Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Dan Bangunan Yang Sah

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Dan Bangunan – detiklife.com. Surat perjanjian jual beli tanah dan bangunan adalah surat yang berisi tentang kesepakatan anatara penjual dan pembeli atas tanah atau bangunan yang diperjualbelikan. Surat perjanjian tersebut dibuat agar menghindari terjadinya sengketa dikemudian hari. Dalam artikel kali ini kami akan membahas tentang contoh surat perjanjian jual beli tanah dan bangunan sebagai berikut :

  • Surat Perjanjian Jual Beli Tanah
  • Surat Perjanjian Jual Beli Rumah
  • Surat Perjanjian Jual Beli Villa

Masing-masing contoh surat perjanjian diatas dibuat menggunakan format yang sah dan benar. Selain itu, surat perjanjian tersebut dibuat secara sederhana dan lengkap sehingga lebih mudah untuk dipahami. Bagi Anda yang ingin mendownload contoh surat perjanjian jual beli tanah dan bangunan kami telah menyediakan filenya dalam bentuk word dengan ukuran A4 dan F4.

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Kesepakatan Jual Beli ini dibuat dan ditandatangani pada hari ini 2 Januari 2018 oleh :

Nama                                      : Yanuar Ardiyasyah

Alamat                                   :  Perumahan Cendrawasih Blok A no 5 Surabaya

Nomor KTP                           : 00005698878

Nomor Telepon                    :  0822 3589 4789

Untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

Nama                                      :  Hardi Putra Permana

Alamat                                   :  Perumahan Elite City No 145 Surabaya

Nomor KTP                           :  00005488791

Nomor Telepon                    : 0877 5897 3636

Untuk selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Untuk selanjutnya PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara bersama-sama disebut dengan “PARA PIHAK” dan secara sendiri-sendiri disebut dengan ‘PIHAK”.

PARA PIHAK terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Pihak pertama menyatakan adalah pemilik atau yang dikuasakan oleh pemilik yang berhak atas tanah dengan sertifikat hak milik seluas 100 meter persegi terletak dan bertempat dengan alamat Jl. Ksatria No 78, Surabaya

Dengan batas-batas tanah adalah sebagai berikut:

  • sebelah Barat  : berbatasan dengan SMP 4 Surabaya
  • sebelah Timur  : berbatasan dengan Masjid Al Ikhlas
  • sebelah Utara  : berbatasan dengan SD 1 Suka Maju
  • sebelah Selatan  : berbatasan dengan Gereja Sanata Dharma
  1. Pihak pertama hendak melakukan penjualan terhadap Objek Kesepakatan tersebut dan menggunakan jasa Randy Property selaku Agen Penjualan untuk memasarkannya dan dengan ini memberikan wewenang kepada Randy Property untuk menerima titipan pembayaran tanda jadi atau titipan uang muka dari pihak kedua.
  2. Pihak kedua adalah pihak yang bermaksud melakukan pembelian terhadap Objek Kesepakatan dari pihak pertama.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka PARA PIHAK sepakat dan setuju untuk mengadakan Kesepakatan ini dengan syarat-syarat sebagai berikut:

 

PASAL 1

Objek Kesepakatan dan Harga Transaksi

  1. Pihak pertama dengan ini mengikatkan diri untuk menjual dan menyerahkan kepada pihak kedua yang dengan ini mengikatkan diri untuk membeli dan menerima penyerahan dari pihak pertama Objek Kesepakatan seperti dalam Kesepakatan ini dengan harga transaksi yang disepakati sebesar Rp 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta)
  2. Para Pihak sepakat bahwa Harga Transaksi yang tersebut pada PASAL 1 ayat (1) tidak termasuk dengan :
    Pajak penghasilan (PPh) Penjual yang merupakan kewajiban pihak pertama.
    b. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), biaya Akta Jual-Beli (AJB) dan Biaya Balik Nama merupakan kewajiban pihak kedua.

PASAL 2

Jangka Waktu Kesepakatan dan Tata Cara Transaksi

  1. pihak pertama dan pihak kedua sepakat bahwa Kesepakatan ini wajib diselesaikan selambat-lambatnya 2 (dua) bulan sejak kesepakatan ini ditandatangani.
  2. pihak kedua akan melakukan transaksi terhadap Objek Kesepakatan melalui pembayaran uang muka Rp30.000.000 (tiga puluh juta). Sisanya sebesar Rp220.000.000 (dua ratus dua puluh juta) akan dibayar lunas pada saat penandatanganan Akta Jual Beli di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)
  3. Uang Muka tersebut disepakati oleh PARA PIHAK untuk dititipkan kepada Randy Property selambat-lambatnya 1 (satu) hari sejak Kesepakatan ini ditandatangani PARA PIHAK. Uang Muka dapat diserahkan kepada pihak pertama setelah hasil pemeriksaan sertifikat dinyatakan tidak bermasalah oleh notaris/PPAT terkait yang diikuti konfirmasi mengenai penyerahan Uang Muka tersebut kepada pihak kedua.
  4. Pihak kedua wajib untuk menyerahkan Uang Muka tersebut selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sejak Kesepakatan ini ditandatangani oleh PARA PIHAK.
  5. Pihak pertama wajib menyerahkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, antara lain:
    Asli Sertifikat sesuai dengan Objek Kesepakatan; dan
    b. Asli SPPT Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 5–10 tahun terakhir; dan
    c. Fotocopy KTP (suami dan istri), Kartu Keluarga, NPWP, dan Akta Nikah.

