Manfaat Ulat Sutera Untuk Kesehatan

Manfaat Ulat Sutera Untuk Kesehatan – Banyak orang hanya mengenal ngengat sutera atau ulat murbei sebatas untuk difungsikan membuat kain sutera saja. Ternyata binatang asal Tiongkok Utara ini, memiliki manfaat lain sebagai treatment kulit, tentunya setelah menjadi kepompong. Di negeri China, kepompong ulat sutera sudah digunakan sejak 5000 tahun yang lalu untuk perawatan kulit. Malah orang Jepang kerap melakukan perawatan sendiri di rumah dengan bahan kepompong sutera karena ngengat sutera sudah tersedia dalam kemasan praktis. Sedang di Thailand, perawatan lebih banyak dilakukan di aneka spa premium.

Manfaat Ulat Sutera Untuk Kesehatan
Kepompong sutra mengandung protein yang sangat bermanfaat bagi keremajaan kulit. Seorang Ilmuwan asal Jerman, Dr. Hauschka mengatakan kepompong ulat sutera memiliki komposisi jaringan yang mirip dengan struktur kulit manusia, yaitu dengan jumlah asam amino dan pH yang hampir sama. Kepompong ulat sutera juga mengandung zat anti-bakteri yang bermanfaat melindungi jaringan kulit.

Menurut Dr. (HC) Anita Rahayu, yang juga merupakan pemilik salah satu salon kecantikan, scrub kepompong ulat sutera berfungsi untuk: menghaluskan, mencerahkan, serta menghilangkan flek-flek hitam dan komedo. Kulit yang dirawat menggunakan bahan tersebut juga dapat terlihat lebih cerah dan berkilau. Hal itu dikarenakan lapisan fibroin atau protein dari ulat sutera bisa membuat kulit bercahaya bak mutiara. Fibroin juga dapat membantu melindungi kulit dari sinar ultraviolet.

Demikianlah artikel Manfaat Ulat Sutera Untuk Kesehatan. Topik yang serupa dengan artikel ini, dapat Anda temukan dalam kategori Manfaat dan Khasiat Hewan.

Jika Anda tertarik dengan artikel sebelumnya silahkan klik Manfaat Ikan Mujair Untuk Kesehatan: Mengentalkan Sperma. Silahkan kunjungi artikel terbaru Manfaat dan Khasiat Hewan kami yang lain.

Manfaat Daging Buaya: Penyembuh Penyakit Kulit hingga lemah syahwat

Resep Mie Goreng Aceh Praktis

Manfaat Daging Buaya: Penyembuh Penyakit Kulit hingga lemah syahwat – Buaya dan dinosaurus, termasuk dalam kelompok pterosaurus, digolongkan menjadi grup besar berjuluk Archosauria yang berarti “reptil Yang menguasai”. Maka pantaslah jika buaya yang merupakan salah satu hewan pemangsa masa purba yang bertahan sampai sekarang, dianggap sebagai sebuah simbol kekuatan.

Manfaat Daging Buaya: Penyembuh Penyakit Kulit hingga lemah syahwatJenis kelamin buaya ditentukan oleh suhu pengeraman atau suhu sarang tempat telur ditetaskan. Pada buaya muara, suhu sarang telur lebih kurang 31,6°C akan menghasilkan kelamin jantan, sedikit lebih rendah atau lebih tinggi dari angka itu akan menghasilkan kelamin betina.

Di Indonesia, ada tujuh spesies buaya yang ditemukan, di antaranya yang paling diminati dunia pengobatan alternatif adalah buaya Kalimantan (Cracodylus Raninus). Jenis ini banyak dicari karena paling berkhasiat buaya-buaya lain. Dari daging, minyak, hingga tangkur buaya Kalimantan dipercaya berkhasiat untuk pelbagai penyakit.

Anda pernah makan daging buaya? Daging buaya termasuk daging putih yang rendah kolesterol, sedangkan olahan yang paling banyak disantap adalah sate buaya. Rasa daging buaya mirip seperti campuran daging ayam dan kepiting. Banyak orang mempercayai jika daging buaya sanggup mengobati penyakit kulit seperti jerawat, jamur, eksim, gatal-gatal, serta menambah vitalitas laki- laki. Tidak hanya daging, tetapi minyak buaya dipercaya juga mampu menghaluskan kulit.

Selain daging, bagian lain dari buaya yang banyak diburu adalah tangkurnya atau alat kelamin buaya jantan. Tangkur buaya memang cukup populer di kalangan pria. Belum ada penjelasan ilmiah terkait tangkur buaya ini, tetapi tidak sedikit orang yang telah membuktikan khasiatnya.

Cara penggunaannya adalah, tangkur direndam dalam segelas air panas yang dicampur dengan tetesan jeruk purut/limau atau bisa juga dengan kopi pahit. Setelah dingin, baru airnya diminum. Sekitar setengah jam kemudian, khasiatnya bisa dibuktikan. Atau bisa saja dengan cara digoreng atau sekadar direndam dengan minyak goreng panas. Setelah dingin, minyak tangkur buaya ini dioleskan pada alat kelamin. Sejak dulu, tangkur buaya telah banyak dipakai oleh orang suku Dayak Kenyah di pedalaman Kalimantan untuk kejantanan. Tertarik mencobanya? Namun hewan ini hukumnya haram bagi umat Islam.

Topik yang serupa dengan artikel Manfaat Daging Buaya: Penyembuh Penyakit Kulit hingga lemah syahwat ini, dapat Anda temukan dalam kategori Manfaat dan Khasiat Hewan.

Jika Anda tertarik dengan artikel sebelumnya silahkan klik Biawak Penyembuh Penyakit Asma dan Penyakit Kulit. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Hewan kami yang lain.