Obat-obatan Ini Harus Anda Hindari Ketika Hamil

Obat-obatan Ini Harus Anda Hindari Ketika Hamil – Ibu hamil harus hati-hati dalam mengkonsumsi obat karena dapat mempengaruhi kondisi kesehatan dan perkembangan janin dalam kandungannya. Ibu hamil harus berkonsultasi dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan. Berikut ini daftar obat yang harus dihindari dan dilarang dikonsumsi sebelum hamil dan disaat hamil.

obat yang dilarang selama hamil
1. Pil anti hamil
Bila cara KB ini yang Anda pilih, maka ada berbagai konsekuensi yang harus Anda hadapi. Pil anti hamil dapat mengurangi persediaan mineral seng dan Vitamin B 6. Padahal keduanya penting untuk menjaga kesehatan kehamilan dan pertumbuhan janin. Andaikan Anda memperoleh pengganti atau mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin dan mineral tersebut, tapi tetap lebih baik bila Anda menyetop pemakaian pil anti hamil, paling tidak tiga bulan sebelum Anda merencanakan kehamilan. Gunakan jenis kontrasepsi lain, sementara tubuh menyesuaikan diri kembali dengan sikius menstruasi yang normal.

2. Obat bius
Obat bius adalah pantangan, juga obat batuk, obat penahan sakit dan antibiotika, kecuali atas anjuran dokter. Bisa saja terjadi Anda minum obat-obatan tersebut tanpa sadar bahwa Anda sedang hamil. Oleh karena itu bila Anda merencakan untuk punya bayi atau tidak sedang menggunakan alat kontrasepsi, sementara kesehatan Anda tidak terlalu baik, lebih baik Anda berkonsultasi pada dokter. Usahakan tidak mengkonsumsi obat-obatan untuk penyakit ringan seperti flu, sakit perut dan sakit kepala.

3. Obat Anti jamur
Infeksi jamur adalah masalah yang umum dalam kehamilan. Tapi, hindari obat antijamur karena dapat mempengaruhi kehamilan Anda. Berbicara dengan dokter Anda untuk mendapatkan pengobatan sebagai gantinya.

4. Obat untuk jerawat
Perubahan hormonal pasti terjadi di saat hamil; dan masalah jerawat dapat menjadi satu masalah yang umum dialami oleh para ibu hamil. Tetapi obat untuk jerawat sebaiknya dihindari karena juga dapat mempengaruhi hormon Anda. Gunakan cara alami untuk mengatasi jerawat ya.

5. Obat demam
Ketika terserang demam, biasanya Anda pasti mengkonsumsi obat penurun panas. Nah, di saat hamil ternyata Anda tidak boleh sembarangan mengkonsumsi obat demam. Dosis yang tinggi ternyata juga dapat mempengaruhi janin di trimester pertama kehamilan. Banyak minum air putih dan kompres dapat dilakukan sebagai alternatif awal; dan bila berkelanjutan sebaiknya temuilah dokter.

6. Obat Antidepresi
Hindari obat antidepresi saat hamil! Obat anti depresi yang mengandung paroxetine sebaiknya tidak dikonsumsi dalam trimester pertama dan kedua saat hamil. Dosis yang tinggi bahkan dapat menyebabkan bayi Anda mengalami cacat. Untuk menghilangkan depresi di saat hamil, Anda bisa mencoba prenatal yoga untuk ibu hamil dan bisa disesuaikan dengan trimester kehamilan Anda.

7. Obat anti alergi
Obat anti alergi juga dapat mempengaruhi perkembangan janin. Gunakan cara penyembuhan alami bila Anda memang memiliki alergi dan akan lebih baik apabila Anda menghindari sumber penyebab dari alergi Anda misalnya tidak berada di ruangan yang berdebu atau bisa juga menggunakan filter udara yang membuat udara di sekitar Anda lebih bersih agar tidak menimbulkan alergi.

8. Obat vaksinasi
Obat vaksinasi yang biasanya harus dilakukan saat akan melakukan perjalanan ke Negara tertentu ini sebaiknya dihindari selama hamil. Obat anti malaria dan vaksin juga dapat mempengaruhi janin, jadi harus dihindari.

9. Herbal
Herbal alami juga dapat menimbulkan bahaya untuk janin yang sedang berkembang selama kehamilan. Ada beberapa herbal umum yang harus benar-benar dihindari masa kehamilan seperti Aloe Vera, ginseng, rosemary,dll yang memang sebaiknya tidak dikonsumsi di awal kehamilan.

10. Obat Anti-Inflamasi Nonsteroid
Obat Anti-Inflamasi Nonsteroid seperti asam mefenamat harus dihindari terutama pada usia kehamilan ketujuh sampai kesembilan, kecuali mendapat pertimbangan dokter karena manfaatnya lebih besar ketimbang risiko terhadap janin.

11. Obat Cacing Mebendazol
Obat Cacing Mebendazol, sebaiknya hindari obat itu karena belum diketahui aman atau tidaknya bagi ibu hamil.

12. Obat Asma Salbutamol
Obat Asma Salbutamol belum diketahui persis tingkat keamanannya bagi ibu hamil. Bagi penderita asma yang sedang hamil sebaiknya gunakan obat asma yang disemprot ke mulut (inhalasi) untuk meminimalkan dampak buruk terhadap janin.

13. Obat Analgesik
Obat Analgesik seperti antiplatelet asetosal dan antipiretik sebaiknya dihindari terutama pada usia kehamilan ketujuh sampai kesembilan. Obat ini bisa meningkatkan risiko pendarahan ketika proses persalinan. Penggunaan dalam dosis tinggi bisa mengakibatkan hipertensi yang menetap pda bayi yang baru lahir.

14. Obat Anti mabuk
Penggunaan obat antimabuk seperti dimenhidrinat pada ibu hamil dan menyusui harus atas persetujuan dokter terlebih dahulu.

15. Obat Sembelit
Obat sembelit seperti mineral oil.

16. Obat Migren
Obat migren golongan ergotamin.

17. Obat Rematik

Jika Anda ingin membaca judul artikel sebelumnya, silahkan klik Unsur Makanan Sehat Yang Penting Untuk Ibu Hamil.

Topik yang serupa dengan artikel Obat-obatan Ini Harus Anda Hindari Ketika Hamil ini, Anda dapat temukan dalam kategori Kehamilan. Silahkan kunjungi kumpulan artikel tentang Ibu Hamil kami yang lain.

Advertisements