Untuk selanjutnya disebut dengan  dokumen kelengkapan

  1. Penyerahan Dokumen Kelengkapan tersebut wajib diserahkan kepada Notaris yang ditunjuk oleh pihak kedua atau yang disepakati bersama oleh PARA PIHAK selambat-lambatnya 1 (satu) hari setelah Kesepakatan ini ditandatangani.
  2. Asli Dokumen Kelengkapan termaksud akan dikembalikan kepada pihak pertama apabila setelah pemeriksaan sertifikat ditemukan sertifikat tersebut ternyata bermasalah. pihak kedua tidak dapat menerima asli Dokumen Kelengkapan tersebut dengan alasan apapun kecuali telah dilakukan Pelunasan.
  3. Terhadap pengembalian asli Dokumen Kelengkapan tersebut, Uang Muka yang dititipkan kepada Marko Property wajib dikembalikan sebelumnya kepada pihak kedua selambat-lambatnya3(hari) hari kerja sebelum asli Dokumen Kelengkapan dikembalikan kepada pihak pertama.

 

PASAL 3

Tanggung Jawab Para Pihak

  1. Pihak pertama wajib menyediakan dan menyerahkan Dokumen Kelengkapan yang sesuai dengan Objek Kesepakatan dan ketentuan seperti termaksud dalam Kesepakatan ini.
  2. Pihak pertama wajib menyampaikan segala kondisi mengenai Objek Kesepakatan yang telah diketahuinya yang tidak tercantum dalam Dokumen Kelengkapan kepada pihak kedua.
  3. Pihak kedua wajib untuk melakukan pembayaran Uang Muka dan Pelunasan sesuai dengan ketentuan termaksud dalam Kesepakatan ini apabila pihak kedua tidak menemukan hal-hal lain yang menyimpang dari apa yang telah disampaikan mengenai Objek Kesepakatan oleh pihak pertama.
  4. PARA PIHAK wajib untuk melakukan segala hal yang diperlukan guna melaksanakan hal-hal termaksud dalam Kesepakatan ini, sehingga setiap tindakan salah satu pihak yang berpotensi dan/atau dapat menghambat pelaksanaan Kesepakatan sampai dengan lewatnya Jangka Waktu Kesepakatan akan dianggap sebagai tindakan untuk mengakhiri secara sepihak Kesepakatan ini.
  5. Sehubungan dengan hal termaksud pada PASAL 4 ayat (4) Kesepakatan ini, maka ketentuan pada PASAL 4 ayat (3) Kesepakatan ini berlaku sebagaimana adanya.

 

PASAL 4

Pengakhiran Kesepakatan Secara Sepihak Dan Sanksi

  1. Bila Jangka Waktu Kesepakatan seperti termaksud dalam Kesepakatan ini telah terlewati, pihak kedua tidak dan/atau belum melakukan Pelunasan tetapi bukan karena hal-hal yang disebabkan oleh pihak pertama, maka pihak kedua dianggap bermaksud untuk mengakhiri kesepakatan ini secara sepihak dan dengan demikian ketentuan termaksud dalam PASAL 4 ayat (6) berlaku terhadap pihak kedua kecuali apabila terjadi Force Majeureyang menyebabkan pihak kedua tidak dapat melunasi sisa pembayaran dengan catatan Force Majeure tersebut harus dapat dibuktikan oleh pihak kedua.
  2. Apabila terjadi Force Majeureseperti termaksud pada PASAL 4 ayat (1) Kesepakatan ini, para pihak akan mencapai kesepakatan bersama secara tertulis yang wajib disepakati para pihak.
  3. Segala tindakan yang dilakukan oleh salah satu pihak yang bertujuan untuk menghambat, menghalangi, dan/ atau menyebabkan Jangka Waktu Kesepakatan terlewati sebelum pelaksanaan transaksi terhadap Objek Kesepakatan diselesaikan dengan baik dianggap sebagai upaya salah satu pihak untuk mengakhiri Kesepakatan ini secara sepihak dan dengan demikian ketentuan termaksud dalam PASAL 4 ayat (4), (5), dan (6) Kesepakatan ini berlaku terhadapnya.
  4. Bila pihak pertama setelah penandatanganan Kesepakatan ini, menyatakan mengakhiri secara sepihak Kesepakatan ini dengan alasan apapun, maka pihak pertama harus mengembalikan semua uang yang sudah dibayar oleh pihak kedua ditambah denda sebesar 100 % yang harus dibayar lunas oleh pihak pertama kepada pihak kedua selambat-lambatnya 6 (enam) hari kerja terhitung sejak tanggal pernyataan pengakhiran secara sepihak Kesepakatan ini.
  5. Pihak pertama tidak berhak menerima kembali dan/ atau meminta pengembalian Dokumen Kelengkapan sebelum pihak pertama mengembalikan semua uang yang telah dibayarkan oleh pihak kedua beserta denda sebesar 100% sesuai dengan ketentuan di atas.
  6. Apabila pihak kedua mengakhiri secara sepihak Kesepakatan ini dengan alasan apapun, pihak kedua tidak berhak meminta kembali semua uang yang telah dibayarkan kepada pihak pertama maupun dititipkan kepada Randy Property

 

 

PASAL 5

Pelaksanaan Serah Terima Objek Kesepakatan

  1. Pihak pertama dapat meminta waktu pengosongan selama 14 hari setelah penandatanganan Akta Jual-Beli {atau PPJB atau Pengalihan Hak}. Maka untuk pengosongan berjangka ini, pihak kedua akan menahan sebagian uang pelunasan sebesar Rp20.000.000 (dua puluh juta) yang telah disepakati oleh pihak pertama. Uang yang ditahan tersebut akan diserahkan seluruhnya kepada pihak pertama pada saat pihak pertama telah mengosongkan dan menyerahkan Objek Kesepakatan yang dimaksud kepada pihak kedua.

