Manfaat Pepaya Untuk Kesehatan: Mengobati Batu Ginjal, Malaria, Hingga Jerawat

Manfaat Pepaya Untuk Kesehatan: Mengobati Batu Ginjal, Malaria, Hingga Jerawat – Tanaman Pepaya (Carica papaya) terkenal dengan buahnya yang terasa manis. Pepaya merupakan tumbuhan yang berbatang tegak dan yg basah. Jika dibelah bagian tengah batang berlubang. Bunganya berwarna putih dan buahnya berwarna hijau disaat muda, sedangkan yang sudah tua berwama kuning kemerahan. Tinggi pohon pepaya dapat mencapai 5 sampai 10 meter dengan akar yang kuat.

Manfaat Pepaya Untuk Kesehatan: Mengobati Batu Ginjal, Malaria, Hingga JerawatHelaian daunnya menyerupai telapak tangan manusia. Rongga dalam pada buah pepaya berbentuk bintang apabila penampang buahnya dipotong melintang. Pepaya memiliki berbagai nama daerah, di lngggris disebut dengan Papaw, di daerah Sunda Gedang, di daerah Jawa dikenal dengan nama Betik, Kates, Telo gantung. Penyakit yang dapat diobati oleh pepaya diantaranya adalah batu ginjal, hipertensi, malaria, sakit keputihan, kekurangan ASI, rematik, malnutrisi, gangguan saluran kencing, haid berlebihan. Sakit perut saat haid, disentri, diare, jerawat, ubanan.

Contoh penggunaan di masyarakat Indonesia

Bagaimana pemakaian tanaman obat ini

Apabila kita terserang malaria maka kita dapat menggunakan pepaya sebagai obatnya dengan cara 1 lembar daun pepaya, tempe busuk sebesar ibu jari dan garam secukupnya ditumbuk bersamaan sampai halus, kemudian diperas dan disaring untuk diambil airnya. Air tersebut diminum 1 kali sehari selama 1 minggu berturut-turut.

Apa rahasia di balik manfaat dan khasiat tanaman pepaya?

Kandungan kimia yang terdapat pada buah pepaya masak adalah Kalori, Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin C, Kalsium, Hidrat Arang, Fosfor, Besi, Protein, dan air. Selain itu, buah pepaya juga mengandung unsur antibiotik, yang dapat digunakan untuk pengobatan tanpa ada efek sampingnya. Buah Pepaya mengandung unsur yang dapat membuat pencernaan makanan lebih sempurna, disamping memiliki daya yang dapat membuat air seni bereaksi asam, yang secara ilmiah disebut zat caricaksantin dan violaksantin.

Kandungan senyawa carposide pada daun pepaya berkhasiat sebagai obat cacing. Di samping pada daunnya. akar dan getah pepaya juga mengandung zat papayotin, karpain, kautsyuk, karposit dan vitamin.

Jika Anda ingin membaca artikel tanaman herbal sebelumnya, silahkan klik Manfaat Nanas Untuk Kesehatan: Mengatasi Luka Bakar, Bisul, Hingga Gatal-gatal. Artikel kesehatan yang serupa dengan topik Manfaat Pepaya Untuk Kesehatan: Mengobati Batu Ginjal, Malaria, Hingga Jerawat ini, dapat Anda temukan dalam kategori Tanaman Herbal. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal kami yang lain.

Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan: Mengobati Cacingan, Jerawat, Hingga Amandel

Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan: Mengobati Cacingan, Jerawat, Hingga Amandel – Lidah buaya sering kita jumpai di pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Lidah buaya dapat hidup dengan baik di daerah yang berhawa panas. Daunnya agak runcing berbentuk taji, berdaging tebal, jika dipecahkan berlendir, tepinya berduri kecil, permukaan berbintik-bintik, bunga bertangkai berwarna kuning kemerahan (jingga).

Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan: Mengobati Cacingan, Jerawat, Hingga AmandelBatang lidah buaya tidak kelihatan karena tertutup oleh daun-daun yang rapat dan sebagian terbenam dalam tanah. Melalui batang ini akan muncul tunas-tunas yang selanjutnya menjadikan anakan. Aloe vera yang bertangkai panjang juga muncul dari batang melalui celah-celah atau ketiak daun.

Batang Aloe vera juga dapat disetek untuk perbanyakan tanaman. Tanaman yang sudah tua dapat dilakukan peremajaan kembali dengan cara memangkas habis daun dan batangnya, kemudian dari sisa tunggul batang ini akan muncul tunas-tunas baru atau anakan. Daunnya bersifat sukulen (banyak mengandung air) dan banyak mengandung getah atau lendir (gel) sebagai bahan baku obat. Tanaman lidah buaya tahan terhadap kekeringan karena di dalam daun banyak tersimpan cadangan air yang dapat dimanfaatkan pada waktu kekurangan air.

Bentuk daunnya menyerupai pedang dengan ujung meruncing, permukaan daun dilapisi lilin. Bunga BungaAloe Vera berwarna kuning atau kemerahan berupa pipa yang mengumpul, keluar dari ketiak daun. Bunga berukuran kecil, tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan, dan panjangnya bisa mencapai 1 meter. Bunga biasanya muncul bila ditanam di pegunungan. Akar tanaman lidah buaya berupa akar serabut yang pendek dan berada di permukaan tanah.

Nama lokal untuk lidah buaya di daerah Inggris adalah Crocodiles tongues, sedangkan di Malaysia dinamakan Jadam, di Spanyol Salvila dan di Cina dikenal dengan Lu hui.
Penyakit yang dapat dibantu diobati oleh lidah buaya diantaranya adalah cacingan, luka bakar, bisul, sakit mata, kosmetik, jerawat, amandel, luka bernanah. Selain itu lidah buayabsering digunakan sebagai minuman dan shampo. Lidah buaya memiliki rasa pahit, dingin, anti radang, pencahar (Laxative), parasitiside.

Contoh penggunaan di masyarakat Indonesia

Bagaimana pemakaian tanaman obat ini?

Bagian yang digunakan adalah daun, bunga dan akar. Misalnya, jika kita terkena penyakit kulit maka daun lidah buaya yang telah dikupas dapat langsung dioleskan kebagian tubuh yang sakit.

Apa rahasia di balik manfaat dan khasiat tanaman lidah buaya?

Senyawa kimia yang terkandung di lidah buaya ini adalah aloin, barbaloin. isobarbaloin, aloe-emodin, aloenin, aloesin.

Jika Anda ingin membaca artikel tanaman herbal sebelumnya, silahkan klik Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan: Mengobati Diabetes, Usus Buntu, Dan Amandel. Artikel kesehatan yang serupa dengan topik Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan: Mengobati Cacingan, Jerawat, Hingga Amandel ini, dapat Anda temukan dalam kategori Tanaman Herbal. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal kami yang lain.