Manfaat Cacing tanah: Penghancur Tifus

Manfaat Cacing tanah: Penghancur Tifus – Saat melihat cacing tanah,kita mungkin akan merasa geli atau bahkan jijik. Padahal, hewan ini penuh manfaat dan khasiat. Dahulu, Aristoteles sang guru Alexander Agung itu begitu mengagumi manfaat cacing tanah. Ratu Mesir Cleopatra bahkan melarang memindahkan cacing ke luar Mesir karena cacing dianggap dewa kesuburan. Orang- orang Cina menyanjung cacing sebagai si “naga tanah”, dan Charles Darwin menyebutnya sebagai mahluk penentu keindahan alam dan pemikat bumi.

Manfaat Cacing tanah: Penghancur TifusPara petani memang telah mengetahui secara turun-temurun, bahwa cacing tanah dapat meningkatkan kesuburan tanah pertanian. Secara turun temurun pula, cacing tanah dipercaya mampu mengobati pelbagai penyakit.

Apa sih kandungan dalam cacing yang menyebabkan tubuhnya dapat dimanfaatkan sebagai obat alternatif? Cacing tanah adalah sumber protein yang sangat Si ‘naga tanah’ ini mengandung beberapa asam amino dengan kadar yang tinggi. Kadar protein cacing tanah sekitar 76%. Kadar ini lebih tinggi dibandingkan protein yang tersimpan daging mamalia (65%) atau ikan (50%). Pelbagai penelitian telah membuktikan adanya daya anti-bakteri dari protein hasil ekstrasi cacing tanah. Daya anti-bakteri tersebut dapat menghambat pertumbuhan bakteri negatif, misal: escherichia coli, shigella dysentrica, staphylococcus aureus dan salmonella thypi.

Beberapa orang meyakini bahwa cacing tanah berguna untuk menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan tekanan darah tinggi, meningkatkan nafsu makan, mengobati penyakit infeksi saluran pernapasan (batuk, asma, influenza, bronchitis, dan TBC), mengurangi pegal-pegal akibat keletihan maupun reumatik, menurunkan kadar gula darah penderita diabetes, mengobati stroke, wasir, exim, alergi, luka, maag, dan sakit gigi.

Namun kebanyakan orang berpendapat bahwa cacing tanah sangat ampuh untuk mengobati infeksi saluran pencernaan, seperti: disentri, diare, dan terutama typus. Banyak penderita typus yang memang disarankan untuk mengonsumsi cacing tanah.

Proses pengolahan cacing tanah menjadi obat untuk meredakan tifus pun cukup sederhana. Kita bisa memulai dengan mengambil cacing tanah di tempat yang bersih, lalu belah tubuh cacing dan keluarkan semua kotorannya, kemudian cuci sampai bersih, kemudian goreng tanpa menggunakan minyak hingga kering, lalu tumbuk sampai lembut. Kita pun bisa memakai pelbagai pilihan untuk mengonsumsinya. Bubuk cacing bisa diminum dengan dicampurkan pada air minum atau dicampurkan dalam adonan dan dibuat perkedel seperti kebiasaan orang Filipina. Jika mau kita juga bisa mencampur bubuk cacing ke dalam semangkuk sup hangat lalu menyantapnya, seperti kebiasaan orang Korea. Tetapi kebanyakan serbuk cacing untuk pengobatan diminum dengan terlebih dahulu dimasukkan ke dalam kapsul. Pada dasarnya cacing tergolong haram untuk dikonsumsi umat Muslim, namun ketika dikonsumsi sebagai obat dalam kondisi darurat dapat dibolehkan.

Topik yang serupa dengan artikel Manfaat Cacing tanah: Penghancur Tifus ini, dapat Anda temukan dalam kategori Manfaat dan Khasiat Hewan.

Jika Anda tertarik dengan artikel sebelumnya silahkan klik Manfaat Daging Buaya: Penyembuh Penyakit Kulit hingga lemah syahwat. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Hewan Terbaru kami yang lain.

About these ads