 

PASAL 6

Jaminan Para Pihak

  1. Dengan ini pihak pertama menjamin kepada pihak kedua bahwa apa yang menjadi Objek Kesepakatan ini adalah benar milik pihak pertama yang mempunyai hak penuh untuk mengalihkan kepemilikannya, tidak dalam keadaan sengketa, belum pernah dijual terlebih dahulu kepada pihak lain, dan memiliki kelengkapan dokumen-dokumen properti yang diperlukan untuk transaksi jual-beli.
  2. pihak pertama menjamin bahwa terhadap Objek Kesepakatan tidak ada masalah yang melekat kepadanya, sehingga dengan demikian membebaskan pihak kedua dari tuntutan pidana maupun perdata dari pihak lain terhadap keberatan yang menyangkut Objek Kesepakatan tersebut.
  3. para pihak menjamin bahwa segala dokumen mengenai para pihak adalah benar dan lengkap sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku, sehingga apabila ditemukan bahwa dokumen mengenai salah satu pihak adalah tidak benar dan/ atau tidak tepat, hal tersebut menjadi tanggung jawab pihak tersebut.
  4. Para pihak menyatakan bahwa telah mengetahui dengan jelas dan benar mengenai lokasi dan keadaan Objek Kesepakatan sekaligus Surat Perjanjian Jual Beli Tanah.
  5. Para pihak menyatakan bahwa Randy Property hanya bertanggung jawab mencarikan pembeli atau penjual atau penyewa terhadap suatu tanah dan/ atau bangunan, sehingga segala kesepakatan dan keputusan antara pihak pertama dan pihak kedua sepenuhnya merupakan hal yang disepakati para pihak dan hanya mengikat serta memiliki kekuatan hukum bagi para pihak.
  6. Para pihak menyatakan telah membaca dan mendapat pemahaman menyeluruh mengenai kesepakatan ini, sehingga para pihak tidak dapat mengatakan tidak memahami kesepakatan ini apabila timbul masalah di kemudian hari.
  7. Apabila terjadi sengketa menyangkut kesepakatan ini, para pihak akan terlebih dahulu mengupayakan musyawarah untuk mencapai keputusan yang dapat disetujui para pihak.
  8. Apabila hal seperti termaksud di atas tidak dapat dilakukan, para pihak memilih domisili hukum tetap di Kantor Panitera Pengadilan Negeri Surabaya.

Demikian surat perjanjian jual beli tanah ini dibuat, segala hal yang belum dimaksudkan dalam kesepakatan ini akan dituangkan dalam addendum yang harus dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kesepakatan ini.

 

 

Pihak Pertama                                                             Pihak Kedua

 

 

Yanuar Ardiyasyah                                                                      Hardi Putra Permana

 

Saksi

 

 

Randy Property

Contoh surat perjanjian jual beli tanah di atas dibuat menggunakan kaidah bahasa yang baik dan benar. Selain itu, dengan adanya saksi yang dicantumkan dalam surat perjanjian jual beli tanah membuat surat perjanjian tersebut sah dimata hukum. Jadi jika suatu saat nanti terjadi sengketa bisa dilaporkan kepada pihak yang berwajib dengan bukti surat perjanjian tersebut.

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah

Surat Perjanjian Jual Beli Rumah

 

Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama                                      : Tini Rofingah

Tempat, Tgl Lahir                 : Sumpiuh, 28 Desember 1990

Pekerjaan                               : Guru Sekolah Dasar

Alamat                                   : Rt 02 Rw 07 Desa Banguntapan, Sumpiuh

Nomor KTP                           : 000054879658

Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut sebagai PihakPertama (Penjual)

Nama                                      : Abdul Abas

Tempat, Tgl Lahir                 : Cirebon, 15 Januari 1985

Pekerjaan                               :  Karyawan Pabrik

Alamat                                   :  Rt 04 rw 01 Desa Umbulharjo, Sumpiuh

Nomor KTP                           : 000048972364

Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut sebagai PihakKedua (Pembeli)

Pada hari ini Rabu, 1 Februari 2019 Pihak pertama dengan ini menjual sebuah rumah kepada pihak pertama yang diuraikan dalam nomor sertifikat tanah 012546/BNP/458/4 yang beralamat di Jl. Nanggrek No 145 Sumpiuh.Dengan luas tanah 300 m dan luas bangunan 200 m. Kedua  belah  pihak  bersepakat  untuk  mengadakan  ikatan perjanjian  jual –beli Rumah dimana syarat dan ketentuannya diatur seperti berikut :

Pasal 1

HARGA

Jual  beli  tanah  dan  rumah  tersebut dilakukan  dan  disetujui  oleh  masing-masing  pihak dengan ketentuan harga tanah dan bangunan seharga Rp 400.000.000,- (empat ratus juta rupiah)

Pasal 2

CARA PEMBAYARAN PIHAK  KEDUA

Pohak kedua akan  membayar  kepada pihak  pertama atas  tanah  dan  bangunan rumah  yang  dibelinya  sebesar Rp 400.000.000,- (empat ratus juta rupiah) ,secara kredit selambat-lambatnya  1 (satu) bulan setelah  ditanda-tanganinya surat perjanjian ini.

Pasal 3

UANG TANDA JADI

  1. Pihak kedua akan memberikan uang tanda jadi sebesar Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) kepada pihak pertama di   mana   penyerahan   uang   tersebut dilakukan setelah penandatanganan Surat Perjanjian ini
  2. Sisa pembayaran   sebanyak Rp 350.000.000,- (tiga ratus lima puluh juta) akan dibayarkan pihak pertama sesuai Pasal 2 perjanjian ini.

