5 Cerita Lucu Humor Buah Nanas

5 Cerita Lucu Humor Tentang Buah Nanas – riajenaka.com pada edisi hari ini mempersembahkan cerita-cerita lucu dan cerita humor yang bertema back to nature (halah..). Cerpen lucu kali ini bertema ‘Cerita Pendek Lucu Tentang Buah Nanas’. Mungkin sebagian dari Anda ada yang berpikir, kok bisa ya kumpulan cerita humor itu bertema sayuran dan buah-buahan. Tentu saja bisa,, tema apapun bisa dijadikan bahan untuk cerita lucu gokil.

Kumpulan cerita pendek lucu yang akan Anda baca dibawah ini dikumpulkan dari blog/situs cerita lucu dan disatukan dalam satu tema cerita pendek lucu. Semoga pemirsa terhibur oleh cerita lucu terbaru berikut ini.

5 Cerita Lucu Humor Tentang Buah Nanas

1. Cerita Lucu Telur Jadi Nanas

Pada suatu hari ada dua orang sahabat yang sedang berbincang-bincang

Petruk: “Teng, tau ga cara biar telur jadi nanas?”

Ateng: “Mana mungkin telur bisa jadi nanas?”

Petruk: “Bisa koq, mau tau caranya? Sini ikut aku.”

Kemudian mereka ke dapur dan merebus telur itu hingga panas. Kemudian Petruk mengambil telur itu dan diletakan di mangkuk.

Petruk: “Sini ikut aku.” (Mereka berdua pun ke kamar adik Petruk) “Dik, coba tadahkan tanganmu.” (setelah ditadahkan kemudian diletakan di tangan adiknya).

Adik: “Nanaaaaaasss, Naaannaaassss!”

Petruk: “Tuh kan telurnya jadi nanas.”


2. Cerita Lucu Nanas: Ditangkap Suku Kanibal

Ada 3 orang pria yang bertualang di hutan Amazon ditangkap oleh suku kanibal dan disiapkan untuk dibunuh. Karena ketiganya terus menangis memilukan hati, akhirnya si kepala suku memberikan syarat jika ketiganya mau bebas. Mereka akan dilepaskan ke hutan dan harus membawa 10 buah yang sama dalam waktu 1 jam. Mereka setuju dan mulai berpencar. Tak lama si pria pertama datang sambil membawa 10 apel. Si kepala suku mengatakan ia harus memasukkan kesepuluh apel tersebut ke dalam anusnya tanpa ada ekspresi di wajahnya.

Pria pertama mulai memasukkannya namun ia menjerit kesakitan dan ia pun dibunuh. Lalu datang pria kedua yang membawa 10 stroberi. Sama seperti pria pertama ia harus memasukkan buah-buahan itu ke dalam anusnya. Ia tidak mengalami banyak kesulitan dan nyaris bebas ketika tiba-tiba ia tertawa saat memasukkan stroberi ke 9. Maka ia pun dibunuh. Kedua pria itupun bertemu di surga.

Pria 1: “Hei, katakan padaku mengapa kau tertawa padahal kau nyaris bebas dari suku kanibal itu.”

Pria 2: “Aku tak tahan untuk tidak tertawa saat melihat si pria ketiga datang membawa 10 buah nanas.”


3. Cerita Lucu Nanas: Tukang Roti

Waktu itu ada tukang roti lewat, terus temen gue Ratmi B29 manggil, kontan tukang roti itu nyamperin kita yang lagi duduk-duduk santai ditaman deket rumah.

Ratmi B29: “Ada roti apaan aja, Bang?”

Tukang Roti: “Macem-macem, Neng!”

Ratmi B29: “Ini apaan, Bang?”

Tukang Roti: “Ini nanas.”

Ratmi B29: “Kalo yang ini?”

Tukang Roti: “Ini mah kelapa, Neng.”

Ratmi B29: “Nah, kalo yang ini?”

Tukang Roti: “Kalo yang ini mah, srikaya.”

Ratmi B29: “Roti-nya mana, Bang? Dari tadi buah-buahan melulu??”


4. Tebak-tebakan Lucu Tentang Nanas

Tanya: “Selain Nanas dan Nangka coba sebutkan buah yang depannya huruf ‘N’?”

Jawab: “Nuku, Nurian, Neruk, dll.”

Tanya: “Nanas apa yang paling bersejarah?”

Jawab: “Nanasdengklok.”


5. Cerita Lucu Nanas: Beli Rujak

Cewe: “Bang beli rujak.”

Abang: “Berapa neng?”

Cewe: “7 bungkus bang.”

Abang: “Pedes semua gak?”

Cewe: “Hmmmm, yang 2 gak bang.”

Abang: “Yang 4 pedes yaa?”

Cewe: “Ya bang, yang 2 cabenya 3 aja bang, yang 2 cabenya 10, yang 1 cabenya 8 yang satunya malah 12, yang gak pedes 1 bungkus gak pake nanas, yang satunya pake, yang pake nanas garemnya dikit aja, yang pedes semua pake nanas ya bang, cuma yang satu gak pake jambu, yang 3 pake, yang satunya gak pake pepaya, yang laen pake, yang satunya gak pake bangkuang, yang gak pake jambu garemnya boleh dilebihin tapi terasinya dikit aja, yang 3 nya boleh banyak yang gak pake jambu jangan asin-asin juga. yang gak pake pepaya tambahin bangkuang aja, yang cabe 3 tadi juga boleh ditambahin bengkuang tapi jangan pake kedondong juga ya bang, yang dua pedes tadi yang gak pake pepaya pakein kedondongnya agak banyakan.”

Abang: “Mending berantem ayoo neng sama abang.”