Puisi Filsafat Sebuah Puisi Cinta Romantis Terbaik

Puisi Filsafat Sebuah Puisi Cinta Romantis Terbaik

Berikut adalah puisi filsafat sebuah puisi cinta romantis terbaik, semoga dapat menjadi inspirasi Anda semua. Puisi filsafat ini bercerita tentang seorang manusia yang meragukan cinta manusia pada Tuhannya. Semoga puisi filsafat sebuah puisi cinta romantis ini bisa membuat kita merenungkan kehidupan spiritual yang pernah kita lupakan. Namun ia menyadari bahwa ia mungkin perlu berbenah diri untuk sedikit saja memahami Tuhan yang dia pernah sembah. Puisi cinta romantis ini mungkin agak berbeda dari puisi cinta pada umumnya. Filsafat adalah ketika manusia ingin mencari kedalaman pikirannya sendiri. Puisi filsafat sebuah puisi cinta romantis terbaik. Semoga dapat menjadi perenungan kita semua agar dapat berpikir sejenak tentang kehidupan kita didunia. Berikut adalah puisi filsafat sebuah puisi cinta romantis terbaik, selamat membaca.

 

Puisi Filsafat Sebuah Puisi Cinta Romantis Terbaik

sejenak coba rasakan lebam yang pernah mendera badan

untuk syukuri saat kelam aku hampir tenggelam

sendiri diam dalam kegelapan kubiarkan setan berbincang dipikiran

berikan kesempatan jadikan alasan penat kehidupan

agar kejahatan tampak mudah dilakukan

segala macam pembenaran untuk yang tidak pernah kita dapatkan

lalu kita lakukan dengan rela tanpa paksa

satu persatu siksa kita nikmati

demi enak sementara duniawai

jiwa meronta namun hati kecil tertawa

senang dia punya mainan baru

yang dulu dilarang norma untuk bertindak

sekarang jadi kesenangan memuncak

hingga tiba saatnya Tuhan berkata untuk berhenti

kita bilang tidak

lalu Ia layangkan tamparan lembutnya

jatuhkan segala ego dan keras kepala

satu kali masih Ia berikan kesempatan

kita cobaiNya sekali

Ia hajar lagi sekali

kitapun berteriak,” kenapa manusia tak bisa dapatkan yang diinginkan”?

“Tuhan kau rumitkan segalanya”

“kenapa Kau mencipta jika tak ingin kami bebas sepenuhnya”?

“kami bukan robot”

begitu angkuhnya kita bicara

sementara Ia pungut sisa-sisa remah hati kita dan tetesan air mata

kataNya,”sudah cukup bergembira?”

“Kenapa kau bandingkan nikmat dunia dengan keindahan surga?”

kata kita,”surga tidak ada! kenapa kami harus kehilangan yang dicinta? kenapa kejahatan masih ada, justru orang yang menyebut namaMu yang melakukannya.”

jawab Tuhan,”kapan kau pernah datang padaKu, membicarakan semua itu?”

“pernahkah kau biarkan Aku menyentuhmu, kapan terakhir kau menjerit minta tolong padaKu?”

“dari mana kau tahu kalau kau baik-baik saja, kalau kau benar-benar bahagia?”

“apakah ukuranmu itu yang paling benar? pengalamanmu ajari kau segala, yang karenanya bentuk pandanganmu tentang dunia?”

kitapun terdiam lupa bahwa dunia sementara

kita bisa hilang dari dunia begitu saja

begitu saja

hidup ini tampak sia-sia hanya lahir dan mati

kita lupa tanyakan diri

kemanakah hidup setelah mati

jika tidak ada maka sia-sia lah hidup ini

hidup hanya untuk mati

sungguh mahkluk menyedihkan

beruntung Tuhan masih memperhatikan

setiap langkah dan gerak gerik kita

disini kembali aku menahan nyeri

lebam dahulu terasa lagi

maafkan aku Tuhan yang masih keras kepala dan ingin merasakan semua

semoga belum terlambat untuk mengenalMu

saat aku sudah ingin bertemu

sungguh aku ini keras kepala

tak terbayangkan cintaMu pada seluruh makhluk

pada mereka yang tidak mencintaiMu

namun kau bagi sama rata kasihMu

dan aku

masih keras kepala

———

Demikian Puisi Filsafat Sebuah Puisi Cinta Romantis Terbaik  semoga dapat menjadi inspirasi Anda dalam melalui hari-hari Anda. Silahkan kunjungi puisi saya sebelumnya  yaitu Puisi Romantis Sebuah Puisi Cinta Terbaru koleksi puisi saya yang lain, saya kumpulkan dalam kategori kumpulan puisi. Ikuti terus detiklife.com. Terima kasih.

loading...

One thought on “Puisi Filsafat Sebuah Puisi Cinta Romantis Terbaik

Comments are closed.