Pasal 3

BESARNYA UANG MUKA DAN UANG CICILAN

Besarnya uang cicilan untuk selama waktu sebagaimana tercantum dalam pasal 2 tersebut di atas, adalah sebagai berikut:

  1. Uang muka  atau  DP  (Down  Payment)  sebesar Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dari keseluruhan harga tanah dan rumah yang disepakati  sesuai  pasal  2 dan akan diberikan setelah penandatanganan surat perjanjian ini.
  2. Lama jangka waktu cicilan 1 (satu) bulan.Cicilan dibayar per tanggal 13 Februari 2019 dan 28 Februari
  3. Cicilan Pertama  sebesar Rp 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah)  akan  dibayarkan Pihak  Kedua kepada Pihak  Pertama selambat-lambatnya pada Tanggal 13 Februari 2019.
  4. Cicilan Terakhir  sebesar  Rp 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah)  akan  dibayarkan  Pihak  Kedua  kepada  Pihak  Pertama  selambat-lambatnya pada tanggal 28 Februari 2019.

 

Pasal 4

JAMINAN DAN SAKSI

Pihak  Pertama menjamin  sepenuhnya  bahwa  Tanah  yang  dijualnya  adalahmilik sah atau hak pihak  pertama sendiri  dan  tidak  ada  orang  atau  pihak  lain  yang  turut  mempunyai  hak, bebas dari sitaan, tidak tersangkut dalam suatu perkara atau sengketa, hak kepemilikannya tidak sedang dipindahkan atau sedang dijaminkan kepada orang atau pihak lain dengan cara bagaimanapun juga, dan tidak sedang atau telah dijual kepada orang atau pihak lain.Apabila pihak  pertama,tidak memberikan  atau  menyertakan  dan  memperlihatkan sertifikat asli tanah hak milik tersebut selambat-lambatnya tanggal 13 Februari 2019 kepada pihak  kedua,  maka pihak  pertama bersedia   menerima   tuntutan   dari pihak   kedua untuk   memperkarakan   tuntutan   ke pengadilan jika syarat (Sertifikat Asli) yang ditentukan tidak dipenuhi.

Pasal 5

PENYERAHAN

Pihak  pertama berjanji  serta  mengikatkan  diri  untuk  menyerahkan tanah  berikut  bangunan rumah tersebut  di  dalam  keadaan  kosong  beserta  kunci-kuncinya kepada pihak  kedua selambat-lambatnya 3 hari.

 

Pasal 6

STATUS KEPEMILIKAN

Sejak  ditandatanganinya  Surat  Perjanjian  ini  maka tanah  dan  bangunan  rumah tersebut  di atas  beserta  segala keuntungan  maupun kerugiannya sepenuhnya  menjadi  hak milik Pihak kedua.

Pasal 7

PEMBALIKNAMAAN KEPEMILIKAN

Pihak  pertama  wajib  membantu pihak kedua  dalam  proses  pembaliknamaan  atas kepemilikan  hak  tanah  dan  bangunan  rumah  tersebut  dalam  hal  pengurusan  yang menyangkut   instansi-instansi   terkait,   memberikan   keterangan-keterangan   serta menandatangani  surat-surat  yang  bersangkutan  serta  melakukan  segala  hak  yang ada   hubungannya   dengan   pembaliknamaan   serta   perpindahan hak   dari   Pihak Pertama kepada Pihak kedua.

Segala macam biaya yang berhubungan dengan balik nama atas tanah dan bangunan rumah dari Pihak Pertama kepada Pihak kedua dibebankan sepenuhnya kepada  pihak kedua.

Pasal 8

PAJAK, IURAN, DAN PUNGUTAN

Kedua belah pihak bersepakat bahwa segala macam pajak, iuran, dan pungutan uang yang berhubungan dengan tanah dan bangunan rumah di atas:

1.Sebelum ditandatanganinya  Surat Perjanjian  ini  maka  segala  macam  pajak, iuran,  dan  pungutan  yang  berhubungan  dengan  dan  dan  bangunan  rumah  di  atas masih tetap menjadi kewajiban dan tanggung jawab Pihak Pertama

2.Setelah  ditandatanganinya  perjanjian  ini  dan  seterusnya  semua  hal  tersebut  sepenuhnya menjadi kewajiban dan tanggung jawab Pihak Kedua. 

Pasal 9

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Apabila Pihak  Pertama melanggar  kesepakatan  yang  tercantum  dalam  Pasal  4  ayat  3 tentang penyerahan dan melihatkan sertifikat asli kepada Pihak Kedua sebagaimana syarat peralihan  hak  /  pembalikkan  nama  kepemilikan  maka Pihak  Pertama bersedia  menerima tuntutan Pihak  Kedua yaitu  tuntutan  ke  pengadilan   jika  syarat   (Sertifikat   Asli)   yang ditentukan  tidak  dipenuhi.

Demikianlah  Surat  Perjanjan  ini  dibuat dalam  2  (dua)  rangkap  yang  bermaterai  cukup dan mempunyai    kekuatan    hukum    yang    sama, ditandatangani    kedua    belah    pihak .

Sumpiuh, 1 Februari 2019

 

Pihak Pertama                                                         Pihak Kedua

 

Materai 6000                                                            Materai 6000

 

Tini Rofingah                                                          Abdul Abas

contoh surat perjanjian jual beli rumah diatas berisi tentang kesepakatan penjual rumah dengan pembeli. Dimana di dalam surat perjanjian tersebut terdapat beberapa pernyataan seperti harga rumah, status kepemilikan, proses dan cara pembayaran pembeli kepada penjual dan juga cara penyelesaian apabila terjadi sengketa. Surat perjanjian diatas ditulis secara sederhana dan lengkap sehingga bisa dijadikan referensi dalam pembuatan surat perjanjian jual beli rumah.

