Manfaat Belatung Untuk Pengobatan Luka Infeksi

Manfaat Belatung Untuk Pengobatan Luka Infeksi – Belatung merupakan larva lalat dan di dunia ini ada ribuan spesies lalat dengan ciri yang berbeda. Beberapa jenis belatung senang hidup di jaringan mati. Secara umum belatung selalu dianggap sebagai pemakan bangkai yang menyeramkan sekaligus menjijikan. Bahkan kemunculannya pada mayat sering diidentikkan sebagai azab orang berdosa. Lalu apakah belatung memiliki khasiat pengobatan?

Manfaat Belatung Untuk Pengobatan Luka InfeksiNamun dalam ilmu pengetahuan, belatung dapat dimanfaatkan untuk praktik alternatif pengobatan luka infeksi yang disebut Maggot Debridement Therapy (MDT). Tentu tidak sembarang belatung yang bisa menyembuhkan luka infeksi, hanya belatung atau larva lalat hijau saja (Lucilia Sericata) yang sanggup digunakan. Nah, penggunaan belatung ini bermula pada abad 16 di Perancis. Ketika itu Ambroise Pare dokter bedah di masa Charles IX dan Henri III, mengamati efek belatung pada tentara yang terluka pada tahun 1557 yang justru membaik kondisinya. Lalu di masa Napoleon telah diketahui bahwa belatung memakan jaringan yang mati, sehingga membantu proses penyembuhan luka.

Sejak itu, pemanfaatan belatung terus bertahan hingga abad ke-19. Di awal abad 20, manfaat dari penggunaan belatung menjadi sangat populer untuk merawat luka kronis di Amerika Utara dan Eropa. Penggunaan belatung sebagai Maggot Debridement Therapy (MDT) telah digunakan secara rutin oleh ribuan dokter, hingga akhirnya dapat tergantikan oleh teknik pembedahan terbaru serta penemuan antibiotik pasca Perang Dunia II. Terapi ini kemudian terus dikembangkan seiring makin resistennya penggunaan antibiotik. Studi klinis pada tahun 1989 di Veterans Affairs Medical Center in Long Beach California dan di Universitas California menunjukkan bahwa penggunaan belatung masih cukup bermanfaat.

Bagaimana cara agar belatung menunjukkan kasiat dalam pengobatan infeksi? Pertama, belatung harus steril dan luka yang akan diterapi bukanlah luka kering, maupun luka infeksi yang sangat mudah berdarah (luka kanker), atau luka yang menyebabkan adanya “terowongan” yang menghubungkan ke organ dalam. Belatung juga tidak boleh digunakan pada luka yang berhubungan langsung dengan sistem saraf pusat serta pembuluh darah besar. Proses pengobatannya adalah, belatung diletakkan pada luka secara hati-hati karena tidak boleh bersinggungan dengan kulit sekitar luka. Masukkan dalam luka sebanyak 10 ekor per centimeter. Luka dan belatung kemudian ditutup dan diamkan selama 2 sampai 3 hari. Jika luka masih belum terlihat baik maka dapat diulangi hingga nantinya terlihat luka yang bersih dan tampak jaringan sehat.

Terapi menggunakan belatung dimungkinkan karena belatung memang hanya akan memakan jaringan mati dan membusuk, hal inilah yang kemudian akan membersihkan luka. Belatung lalat hijau tidak memakan daging yang sehat dan memilih untuk saling memangsa ketika mereka kehabisan santapan.

Jika Anda berminat mencoba terapi belatung, dibutuhkan seorang dokter ahli sebagai pendamping. Terapi ini tak bisa dilakukan secara sembarangan tanpa pengawasan seorang ahli. Di Indonesia terapi belatung pada luka memang tidak popular, tetapi sebagai tambahan pengetahuan bolehlah kita simak.

Topik yang serupa dengan artikel Manfaat Belatung Untuk Pengobatan Luka Infeksi ini, dapat Anda temukan dalam kategori Manfaat dan Khasiat Hewan.

Jika Anda tertarik dengan artikel sebelumnya silahkan klik Manfaat Ceker Ayam Kampung dan Kandungan Gizinya. Semoga bermanfaat. Silahkan kunjungi artikel Manfaat dan Khasiat Hewan kami yang lain.

About these ads