Pengertian Asuransi Kesehatan

ASURANSI KESEHATAN – Asuransi kesehatan adalah suatu mekanisme untuk mengalihkan risiko perorangan menjadi risiko kelompok. Dengan pengalihan risiko ini diharapkan bisa mengatasi masalah yang tidak pasti, yang akan Anda hadapi secara perorangan. Contoh, Anda tiba-tiba jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit.

Pengertian Asuransi Kesehatan

Pengertian Asuransi Kesehatan

Bila Anda tidak ikut asuransi maka risiko sakit ini merupakan risiko perorangan (karena Anda tanggung sendiri). Seluruh biaya dokter, obat, perawatan rumah sakit, bahkan pemeriksaan laboratorium, Anda yang membiayai. Masalahnya cukupkah dana yang Anda bila biaya sakit yang harus Anda tanggung sangat besar? Menurut Dr. Sulastomo, pakar asuransi kesehatan, bila Anda memegang polis asuransi kesehatan, risiko ini tidak perlu Anda tanggung sendiri karena akan dialihkan menjadi risiko kelompok yang dipegang oleh perusahaan asuransi.

Biaya kesehatan yang ditanggung oleh perusahaan asuransi, umumnya adalah biaya rawat inap di rumah sakit yang mencakup biaya kamar, obat-obatan, dokter, operasi, bahkan biaya rawat jalan (biasanya beberapa hari setelah keluar dari rumah sakit). Untuk menjadi anggota asuransi kesehatan, Anda harus membayar sejumlah uang yang disebut premi kepada perusahaan asuransi. Besarnya premi akan menentukan besarnya biaya pelayanan kesehatan yang akan Anda terima. Biasanya, makin besar premi yang dibayar, makin besar pula pertanggungan kesehatan yang Anda terima. Premi ini bisa dibayar setahun sekali, bisa pula dicicil setahun dua kali atau bahkan sebulan sekali.

Biasanya pihak perusahaan asuransi akan meminta Anda untuk menjawab pertanyaan seputar riwayat kesehatan dan menjalani pemeriksaan kesehatan tertentu. Bila ada jenis penyakit tertentu yang dicurigai sangat berisiko untuk Anda derita (misalnya, kolesterol Anda sangat tinggi), biasanya perusahaan asuransi tidak akan mengganti biaya jika Anda menderita penyakit yang berhubungan dengan tingginya kolesterol tersebut (misalnya, penyakit penyempitan pembuluh darah jantung dan sejenisnya). Perusahaan asuransi juga tidak akan mengganti biaya kesehatan untuk penyakit tertentu yang diakibatkan oleh ketidakjujuran (disembunyikan) pada saat wawancara mengenai riwayat kesehatan oleh petugas asuransi. Karena itu sangat penting untuk memilih petugas asuransi yang menjalankan proses sesuai prosedur dan tidak semata mengejar komisi.

Jika Anda adalah seorang perempuan, mana yang lebih baik, asuransi kesehatan wanita atau kesehatan umum? Asuransi kesehatan umum biasanya menanggung segala jenis penyakit, namun tidak termasuk biaya melahirkan dan biaya tes kesehatan. Sementara asuransi kesehatan wanita biasanya menanggung berbagai penyakit yang khas diderita wanita, misalnya kanker payudara, kanker leher rahim, tes kesehatan untuk mendeteksi dini beberapa penyakit khas wanita, seperti papsmear, mamografi, biaya melahirkan (normal maupun dengan operasi caesar dengan batasan tertentu), komplikasi kehamilan, termasuk biaya perawatan bayi bila anak yang dilahirkan memiliki cacat bawaan. Namun, umumnya premi untuk asuransi kesehatan wanita (biasanya premi untuk wanita lajang lebih murah daripada wanita yang sudah menikah) lebih mahal dari asuransi kesehatan umum.

Dr, Marius Widjajarta, ketua Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia menyarankan, bila kondisi keuangan Anda mencukupi, lebih baik Anda memiliki asuransi kesehatan lebih dari satu jenis. Satu asuransi mencakup kesehatan umum, satu lagi mencakup penyakit khusus. Yang jelas, masing-masing saling melengkapi.

Anda tak perlu mengambil nilai polis (uang pertanggungan) yang besar. Sebaiknya besarnya polis ditentukan dari besarnya premi yang sanggup Anda bayar (sesuai dengan kondisi keuangan Anda). Seperti halnya jaminan kesehatan lewat tabungan, besarnya premi bulanan yang Anda pilih sebaiknya minimal 10%dari penghasilan bulanan Anda atau keluarga Anda. Namun, jika Anda menganggap tinggal di kamar kelas 1 atau VIP sangat penting, maka Anda harus menyiapkan diri untuk membayar premi lebih mahal.

Emira Oepangat, perencana keuangan, lebih menyarankan untuk memilih asuransi kesehatan berjangka pendek daripada yang berjangka panjang. Misalnya, yang bisa diperpanjang setiap tahun atau 2-3 tahun. Dengan jangka pendek ini Anda tidak terlalu merugi seandainya Anda tidak sakit. Karena, umumnya premi yang telah Anda bayarkan akan hangus bila Anda tidak menggunakan manfaatnya (tidak ada klaim karena Anda tidak sakit).

Bila Anda tidak mendapat jaminan ksehatan dari perusahaan tempat Anda bekerja, atau perusahaan tempat suami Anda bekerja tidak menanggung biaya kesehatan Anda dan anak-anak, maka makin cepat Anda memiliki asuransi kesehatan akan makin baik. Sebab, sebagai orang yang berada di usia produktif, Anda cukup rentan terhadap stres yang sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan Anda. Selain itu, makin muda usia,biaya premi yang dikenakan kepada Anda akan lebih murah.

Meski punya banyak kelebihan, asuransi kesehatan juga memiliki beberapa kelemahan dibanding dengan menabung. Dibanding dengan menabung, untuk mengklaim asuransi kesehatan biasanya melalui proses yang cukup berbelit. Untuk mendapat asuransi utama kesehatan, biasanya Anda harus mengambil produk asumsi utama lain (misalnya asuransi jiwa atau asuransi investasi) terlebih dulu. Produk asuransi kesehatannya pun berupa asuransi kesehatan umum, bukan untuk penyakit khusus atau asuransi kesehatan wanita (produk asumsi kesehatan wanita, biasanya ditawarkan sebagai satu produk asuransi tersendiri). Perawatan asuransi kesehatan yang dijamin pun berupa perawatan inap, bukan perawatan jalan. Lamanya perawatan biasanya ditentukan.

Bagaimana, apakah sekarang Anda tertarik untuk membeli produk asuransi kesehatan?

loading...