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Villa

Surat Perjanjian Jual Beli Villa

Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

  1. Nama                                    :  Adi Darmawan

Alamat                                    :  Perumahan Jatisari  Blok A , Cibubur

Nomor Telepon                     :  0878 5648 3698

No. KTP                               :  000078965412358

Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut pihak pertama.

  1. Nama                                    :  Heri Susanto

Alamat                                    :  Dusun Cisalak Rt 07 RW 09, Depok

Nomor Telepon                     :  0821 2665 9878

No. KTP                               :  000072564887962

Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut pihak kedua.

Pihak pertama dengan ini berjanji untuk menjual sebuah villa kepada pihak kedua dan pihak kedua juga berjanji menyatakan serta mengikatkan diri untuk membeli dari pihak pertama berupa: Satu Unit Villa Hak Milik  yang terletak di Cibubur (Villa  Cibubur Village No 16). Dengan syarat dan ketentuan yang diatur berikut ini :

Pasal 1

HARGA

Jual beli villa tersebut dilakukan dan disetujui oleh masing-masing pihak dengan harga Unit Villa sebesar Rp. 250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah).

Pasal 2

CARA PEMBAYARAN

 1.Pihak kedua akan memberikan uang tanda jadi sebesar Rp. 25.00.000,- (dua puluh lima juta rupiah) kepada pihak pertama yaitu pada tanggal 3 November 2019.

2.Sisa pembayaran sebesar Rp 225.000.000,- (dua ratus dua puluh lima juta rupiah) dibayarkan oleh pihak kedua pada tanggal 29November 2019.

Pasal 3

JAMINAN DAN SAKSI

  1. Pihak pertama menjamin sepenuhnya bahwa villa yang dijualnya adalah  benar-benar milik atau hak pihak pertama sendiri dan tidak ada orang atau pihak lain yang turut mempunyai hak, bebas dari sitaan, tidak tersangkut dalam suatu perkara atau sengketa, hak kepemilikannya tidak sedang dipindahkan atau sedang dijaminkan kepada orang atau pihak lain dengan cara bagaimanapun juga, dan tidak sedang atau telah dijual kepada orang atau pihak lain.
  2. Jaminan pihak pertama dikuatkan oleh dua orang yang turut menandatangani Surat Perjanjian ini selaku saksi.
  • Kedua orang saksi tersebut adalah:
  1. Nama : Yani Yolanda

Umur              : 30 tahun

Pekerjaan       : Karyawan Swasta

Alamat            : Villa Cindere Blok E No.46 Kelapa Gading

Selanjutnya disebut sebagai Saksi I

  1. Nama :  Dani Ilham Saputra

Umur              : 25 tahun

Pekerjaan       : Pegawai Bank

Alamat            : Perumahan Asih Blok M , Bogor

Selanjutnya disebut sebagai Saksi II.

Pasal 4

PENYERAHAN

Pihak pertama berjanji serta mengikatkan diri untuk menyerahkan sertifikat villa kepada  pihak kedua setelah pihak kedua melunasi seluruh pembayarannya atau melakukan pelunasan.

 

Pasal 5

STATUS KEPEMILIKAN

Sejak ditandatanganinya Surat Perjanjian ini maka villa tersebut di atas beserta segala keuntungan maupun kerugiannya sepenuhnya menjadi hak milik pihak kedua.

Pasal 6

PEMBALIKNAMAAN KEPEMILIKAN

  1. Pihak pertama wajib membantu pihak kedua dalam proses pembaliknamaan atas kepemilikan hak apartemen tersebut dalam hal pengurusan yang menyangkut instansi-instansi terkait, memberikan keterangan-keterangan serta menandatangani surat-surat yang bersangkutan serta melakukan segala hak yang ada hubungannya dengan pembaliknamaan serta perpindahan hak dari pihak pertama kepada pihak kedua.
  2. Segala macam ongkos atau biaya yang berhubungan dengan balik nama atas apartemen dari pihak pertama kepada pihak kedua dibebankan sepenuhnya kepada pihak kedua.

Pasal 7

MASA BERLAKUNYA PERJANJIAN

Perjanjian ini tidak berakhir karena meninggal dunianya pihak pertama, atau karena sebab apapun juga. Dalam keadaan demikian maka para ahli waris atau pengganti

pihak pertama wajib mentaati ketentuan yang terdapat dalam perjanjian ini dan pihak pertama mengikat diri untuk melakukan apa yang perlu guna melaksanakan ketentuan ini.

Pasal 8

HAL-HAL LAIN

Hal-hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini akan dibicarakan serta diselesaikan secara kekeluargaan melalui jalan musyawarah untuk mufakat oleh kedua belah pihak.

 

Pasal 9

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Tentang perjanjian ini dan segala akibatnya, kedua belah pihak memilih menyelesaikan perkara  jika terjadi perselisihan di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Cibubur. Demikianlah Surat Perjanjan ini dibuat dalam 2 (dua) rangkap mempunyai kekuatan hukum yang sama, ditandatangani kedua belah pihak dalam keadaan sadar serta tanpa adanya paksaan atau tekanan dari pihak manapun.

 

Dibuat di : Cibubur

Tanggal : 29 November 2019

 

Pihak Pertama                                                      Pihak Kedua

 

 

Adi Darmawan                                                                     Heri Susanto

 

 

Saksi-Saksi

 

 

Yani Yolanda                                                                  Dani Ilham Saputra

Surat perjanjian jual beli villa diatas ditulis dengan format yang cukup panjang dan lengkap. Dengan adanya saksi yang ikut menandatangani surat perjanjian, hal itu membuat terjaminnya keabsahan isi surat perjanjian tersebut. Jika Anda berniat membuat surat perjanjian, Anda bisa menggunakan contoh surat perjanjian jual beli villa diatas dengan cara mengedit isi surat sesuai kepentingan Anda.

