Manfaat Daging Ular Kobra: Menyembuhkan Penyakit Ringan hingga Penyakit Berat

Manfaat Daging Ular Kobra: Menyembuhkan Penyakit Ringan hingga Penyakit Berat – Ular sendok atau yang lebih dikenal dengan nama kobra merupakan ular berbisa dari suku Elapidae. Disebut ular sendok (irus) karena ular ini dapat menegakkan dan memipihkan lehernya hingga menyerupai sendok apabila merasa terganggu oleh musuhnya. Di Nusantara setidaknya ada jenis ular sendok Sumatra (Naja Sumatrana), yang menyebar dari bagian paling selatan di Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra, Kalimantan, hingga Palawan dan Kepulauan Calamian di Filipina. Sedangkan ular sendok Jawa (Nafa Sputatrix) menyebar mulai dari Jawa, Bali, Lombok, Sumbawa, Komodo, Flores hingga Alor.

Manfaat Daging Ular Kobra: Menyembuhkan Penyakit Ringan hingga Penyakit BeratUlar yang mematikan ini banyak diburu karena memiliki banyak khasiat. Oleh ilmu pengobatan Cina, konon kabarnya darah dan empedu ular kobra mampu membuat seorang pria “tahan lama” di ranjang dengan pasangannya. Tidak hanya itu, gangguan impotensi pun dapat diatasi secara bertahap dengan mengonsumsi darah dan empedu ular kobra.

Darah ular kobra juga dipercaya mampu mengobati darah rendah serta daya tahan tubuh yang lemah. Sedangkan empedu kobra juga manjur untuk menyembuhkan hampir semua penyakit berat seperti: kanker, paru-paru, tumor, jantung, dan penyakit berat lain. Di samping darah dan empedu, ada juga sumsum ular kobra yang digunakan untuk menyembuhkan rematik, pengapuran, asam urat, dan cepat lelah, sedangkan kulitnya yang telah dibuat bubuk dan dicampur kopi bisa digunakan untuk mengobati luka yang lambat menutup. Bagi kita yang termasuk golongan umat Muslim sebaiknya tidak atau jangan mengonsumsi ramuan berbahan ular kobra Karena dalam Islam, ular termasuk binatang yang diharamkan untuk dikonsumsi.

Topik yang serupa dengan artikel Manfaat Daging Ular Kobra: Menyembuhkan Penyakit Ringan hingga Penyakit Berat ini, dapat Anda temukan dalam kategori Manfaat dan Khasiat Hewan.

Jika Anda tertarik dengan artikel sebelumnya silahkan klik Manfaat Daging Kerang: Cocok Untuk Diet. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Hewan Terbaru kami yang lain.

Manfaat Daging Kerang: Cocok Untuk Diet

Manfaat Daging Kerang: Cocok Untuk Diet – Kerang adalah jenis hewan bercangkang dari keluarga Moluska. Manusia mengenal kerang sebagai salah satu bahan konsumsi sejak lama. Hewanini mengandung banyak protein dan zat yang berguna.

Manfaat Daging Kerang: Cocok Untuk DietMohamad Harli, seorang Sarjana Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga IPB pernah menuliskan bahwa kerang mengandung beberapa zat gizi penting. Makanan laut ini merupakan sumber protein hewani. Mutunya malah termasuk kategori complete protein karena kadar asam amino esensialnya tinggi, sekitar 85-95 persennya mudah dicerna tubuh.

Kerang juga mengandung mineral di antaranya: besi (Fe), fosfor (P), flour (F), iodium (I), kalsium (Ca), kalium (K), seng (Zn), selenium (Se), dan lain-lain. Di samping itu kerang juga termasuk sumber vitamin larut lemak seperti vitamin: A, D, E, dan K. Selain vitamin larut lemak juga terkandung vitamin larut air, seperti: B-1, B-2, B-6 (piridoxin), B-12, dan Niasin. Mengonsumsi sekitar 300 gr kerang dapat mencukupi kebutuhan harian vitamin B-12 untuk tubuh. Sebagaimana diketahui, vitamin B-12 mampu melindungi kolon dari resiko kanker.

Kerang memang mengandung kolesterol, namun kadar lemak total maupun lemak jenuhnya tergolongnya rendah. Bahkan kerang memiliki kandungan lemak tak jenuh ganda (omega 3) yang tinggi. Marian T. Child (1937), peneliti dari Department of Medicine, Interdisciplinary Program in Nutritional Science and School of Public Health and Community Medicine, University of Washingtonb di Seattle AS, berhasil menunjukkan bahwa mengonsumsi kerang tidak meningkatkan kadar kolesterol darah secara signifikan.

Childs meneliti daya serap kolesterol dari tiga jenis diet yang diatur zat gizinya sesuai keperluan tubuh. Ketiga jenis diet tersebut dibedakan oleh sumber kolesterol yakni diet ayam (diet standar + dada ayam tanpa kulit), kerang (diet standar + remis/tiram), dan kepiting (diet standar + kepiting).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya serap kolesterol paling rendah berasal dari diet kerang (42 +/- 3 persen), kemudian diet ayam (54 +/- 3 persen), dan diet kepiting (55 +/- 3 persen). Mengacu pada hasil penelitian tersebut terbukti bahwa daya serap kolesterol kerang 25 persen lebih rendah dari kolesterol ayam dan kepiting. Dan untuk mendapatkan manfaat secara maksimal, lebih baik menu kerang diolah dengan cara rebus atau panggang ketimbang digoreng.

Topik yang serupa dengan artikel Manfaat Daging Kerang: Cocok Untuk Diet ini, dapat Anda temukan dalam kategori Manfaat dan Khasiat Hewan.

Jika Anda tertarik dengan artikel sebelumnya silahkan klik Banyak Manfaat Makan Kepiting. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Hewan Terbaru kami yang lain.