Cerita Lucu Sejarah Sumpah Pemuda

Cerita Lucu Sumpah Pemuda – riajenaka.com. Bagi anak-anak sekolah mungkin tak asing lagi tentang sejarah sumpah pemuda. Namun ternyata ada hal konyol dalam cerita lucu sumpah pemuda berikut, yang membuat seorang murid bertanya tentang peristiwa bersejarah tersebut…

Cerita Lucu Sumpah Pemuda

Alkisah, bertepatan dengan hari sumpah pemuda maka pak Mukiran selaku guru sejarah menerangkan tentang peristiwa sumpah pemuda…

Mukiran: “Anak-anak kali ini pak guru akan menjelaskan tentang sejarah sumpah pemuda. Setelah itu, kalian akan bapak beri petanyaan. Siapa yang bisa menjawab dengan benar maka boleh langsung pulang.”

Anak-anak: “HOREEE…!”

Lima belas menit kemudian Mukiran sudah selesai menjelaskan kepada anak-anak..

Mukiran: “Baikk anak-anak, sekarang saatnya bapak akan memberikan 3 pertanyaan untuk kalian. Pertanyaan pertama, sebutkan salah satu tokoh yang mencetuskan sumpah pemuda?”

Bagong: (mengacungkan jari telunjuk) “Muhammad Yamin.”

Mukiran: “Ya betul. Pertanyaan selanjutnya, kapan sumpah pemuda di cetuskan?”

Semar: (mengacungkan jari telunjuk) “28 oktober 1928.”

Mukiran: “Ya betul sekali. Pertanyaan terakhir, siapakah nama lengkap dari tokoh pencetus sumpah pemuda yang merupakan pencipta lagu Indonesia Raya?”

Gareng: (mengacungkan jari telunjuknya) “Wage Rudolf Soepratman.”

Mukiran: “Betul. Karena pertanyaannya sudah selesai, maka yang masih ada di kelas baca doa dulu baru boleh pulang.”

Tiba-tiba Petruk mengangkat tangannya…

Petruk: “Pak, saya mau bertanya. Ini merupakan pertanyaan yang sangat sulit bagi saya. Apakah bapak yakin bisa menjawab pertanyaan dari saya?”

Mukiran: “Selagi masih ada kaitannya dengan sumpah pemuda, pasti akan bapak jawab. Memang apa yang ingin kamu tanyakan?”

Petruk: “Kenapa sih pemuda-pemuda jaman dulu suka banget main sumpah-sumpah begitu, emangnya gak takut kuwalat ya pak?”

Mukiran: &^%$ (salto sambil guling-guling)

Ampun dahhhh pertanyaan macam apa itu hahaha. Jujur sih gue ga bisa jawab, udah di skakmat duluan sama pertanyaannya kwkwkwkwkwk. Hadeuhhh, itu sih kayaknya yang tahu jawabannya neneknya nenek buyut kali yaa …

Kalo dalam agama sih emang ga boleh main sumapah-sumpahan, takutnya kuwalat. Misal nih sumpah pocong atau juga bersumpah selain nama Alloh SWT juga di larang dalam islam. Karena hakikatnya sumpah itu bukan untuk main-main, melainkan sebagai pengakuan dari sebuah kebenaran. Tapi untuk sumpah pemuda sangat erat kaitannya dengan bangsa Indonesia. Jadi bukan bermaksud main sumpah-sumpahan seperti yang telah di sebutkan oleh petruk tadi.