Download Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Doc

surat perjanjian jual beli tanah

Download Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Doc

surat perjanjian jual beli rumah

Download Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Villa Doc

surat perjanjian jual beli villa

Contoh Surat Perjanjian Gadai Yang Baik Dan Benar

Contoh Surat Perjanjian gadai – detiklife.com. Apa itu gadai ? gadai adalah hak yang diperoleh pemberi pinjaman atas suatu barang yang bergerak yang diberikan kepadanya oleh peminjam untuk menjamin suatu utang. Misalkan saja jika Anda memiliki suatu barang berharga maka Anda bisa menjadikan barang tersebut sebagai jaminan atas hutang yang akan di terima. Dengan adanya kesepakatan antara pemberi pinjaman dan peminjam maka di buat surat perjanjian. Berikut ini akan kami berikan contoh surat perjanjian gadai :

  • Surat Perjanjian Gadai Mobil
  • Surat Perjanjian Gadai Motor
  • Surat Perjanjian Gadai Sawah

Contoh Surat Perjanjian Gadai Mobil

SURAT PERJANJIAN GADAI MOBIL

 

Perjanjian ini dibuat pada hari Jumat  tanggal 4 Mei 2019 antara:

  1. Nama : Santi Indrayani

Pekerjaan       : Guru Taman Kanak-Kanak

Alamat           : Perumahan Jati Asih, No 45 Jakarta

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri, selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

 

  1. Nama : Sri Rahayu

Pekerjaan       : Pemilik Wedding Orgaizer

Alamat           : Perumahan Cendana Blok H , Jakarta

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri,selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak dengan ini menerangkan hal-hal sebagai berikut:

Bahwa PIHAK PERTAMA merupakan pemilik sah, dan telah setuju menggadaikan kepada PIHAK KEDUA barang berupa:

  1. Jenis kendaraan                   : Mobil
  2. Merek/Tipe                          : Avanza/R15
  3. Nomor Polisi                        : B 7898 SRA
  4. Nomor Rangka/Tahun          : 458789852/2017
  5. Nomor Mesin                       : 778833145
  6. Warna                                  : Putih
  7. Nomor BPKB                        : 7896452154

Dalam kondisi baik dan layak jalan, yang selanjutnya disebut Kendaraan.

Bahwa PIHAK KEDUA menyatakan telah menerima kendaraan dari PIHAK PERTAMA sebagai jaminan.

Selanjutnya kedua belah pihak sepakat mengikatkan diri dalam Perjanjian Gadai Kendaraan dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1

JAMINAN

PIHAK PERTAMA menyatakan bahwa Kendaraan yang digadaikan merupakan milik pribadi dari PIHAK PERTAMA yang ditunjukkan dengan BPKB Kendaraan tersebut. PIHAK PERTAMA menjamin bahwa tidak ada orang atau pihak lain yang turut memilikinya, tidak, atau belum pernah dijual atau dipindahtangankan haknya, atau dijaminkan kepada pihak lain dengan cara apa pun juga.

Pasal 2

MASA BERLAKU

Perjanjian Gadai ini dilangsungkan untuk jangka waktu 5 tahun terhitung sejak 4 Mei 2019 dan berakhir tanggal 4 Mei 2024 .

 

Pasal 3

HARGA GADAI

PIHAK KEDUA akan menyerahkan uang kepada PIHAK PERTAMA sebesar Rp 65.000.000,- (enam puluh lima juta ribu rupiah) di mana merupakan nilai taksir dari harga Kendaraan tersebut di atas setelah penandatanganan Perjanjian ini. Dan, atas seluruh uang tersebut, PIHAK PERTAMA dikenakan bunga sebesar 3% (tiga persen) setiap bulan selama jangka waktu Perjanjian, terhitung sejak penandatanganan Perjanjian gadai ini. Dan, dengan demikian Perjanjian ini berlaku sebagai tanda bukti yang sah atas uang gadai Kendaraan termaksud.

Pasal 4

LARANGAN-LARANGAN

Selama Perjanjian ini masih berlangsung, PIHAK KEDUA dilarang melakukan perbuatan-perbuatan yang bertujuan untuk memindahtangankan kepemilikannya, menjual, atau menggadaikan Kendaraan tersebut kepada pihak lain.

 

Pasal 5

CARA PEMBAYARAN

PIHAK PERTAMA bersedia untuk membayar keseluruhan utang pokok dan bunga, dan akan dibayarkan secara sekaligus bersamaan dengan berakhirnya Perjanjian ini.

Pasal 6

SANKSI

  1. Apabila pada waktu Perjanjian ini berakhir, PIHAK PERTAMA belum mampu membayar uang gadai beserta bunga, maka PIHAK KEDUA akan mengadakan lelang untuk Kendaraan yang digadaikan oleh PIHAK PERTAMA, tanpa meminta persetujuan dari PIHAK PERTAMA, dan PIHAK PERTAMA tidak berhak untuk mengajukan tuntutan apa pun kepada PIHAK KEDUA.
  2. Hasil penjualan atas Kendaraan tersebut menjadi hak PIHAK PERTAMA setelah dikurangi utang pokok PIHAK KEDUA ditambah bunga dan denda.

Pasal 7

PERPANJANGAN JANGKA WAKTU DAN DENDA

  1. Apabila PIHAK PERTAMA ingin memperpanjang jangka waktu gadai atas Kendaraan tersebut, karena PIHAK PERTAMA belum mampu melunasi pinjaman kepada PIHAK KEDUA, maka PIHAK PERTAMA berhak untuk memperpanjang jangka waktu gadai dengan PIHAK KEDUA tanpa ada unsur pelelangan kendaraan yang digadai oleh PIHAK PERTAMA.
  2. PIHAK PERTAMA akan dikenakan sanksi oleh PIHAK KEDUA, berupa denda sejumlah uang yang ditentukan oleh PIHAK KEDUA setelah jatuh tempo.

