6 Langkah Jitu Mengatur Gaji Bulanan

detikLife – Hari yang sudah ditunggu selama satu bulan sudah datang. Ini adalah saatnya gajian. Anda segera melangkahkan kaki ke mal. Belanja ini dan itu. Beli baju baru, sepatu baru atau gadget terbaru. Bagaikan magnet, promosi ponsel terbaru langsung menguras isi dompet. Lelah belanja, secangkir cappuccino di kafe begitu menggoda lidah.

Begitu akhir bulan tiba, Anda pun tinggal hidup dari ‘sisa-sisa gaji’. Selamat datang ke dunia ‘overspending salary syndrome’. Namanya memang mengerikan. Padahal, artinya sederhana. Besar pasak daripada tiang di hari gajian. Pasti Anda tak ingin merana di akhir bulan, bukan? Dengan langkah jitu, Anda tak akan tergelincir ke jurang ini. Yuk simak bersama “Tips Mengatur Gaji Bulanan”.

6 Langkah Mengatur Gaji Bulanan
LANGKAH 1 : UBAH SIKAP
Kerja keras dan dedikasi Anda di kantor memang pantas dihargai dengan gaji lumayan. Meski melimpah, Anda tetap harus waspada. Saat gajian, banyak orang cenderung ingin meluapkan lelah dan stres dengan memanjakan diri. Menghabiskan gaji adalah cara balas dendam yang paling tepat. Memang tak ada yang melarang, asal ada tujuan jelas. Segera ubah sikap Anda. Ikuti kata para ahli keuangan: Tahu cara mengelola uang dengan baik akan membuat hidup lebih nyaman!

LANGKAH 2: HADAPI KENYATAAN
Coba ingat-ingat, kapan terakhir kali Anda menengok isi buku tabungan? Mungkin sudah lama tak Anda lakukan. Alasannya takut melihat betapa banyak penarikan yang dilakukan dan kecewa melihat saldo yang tersisa. Asal tahu saja, tak peduli pada transaksi adalah penyebab overspending salary yang harus diwaspadai.

Jika memang ingin tahu ke mana saja uang Anda pergi, jangan ragu untuk memonitor buku tabungan dengan rutin. Cara klasik, catat semua pengeluaran yang Anda lakukan. Pasti akan langsung terlihat ke mana larinya uang Anda. Beberapa pengeluaran besar mungkin masih bisa, namun, ini kan hanya terjadi sekali-sekali. Coba simak lagi daftar barang-barang kecil yang ‘tak termaafkan’, seperti steak saat makan siang dan cappuccino setelahnya. Belum acara makan French Cuisine di hotel mewah sama pacar. Sekarang saatnya untuk mulai berhemat. Anda pasti bisa! Dan, Anda pun akan melihat bedanya!

LANGKAH 3 : BAYAR DULU YANG PENTING
Ini adalah teori pengelolaan uang yang harus dipatuhi: Saat gajian, bayar semua tagihan-tagihan penting dulu. Anda pasti punya pengeluaran rutin, seperti sewa rumah, bayar air, listrik, telepon (rumah dan ponsel). Hitung dengan teliti semua tagihan, dan transfer jumlahnya ke rekening yang bisa mendebet langsung ke tagihan yang bersangkutan. Jika masih berniat untuk lebih mengencangkan ikat pinggang, periksa lagi pengeluaran Anda untuk makan dan transportasi. Sisihkan jumlah ini, Anda pun bisa melihat dengan jelas uang yang tersisa di kantong untuk berhura-hura!

LANGKAH 4: AYO BAYAR UTANG!
Punya utang menumpuk di tagihan kartu kredit? You ’re not alone, my dear!. Satu hal yang harus segera dilakukan: Segera lunasi! Jika telat bayar, Anda pasti dikenai bunga. Mestinya, jumlah yang dibayarkan ini bisa untuk bersenang-senang, bukan? Jangan habiskan uang dulu, sebelum semua kartu kredit terlunasi. Untuk amannya, pakai satu kartu kredit saja. Pilih yang berbunga rendah. Jika Anda terlanjur terjerat ‘utang’ kartu kredit, ikuti trik jitu ini: Urutkan tagihan sesuai dengan bunga. Bayar tagihan yang ada di top list semampunya.

Untuk tagihan lain, bayar setidaknya minimum payment agar tak dikejar utang. Jika tagihan pertama sudah terlunasi, Anda bisa mulai membayar tagihan terbesar kedua. Saat semua terlunasi, Anda baru boleh bernafas lega. Nah, sudah mengerti betapa repotnya bayar terlalu banyak ‘kan? Sudah saatnya Anda pikirkan punya kartu kredit seminim mungkin.

LANGKAH 5 : KENDALIKAN UANG TUNAI
Rasanya semua orang senang belanja. Anda tentu mengangguk setuju. Saat gajian, bisa dipastikan belanja jadi tujuan utama. Apalagi jika ada barang yang diincar. Atasi masalah ini dengan trik jitu: Ketahui dengan pasti berapa ‘fun money’ yang Anda punya setiap bulan. Jika mengikuti langkah 3 dan 4 dengan seksama, Anda akan tahu berapa alokasi dana yang tersisa untuk bersenang-senang. Bagi dalam empat minggu.

Jumlah inilah yang boleh Anda pakai selama seminggu. Saat tergoda untuk beli barang tertentu, pikir dulu sekali lagi. Betul-betul butuh atau hanya Iapar mata? Apapun yang Anda lakukan, jangan ‘merampas’ jatah uang untuk minggu berikut. Aturan ini boleh dilanggar, jika betul-betul ada sesuatu yang mendesak.

LANGKAH 6 : YUK, BELAJAR MENABUNG
Waktu kecil, tak henti-hentinya Anda diingatkan untuk menabung. Hingga dewasa, menabung tetap jadi kewajiban. Memang bukan Iagi menyimpan uang dalam celengan ayam yang dipecah setahun sekali. Dalam tabungan ini, setidaknya ada dana emergency sejumlah 6 bulan gaji. Kelihatannya memang sukar dilakukan. Tapi percayalah, secara finansial Anda akan merasa lebih aman. Yang harus diingat, perlakukan buku tabungan seperti sebuah kewajiban. Caranya, lakukan debet otomatis ke rekening tabungan saat gajian setiap bulan.

Last but not least, jangan pernah berpikir kalau disiplin dengan uang berarti membuat diri sendiri sengsara. Tak perlu sampai menurunkan standar atau kualitas hidup segala. Justru dengan melakukan kontrol keuangan, Anda akan melihat arti dan nilai sebuah uang. Yang penting, tetaplah berpikir positif. Apa pun impian Anda, semuanya ada dalam genggaman. Kuncinya: Tahu bagaimana Cara mendapatkannya!

loading...