Contoh Surat Perjanjian

Contoh Surat Perjanjian – Surat perjanjian adalah surat yang berisi suatu kesepakatan bersama yang mengikat antara pihak-pihak tertentu untuk melakukan tindakan/perbuatan hukum yang telah disepakati bersama. Bunyi surat perjanjian tentunya bermacam-macam, tergantung kebutuhan dan kepentingan orang per orang, perusahaan, dan lain sebagainya. Contoh isi surat perjanjian ini bisa anda modifikasi sesuai situasi dan kondisi.

Berikut ini ada beberapa contoh Surat Perjanjian:

Contoh Dasar Surat Perjanjian

SURAT PERJANJIAN
Yang bertanda tangandi bawah ini,
1. Nama : Mujiono
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Alamat : Jl. Bahureksa 99, Jakarta
Bertindak untuk dan atas nama PT. LINGGAJAYA
selanjutnya dalam surat perjanjian ini disebut sebagai pihak pertama (1).
2. Nama : Sulamun
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Alamat : Jl. Virgo 25, Jakarta
Bertindak untuk dan atas nama Sulamun selanjutnya dalam surat perjanjian ini disebut sebagai pihak kedua (2).
Kedua belah pihak sepakat mengadakan perjanjian yang diatur dalam pasal-pasal seperti ini :
Pasal 1
Jenis Pekerjaan

PIHAK PERTAMA akan memberikan pekerjaan kepada PIHAK KEDUA berupa penggarapan konstruksi baja sebuah gudang dengan ukuran 30 m2 x 15 m2.

Pasal 2
Mekanisme

PIHAK PERTAMA akan menyediakan semua matrial yang diperlukan untuk melakukan penggarapan konstruksi baja hingga selesai.

Pasal 3
Pembayaran

PIHAK PERTAMA akan memberikan upah kepada PIHAK KEDUA sebesar Rp 70.000.000 (tujuh puluh juta rupiah) dengan cara pembayaran dilakukan dalam dua tahap, yaitu:
Pembayaran pertama dilakukan ketika progres pekerjaan sudah mencapai volume 40 %, dan pembayaran kedua akan dilakukan maksimal tiga hari setelah pekerjaan selesai.

Pasal 4
Ketentuan

PIHAK PERTAMA berhak untuk tidak melakukan pembayaran kepada PIHAK KEDUA apabila PIHAK KEDUA tidak menyelesaikan penggarapan konstruksi baja ruangan berukuran 30 m2 x 15m2 hingga selesai.
dan seterusnya menurut kebutuhan.
Jakarta, 3 Mei 2006
Pihak Kedua : Pihak kesatu :

(Sulamun) . (Mujiono)
Saksi :
1. Fried Hutagalung, SH
2. Arif Saragih, SH

Contoh Perjanjian Jual Beli

PERJANJIAN JUAL BELI
Yang bertanda tangan dibawah ini :
1. Nama : Mujiono
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Alamat : Jl. Bahureksa 99, Jakarta
Selaku pihak kesatu selanjutnya disebut PENJUAL dan
2. Nama : Sulamun
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Alamat : Jl. Virgo 25, Jakarta
Selaku pihak kedua selanjutnya disebut PEMBELI.
Dengan ini menerangkan telah mufakat sebagai berikut :
Pasal 1
PENJUAL menjual kepada pernbelj sebagaimana PEMBELI membeli dari penjual sebuah rumah tempat tinggal milik PENJUAL yang terletak di Bogor yang terkenal sebagai jalan Libra No. 30 yang diketahui benar-benar oleh PEMBELI.
Pasal 2
Dalam jual beli ini termasuk pula penyerahan dan penerima hak milik PENJUAL atas tanah tempat didirikannya rumah tinggal tersebut dalam pasal 1 serta pekarangannya, yaitu persil jalan Libra No. 30 yang terdiri dari satu buah bangunan rumah dan bidang tanah, luas
masing-masing 30 m2 dan 20 m2, sertifikat-sertifikat nomor 321 tanggal 3 Mei 1996 dan surat ukur nomor 235
tanggal 5 Mei 1996.
tidak termasuk dalam jual beli tersebut ialah segala perabot rumah yang merupakan barang bergerak, yang terdapat dalam rumah tinggal tersebut atau pekarangannya.
Pasal 3
Perjanjian jual beli ini diadakan untuk harga sebesar Rp. 300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah)
Jumlah tersebut akan dibayar oleh PEMBELI kepada penjual pada waktu penandatanganan perjanjian ini, dengan diberi tanda penerimaan sendiri.
Pasal 4
Penyerahan rumah tinggal dalam keadaannya pada waktu ini akan diselenggarakan selambat-lambatnya 3 (tiga)  hari setelah penandatanganan perjanjian ini, yaitu : dengan jalan menyerahkan kunci-kunçi rumah tinggal tersebut oleh PENJUAL kepada PEMBELI.
Pasal 5
Mulai saat penyerahan kunci-kunci, maka segala resiko dan tanggung jawab berkenaan dengan jual beli ini beralih kepada PEMBELI, termasuk pembayaran pajak-pajak dan lain-lain.
Pasal 6
Segala tunggakan pajak dan lain-lain sampai saat penyerahan kunci-kunci tetap merupakan tanggungan PENJUAL..
Pasal 7
PENJUAL menjamin kepada PEMBELI bahwa rumah tinggal tersebut tidak diberati dengan hipotik atau dibebani dengan hal-hal lainnya yang bersifat hak benda.
Pasal 8
Pembalikan nama atau persil yang dipersoalkan dalam perjanjian atas nama PEMBELI akan diselenggarakan oleh PEMBELI, dan segala ongkos yang bertahan denganbalik nama itu serta perjanjian ini seperti bea materai akan dibayar dan menjadi beban PEMBELI.
Pasal 9
Di mana dan sejauh mana perlu PENJUAL dengan ini membeli kuasa yang merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari perjanjian ini, dan dengan hak substitusi, kepada PEMBELI untuk mengurus perijinan jika c,.q.` pembalikan nama yang bersangkutan atas nama PENJUAL.
hak benda dan oleh karena itu PENJUAL akan melepaskan PEMBELI dari segala tuntutan yang bersangkutan dengan hal itu jika ada.
Pasal 10
Kétiga pihak berjanji tidak akan membawa suatu perselisihan ke muka pengadilan sebelumnya diusahakan nama yang bersangkutan atas nama PENJUAL.
Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani dalam rangkap dua, yang kedua-duanya mempunyai kekuatan hukum yang sama.
Jakarta, 7 Mei 2006
Pihak Kedua : Pihak kesatu :

(Sulamun) . (Mujiono)
Saksi :
1. Fried Hutagalung, SH
2. Arif Saragih, SH

Demikianlah Contoh Surat Perjanjian. Untuk mendapatkan contoh lain bentuk surat resmi dan juga pembahasan yang lebih mendalam, silahkan kunjungi kumpulan artikel surat resmi kami yang lain dalam kategori Surat Resmi. Untuk membaca artikel contoh surat resmi kami sebelumnya, silahkan klik Contoh Surat Hibah.

Advertisements