 

Pasal 8

HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK KEDUA

  1. PIHAK KEDUA berhak untuk mempergunakan Kendaraan selama masa Perjanjian Gadai ini berlangsung.
  2. PIHAK KEDUA berkewajiban penuh untuk merawat dan menjaga keutuhan serta kebaikan kondisi Kendaraan tersebut dengan biaya PIHAK KEDUA.
  3. Apabila terjadi sesuatu hal yang menyebabkan Kendaraan tersebut hilang atau rusak menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA.
  4. Jika Perjanjian Gadai ini berakhir, PIHAK KEDUA wajib menyerahkan Kendaraan tersebut kepada PIHAK PERTAMA dalam keadaan dan terawat baik serta kondisiya lengkap seperti pada waktu penyerahan Kendaraan termaksud.

 

Pasal 9

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

  1. Apabila terjadi perselisihan di antara Para Pihak, Para Pihak sepakat untuk menyelesaikan secara musyawarah untuk mufakat.
  2. apabila perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah, maka Para Pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara hukum, dan Para Pihak sepakat untuk memilih tempat tinggal yang umum dan tetap di Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta .

 

Demikian Perjanjian Gadai Kendaraan ini dibuat diatas materai dan ditandatangani pada hari, tanggal, bulan, dan tahun yang telah disebutkan pada awal Perjanjian.

 

PIHAK PERTAMA                                              PIHAK KEDUA

 

Materai                                                                 Materai

 

Santi Indrayani                                                      Sri Rahayu

Surat perjanjian gadai mobil dibuat apabila Anda akan melakukan pinjaman kepada pihak lain dengan menjadikan mobil sebagai jaminannya. Jika nanti Anda sudah melunasi semua jumlah hutang yang Anda miliki maka mobil tersebut akan dikembalikan kepada Anda. Jadi, Anda tidak perlu khawatir jika akan melakukan perjanjian gadai mobil seperti contoh surat perjanjian di atas.

Contoh Surat Perjanjian Gadai Motor

Surat Perjanjian Gadai Motor

 

Pada hari ini tanggal 19 Agustus 2019 telah diadakan perjanjian antara

Nama              : Paksi Garda

Alamat           : Bogor Perumanahan Kenari Blok C , Gunung Putri, Bogor

Pekerjaan       : Karyawan Pabrik

No.KTP          : 000026589798

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri dan selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

Nama              : Ardi Susanto

Alamat           : Desa Keranggan, Kecamatan Gunung Putri,

Pekerjaan       : Pedagang

No.KTP          : 0000548579634

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri dan selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Dengan ini kedua pihak telah sepakat mengadakan perjanjian ini dengan ketentuan:

Pasal 1

JAMINAN

  1. PIHAK KEDUA telah menggadaikan barang yakni sebuah kendaraan roda dua, dengan No. Pol F 0235 BR , BPKB (copy terlampir) kepada PIHAK PERTAMA.
  2. PIHAK PERTAMA menyatakan telah menerima kendaraan dari PIHAK KEDUA sebagaimana disebut pada ayat (1) berupa BPKB asli sebagai jaminan.

Pasal 2

JENIS KENDARAAN

Jenis motor yang digadaikan oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA adalah berupa motor SUPRA, tipe  X125 tahun pembuatan 2015, warna Hitam.

 

Pasal 3

BARANG BUKTI

  1. PIHAK KEDUA menyatakan bahwa barang yang digadaikan merupakan milik pribadi yang ditunjukkan dengan BPKB motor tersebut.
  2. Jaminan yang diberikan oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA berupa BPKB motor asli.

 

Pasal 4

TUJUAN

PIHAK KEDUA menggadaikan motor kepada PIHAK PERTAMA untuk dipergunakan sebagai alat transportasi.

Pasal 5

HARGA

PIHAK PERTAMA telah menyerahkan uang kepada PIHAK KEDUA sebesar Rp 7.000.000,- (tujuh juta ribu rupiah) yang merupakan nilai taksir dari motor tersebut dan atas seluruh uang tersebut PIHAK KEDUA dikenakan bunga sebesar  5%  setiap bulan, terhitung sejak penandatanganan perjanjian ini hingga tanggal 1 November 2019.

Pasal 6

KONSEKUESNI TIDAK MEMBAYAR BUNGA

Apabila PIHAK KEDUA tidak membayar bunga sesuai isi perjanjian ini dalam waktu tertentu, maka PIHAK PERTAMA akan mengadakan lelang barang yang digadaikan PIHAK KEDUA, tanpa meminta persetujuan dari PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA tidak berhak untuk mengajukan tuntutan apapun kepada PIHAK PERTAMA.

Pasal 7

KESEPAKATAN

 

Apabila PIHAK KEDUA memperpanjang masa gadai barang karena PIHAK KEDUA belum dapat melunasi pinjaman kepada PIHAK PERTAMA, maka unsur pelelangan barang batal.

PIHAK KEDUA dapat menebus barang yang digadaikan apabila pembayaran telah dilunasi oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA.

Pasal 8

SANKSI

  1. PIHAK KEDUA akan dikenakan sanksi oleh PIHAK PERTAMA, berupa denda sejumlah uang yang ditentukan oleh PIHAK PERTAMA apabila melebihi jatuh tempo.
  2. PIHAK KEDUA akan dikenakan sanksi lebih berupa penjualan barang yang digadai oleh PIHAK KEDUA, apabila pihak kedua dengan sengaja lalai melakukan pembayaran.

