalui kesepakatan terlebih dahulu, kedua belah pihak dapat menghentikan perjanjian ini sebelum masa kontrak habis.
2. Ketika perjanjian berhenti (selesai) sebelum masa berlaku yang disepakati habis, maka seluruh barang konsinyasi dikembalikan seluruhnya kepada Pihak Pertama dengan seluruh ongkos kirim barang ditanggung oleh Pihak Kedua, dan Pihak Kedua wajib membayar lunas terhadap barang yang sudah terjual kepada Pihak Pertama.
3. Jika perjanjian terhenti Pihak Pertama wajib mengembalikan uang deposit kepada Pihak Kedua terhadap barang-barang yang belum laku terjual.

PASAL 5

1. Surat perjanjian berlaku Mulai 12 November 2019 hingga 13 November 2020 atau 1 (satu tahun.
2. Kesepakatan-kesepakatan berikutnya antara kedua belah pihak yang terkait perjanjian konsinyasi ini akan secara otomatis menjadi addendum.

PASAL 6

1. Force Majeure (keadaan kahar) yang dimaksud dalam perjanjian ini adalah suatu keadaan memaksa di luar batas kemampuan kedua belah pihak yang dapat mengganggu dan menggagalkan pelaksanaan perjanjian ini, seperti bencana, wabah penyakit, perang, pemogokan, sabotase, terorisme, pemberontakan, blokade, kecelakaan atau keterlambatan yang di-sebabkan keadaan di luar kemampuan manusia.
2. Terhadap segala kerugian akibat Force Majeure, Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat untuk menanggung kerugiannya sendiri-sendiri secara sepihak.

PASAL 7

1. Apabila terjadi sengketa antara kedua belah pihak sebagai akibat pelaksanaan surat perjanjian ini maka kedua belah pihak akan berusaha menyelesaikanya secara musyawarah atau melalui badan arbitrase.

PASAL 8

1. Demikianlah perjanjian ini dibuat dengan niat baik untuk dipatuhi kedua belah pihak, dalam keadaan sadar sepenuhnya dan tanpa paksaan pihak mana pun.
2. Surat perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) asli, masing-masing bunyinya sama, bermaterai cukup, dan memiliki kekuatan hukum sama untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Dibuat di Medan pada tanggal 12 November 2019,

Pihak Pertama

 

Shiddiq Arfan Maulana

Pihak Kedua

Materai Rp.6000,-

Adri Wiyono

Contoh surat perjanjian konsinyasi baju tersebut mungkin bisa menjadi inspirasi Anda saat membuat surat perjanjian. Adapun mengenai isi dari perjanjian konsinyasi / titip jual tentu harus diedit supaya sesuai dengan kesepakatan yang Anda sudah Anda musyawarahkan.


Download Contoh Surat Perjanjian Konsinyasi Barang Kerajinan / Prakarya Doc

Surat perjanjian konsinyasi (titip jual) barang kerajinan

Download Contoh Surat Perjanjian Konsinyasi Produk Makanan Doc

surat perjanjian konsinyasi produk makanan

Download Contoh Surat Perjanjian Konsinyasi Titip Jual Baju Doc

surat perjanjian konsinyasi titip jual baju