Tips Berbelanja Pakaian Bekas / Seken

Tips Berbelanja Pakaian Bekas / Seken – Tidak ada satu yang lebih benar diantara pilihan membeli pakaian bekas atau membeli pakaian baru. Memilih antara beli pakaian baru atau beli pakaian bekas, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Berikut beberapa tips dalam membeli pakaian yang mungkin bisa menjadi masukkan bagi pembaca sekalian.

Tips Membeli Pakaian Baru
Great wardrobes come from classic style. Busana yang sifatnya timeless, pasti mempunyai potongan atau siluet klasik, dengan demikian dapat diadaptasikan untuk segala era, gaya, dan bentuk tubuh. Untuk koleksi busana klasik, jangan ragu mengeluarkan dana yang lebih banyak, karena dapat dinikmati dalam jangka waktu lama dan dapat menjadi ‘investasi’ penampilan Anda kelak.

If mother of nature didn’t give you the shape you want, ask your wardrobes to help you. Jangan berkecil hati jika bentuk tubuh Anda tidak seperti peragawati. Anda juga tidak perlu anti pada busana model tertentu karena merasa busana tersebut hanya cocok untuk wanita bertubuh sempurna. Potongan busana yang tepat dapat membantu menonjolkan kelebihan dan menyamarkan kekurangan tubuh, misalnya menambah beberapa sentimeter tinggi tubuh, mengecilkan pinggang, membuat bokong dan payudara lebih berisi.

Why spend so much for something that only last for two months? Harga dari sepotong busana tidak selalu identik dengan kualitas prima. Biaya yang dikeluarkan untuk sehelai gaun lebih identik dengan gengsi atau tren. Perhatikan kegunaan dan daya pakainya. Jika busana atau aksesori tersebut bersifat timeless, Anda dapat ‘berinvestasi’ dengan mengeluarkan biaya untuk memilikinya. Jika busana atau aksesori tersebut berumur pendek sifatnya semusim atau sesuai dengan tren saat ini pikirkan beberapa kali sebelum membelinya.

Good colour of your wardrobes will make your day. Warna busana menjadi kunci dari penampilan prima. Jika ingin terlihat lebih langsing, terapkan warna gelap pada busana Anda. Jika ingin terlihat lebih berisi, jangan ragu memakai warna terang. Walau bermain dengan satu warna (monochromatic) terasa lebih aman, takut untuk mengombinasikan warna-warna lain, seperti merah, kuning, jingga, hijau muda, atau biru laut. Sentuhan warna-warna ini dapat membuat penampilan terlihat berbeda, sesuai dengan karakter warna tersebut: cerah, dinamis, elegan, atau feminin.

Tips Berbelanja Pakaian Bekas / Seken
Tips Membeli Pakaian Bekas
BAGUS DAN MURAH – Sejak krismon melanda, bisnis garage sale atau bisnis barang bekas tumbuh dengan subur. Di tempat macam ini kadang juga menjual baju bekas alias second tapi masih layak dipakai. Atau Anda juga bisa belanja di butik khusus baju second atau flea market alias pasar loak. Sebelum berangkat, siapkan dulu ilmu Anda untuk menyeleksi baju second itu agar tak salah beli.

PERHATIKAN UKURAN – Kadangkala di toko baju second itu tidak tersedia ruang pas. Maka kalau mau mengepas rok, caranya mudah saja. Letakkan rok itu di pinggang atau di dada, bila lingkar rok itu dapat saling bertaut, berarti muat dengan tubuh Anda. Sementara untuk mengukur celana panjang, lingkarkan pinggang celana pada leher.

LIHAT JENIS KAINNYA – Perhatikan juga jenis kain. Bila terbuat dari katun, boleh jadi dulunya adalah baju sehari-hari. Tapi, kalau terbuat dari sutra, beludru, wool, atau kashmir, bisa jadi baju itu dulu termasuk kelas istimewa bagi pemiliknya. Hanya dipakai untuk ke pesta atau acara penting.

ADAKAH SISI SENINYA? – Perhatikan pula detail jahitan, apakah jahitan pinggirnya atau obrasan dilakukan dengan tangan, bukan dengan mesin? Apakah bordirnya buatan tangan? Nah, semakin sulit dan semakin rumit detail atau finishing touch sebuah busana berarti semakin berharga.

BAGAIMANA KONDISINYA – Kalau baju second itu tak lengkap anak kancingnya, mungkin masih bisa Anda ganti sendiri. Tapi, ada beberapa hal penting lainnya yang tak bisa Anda perbaiki lagi dan harus Anda perhatikan baik-baik sebelum membeli pakaian bekas:
– Noda parfum. Hal ini seringkali tidak bisa dihilangkan karena termasuk noda permanen. Maka, kalau beli baju second jangan lupa untuk meneliti bagian ketiak, kerah, dan daerah sekitar leher.
– Jamur. Baju kena jamur juga tidak tertolong lagi.
– Lubang. Berarti baju itu sudah ‘tua’.
– Warna pudar. Semakin sering baju ini dipakai dan dicuci, maka warnanya semakin pudar.
– Kerapihan. Jahitan pada busana terbuat dari sutra, katun, dan brokat cenderung mudah hancur.

Advertisements