Pasal 9

PENYELESAIAN MASALAH

  1. Jika terjadi perselisihan, para pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara musyawarah mufakat.
  2. Jika tidak tercapai, maka kedua belah pihak setuju untuk menyelesaikan masalah ini secara hukum dan memilih domisili yang tetap di kantor Penitera Pengadilan Negeri Subang.

 

Pasal 10

Penutup

Perjanjian gadai ini dibuat rangkap 2 (dua) di atas kertas bermaterai cukup untuk masing-masing pihak yang mempunyai kekuatan hukum yang sama dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, serta tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun.

 

 

PIHAK PERTAMA                                               PIHAK KEDUA

 

Materai Rp. 6000

 

Paksi Garda                                                           Ardi Susanto

Surat perjanjian gadai motor diatas ditulis menggunakan format yang baik dan benar. Selain itu, surat perjanjian tersebut ditulis di atas materai, jika suatu saat terjadi sengketa bisa diselesaikan secara hukum dan surat perjanjian tersebut bisa digunakan sebagai barang bukti.

Contoh Surat Perjanjian Gadai Sawah

Surat Perjanjian Gadai Sawah

Yang bertanda tangan di bawah ini :

 

Nama                                   : Suratno

Umur                                    : 40 Tahun

Pekerjaan                             : Petani

Alamat                                 : Rt 02 Rw 05 Desa Cisagur , Kecamatan Nganten, Subang

Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA

 

Nama                                   : Dani Iskandar

Umur                                    : 45 Tahun

Pekerjaan                             : Wirausahawan

Alamat                                 :  Rt 07 Rw 04 desa Muniran, Kecamatan Grogol, Subang

Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA

MENGINGAT :

Pada hari Rabu  11 Desember 2019 PIHAK PERTAMA telah menggadaikan sawah seluas 50 hektar. PIHAK KEDUA telah menyepakati dan memberikan uang kepada PIHAK PERTAMA sebesar Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta ribu rupiah)

Sehingga berkenaan dengan keterangan-keterangan tersebut di atas, kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan Perjanjian Gadai. Atas dasar syarat dan ketentuan sebagai berikut :

Pasal 1

KESEPAKATAN

PIHAK PERTAMA dengan ini sepakat untuk menggadaikan sawah kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA dengan ini pula sepakat untuk menerima gadai dari PIHAK PERTAMA sebidang sawah yang berukuran  50 hektar yang terletak di Desa Cisagur , Kecamatan Nganten, Subang

 

Pasal 2

TUJUAN

Bahwa PIHAK PERTAMA menggadaikan sawah miliknya untuk di olah/garap oleh PIHAK KEDUA.

Pasal 3

SERAH TERIMA SAWAH

Pada saat perjanjian ini ditandatangani, PIHAK PERTAMA menyerahkan sawah kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA menerima penyerahan itu sesuai menurut kondisi yang nyata pada hari penyerahan tersebut.

 

Pasal 4

PERJANJIAN

Perjanjian gadai ini berlaku sejak tanggal perjanjian ini ditandatangani sampai PIHAK PERTAMA hendak membayar dan melunasi atau menebus barang gadaiannya sebidang sawah dengan ukuran 50 hektar. Apabila PIHAK PERTAMA belum bisa menebus sawah garapan tersebut maka sawah tersebut masih bisa dikelola oleh PIHAK KEDUA.

Pasal 5

PENYERAHAN UANG

Uang gadai sawah diserahkan langsung dari PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta ribu rupiah)  pada saat perjanjian ini di tandatangani.

 

PASAL 6

JAMINAN PIHAK PERTAMA

  1. PIHAK PERTAMA menjamin sepenuhnya bahwa sawah  yang digadaikannya adalah benar-benar garapan PIHAK PERTAMA sendiri dan tidak sedang digadaikan ke pihak manapun.
  2. Jaminan PIHAK PERTAMA seperti ayat 1 tersebut di atas dikuatkan oleh satu orang yang turut menandatangani Surat Perjanjian ini selaku saksi. Satu orang saksi tersebut adalah:

Nama                           : Rasyid Abdullah

Pekerjaan                     :  Petani

Alamat lengkap           : Rt 09 Rw 05 Desa Bladrah, Kecamatan Nganten, Subang

Hub. Kekerabatan       : Adik Kandung

 

PASAL 7

PENUTUP

Surat perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) dengan dibubuhi materai secukupnya yang berkekuatan hukum yang sama yang masing-masing dipegang PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA dan mulai berlaku sejak ditandatangani kedua belah pihak.

Demikianlah perjanjian ini di buat dan di tandatangani pada hari Rabu  11 Desember 2019 dengan sebenarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Mengetahui,

 

PIHAK PERRTAMA                                                                      PIHAK KEDUA

 

Materai                                                                                      Materai

 

Suratno                                                                                Dani Iskandar

 

 

Saksi

 

(Rasyid Abdullah)

Surat perjanjian gadai sawah diatas berisi tentang kesepakatan antara kedua belah pihak dengan menjadikan sawah sebagai barang jaminan untuk pemberian hutang. Contoh surat perjanjian gadai sawah diatas ditulis menggunakan kaidah penulisan yang resmi dan benar sehingga dapat dijadikan referensi jika akan membuat surat perjanjian mengenai gadai sawah.

Download Contoh Surat Perjanjian Gadai Mobil Doc

surat perjanjian gadai mobil

Download Contoh Surat Perjanjian Gadai Motor Doc

surat perjanjian gadai motor

Download Contoh Surat Perjanjian Gadai Sawah Doc

surat perjanjian gadai sawah