Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan: Mengobati Cacingan, Jerawat, Hingga Amandel

Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan: Mengobati Cacingan, Jerawat, Hingga Amandel – Lidah buaya sering kita jumpai di pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Lidah buaya dapat hidup dengan baik di daerah yang berhawa panas. Daunnya agak runcing berbentuk taji, berdaging tebal, jika dipecahkan berlendir, tepinya berduri kecil, permukaan berbintik-bintik, bunga bertangkai berwarna kuning kemerahan (jingga).

Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan: Mengobati Cacingan, Jerawat, Hingga AmandelBatang lidah buaya tidak kelihatan karena tertutup oleh daun-daun yang rapat dan sebagian terbenam dalam tanah. Melalui batang ini akan muncul tunas-tunas yang selanjutnya menjadikan anakan. Aloe vera yang bertangkai panjang juga muncul dari batang melalui celah-celah atau ketiak daun.

Batang Aloe vera juga dapat disetek untuk perbanyakan tanaman. Tanaman yang sudah tua dapat dilakukan peremajaan kembali dengan cara memangkas habis daun dan batangnya, kemudian dari sisa tunggul batang ini akan muncul tunas-tunas baru atau anakan. Daunnya bersifat sukulen (banyak mengandung air) dan banyak mengandung getah atau lendir (gel) sebagai bahan baku obat. Tanaman lidah buaya tahan terhadap kekeringan karena di dalam daun banyak tersimpan cadangan air yang dapat dimanfaatkan pada waktu kekurangan air.

Bentuk daunnya menyerupai pedang dengan ujung meruncing, permukaan daun dilapisi lilin. Bunga BungaAloe Vera berwarna kuning atau kemerahan berupa pipa yang mengumpul, keluar dari ketiak daun. Bunga berukuran kecil, tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan, dan panjangnya bisa mencapai 1 meter. Bunga biasanya muncul bila ditanam di pegunungan. Akar tanaman lidah buaya berupa akar serabut yang pendek dan berada di permukaan tanah.

Nama lokal untuk lidah buaya di daerah Inggris adalah Crocodiles tongues, sedangkan di Malaysia dinamakan Jadam, di Spanyol Salvila dan di Cina dikenal dengan Lu hui.
Penyakit yang dapat dibantu diobati oleh lidah buaya diantaranya adalah cacingan, luka bakar, bisul, sakit mata, kosmetik, jerawat, amandel, luka bernanah. Selain itu lidah buayabsering digunakan sebagai minuman dan shampo. Lidah buaya memiliki rasa pahit, dingin, anti radang, pencahar (Laxative), parasitiside.

Contoh penggunaan di masyarakat Indonesia

Bagaimana pemakaian tanaman obat ini?

Bagian yang digunakan adalah daun, bunga dan akar. Misalnya, jika kita terkena penyakit kulit maka daun lidah buaya yang telah dikupas dapat langsung dioleskan kebagian tubuh yang sakit.

Apa rahasia di balik manfaat dan khasiat tanaman lidah buaya?

Senyawa kimia yang terkandung di lidah buaya ini adalah aloin, barbaloin. isobarbaloin, aloe-emodin, aloenin, aloesin.

Jika Anda ingin membaca artikel tanaman herbal sebelumnya, silahkan klik Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan: Mengobati Diabetes, Usus Buntu, Dan Amandel. Artikel kesehatan yang serupa dengan topik Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan: Mengobati Cacingan, Jerawat, Hingga Amandel ini, dapat Anda temukan dalam kategori Tanaman Herbal. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal kami yang lain.

Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan: Mengobati Diabetes, Usus Buntu, Dan Amandel

Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan: Mengobati Diabetes, Usus Buntu, Dan Amandel – Pasti kita tidak asing lagi dengan tanaman ini karena kunyit sering sekali digunakan dalam berbagai bumbu masakan dan berbagai keperluan. Kunyit juga biasa digunakan untuk pewarna alami. Kunyit termasuk salah satu tanaman rempah dan obat, habitat asli tanaman ini meliputi wilayah Asia khususnya Asia Tenggara.

Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan: Mengobati Diabetes, Usus Buntu, Dan AmandelTanaman ini kemudian mengalami persebaran ke daerah indo-Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengkonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu atau untuk menjaga kesehatan dan kecantikan.Di daerah Inggris kunyit dikenal dengan nama satfron, orang Belanda menyebutnya dengan nama kurkuma, didaerah jawa dikenal dengan nama kunir, koneng di Sunda, dan konyet di daerah Madura.

Penyakit yang dapat dibantu diobati oleh kunyit ini diantaranya adalah gula darah (diabetes melitus), tifus, usus buntu, disentri, sakit keputihan, haid tidak lancar, perut mulas saat haid, memperlancar ASl, amandel, berak lendir, morbili.

Contoh penggunaan di masyarakat Indonesia

Bagaimana pemakaian tanaman obat ini?

Apabila ada yang terserang penyakit usus buntu maka kita bisa mengambil 1 rimpang kunyit dengan 1 butir jeruk nipis dan 1 lembar daun sambiloto. Semua bahan tersebut ditumbuk halus dan dipipis. Kemudian tambah 1 gelas air masak yang masih hangat dan disaring. Air hasil saringan tersebut di minum selama seminggu berturut-turut.

Apa rahasia di balik manfaat dan khasiat tanaman kunyit?

Kunyit memiliki beberapa senyawa dan berkhasiat obat yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin, dan bisdesmetoksikurkumin dan zat-zat manfaat lainnya diantaranya adalah demetoksikurkumin, bisdeme- toksikurkumin, minyak asiri/volatil oil (keton sesquiterpen, turmeron, tumeon, zingiberen, felandren, sabinen, borneol dan sineil, lemak, karbohidrat, protein, pati, vitamin C, serta garam-garam mineral (zat besi, fosfor dan kalsium).

Jika Anda ingin membaca artikel tanaman herbal sebelumnya, silahkan klik Manfaat Jeruk Nipis Untuk Kesehatan: Mengobati Malaria, Batuk, Dan Bau Badan. Artikel kesehatan yang serupa dengan topik Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan: Mengobati Diabetes, Usus Buntu, Dan Amandel ini, dapat Anda temukan dalam kategori Tanaman Herbal. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal kami yang lain.